SIDOARJO, Cakrawalajatim.news β Kerusakan jalan dan kurangnya penerangan di Dusun Gempol Gunting, Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, menjadi sorotan warga. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat hujan mengguyur.
Sejumlah titik di ruas jalan itu tampak berlubang dan permukaannya tidak rata. Ketika hujan turun, lubang tertutup air sehingga sulit dikenali pengendara. Situasi semakin riskan karena minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut.
Warga setempat mengungkapkan, kecelakaan lalu lintas kerap terjadi akibat pengendara terjebak lubang atau kehilangan kendali saat berusaha menghindari kerusakan jalan. βKalau malam hari gelap sekali. Sudah beberapa kali pengendara motor jatuh karena tidak melihat lubang,β ujar seorang warga, Selasa (25/2/2026).
Jalan tersebut diketahui menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, sekolah, hingga distribusi barang. Selain itu, jalur tersebut juga dimanfaatkan sebagai rute alternatif bagi kendaraan dari wilayah sekitar.
Masyarakat menilai perbaikan yang selama ini dilakukan hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh keseluruhan ruas jalan. Akibatnya, kerusakan kembali muncul dalam waktu singkat. Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk segera melakukan pengaspalan ulang secara menyeluruh serta menambah fasilitas penerangan.
Harapan juga disampaikan kepada Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana agar memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Warga meminta langkah konkret sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal.
Selain itu, masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut mengawasi percepatan perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa diharapkan dapat mendorong koordinasi lintas instansi demi keselamatan warga.
Berdasarkan catatan warga, dalam beberapa bulan terakhir telah terjadi sejumlah kecelakaan ringan hingga sedang di lokasi tersebut. Meski belum menimbulkan korban jiwa, beberapa pengendara mengalami luka-luka serta kerusakan kendaraan.
Warga mendesak agar pemerintah segera melakukan survei lapangan, mengalokasikan anggaran, serta memasang rambu peringatan dan penerangan sementara sebagai langkah antisipasi. Mereka berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan berkualitas agar tidak kembali rusak dalam waktu dekat.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terkait jadwal perbaikan jalan di wilayah tersebut. Warga pun menunggu respons nyata demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama.
Dilansir dari Media Datacyber.id
Penulis, Datacyber.id / Editor, Redaksi








