Loyalitas Tanpa Batas Ambulans Gratis Polres Gresik Bantu Warga

GRESIK, Cakrawalajatim.news – Polres Gresik Polda Jatim melalui Sidokkes kembali menunjukkan kepeduliannya kepada warga masyarakat melalui layanan mobil ambulans gratis.

Kali ini, layanan kemanusiaan tersebut mengantarkan seorang pasien anak dari Gresik menuju RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk menjalani kontrol kesehatan.

Tim Dokkes Polres Gresik Polda Jatim yang dipimpin Kasi Dokkes Iptu Sugioto bergerak menjemput Amirah Salsabila Al Faruq (8), siswi asal Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Bocah tersebut membutuhkan pendampingan transportasi medis untuk pemeriksaan rutin di rumah sakit rujukan.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa layanan ambulans gratis ini merupakan program berkelanjutan Polres Gresik Polda Jatim untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan.

“Kami akan terus melakukan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui pelayanan ambulans gratis,” tegas AKBP Rovan, Selasa (9/925).

Ia berharap, layanan ini bisa meringankan beban warga sekaligus memberi manfaat besar bagi masyarakat Gresik.

Layanan ambulans gratis yang dijalankan Polres Gresik Polda Jatim menjadi bukti nyata bahwa kepolisian tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelayan dan pengayom masyarakat, khususnya di bidang sosial dan kemanusiaan.

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Kapolda Jatim Beri Pesan Penting di Peringatan Haornas

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Polda Jawa Timur menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 di Mapolda Jatim.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., itu berlangsung khidmat dengan diikuti Wakapolda, pejabat utama, personel Polri, ASN, serta peserta apel lainnya, Selasa (9/9/2025).

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa Haornas tahun ini terasa istimewa karena mengusung tema “Olahraga Satukan Kita.”

Tema tersebut menegaskan olahraga bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan bangsa.

Menurut Kapolda Jatim, olahraga mengajarkan untuk bertanding dengan fair, menghormati lawan, dan menerima hasil dengan lapang dada.

“Nilai-nilai ini harus kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,”tutur Irjen Nanang.

Selain itu, Kapolda Jatim menekankan pentingnya olahraga bagi anggota Polri.

Menurutnya, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan gerakan kebangsaan yang menumbuhkan disiplin, solidaritas, dan daya juang yang sejalan dengan tugas kepolisian menjaga keamanan serta ketertiban.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jatim juga memberikan penghargaan khusus berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Brigpol Jauharul Luthfi Hakim.

Anggota Sat Brimob Polda Jatim itu dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi saat pengamanan unjuk rasa di Jawa Timur.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kinerja yang melampaui panggilan tugas. Bapak Presiden dan Kapolri memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi,”ungkap Irjen Nanang.

Menutup amanatnya, Kapolda Jatim mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai budaya hidup.

Ia menekankan, kemenangan terbesar bukan hanya ketika meraih piala, melainkan saat mampu menghargai perbedaan sebagai kekuatan untuk bersatu.

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Apresiasi Tulus Kapolrestabes Surabaya: Beri Penghargaan untuk Kapolsek Wonokromo, Masyarakat dan Tokoh Agama

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, memberikan penghargaan kepada Kapolsek Wonokromo Kompol Hegy R, bersama tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas) yang telah berperan besar menjaga keamanan Mapolsek Wonokromo usai terjadinya aksi unjuk rasa anarkis beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Luthfi menekankan bahwa keberhasilan menjaga situasi kondusif tidak terlepas dari kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa atas bantuan toga dan tomas di wilayah hukum Polsek Wonokromo yang telah melaksanakan pengamanan saat itu,” tutur Kombes Pol Luthfi, pada Minggu (7/9).

Menurutnya, partisipasi aktif para tokoh masyarakat menjadi bukti nyata bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi semata, melainkan tanggung jawab bersama.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Luthfi juga menyampaikan bahwa apa yang terjadi di Wonokromo dapat menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia. Ia menegaskan, masyarakat Surabaya terbukti mampu bersatu untuk menjaga ketertiban, bahkan di tengah situasi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.

“Surabaya ini kota perjuangan. Kejadian kemarin membuktikan, masyarakat tidak hanya jadi penonton, tetapi ikut serta menjaga keamanan. Itu luar biasa,” ungkapnya.

Kombes Pol Luthfi sempat mengaitkan fenomena ini dengan sebuah peristiwa yang terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1964, yang melahirkan sistem panggilan darurat. Dari peristiwa tersebut, ia ingin menekankan bahwa kepedulian masyarakat sangat penting untuk mencegah hal-hal buruk terjadi.

“Kalau di luar negeri ada kasus orang hanya menonton tanpa membantu, di Surabaya justru berbeda. Masyarakat turun tangan, menunjukkan kepedulian, dan inilah yang membuat situasi tetap aman,” jelasnya.

Pemberian penghargaan ini bukan hanya simbol apresiasi, tetapi juga bentuk motivasi agar sinergi antara polisi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat terus terjaga. Harapannya, ke depan Surabaya semakin kokoh dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.