Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Gerakan Pangan Murah, 21 Ton Beras Ludes Diserbu Warga

Info polri235 Dilihat

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan komitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Agustus 2025.

Sebanyak 21 ton beras jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disediakan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

Puncak peluncuran GPM berlangsung di halaman Masjid Ar-Rahmah, Jalan Stasiun Kota, Kecamatan Pabean Cantikan, Kamis (14/8/2025). Acara dibuka serentak secara daring oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan dihadiri langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat.

π˜½π™–π™˜π™– 𝙅π™ͺπ™œπ™–  Hadapi Masa Libur Akhir Tahun, Satgas Premanisme Polda Jatim Resmi Dikerahkan

Sejak pagi, ratusan warga Kelurahan Bongkaran dan sekitarnya memadati lokasi. Antusiasme tinggi terlihat dari ludesnya 400 karung beras kemasan 5 kilogram dari Gudang Bulog Jawa Timur pada hari pertama.

Dengan harga terjangkau, yakni Rp 60.000 per 5 kg atau Rp 12.000 per kilogram, GPM menjadi magnet bagi warga.

β€œKegiatan ini dilaksanakan serentak di lima titik polsek jajaran kami. Ini adalah bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas pangan dan ekonomi,” ujar AKBP Wahyu Hidayat.

π˜½π™–π™˜π™– 𝙅π™ͺπ™œπ™–  Polresta Malang Kota Dirikan Posko Terpadu Tanggap Bencana Antisipasi Hidrometeorologi Saat Nataru

Kapolres juga turun langsung memantau jalannya penjualan, memastikan proses berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.

Inisiatif GPM sejalan dengan program inovatif Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Bhajul Semar (Bhabinkamtibmas Jual Sembako Murah Aman Ramah), yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

β€œMelalui GPM, kami berharap masyarakat dapat mengakses bahan pangan berkualitas dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sekaligus mendukung program ketahanan pangan pemerintah,” pungkasnya.

Penulis, Ibad – Editor, Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *