Suami Istri Pengedar Sabu Ditangkap di Pasuruan, Polisi Sita 4,5 Gram Barang Bukti

PASURUAN, Cakrawalajatim.news – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan sepasang suami istri. Keduanya ditangkap di wilayah Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, dengan barang bukti sabu seberat total ±4,561 gram.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Rabu, 16 Juli 2025 sekitar pukul 18.15 WIB. Awalnya, petugas mengamankan seorang perempuan berinisial SNT (31), warga Dusun Blarang, Desa Blarang, Kecamatan Tutur. Penangkapan dilakukan di depan rumah di Dusun Beran, Desa Oro-oro Ombo Wetan.

“Saat digeledah, SNT membawa sabu yang diakui milik suaminya, SLH (30),” terang AKBP Jazuli.

SLH sempat melarikan diri, namun berhasil ditangkap sekitar 30 menit kemudian di lokasi yang tidak jauh dari penangkapan pertama. Keduanya mengaku mendapat pasokan sabu dari seorang bandar berinisial SUHU, yang kini masih dalam pengejaran polisi.

Barang bukti yang berhasil disita meliputi:

  • 6 kantong plastik sabu dengan berat masing-masing:
    0,847 gram, 0,822 gram, 0,783 gram, 0,773 gram, 0,768 gram, dan 0,568 gram
  • Alat hisap (bong)
  • Timbangan elektrik
  • Alat komunikasi dan plastik klip kosong
  • Kotak rokok berisi sabu
  • Uang tunai Rp3.350.000 hasil transaksi

AKBP Jazuli mengungkapkan, motif pasangan ini adalah demi keuntungan ekonomi dan konsumsi pribadi secara gratis.

“Mereka menjual sabu dengan margin Rp200 ribu per gram, dan sekaligus bisa menggunakannya tanpa harus membeli. Ini sangat merusak dan kami tidak akan mentolerir,” tegasnya.

Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara hingga maksimal hukuman mati.

Kapolres menegaskan bahwa Polres Pasuruan berkomitmen penuh dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke akar. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengawasi lingkungan sekitar agar tidak menjadi sasaran peredaran gelap narkoba.

“Sinergi dengan masyarakat adalah kunci. Laporkan jika ada aktivitas mencurigakan terkait narkoba,” pungkas AKBP Jazuli.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Respons Cepat Polsek Wonocolo, Pelaku Pelecehan Seksual di Jalan Ahmad Yani Surabaya Dibekuk

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Kepolisian Sektor (Polsek) Wonocolo menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan dugaan pelecehan seksual berupa begal payudara yang terjadi di kawasan Frontage Road Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu pagi (23/7/2025). Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas berhasil menangkap pelaku berinisial FU (43) di kediamannya di Waru, Sidoarjo.

Kapolsek Wonocolo menyampaikan bahwa laporan dari korban, perempuan berinisial Z, diterima tak lama setelah kejadian. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Reskrim segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, dan menganalisis rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi.

“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak cepat. Dari CCTV, kami bisa mengidentifikasi ciri pelaku dan sepeda angin yang digunakan saat beraksi,” ujar salah satu penyidik Polsek Wonocolo.

Berdasarkan bukti yang dikumpulkan, pada Kamis malam (24/7/2025) pukul 20.30 WIB, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya. Polisi juga menyita sepeda ontel yang digunakan pelaku saat melakukan aksi pelecehan.

Kasus ini kini telah dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk proses hukum lebih lanjut. FU dijerat dengan Pasal 6 huruf a Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) serta Pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimal yang dapat dikenakan kepada pelaku mencapai 9 tahun penjara.

Perwakilan dari Polrestabes Surabaya menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas terhadap segala bentuk kekerasan seksual, khususnya yang terjadi di ruang publik.

“Kami tidak akan mentoleransi tindakan kekerasan seksual, sekecil apa pun bentuknya. Perlindungan terhadap perempuan adalah prioritas kami,” tegasnya.

Kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan tindakan pelecehan seksual yang dialami atau disaksikan. Warga diminta tetap waspada, terutama saat beraktivitas di tempat sepi atau pada waktu-waktu rawan.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Polres Tanjung Perak Serahkan Jas Dai Kamtibmas, Pererat Sinergi dengan Ulama

TANJUNGPERAK – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi dengan para tokoh agama, Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan kunjungan ke kediaman tokoh agama Mohamad Zainudin di Pondok Pesantren Tarbiatul Ulum, Jalan Asem Raya 24, Kamis (24/7/2025).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kasatbinmas AKP M. Zainuddin bersama jajarannya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan kepolisian dalam membangun komunikasi efektif dengan para Da’i Kamtibmas sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam momen penuh keakraban ini, AKP M. Zainuddin juga menyerahkan Jas Dai Kamtibmas secara simbolis kepada Mohamad Zainudin sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kemitraan antara Polri dan para dai.

