Sampaikan Duka Mendalam, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Takziah ke Rumah Dua Santri Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

TANJUNG PERAK, Cakrawalajatim.news – Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan duka cita mendalam atas musibah robohnya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo.

Kali ini, Polsek Krembangan dan Polsek Pabean Cantikan serentak menggelar takziah ke rumah duka dua santri yang menjadi korban dan bertempat tinggal di wilayah hukumnya.

Di wilayah Krembangan, kegiatan takziah dipimpin langsung oleh Kapolsek Krembangan, Kompol Mokhamad Kosim. Bersama Camat, Lurah, serta anggota Koramil yang tergabung dalam tiga pilar, rombongan mendatangi kediaman almarhum Moch Agus Ubaidillah (14) di Jalan Gadukan Timur 194, Kelurahan Morokrembangan.

“Kami, Polsek Krembangan beserta Tiga Pilar, melaksanakan giat takziah di rumah duka almarhum Moch Agus Ubaidillah, salah satu korban musibah di Ponpes Al Khoziny,” ujar Kompol Kosim.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyerahkan bingkisan tali asih kepada pihak keluarga sebagai wujud kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang tengah berduka. Jenazah almarhum Agus Ubaidillah telah dimakamkan di TPU Mbah Ratu.

Suasana duka serupa juga terasa di wilayah Pabean Cantikan. Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Eko Adi Wibowo bersama tiga pilar setempat menyambangi rumah duka almarhum Maulana Affan di Kalianyar Kulon Gang IX, Kelurahan Bongkaran.

Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan dukungan moril dan doa kepada keluarga yang ditinggalkan. Menurut informasi dari pihak keluarga, jenazah Maulana Affan telah dikebumikan di kampung halamannya di Desa Lomaer, Blega, Bangkalan.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat, secara resmi menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas nama seluruh jajaran.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan, kegiatan takziah tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polres Pelabuhan Tanjung Perak di tengah-tengah masyarakat yang sedang berduka, sekaligus untuk memberikan kekuatan kepada keluarga korban.

“Kami dari keluarga besar Polres Pelabuhan Tanjung Perak turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa para santri. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” pungkasnya.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Tim SAR Brimob Polda Jatim Sisir Puing Bangunan Roboh di Ponpes Al Khoziny

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Upaya penanganan pascarobohnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo terus dilakukan.

Tim SAR dari Sat Brimob Polda Jawa Timur bersama petugas di lapangan kembali melaksanakan pembersihan puing-puing reruntuhan pada Kamis (2/10).

Proses pembersihan dilakukan secara intensif menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan sekop, serta dibantu dengan alat berat untuk memindahkan bongkahan material yang berukuran besar.

Langkah ini dilakukan agar jalur evakuasi semakin terbuka sehingga pencarian korban bisa lebih cepat dilakukan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan pengerjaan pembersihan reruntuhan bangunan dilakukan dengan tetap hati – hati.

“Harapan kita puing-puing dapat segera disingkirkan sehingga tim bisa lebih leluasa melakukan evakuasi korban,” ujar Kombes Pol Abast, Kamis (02/10).

Sejak pagi hingga siang hari, petugas terus bekerja bergantian di area reruntuhan.

Meski kondisi medan cukup berat dengan banyak material beton dan besi yang berserakan, namun semangat personel di lapangan tidak surut.

“Personel Tim SAR Brimob Polda Jatim tetap fokus menuntaskan pembersihan demi mempercepat proses penyelamatan,” tambah Kombes Pol Abast.

Pantauan di lapangan, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Situasi di lokasi juga relatif kondusif. Warga sekitar yang menyaksikan turut memberikan dukungan moral kepada tim yang bekerja keras menyingkirkan puing-puing.

Dengan kolaborasi dan kerja keras tersebut, diharapkan pembersihan dapat segera rampung sehingga proses evakuasi korban bisa dilakukan lebih cepat dan optimal.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Brimob Polda Jatim Buka Layanan Kesehatan Gratis di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Satuan Brimob Polda Jawa Timur membuka pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di sekitar lokasi ambruknya Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Dantim Kesehatan Brimob Polda Jatim, Brigpol Pranawa Panji Putra, S.Kep., Ners, mengatakan, layanan ini disediakan untuk membantu warga dan santri yang terdampak musibah termasuk keluarga korban yang menunggu proses evakuasi.

