Operasi Keselamatan Semeru 2026 Ditlantas Polda Jatim Tertibkan Penggunaan Lajur Jalan Tol

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Operasi Keselamatan Semeru 2026, memasuki hari Kesembilan, Direktorat Lalu Lintas ( Ditlantas) Polda Jatim terus menggelorakan kampanye keselamatan lalu lintas.

Kali ini melalui Satuan PJR (Patroli Jalan Raya), Ditlantas Polda Jatim membagikan flyer kepada pengguna jalan khususnya jalan tol.

Flyer diantaranya berisi imbauan dan edukasi tentang penggunaan lajur kiri pada jalan tol terutama kendaraan truk dan bus.

Kasat PJR Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana menegaskan penggunaan lajur kanan pada jalan tol hanya untuk mendahului.

Hal itu juga diatur pada Undang undang nomor 22 tahun 2009 Pasal 108 ayat (2) penggunaan jalur sebelah kanan hanya untuk mendahului atau jika diperintahkan oleh rambu lalu lintas.

Selain itu penggunaan lajur pada jalan juga diatur pada Pasal 108 ayat (3) pada jalan yang memiliki lebih dari satu lajur, lajur kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang lebih lambat.

“Saya mengajak kepada semua pengguna jalan terutama angkutan barang dan orang mari bersama sama tertib berlalulintas di jalan tol. Karena menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat di jalan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel pada Ditlantas Polda Jatim, Edith Yuswo Widodo mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

AKBP Edith menyebut kegiatan ini juga merupakan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Kami ingin masyarakat pengguna jalan mematuhi aturan yang ada terkait pemakain jalur baik itu di jalan tol maupun alteri yang memiliki lebih dari satu jalur,”kata AKBP Edith.

Ia menegaskan, bahwa keamanan,keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas pada hakekatnya adalah tanggung jawab bersama dan bukan hanya tanggung jawab petugas.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk bersama – sama menggunakan jalan raya ataupun jalan tol sesuai dengan aturan yang ada demi keamanan dan keselamatan serta kelancaran bersama.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Respon Aduan Warga, Polres Gresik Sita Miras dari Dua Lokasi di Menganti

GRESIK, Cakrawalajatim.news – Menindaklanjuti keresahan masyarakat terkait maraknya peredaran minuman keras (miras), Polres Gresik Polda Jatim melalui Unit Turjawali Sat Samapta melakukan operasi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di wilayah Kecamatan Menganti, Minggu malam (8/2/2026).

Operasi tersebut menyasar dua titik yang kerap menjadi aduan warga, yakni sepanjang Jalan Desa Sidojangkung dan Desa Bringkang.

Kegiatan ini melibatkan personel gabungan Unit Turjawali dan Unit Raimas Polres Gresik Polda Jatim.

Di lokasi pertama, Desa Sidojangkung, petugas yang dipimpin oleh Kasat Samapta AKP Satriyono, menemukan puluhan liter minuman keras jenis arak Bali.

Barang bukti tersebut langsung diamankan guna proses hukum lebih lanjut.

Selanjutnya, petugas bergeser ke Desa Bringkang. Di lokasi ini, petugas mendapati sebuah warung karaoke yang masih beroperasi dengan alunan musik keras.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan belasan botol kosong arak Tuban serta beberapa botol miras siap konsumsi yang berada di dalam warung tersebut.

Seluruh terduga pelanggar bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Gresik untuk menjalani proses Tipiring sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Satriyono, menegaskan komitmen Kepolisian dalam memberantas peredaran miras di wilayah hukum Polres Gresik, Polda Jatim.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran miras. Penindakan akan terus kami lakukan secara masif demi menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat,” tegas AKP Satriyono.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui Hotline Polres Gresik 110 (bebas pulsa, 24 jam) atau layanan LaporCakRama di nomor 0811-8800-2006.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Satgas Pangan Polres Gresik Turun ke Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadhan

GRESIK, Cakrawalajatim.news – Menjelang bulan suci Ramadhan, Satgas Pangan Polres Gresik Polda Jawa Timur melakukan pengecekan ketersediaan stok dan stabilitas harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di sejumlah pasar.

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta mencegah terjadinya lonjakan harga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Kanit IV Pidek Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan saat ini stok Bapokting di Pasar Gresik dalam kondisi aman dan tersedia.

“Adapun harga sejumlah komoditas pangan juga terpantau masih relatif stabil,” kata Iptu Luthfi, Senin (9/2/26).

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan,soal tingginya harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh harga beli pedagang yang sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP).

Pasalnya, sebagian besar pasokan cabai di Pasar Baru Gresik didatangkan dari Pasar Keputran Surabaya dengan harga pembelian mencapai Rp73.000 per kilogram.

Selain itu, kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir juga dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi.

