Kasat Lantas Polres Sampang Gencarkan Sosialisasi Zero ODOL 2026, Tegaskan Bahaya Truk Overdimensi dan Overload

Sampang, Cakrawalajatim.news – Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, S.H., M.M., hadir sebagai narasumber dalam dialog publik yang diselenggarakan oleh RRI SP Sampang di Jalan Imam Bonjol, Rabu (18/6/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia mengangkat topik penting terkait upaya penertiban kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) atau kelebihan muatan dan dimensi.

 

Sosialisasi terkait Zero ODOL ini mulai diberlakukan sejak 1 hingga 30 Juni 2025, sebagai bagian dari langkah menuju target nasional Zero ODOL pada tahun 2026. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Kakorlantas Polri yang bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan RI.

 

“Penertiban ini bukan semata penegakan hukum, tapi upaya menyelamatkan nyawa dan menjaga kualitas jalan. Truk yang melebihi batas dimensi atau kapasitas bukan hanya melanggar aturan, tapi juga berbahaya bagi pengguna jalan lain,” ujar AKP Sigit.

 

Dalam dialog tersebut, AKP Sigit menjelaskan bahwa kendaraan ODOL terbagi menjadi dua kategori, yaitu:

 

1. Over Dimensi: Kendaraan yang mengalami perubahan atau modifikasi fisik dari bentuk aslinya, sehingga masuk kategori pelanggaran berat dengan ancaman pidana atau denda.

 

 

2. Overload: Kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas standar, tanpa mengubah bentuk atau struktur kendaraan, termasuk dalam pelanggaran lalu lintas biasa.

 

 

 

“Mulai 1 Juni hingga 30 Juni ini, kami fokus melakukan sosialisasi kepada para pemilik angkutan dan pengusaha truk. Setelah itu, pada 1 hingga 13 Juli dilakukan tahap teguran. Sedangkan tindakan hukum akan kami mulai 14 Juli, bersamaan dengan pelaksanaan Operasi Patuh 2025,” jelasnya.

 

Dalam rangka menyukseskan program ini, Satlantas Polres Sampang akan bersinergi dengan berbagai stakeholder seperti Dinas Perhubungan, pengelola jalan nasional, Jasa Marga, pengelola kawasan industri, pelabuhan, serta Jasa Raharja.

 

AKP Sigit juga mengingatkan bahwa kendaraan yang melebihi kapasitas angkut tidak hanya berisiko mencelakai pengguna jalan lain, tetapi juga menjadi penyebab utama kerusakan jalan dan kemacetan parah.

 

“Kami mengimbau masyarakat dan pengusaha angkutan di Sampang untuk tidak memodifikasi kendaraan secara ilegal atau memaksakan muatan. Ini bukan sekadar pelanggaran, tapi juga bentuk kejahatan lalu lintas yang membahayakan banyak pihak,” tegasnya.

 

Dengan sosialisasi dan penindakan yang terstruktur ini, Satlantas Polres Sampang menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program nasional Zero ODOL 2026, demi terciptanya lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Polda Jawa Timur Ikuti Upacara Pemuliaan Nilai – nilai Luhur Tribrata Sambut Hari Bhayangkara ke -79

SURABAYA, Cakrawalajatim.news- Menyambut Hari Bhayangkara ke -79, Polri melaksanakan upacara pemuliaan nilai – nilai luhur Tribrata.

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan diikut oleh seluruh Polda jajaran melalui zoom clouds meeting.

 

Di Polda Jawa Timur upacara pemuliaan nilai – nilai luhurTribrata dilaksanakan di Gedung Rupatama Mapolda Jatim dan pimpin oleh Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce diikuti segenap pejabat utama Polda Jatim.

 

Kabidhumas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kegiatan upacara pemuliaan nilai – nilai luhur Tribrata merupakan tradisi tahunan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara.

 

Kombes Pol Abast menegaskan, upacara yang digelar secara nasional ini untuk mengingat, menghayati, serta mengamalkan kembali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Tribrata sebagai pedoman hidup dan etika profesi anggota Polri.

 

“Tujuannya untuk menyucikan nilai luhur Tribrata sebagai pedoman hidup anggota Polri,” ungkap Kombes Abast usai upacara, Rabu (18/6).

 

Kombes Abast menambahkan upacara ini menjadi momen penting untuk memperkuat kembali komitmen dan integritas personel Polri dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai luhur Tribrata.

 

Upacara berlangsung hikmat penuh makna, menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai dasar kepolisian dalam membentuk karakter aparatur negara yang berintegritas, berdedikasi, dan senantiasa mengabdi kepada bangsa dan negara.

Polres Ngawi Gelar Bakti Religi di Hari Bhayangkara ke -79, Bersih – bersih di Sejumlah Tempat Ibadah

NGAWI, Cakrawalajatim.news – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polres Ngawi Polda Jatim menggelar kegiatan Bakti Religi di sejumlah tempat ibadah.

 

Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan kegiatan bakti religi yang bersentuhan dengan tempat ibadah, sebagai wujud kepedulian Polri dalam hal ini Polres Ngawi Polda Jatim.

 

“Kegiatan ini, menjadi salah satu wujud kepedulian Polres Ngawi terhadap tempat-tempat ibadah,” tutur AKBP Charles P. Tampubolon,Rabu (18/6).

 

Hal ini dilakukan demi menjaga toleransi dan hubungan yang harmonis antara kepolisian dengan masyarakat dari berbagai agama.

 

“Bakti religi ini dilaksanakan demi menjaga toleransi dan hubungan yang harmonis antara Polres Ngawi dan warga sekitar,” lanjut Kapolres Ngawi.

 

Kegiatan bakti religi oleh anggota Polres Ngawi kali ini, dilaksanakan di Masjid Jami At’Taqwa Ketanggi dan Gereja Katolik Santo Yosef Jl. JA. Suprapto.

 

Dengan membersihkan halaman sekitar dan dalam masjid serta gereja, diharapkan masyarakat yang beribadah menjadi nyaman.

 

Kapolres Ngawi juga mengatakan bahwa kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk dalam mempererat hubungan Polri dengan masyarakat

 

“Kegiatan bakti religi ini kami laksanakan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bertepatan menyambut Hari Bhayangkara ke-79,” tutup AKBP Charles Tampubolon.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Polres Malang Ungkap Pengiriman Ganja dari Malaysia, Tersangka Ditangkap di Bali

MALANG, Cakrawalajatim.news – Satuan Reserse Narkoba Polres Malang, Polda Jatim, berhasil membongkar upaya penyelundupan narkotika jenis ganja yang dikirim dari Malaysia ke Malang melalui paket pos.

 

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., melalui Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar mengatakan, dalam pengungkapan ini, Satu orang tersangka diamankan di Provinsi Bali.

 

AKP Bambang menerangkan, kasus ini terbongkar setelah petugas Bea Cukai menginformasikan terdapat Dua paket mencurigakan dari Malaysia yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang.

 

Menanggapi hal tersebut, tim Satresnarkoba Polres Malang Polda Jatim langsung bergerak cepat dan melakukan operasi penyerahan yang diawasi (controlled delivery) bersama pihak Kantor Pos.

 

Kasi Humas Polres Malang mengungkapkan, paket pertama diterima seorang pria berinisial MP di wilayah Pakisaji, Kabupaten Malang dan di dalamnya terdapat satu bungkus ganja seberat 149,48 gram.

 

Setelah menerima paket pertama, MP kembali mengambil paket kedua di Kantor Pos Kebonagung dan di dalam paket tersebut ditemukan ganja seberat 150,75 gram.

 

“Kedua paket itu saat ini disita petugas sebagai barang bukti,” jelas AKP Bambang.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, MP mengaku bahwa kedua paket ganja itu bukan miliknya, melainkan milik seseorang berinisial MCA (35), warga Kabupaten Malang yang saat ini berdomisili di Bali.

 

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan melacak keberadaan MCA.

 

Pada Sabtu, 14 Juni 2025, tim Satresnarkoba Polres Malang berhasil menangkap tersangka di tempat persembunyiannya di Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.

 

“Barang bukti yang kami amankan dari tangan tersangka antara lain satu unit ponsel iPhone 11 yang digunakan untuk komunikasi transaksi,” ujar AKP Bambang.

 

Total ganja yang berhasil disita dari dua paket tersebut mencapai 300,23 gram.

 

Tersangka kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 

AKP Bambang menyebut, Polisi masih tersus mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam pengiriman ganja dari luar negeri ini.

 

Ia menegaskan kasus ini menjadi perhatian serius karena modusnya melibatkan jalur pengiriman internasional.

 

“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan Bea Cukai dan instansi terkait untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba melalui jalur serupa,” tegas AKP Bambang Subinajar.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

HUT ke-98 Persebaya, 2468 Personil Gabungan Polrestabes Surabaya Disiagakan

Surabaya, Cakrawalajatim.news — Dalam semangat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-98 Persebaya, Polrestabes Surabaya menggelar apel pasukan gabungan dengan jumlah 2468 personil.

 

Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan menyambut euforia warga Kota Pahlawan, khususnya para suporter militan Bonek, yang dikenal dengan semangat tinggi dan loyalitas luar biasa terhadap klub kebanggaan mereka.

 

Apel tersebut dihadiri jajaran TNI, perwira kepolisian, serta perwakilan dari instansi pemerintah dan unsur gabungan lainnya. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata dari sinergitas antarlembaga dalam memastikan perayaan berjalan aman dan tertib.

 

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, dalam amanatnya menegaskan pentingnya kesiapsiagaan serta pendekatan yang santun namun tetap tegas terhadap setiap potensi gangguan keamanan.

 

“Mengawali amanat ini, jangan lupa kita panjatkan syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita masih diberi kesempatan untuk memberikan pengabdian kita hari ini, terutama terkait dengan anniversary Persebaya ke-98 tahun 2025,” tutur Kombespol Lutfi, pada (17/06) Sore.

 

Menurut Kombespol Lutfi, sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan simbol identitas dan kebanggaan warga Surabaya. Oleh karena itu, euforia perayaan ulang tahun Persebaya harus dipastikan tidak keluar dari koridor ketertiban umum.

 

Ia mengingatkan bahwa berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, euforia perayaan sering kali diwarnai insiden seperti kecelakaan, perkelahian antar-suporter, hingga tindakan yang dipicu oleh konsumsi minuman keras.

 

“Saya berterima kasih kepada jajaran yang sudah melakukan razia terhadap minuman keras. Mudah-mudahan ini bisa mereduksi potensi kerawanan yang akan timbul malam ini,” tegasnya.

 

Pengamanan malam perayaan direncanakan dimulai pukul 18.00 WIB dan akan melibatkan kurang lebih 2468 personel yang disebar ke berbagai titik strategis, termasuk di area Tambaksari. Fokus utama pengamanan adalah mencegah berkumpulnya massa dalam jumlah besar demi menghindari potensi kericuhan.

 

Kombespol Lutfi menjelaskan bahwa personel di lapangan tidak hanya bertugas menyekat, tetapi juga mengedukasi masyarakat secara persuasif.

 

“Saya minta lakukan dengan santun, berikan penjelasan alternatif jalur yang mereka lalui sehingga tidak memancing adanya perselisihan,” ujarnya. “Karena kalau semakin besar massa yang berkumpul, tentu akan semakin sulit dalam pengendalian.”

 

Ia juga menekankan bahwa personel harus selalu mengedepankan pendekatan humanis, tidak terpancing emosi, dan mampu memberikan solusi saat ada pengalihan jalur maupun penolakan dari massa.

 

Dalam arahannya, Kombespol Lutfi secara tegas melarang penggunaan senjata api kecuali dalam kondisi yang sangat terpaksa dan membahayakan nyawa petugas. Ia mengingatkan bahwa setiap tindakan aparat saat ini sangat mudah terdokumentasi oleh publik.

 

“Yang kita hadapi ini adalah orang Surabaya juga. Bonek ini juga keluarga kita, saudara kita. Kalau ada pelanggaran, meskipun tidak ada CCTV atau media, video pasti muncul karena setiap orang membawa handphone. Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.