Dalam pelayanan kesehatan tersebut, tim kesehatan Brimob Polda Jatim memberikan berbagai fasilitas seperti pengecekan tensi darah, pembagian vitamin, obat-obatan, serta konsultasi kesehatan secara gratis.

Tidak hanya itu, masyarakat juga bisa melakukan pemeriksaan kesehatan GCU (gula darah acak, asam urat, dan kolesterol) tanpa dipungut biaya.

“Pelayanan kesehatan ini kami sediakan secara gratis sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak,” ujarnya di Sidoarjo,Rabu (01/10).

Tim Kesehatan Brimob Polda Jatim berharap bisa membantu meringankan beban kesehatan warga pascamusibah robohnya bangunan di Ponpes tersebut.

Kehadiran tim kesehatan Brimob Polda Jatim di lokasi mendapat sambutan positif dari warga sekitar.

Banyak di antara mereka yang memanfaatkan layanan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus berkonsultasi dengan tenaga medis.

Sementara itu, proses identifikasi jenazah korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim, AKBP dr. Adam Bimantoro SpAn FCC MBiomed, menjelaskan bahwa pihaknya mendirikan Tiga posko identifikasi sejak Senin (29/9).

Posko Ante-Mortem ditempatkan di kampus putri Ponpes Al Khoziny, sedangkan Post-Mortem berada di RSUD Sidoarjo dan RSI Siti Hajar.

“Ada Tiga lokasi posko yang kami buka sejak pascakejadian ,” ungkap AKBP Adam.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Polwan Polresta Sidoarjo Beri Pendampingan Keluarga Korban di Ponpes Al Khoziny

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Keluarga korban musibah runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny tak luput dari perhatian pihak Kepolisian.

Kali ini Polresta Sidoarjo Polda Jatim menerjunkan personel Polisi Wanita (Polwan) untuk memberikan pendampingan terhadap keluarga korban yang masih menunggu proses evakuasi.

Selain memberikan trauma healing kepada keluarga korban, puluhan Polwan juga menyalurkan bantuan makanan bagi keluarga korban.

Kapolresta Sidoarjo,Kombes Pol Christian Tobing mengatakan musibah runtuhnya bangunan musala di Ponpes Al Khoziny membuat duka dan kecemasan mendalam bagi keluarga korban.

Oleh karena itu Polresta Sidoarjo memberikan pendampingan dan pelayanan dengan melibatkan perasonel Polwan.

“Kami libatkan Polwan untuk pendampingan keluarga korban yang masih menunggu proses evakuasi,” ujar Kombes Tobing.

Dengan humanis para Polwan hadir di lokasi posko maupun kawasan Ponpes.

Hingga hari ketiga pascakejadian runtuhnya bangunan berlantai Tiga di Ponpes tersebut, Polisi terus membantu evakuasi.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Polda Jatim Beri Trauma Healing Korban Runtuhnya Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Kepolisian Daerah Jawa Timur melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar kegiatan trauma healing bagi para penyintas serta keluarga korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Tim psikologi Polda Jatim yang dipimpin Kabag Psikologi Ro SDM Polda Jatim, AKBP Dr. Mochammad Mujib, S.Psi., M.Psi, Psikolog, bersama sejumlah konselor dari Polresta Sidoarjo dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), memberikan pendampingan intensif kepada Empat santri korban selamat.

Kegiatan kali ini dilaksanakan di Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo dimana korban selamat dirawat yakni MM (15), NK (16), MY (16), dan BU (14) dirawat.

“Pendampingan juga kami berikan kepada keluarga korban yang tengah berada di rumah sakit,” ujar AKBP M.Mujib.

Dalam kegiatan ini, tim psikologi mendengarkan pengalaman korban, memberikan validasi emosi, serta membangun motivasi dan optimisme agar para penyintas mampu melewati masa pemulihan pasca-trauma.