“Kegiatan ini kami laksanakan guna menjalin silaturahmi yang lebih erat dengan para dai kamtibmas. Ini adalah wujud sinergi antara Polri dan tokoh agama,” ujar AKP M. Zainuddin.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi strategi pendekatan Polri kepada masyarakat, khususnya tokoh agama yang memiliki pengaruh positif dalam membina lingkungannya.

“Silaturahmi ini bertujuan untuk menunjukkan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat dan memperkuat kedekatan dengan para tokoh agama di wilayah hukum kami,” jelasnya.

Ia berharap, kolaborasi yang terjalin antara Polri dan para pemuka agama dapat terus menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Tanjung Perak.

Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari Mohamad Zainudin beserta pengurus Pondok Pesantren Tarbiatul Ulum, yang mengapresiasi langkah proaktif Polri dalam merangkul semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketentraman wilayah.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Direktorat Ekonomi Khusus Bareskrim Ungkap Skandal Beras Oplosan Nasional

JAKARTA, Cakrawalajatim.news – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri mengungkap praktik peredaran beras tak sesuai standar mutu dan takaran. Sebanyak 201 ton beras premium dan medium dari berbagai merek disita dalam operasi Satgas Pangan Polri.

Pengungkapan ini disampaikan oleh Dirtipideksus sekaligus Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Pol. Helfi Assegaf, dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025).

“Sampai pagi ini, barang bukti yang kami sita mencapai 201 ton beras, terdiri dari beras premium dan medium dengan berbagai merek,” ujar Brigjen Helfi.

 

Ratusan ton beras oplosan tersebut mencakup:

39.036 kantong beras premium kemasan 5 kilogram

2.304 kantong beras premium kemasan 2,5 kilogram

 

Selain beras, polisi juga menyita berbagai dokumen penting seperti hasil produksi, dokumen maintenance, legalitas perusahaan, izin edar, serta sertifikat merek dan SOP pengendalian mutu produk. Tak ketinggalan, hasil uji laboratorium dari Kementerian Pertanian terhadap lima sampel merek juga dijadikan barang bukti.

Lima merek yang diuji di antaranya: Sania, Setra Ramos Biru, Setra Ramos Merah, Setra Pulen, dan Jelita.

Brigjen Helfi menjelaskan bahwa penyelidikan ini berawal dari laporan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang menemukan anomali harga beras saat panen raya berlangsung. Dari 6 hingga 23 Juni 2025, tim Kementan melakukan pengecekan di 10 provinsi dan mengambil 268 sampel dari 212 merek.

Hasil uji laboratorium menunjukkan angka yang mengkhawatirkan:

 

📌 Temuan Beras Premium:

85,56% tidak sesuai mutu (di bawah standar)

59,78% tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET)

21,66% berat kemasan di bawah standar

 

📌 Temuan Beras Medium:

88,24% tidak sesuai mutu

95,12% melampaui HET

90,63% berat kemasan tidak sesuai

 

Dari hasil investigasi dan penyitaan, diperkirakan nilai kerugian yang dialami masyarakat mencapai Rp 99,35 triliun.

Brigjen Helfi menegaskan pihaknya akan melanjutkan penyidikan dengan memeriksa saksi-saksi dari pihak korporasi dan melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka.

“Kami akan tuntaskan perkara ini hingga tuntas. Masyarakat berhak atas pangan yang layak dan sesuai standar,” tegasnya.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Jatim Jadi Bintang Utama, Polri Apresiasi Inovasi dan Kolaborasi dari Daerah

JAKARTA, Cakrawalajatim.news – Provinsi Jawa Timur tampil sebagai bintang utama dalam ajang Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat, yang digelar meriah di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2025) malam.

Kegiatan puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi panggung bagi inovasi, kolaborasi, dan semangat pelayanan publik yang tumbuh dari daerah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang dari seluruh Indonesia.

