Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polda Jatim Anjangsana ke Purnawirawan Polri

SURABAYA, Cakrawalajatim.nwws – Kepolisian Daerah Jawa Timur terus melakukan kegiatan sosial dalam memperingati Hari Bhayangkara ke -79 tahun 2025.

 

Kegiatan sosial tersebut juga dilakukan oleh seluruh satuan wilayah Polda Jawa Timur mulai dari kegiatan Bakti Kesehatan, Bakti Religi, Penyerahan Bantuan, Kerja bakti lingkungan, anjang sana ke para purnawiran dan masih banyak lainnya.

 

Kali ini Polda Jatim melaksanakan Anjangsana ke kediaman mantan Wakapolda Jatim pada masanya, Brigjen Pol (Purn) Dr. Supriyadi Wiratmojo, S.H., S.E., M.Si.

 

Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Ary Satriyan itu diikuti oleh Direktur Samapta Polda Jatim, Kombes Pol. Budi Karyono, Kabidkeu Polda Jatim,Kombes. Pol. Singgih Rachmanto, S.I.K. dan pejabat pada Ditbinmas Polda Jatim.

 

“Anjangsana ini merupakan wujud penghormatan dan apresiasi kepada para Pimpinan Polda Jawa Timur pada masanya,” ungkap Kombes Pol Ary, Sabtu (21/6).

 

Irwasda Polda Jatim juga mengatakan selain sebagai ajang silaturrahmi, kegiatan ini juga mempererat ikatan emosional antara generasi penerus Polri dengan para senior yang telah berjasa besar dalam institusi, khususnya Polda Jawa Timur.

 

“Kami sangat menghargai loyalitas, dedikasi serta pengabdian Bapak Brigjen Pol (Purn) Dr. Supriyadi Wiratmojo selama menjabat sebagai Wakapolda Jatim,” ungkapnya.

 

Irwasda Polda Jatim menekankan dengan semangat kebersamaan, Polri terus menjaga nilai-nilai kekeluargaan, menghormati jasa para pendahulu, dan meneguhkan komitmen untuk selalu hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Soliditas Polda Jatim Bersama TNI dan Forkopimda Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke -79

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Mewujudkan sinergitas dan Soliditas TNI – Polri dan Aparat Penegak Hukum (APH) serta unsur pemerintah daerah setempat, Polda Jawa Timur menggelar olahraga bersama di Lapangan Upacara Mapolda Jatim, Sabtu (21/6/25).

 

Kegiatan yang juga dalam rangka Hari Bhayangkara ke – 79 ini di diikuti oleh jajaran Forkopimda Jatim, Pejabat Utama Polri, TNI, Pemprov Jawa Timur, seluruh Anggota Polda Jatim dan Perwakilan TNI serta Bhayangkari Daerah Jawa timur.

 

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si menyampaikan kegiatan olahraga bersama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke – 79 merupakan momentum yang sangat baik.

 

“Kegiatan ini sebagai salah satu sarana dalam rangka membina hubungan komunikasi yang harmonis, menjalin rasa kebersamaan dan kerjasama antara TNI -Polri dan Forkopimda Jatim,” ungkap Irjen Nanang.

 

Dengan terjalinnya sinergitas dan soliditas yang kuat, diharapkan dapat mewujudkan stabilitas Jawa Timur aman, tenteram dan kondusif.

 

Kapolda Jawa Timur mengatakan,tema Hari Bhayangkara ke – 79 (Polri Untuk Masyarakat) menjadi momentum bagi Polda Jatim untuk semakin memperkuat sinergi dan komitmen dalam mewujudkan Polri yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

“Polri untuk masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan wujud nyata dari tekad kita untuk mendorong kehadiran Polri yang lebih presisi dan inklusif dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat,” ungkapnya.

 

Untuk itu, lanjut Kapolda Jatim, kebersamaan antara TNI – Polri dan Forkopimda Jatim harus terus diperkuat.

 

“Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap langkah Polri dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali,” ujar Irjen Nanang.

 

Menurut Kapolda Jatim kegiatan Olahraga bersama yang dilaksanakan tersebut adalah simbol dari kekompakan dari semua pihak dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah Jawa Timur.

 

“Dengan adanya sinergi dan kerjasama yang baik antara TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, kita yakin dapat menghadapi berbagai tantangan yang ada dan mewujudkan Jawa Timur yang aman, tenteram, dan sejahtera,” pungkasnya.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Kasus Judi Sabung Ayam Kembali Viral, Polres Bangkalan Disorot LSM: Klarifikasi Tak Menjawab Kegagalan Penindakan

Bangkalan, Cakrawalajatim.news – Kasus perjudian sabung ayam lintas kabupaten di Bangkalan kembali menyita perhatian publik setelah video aktivitas ilegal tersebut viral di media sosial. Aksi ini memicu kritik tajam terhadap Polres Bangkalan yang dinilai gagal melakukan tindakan tegas, bahkan terkesan membiarkan praktik perjudian terus berlangsung di wilayah hukumnya.

 

Di tengah sorotan publik, Polres Bangkalan yang kini dipimpin AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., memilih mengeluarkan klarifikasi. Melalui Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, S.H., pihak kepolisian menyatakan berkomitmen memberantas segala bentuk perjudian, termasuk sabung ayam.

 

“Sejak menjabat, Bapak Kapolres memastikan tidak ada sabung ayam di wilayah hukum Polres Bangkalan dan tidak ada yang membekingi,” tegas Hafid.

 

Namun, pernyataan tersebut dianggap publik tidak sejalan dengan fakta di lapangan. Salah satunya datang dari pernyataan Kapolsek Kokop, Iptu Sarminto Bagus P, S.H., yang menyebut pihaknya sudah mengecek lokasi setelah menerima laporan, namun aktivitas sabung ayam sudah terlanjur bubar saat mereka tiba.

 

Wakil Sekretaris LSM Jaringan Warga Peduli Sosial (Jawapes) Indonesia, Rudi Hartono, menilai klarifikasi Polres hanya sebagai bentuk pembelaan diri, bukan bentuk tanggung jawab penegakan hukum yang sesungguhnya.

 

“Klarifikasi ini hanya upaya mencari pembenaran. Judi sabung ayam ini baru satu dari banyak kasus yang belum bisa diungkap. Data sudah kami pegang. Kami siap adu data di Mapolda Jatim. Tidak perlu berlindung di balik klarifikasi setelah viral,” tegas Rudi, Minggu (22/6/2025).

 

Lebih lanjut, Rudi menyebut pihaknya telah mengantongi bukti kuat bahwa ada unsur pembiaran dari oknum kepolisian dalam kasus ini.

 

“Saat sabung ayam berlangsung, kami sudah konfirmasi ke Kapolres, Humas, Kasatreskrim, dan Kapolsek dengan menyertakan bukti video yang valid. Namun semuanya memilih bungkam. Setelah viral, baru serempak melakukan klarifikasi ke media,” ujarnya.

 

Kasus ini menurut LSM Jawapes hanya satu dari banyak indikasi lemahnya penegakan hukum terhadap perjudian di Bangkalan. Mereka memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendesak Polda Jatim untuk turun tangan secara langsung dalam menindak para pelaku maupun oknum yang diduga terlibat.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.