Edukasi juga diberikan kepada keluarga agar dapat memberikan dukungan moral yang efektif bagi anak-anak mereka.

“Melalui pendampingan ini, para korban mampu mengungkapkan rasa takut dan cemas, serta tumbuh kesadaran bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah ini. Ada banyak pihak yang peduli dan siap membantu,” jelas AKBP Mujib.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan semangat, rasa percaya diri, serta interaksi positif antar keluarga korban.

Polda Jatim juga merencanakan tindak lanjut berupa pendampingan berkala guna memastikan kondisi psikologis korban dan keluarga tetap terjaga dengan baik.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan upaya trauma healing ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam hal ini Polda Jatim, untuk membantu para korban dan keluarga korban.

“Kita bantu agar segera pulih secara fisik maupun mental, serta bisa kembali menjalani aktivitas dengan penuh semangat,” kata Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim menegaskan hingga saat berita ini ditulis, personel Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo terus disiagakan 24 jam secara bergantian untuk membantu upaya evakuasi.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Biddokkes Polda Jatim Buka Posko DVI di Lingkungan Ponpes Al Khoziny

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (BidDokkes) Polda Jawa Timur bersama Sidokkes Polresta Sidoarjo, disiagakan di sekitar lokasi tidak jauh dari runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Kehadiran tim medis tersebut difokuskan untuk memastikan seluruh korban dapat terdata dan teridentifikasi secara akurat.

Kasubbid Dokpol BidDokkes Polda Jatim, AKBP dr. Adam Bimantoro Sp. An. FCC. M. Biomed, menjelaskan bahwa sejak hari pertama insiden, pihaknya telah menyiapkan posko Disaster Victim Identification (DVI) di Tiga lokasi berbeda.

“Dari DVI kita ada Dua posko, yaitu posko ante mortem dan post mortem,” terang AKBP dr. Adam, Selasa (30/9/25).

Dikatakan oleh dr.Adam untuk posko ante mortem ditempatkan di Kampus Putri, sementara post mortem di rumah sakit, yakni RSUD Sidoarjo dan RS Siti Hajar Sidoarjo.

AKBP dr. Adam menerangkan, posko ante mortem berfungsi mengumpulkan data dari keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

“Data yang dikumpulkan meliputi identitas pribadi, ciri-ciri fisik, hingga foto terbaru korban,”ujarnya.

Data tersebut nantinya akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan medis dari posko post mortem.

“Di posko post mortem, jika kita menemukan jenazah maka dibawa ke rumah sakit. Di sana dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik, kemudian dicocokkan dengan data ante mortem,” tambah dr Adam.

Lebih lanjut, Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim juga mengatakan, jika ditemukan data primer, seperti gigi dan sidik jari, itu sudah bisa memastikan identitas korban.

“Kalau tidak, kita cari data sekunder seperti tanda lahir, bentuk gigi, rambut, hingga tinggi badan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, posko ante mortem telah menerima 62 laporan dari keluarga.

Dari jumlah tersebut, tim berhasil mengidentifikasi Tiga korban.

Kendati demikian, proses pencocokan data masih terus dilakukan dengan melibatkan Enam hingga Delapan petugas dalam setiap shift.

“Kendala terbesar biasanya pada pengumpulan data dan administrasi. Karena itu, kami aktif menghubungi keluarga untuk mencari tambahan informasi agar proses identifikasi bisa lebih cepat,” ujar dr. Adam.

Di lokasi yang sama, Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan sejak menerima informasi kejadian pihaknya langsung mengerahkan personel untuk membantu penanganan peristiwa robohnya bangunan di Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

“Upaya yang dilakukan tim DVI Biddokkes Polda Jatim dan Dokkes Polresta Sidoarjo ini menjadi bagian penting dari langkah kemanusiaan, guna memastikan para korban reruntuhan bangunan di lingkungan Pondok Pesantren Al Khoziny dapat segera teridentifikasi dengan benar,” tutup Kombes Pol Abast.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.