Dalam gelaran ini, Jawa Timur sukses menyabet total 27 penghargaan, termasuk Juara Umum Tingkat Polda oleh Polda Jatim dan Juara Umum Tingkat Polres oleh Polresta Sidoarjo. Prestasi tersebut mencerminkan semangat transformasi kultural Polri yang semakin kreatif, edukatif, dan humanis.

Di bidang konten digital, anggota Polri dari Jatim, Briptu Handriyan Bima Pamungkas, meraih Juara I TikTok kategori Polri, sementara peserta umum asal Jatim Mohamad Isya Anshori berhasil membawa pulang Juara II TikTok kategori Umum.

 

Sektor ketahanan pangan juga menjadi andalan. Polda Jatim memenangkan:

Juara I Penambahan Lahan Pertanian Jagung

Juara I Penambahan Produksi Jagung

Juara I Inovasi Sarana Produksi

 

Sedangkan Polresta Sidoarjo mendulang penghargaan:

Juara I Inovasi Tata Kelola Ketahanan Pangan

Juara I Sarana Produksi

Juara II Ekosistem Pertanian Jagung

Juara II Inovasi Pasca Panen

 

Di bidang manajemen media, Polda Jatim meraih Juara II Zona A SPIT Media Hub, sementara Polresta Sidoarjo meraih Juara I Manajemen Media Online dan Juara II Media Sosial Tingkat Polres. Polres Bojonegoro dan Polres Pacitan turut menyumbang prestasi di kategori media sosial tingkat nasional.

Momen haru dan inspiratif hadir dari peserta cilik Hafiza Shanum Aulia asal Jatim, yang memukau penonton dengan dongeng bertema kepahlawanan Polri hingga meraih Juara I Lomba Mendongeng.

 

Tak ketinggalan, sejumlah BUJP asal Jatim juga mendapat penghargaan, termasuk:

Juara II BUJP Teladan Investasi Besar: PT Bina Area Persada

Juara II BUJP Teladan Investasi Kecil: PT Aulia Putra Sejahtera

Juara II BUJP Mikro: PT Global Scurindo Utama

Juara III Satpam Teladan Gada Pratama: Genta Abriansyah

 

 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K. menyatakan rasa syukur dan bangganya atas capaian luar biasa ini.

“Prestasi ini bukan hanya milik jajaran Polda Jatim, tapi juga masyarakat Jawa Timur yang terus bersinergi membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” ujarnya.

Ia menegaskan, Awarding Day bukan sekadar seremoni, tetapi cerminan nyata dari reformasi Polri melalui inovasi lapangan dan keterlibatan publik.

“Penghargaan ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus hadir di tengah masyarakat secara kreatif, humanis, dan solutif,” pungkas Kombes Abast.

Penulis, Ibad

Kapolresta Sidoarjo Raih Apresiasi Tinggi atas Inovasi Swasembada Pangan Nasional

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Polresta Sidoarjo, Polda Jawa Timur, mencetak prestasi gemilang dengan memborong enam penghargaan bergengsi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan tersebut diberikan pada malam puncak Awarding Day bertema “Polri untuk Masyarakat” di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2025).

Prestasi ini menjadi bukti nyata kontribusi Polresta Sidoarjo dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

 

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing menerima langsung enam penghargaan berikut:

Juara I Inovasi Ketahanan Pangan – Tata Kelola (Tingkat Polres)

Juara I Inovasi Ketahanan Pangan – Sarana Produksi (Tingkat Polres)

Juara I Manajemen Media Online (Tingkat Polres)

Juara II Pemanfaatan Lahan Produktif – Ekosistem Pertanian Jagung (Tingkat Polres)

Juara II Inovasi Ketahanan Pangan – Inovasi Pasca Panen (Tingkat Polres)

Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan (Tingkat Polres)

 

 

Kombes Pol. Christian Tobing menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak, mulai dari jajaran Polresta, Polsek, Forkopimda, hingga masyarakat desa, pesantren, tokoh agama, dan para petani.

“Apresiasi kami kepada semua pihak dalam mendukung optimalisasi ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Ini bukan semata keberhasilan institusi, tetapi buah kolaborasi lintas sektor,” ungkapnya, Rabu (23/7).

Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pemacu semangat jajarannya untuk terus berinovasi dalam mendukung swasembada pangan di Indonesia.

Awarding Day tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 dan menjadi momentum penting dalam memberikan penghargaan kepada personel Polri, institusi, dan masyarakat yang aktif berkontribusi positif untuk bangsa.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.