 

Ia mengingatkan bahwa meskipun massa terlihat telah bubar di suatu titik, aparat tidak boleh serta-merta meninggalkan lokasi. Ada kemungkinan massa kembali berkumpul dari titik lain. Oleh karena itu, koordinasi dan komunikasi lintas sektor menjadi kunci dalam pengendalian situasi.

 

Semangat Profesionalisme dan Humanisme di Tengah Euforia

 

Menutup amanatnya, Kapolrestabes meminta seluruh personel tetap semangat dan menjunjung tinggi profesionalisme. Ia berharap bahwa perayaan ulang tahun Persebaya tahun ini dapat berjalan meriah namun aman, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang klub dan semangat sportivitas warga Surabaya.

 

“Meskipun kegiatan ini dimulai sore atau malam hari, saya minta semuanya tetap semangat, junjung tinggi profesionalisme, dan bertekad untuk senantiasa menjadi lebih baik dari hari ke hari,” pungkasnya.

 

Dengan pendekatan preventif, edukatif, dan humanis, diharapkan bahwa momen bersejarah ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi bagi suporter, tetapi juga menjadi bukti kedewasaan masyarakat Surabaya dalam merayakan kecintaan terhadap klub sepak bolanya dengan cara yang tertib dan beradab.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Para Sesepuh Madura Dukung Kapolrestabes Baru, Soroti Isu Parkir Toko Modern

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Sejumlah tokoh masyarakat (tomas) Madura yang berdomisili di Kota Surabaya melakukan kunjungan silaturrahmi ke Mapolrestabes Surabaya pada Rabu, 18 Juni 2025. Dalam kunjungan tersebut, mereka disambut langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., beserta jajaran pejabat utama, seperti Kasat Intel, Kasat Reskrim, dan Kasat Binmas.

 

Tokoh-tokoh yang hadir dalam pertemuan ini antara lain:

RH Rodian MS (Ketua MABES Madura Bersatu),

H. Husnin Yasin, SH (Pembina Paguyuban Jukir Surabaya/PJS),

H. Salom (Dewan Pembina DPP IPPAMA),

H. Rasyid (Ketua Umum DPP IPPAMA),

H. Zainal Fatah (Ketua Jatim MADAS),

Aba Moch Rokib, SH (Redaktur Pelaksana Media Liputan Hukum Indonesia),

Mas Edi Hasibuan (Penasehat PJS),

serta beberapa anggota ormas dan awak media lainnya.

 

Silaturrahmi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan sekaligus upaya mencari solusi atas polemik yang terjadi terkait juru parkir (jukir) di kawasan toko modern. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para tokoh menyampaikan harapan agar sinergi antara masyarakat dan pihak kepolisian semakin diperkuat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Surabaya.

 

Kapolrestabes menyambut baik kedatangan para tokoh masyarakat tersebut dan mengapresiasi komitmen mereka dalam menjaga stabilitas kota. “Agar kita bersama-sama menyatukan visi dan misi ke depan demi Surabaya yang aman dan kondusif, termasuk penataan parkir yang tertib di seluruh kota,” ujar Kombes Pol. Luthfie.

 

Dalam pertemuan itu, H. Husnin Yasin menyampaikan aspirasi agar para jukir lama yang sudah lama bertugas di area toko modern tetap diberikan ruang untuk bekerja. “Surabaya akan tenteram jika jukir yang lama tetap berada di tempat tugasnya. Kami tidak ingin terjadi konflik jika pekerjaan mereka direbut oleh pihak baru,” ujarnya tegas.

 

Sementara itu, RH Rodian MS turut memberikan ucapan selamat dan dukungan kepada Kapolrestabes Surabaya yang baru. “Kami mendoakan semoga Bapak Kombes Luthfie amanah dalam menjalankan tugas, membawa berkah, dan meningkatkan kualitas kamtibmas di Kota Pahlawan ini,” tutupnya.

 

Pertemuan ini ditutup dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga kondusivitas Surabaya, serta menjadikan komunikasi dan kolaborasi sebagai pilar utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.