Ramadan 1447 H, Polres Gresik Luncurkan SIM Santri Trendi untuk Permudah Pengurusan SIM

Info polri53 Dilihat

GRESIK, Cakrawalajatim.news – Polres Gresik melalui Satuan Lalu Lintas menghadirkan terobosan pelayanan publik bertajuk SIM Santri Trendi (Taat dan Tertib dalam Mengemudi) selama Ramadan 1447 H. Program ini menjadi solusi bagi para santri yang ingin mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa mengganggu aktivitas ibadah dan pendidikan di pesantren.

Kasat Lantas Satlantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa layanan khusus ini dibuka setiap hari Jumat selama bulan Ramadan. Permohonan yang dilayani meliputi pembuatan baru SIM A dan SIM C.

β€œKami memahami bahwa aktivitas santri selama Ramadan sangat padat, mulai dari mengaji, tadarus hingga ibadah malam. Karena itu, kami hadirkan layanan khusus agar mereka tetap bisa memenuhi kewajiban administrasi berkendara,” ujarnya.

π˜½π™–π™˜π™– 𝙅π™ͺπ™œπ™–  Polresta Malang Kota Kembali Raih Penghargaan Penyerapan Anggaran Terbaik Triwulan III 2025 KPPN Malang

Kabupaten Gresik yang dikenal sebagai Kota Wali memiliki lebih dari 209 pondok pesantren berdasarkan data Kementerian Agama. Ribuan santri menjadi bagian penting dari dinamika sosial daerah tersebut. Saat Ramadan, jadwal kegiatan keagamaan yang meningkat kerap menyulitkan mereka untuk mengurus administrasi di luar pesantren.

Melihat kondisi tersebut, SIM Santri Trendi dirancang dengan konsep jemput bola dan bersifat inklusif. Layanan ini terbuka bagi seluruh santri, termasuk yang berasal dari luar daerah.

Adapun ketentuannya meliputi:

Terbuka bagi pemohon dengan KTP dari seluruh Indonesia.

Wajib menunjukkan Kartu Santri atau kartu identitas pondok yang masih aktif sebagai bukti domisili di pesantren wilayah Gresik.

π˜½π™–π™˜π™– 𝙅π™ͺπ™œπ™–  Kolaborasi Polda Jatim dan BBWS Brantas di Hari Bhayangkara ke -79: Bangun Sumur Bor Dukung Efisiensi Air dan Ketahanan Pangan

Berlaku untuk permohonan baru SIM A dan SIM C.

Meski memberikan kemudahan akses waktu dan administrasi, proses penerbitan SIM tetap mengikuti prosedur resmi. Seluruh pemohon wajib melalui tahapan verifikasi berkas, ujian teori, serta ujian praktik berkendara.

Program ini diharapkan mampu membentuk santri yang tidak hanya disiplin dalam kehidupan pesantren, tetapi juga tertib dan bertanggung jawab di jalan raya. Melalui inovasi ini, Polres Gresik berharap Ramadan menjadi momentum memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *