Surabaya, Cakrawalajatim.news β Dugaan keberadaan komplotan pencuri kabel primer tembaga milik PT. Telkom Indonesia mulai mencuat ke permukaan. Para pelaku disebut-sebut mulai menyasar proyek pemasangan Box Culvert di sepanjang Jalan Krembangan Baru, Kota Surabaya.
Tak tanggung-tanggung, kabel primer berisi tembaga yang menjadi aset resmi PT. Telkom Indonesia itu dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Aksi ini diduga dilakukan untuk dijual di pasar gelap.
Insiden ini mencuat ke publik pada Selasa dinihari, 22 Juli 2025, saat proses pengerjaan proyek Box Culvert yang merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Surabaya masih berlangsung.
Menurut keterangan dari sumber media ini yang enggan disebutkan namanya, aktivitas dugaan pencurian kabel tersebut sudah terjadi lebih dari sepekan terakhir, berbarengan dengan proses pengerjaan proyek.
βSudah lebih dari seminggu proyek dikerjakan. Bahkan kabel-kabel primer tembaga milik Telkom di dalam tanah juga diambil,β ujar sumber tersebut.
Ia menambahkan, seharusnya para pekerja proyek memahami bahwa kabel-kabel tersebut merupakan aset milik PT. Telkom Indonesia dan tidak boleh diambil atau dipindahkan tanpa izin.
βNamun kenyataannya, kabel-kabel tersebut dipotong-potong hingga menjadi beberapa bagian oleh orang tidak bertanggung jawab,β tambahnya.
Masih menurut keterangan sumber, aksi para pelaku diduga dilakukan dengan cara menyamar atau berbaur dengan para pekerja proyek yang sah. Hal ini membuat aktivitas mereka sulit dideteksi secara langsung.
βAkhir-akhir ini, sejak proyek pemasangan Box Culvert berjalan, dugaan komplotan itu mulai memanfaatkan kesempatan dan ikut bergabung bersama para pekerja,β jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim media masih mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum di wilayah setempat serta perwakilan dari PT. Telkom Indonesia, guna memastikan legalitas serta penanganan atas kejadian tersebut.
Penulis, Arif atau Topan
Editor, Redaksi
(Bersambungβ¦)








