Oknum Bendahara dan Operator SDN Pandan 2 Diduga ingin Menguasai Fasilitas dan Lahan Sekolah

Sampang, Cakrawalajatim.news – Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, disinyalir ada pembiaran dan tindakan tegas dengan ulah dua oknum guru yang mengajar di UPTD SDN Pandan 2, Kecamatan Omben.

Diketahui, kedua oknum guru tersebut berinisial M sebagai bendahara dan Z sebagai operator sekolah yang diduga menguasai semua fasilitas dan lahan sekolah.

Selain itu, keduanya juga diduga menggelapkan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan PIP (Program Indonesia Pintar) setiap tahunnya.

Bahkan, merujuk hasil temuan inspektorat melalui irban 3 waktu cek langsung di SDN Pandan 2, ada pengaran fiktif seperti laptop dan lemari besi anggaran tahun 2022 sampai dengan 2024.

Temuan dari Inspektorat tersebut juga pembelian baju olah raga serta sepatu hitam untuk siswa tidak pernah dibelanjakan oleh bendahara yang bekerja sama dengan operator sekolah.

Selain itu, kebutuhan guru & ATK (Alat Tulis Kantor) selama ini tidak pernah terpenuhi dan honor fiktif untuk penjaga malam sekolah serta meteran listrik rumah oknum bendahara itu, pembayaran setiap bulannya menggunakan anggaran sekolah.

Dari pihak inspektorat pun sendiri sudah mengetahui, kalau halaman sekolah di jadikan tempat jemuran baju dan padi.

Inspektorat Sampang, melalui irban 3, Adi saat dikonfirmasi via chat WhatsApp membenarkan bahwa banyak indikasi penyelewengan terkuat anggara dana BOS yang dilakukan oknum bendahara.

“iya pak benar, Masih proses audit..indikasinya ya seperti itu pak,” ucapnya, Minggu (15/3/2026).

Sementara, menurut narasumber internal sekolah yang tidak mau namanya disebutkan bahwa oknum bendara dan operator selalu bikin ulah ingin menguasai sekolahan.

“Dari dulu M dan Z selalu ingin menguasai SDN Pandan 2, siapapun kepala sekolahnya harus ikut cara mereka dan guru harus tunduk ke dia, bila tidak tunduk dibikin masalah dengan memprovokasi warga untuk bikin ulah di SDN Pandan 2,” ungkapnya, Kamis (12/3/2026).

Kemudian, Ia menjelaskan, karena M & Z merasa asli orang setempat dekat sekolah tersebut yang dijadikan korban murid anggaran Bos diduga diselewengkan dan terkesan sekolahan milik pribadinya,

“Persoalan tersebut sudah tercium beberapa kali inspektorat irban 3 turun ke sekolah, diduga banyak indikasi penyimpangan dana Bos dari tahun 2022 sampai 2024,” jelasnya.

Satu sisi, Plt Kepala SDN Pandan 2, Pandi saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut membenarkan bahwasanya memang ada inspektorat sidak ke SDN pandan 2.

“Ya ada mas. Pertama hari Senin dan yang kedua tadi hari kamis 12 maret 2026 kemarin mas. Terkait dana BOS tahun 2023 sampai 2024,” katanya.

“Banyak temuan gak tau temuan yang bagaimana mas, soalnya saya menjabat PLH di UPTD SDN Pandan 2 akhir 2025,” lanjutnya.

Dilansir dari Media Potret Realita.net

 

Penulis, Tim / Editor, Redaksi

Ramadan Penuh Berkah, Media Liputan Kasus Bagikan 500 Takjil di Benowo

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Media Liputan Kasus untuk berbagi dengan sesama melalui kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Masjid Hidayatullah, kawasan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya, Minggu (15/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada para pengendara dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Aksi berbagi ini melibatkan seluruh keluarga besar Media Liputan Kasus sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Pemimpin Redaksi Media Liputan Kasus, Samsul Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan salah satu bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada masyarakat, khususnya mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang belum sempat berbuka di rumah. Semoga apa yang kami lakukan membawa manfaat dan menjadi ladang kebaikan di bulan Ramadan,” ungkap Samsul Arifin.

Pria yang akrab disapa Gud-Gud itu juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar berbagi takjil, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan di lingkungan keluarga besar Media Liputan Kasus.

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, seluruh anggota Media Liputan Kasus melanjutkan kegiatan dengan berbuka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dan memperkuat tali silaturahmi.

Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar serta para pengguna jalan yang melintas di kawasan Kandangan, Benowo. Banyak pengendara mengaku terbantu dengan adanya pembagian takjil menjelang waktu berbuka puasa.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.