Kondisi tersebut menyebabkan cabai mudah busuk dan berdampak pada menurunnya hasil panen, sehingga pasokan menjadi terbatas.

“Namun secara umum, stok Bapokting di Kabupaten Gresik masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan,” tegas AKP Arya Widjaya.

Polres Gresik Polda Jatim melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan tenang.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Putra Pertama Jurnalis Musthofa Liputan Surabaya Rayakan Ulang Tahun ke-1, Penuh Doa dan Harapan

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Tangis kecil yang dulu mengawali kehadiran Muhammad Rayyan Zaini Musli di tengah keluarga kini telah berganti dengan tawa ceria yang menghangatkan suasana rumah. Putra pertama dari Bapak Musthofa, jurnalis liputansurabaya.id, genap berusia satu tahun. Sebuah usia yang mungkin masih belia, namun sarat makna bagi perjalanan sebuah keluarga.

Perayaan ulang tahun pertama Rayyan digelar sederhana namun penuh kekhidmatan. Tidak ada pesta mewah atau gemerlap dekorasi berlebihan. Yang ada hanyalah doa, senyum tulus, dan kebersamaan keluarga besar yang berkumpul untuk mengucap syukur atas satu tahun perjalanan tumbuh kembang sang buah hati.

Sejak awal acara, suasana terasa hangat. Keluarga duduk melingkar, memanjatkan doa bersama. Di tengah lantunan doa, Musthofa tampak menggendong Rayyan dengan penuh kasih. Sebagai seorang jurnalis yang terbiasa berada di garis depan pemberitaan, momen ini menjadi sisi lain kehidupannya—lebih personal, lebih emosional, dan jauh dari hiruk-pikuk dunia liputan.

“Semoga Rayyan menjadi anak yang sholeh, pintar, berbakti kepada kedua orang tua, serta berguna bagi nusa dan bangsa,” tutur Musthofa lirih, namun penuh keyakinan.

Bagi keluarga, usia satu tahun bukan sekadar angka. Ini adalah fase penting dalam tumbuh kembang anak—belajar berdiri, melangkah, mengenal suara, dan merespons dunia sekitarnya. Setiap perkembangan kecil Rayyan menjadi cerita tersendiri yang menguatkan ikatan keluarga.

Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama keluarga. Hidangan sederhana tersaji di meja, menjadi simbol syukur atas nikmat kehidupan yang telah diberikan. Tawa anak-anak yang berlarian dan percakapan hangat antaranggota keluarga menambah kekhidmatan suasana.

Sebagai putra pertama, Rayyan memikul harapan besar keluarga. Namun di balik harapan itu, tersimpan tekad orang tua untuk mendidiknya dengan nilai-nilai agama, akhlak, dan kecerdasan. Musthofa menyadari bahwa tanggung jawab membesarkan anak bukan hanya soal memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga membentuk karakter dan integritas.

Di tengah kesibukannya meliput berbagai persoalan sosial dan dinamika kota Surabaya, Musthofa menegaskan bahwa keluarga tetap menjadi prioritas utama. “Karier penting, tapi keluarga adalah segalanya,” ungkapnya kepada kerabat yang hadir.

Momentum ulang tahun pertama ini pun menjadi refleksi perjalanan setahun terakhir—tentang begadang menemani anak sakit, tentang senyum pertama yang tak terlupakan, hingga langkah kecil yang mulai mantap menapaki lantai rumah.

Di akhir acara, keluarga kembali memanjatkan doa agar Muhammad Rayyan Zaini Musli tumbuh menjadi generasi penerus yang kuat, berakhlak mulia, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Sebuah harapan sederhana namun penuh makna, lahir dari cinta orang tua kepada anaknya.

Satu tahun telah berlalu. Langkah kecil Rayyan hari ini menjadi awal dari perjalanan panjang kehidupan. Di tengah doa dan kebersamaan keluarga, terselip keyakinan bahwa masa depan cerah tengah menanti putra pertama jurnalis Liputan Surabaya itu.

Selamat ulang tahun yang pertama, Muhammad Rayyan Zaini Musli. Semoga setiap jejak langkahmu kelak menjadi kebanggaan keluarga, agama, dan bangsa.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Viral di Medsos, Unit Reskrim Polsek Kenjeran Ringkus Maling Kabel Gudang Satu Pelaku DPO

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Dua pelaku pencurian kabel tembaga di sebuah gudang kawasan Jalan Nambangan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, akhirnya berhasil diamankan polisi. Penangkapan ini dilakukan setelah rekaman aksi mereka viral di media sosial.

Kedua tersangka masing-masing berinisial SM (21) dan ARDH (24), warga Jalan Dukuh Kupang Barat I Buntu, Surabaya. Keduanya ditangkap pada Senin (2/2/2025), beberapa hari setelah aksi pencurian dilakukan.

Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari video CCTV yang merekam aksi para pelaku saat beraksi di gudang tersebut. Dalam kejadian itu, pelaku berjumlah tiga orang, satu di antaranya berinisial U yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Ketiga pelaku berangkat dari rumah dengan satu sepeda motor dan berboncengan tiga. Kendaraan tersebut milik U yang saat ini masih dalam pengejaran,” ujar Yuyus, Minggu (8/2/2025).

Setibanya di lokasi, para pelaku langsung melancarkan aksinya. Dua orang masuk ke dalam gudang dengan cara memanjat pagar, sementara satu pelaku lainnya berjaga di luar untuk memantau situasi.

“Dua pelaku berhasil mengambil dua rol kabel tembaga dengan berat total sekitar 35 kilogram, sedangkan satu orang mengawasi dari luar,” jelasnya.

Aksi mereka sempat diketahui oleh saksi di sekitar lokasi, bahkan sempat dilakukan pengejaran. Namun, ketiganya berhasil melarikan diri dan meninggalkan barang bukti berupa kabel tembaga di lahan kosong tak jauh dari tempat kejadian.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi kemudian menangkap SM di kawasan Bulak Banteng saat sedang bekerja. Dari pengembangan kasus tersebut, petugas selanjutnya mengamankan ARDH di kediamannya.

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku kabel tembaga hasil curian telah dijual seharga Rp5 juta. Uang tersebut kemudian dibagi, masing-masing SM dan ARDH menerima Rp2 juta, sementara U hanya memperoleh Rp800 ribu karena dipotong untuk melunasi utang sebelumnya.

“Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku U serta menelusuri pihak penadah barang curian,” pungkas Kompol Yuyus.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Haul Akbar Sunan Ampel ke-549 Berlangsung Khidmat, 209 Personel Polres Tanjung Perak Diterjunkan

TANJUNG PERAK, Cakrawalajatim.news – Kawasan Wisata Religi Ampel berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu (7/2) malam. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah memadati puncak peringatan Haul Agung Sunan Ampel ke-549. Guna memastikan kekhidmatan acara, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menerjunkan personel penuh untuk mengawal jalannya rangkaian kegiatan di hari kedua tersebut.

Puncak keramaian mulai terlihat sejak pukul 15.00 WIB. Agenda diawali dengan prosesi kirab budaya yang diikuti sekitar 600 peserta.

Mengambil start dari Kampung Margi, iring-iringan tersebut bergerak menuju area Makam Sunan Ampel. Tak ayal, rute yang dilalui dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan tradisi tahunan tersebut.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat turun langsung memantau jalannya pengamanan.

Acara ini tidak hanya menjadi magnet bagi masyarakat umum, tetapi juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi kepolisian dan tokoh agama terkemuka.

Tampak hadir di jajaran tamu VIP antara lain Kabidkum Polda Jatim Kombespol Dr Sugeng Riyadi, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Jules Abraham Abast, Direktur PPA Polda Jatim Kombespol Ganis Setyaningrum, dan Kabiddokkes Polda Jatim Kombespol dr Bayu Dharma Shanti.

Turut mendampingi pula Kapolrestabes Surabaya Kombespol Dr Luthfie Sulistiawan serta para ulama sepuh seperti Habib Abu Bakar Bin Hasan Assegaf dan KH Habib Mustofa Bin Muhammad Alaydrus.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto menyampaikan bahwa fokus utama kepolisian adalah menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan jamaah yang diperkirakan mencapai ribuan orang.
Ia menjelaskan bahwa strategi pengamanan dibagi menjadi delapan titik posko strategis.

“Kami memplot personel di titik-titik krusial, mulai dari Ring I di Makam Sunan Ampel dan Masjid Ampel Lama, hingga pos pantau di jalur akses seperti Jalan Panggung, KH Mas Mansyur, hingga area parkir pertukangan,” ujar Suroto.

Puncak kekhusyukan terjadi saat memasuki sesi Yasin dan Tahlil yang dipusatkan di area makam. Sedikitnya 4 ribu jemaah larut dalam doa bersama untuk mengenang wafatnya tokoh Wali Songo, Sayyid Ali Rahmatullah, yang merupakan pilar penyebar Islam di tanah Jawa pada abad ke-15 tersebut.

“Kegiatan ini adalah agenda rutin tahunan yang melibatkan mobilisasi massa sangat besar. Fokus kami adalah memastikan kenyamanan peziarah yang datang dari dalam maupun luar kota Surabaya,” tambah Iptu Suroto.

Rangkaian haul ini berlanjut hingga Minggu (8/2). Agenda hari ketiga diisi dengan kegiatan sosial dan religius, yakni khitanan massal bagi puluhan anak pada pagi hari, serta ditutup dengan pengajian Hadroh pada malam harinya yang diprediksi akan dihadiri sekitar 1.000 jemaah.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.