SURABAYA, Cakrawalajatim.news β Sejumlah tokoh masyarakat (tomas) Madura yang berdomisili di Kota Surabaya melakukan kunjungan silaturrahmi ke Mapolrestabes Surabaya pada Rabu, 18 Juni 2025. Dalam kunjungan tersebut, mereka disambut langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., beserta jajaran pejabat utama, seperti Kasat Intel, Kasat Reskrim, dan Kasat Binmas.
Tokoh-tokoh yang hadir dalam pertemuan ini antara lain:
RH Rodian MS (Ketua MABES Madura Bersatu),
H. Husnin Yasin, SH (Pembina Paguyuban Jukir Surabaya/PJS),
H. Salom (Dewan Pembina DPP IPPAMA),
H. Rasyid (Ketua Umum DPP IPPAMA),
H. Zainal Fatah (Ketua Jatim MADAS),
Aba Moch Rokib, SH (Redaktur Pelaksana Media Liputan Hukum Indonesia),
Mas Edi Hasibuan (Penasehat PJS),
serta beberapa anggota ormas dan awak media lainnya.
Silaturrahmi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan sekaligus upaya mencari solusi atas polemik yang terjadi terkait juru parkir (jukir) di kawasan toko modern. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para tokoh menyampaikan harapan agar sinergi antara masyarakat dan pihak kepolisian semakin diperkuat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Surabaya.
Kapolrestabes menyambut baik kedatangan para tokoh masyarakat tersebut dan mengapresiasi komitmen mereka dalam menjaga stabilitas kota. βAgar kita bersama-sama menyatukan visi dan misi ke depan demi Surabaya yang aman dan kondusif, termasuk penataan parkir yang tertib di seluruh kota,β ujar Kombes Pol. Luthfie.
Dalam pertemuan itu, H. Husnin Yasin menyampaikan aspirasi agar para jukir lama yang sudah lama bertugas di area toko modern tetap diberikan ruang untuk bekerja. βSurabaya akan tenteram jika jukir yang lama tetap berada di tempat tugasnya. Kami tidak ingin terjadi konflik jika pekerjaan mereka direbut oleh pihak baru,β ujarnya tegas.
Sementara itu, RH Rodian MS turut memberikan ucapan selamat dan dukungan kepada Kapolrestabes Surabaya yang baru. βKami mendoakan semoga Bapak Kombes Luthfie amanah dalam menjalankan tugas, membawa berkah, dan meningkatkan kualitas kamtibmas di Kota Pahlawan ini,β tutupnya.
Pertemuan ini ditutup dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga kondusivitas Surabaya, serta menjadikan komunikasi dan kolaborasi sebagai pilar utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Penulis, Ibad
Editor, Redaksi








