Humanis dan Responsif, Samsat Surabaya Utara Jadi Contoh Pelayanan Publik yang Patut Ditiru

SURABAYA, Cakrawalajatim.news  – Di tengah suasana pagi yang hangat, jajaran Samsat Surabaya Utara terus menggencarkan kegiatan “Polantas Menyapa”, sesuai dengan arahan Dirlantas Polda Jawa Timur. Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian petugas dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat.

Dalam kegiatan kali ini, petugas Samsat Surabaya Utara mendapati seorang warga lanjut usia yang tampak kebingungan saat hendak mengurus mutasi kendaraan keluar daerah. Dengan sigap, anggota Samsat segera menghampiri dan membantu proses administrasi agar berjalan lancar.

Paur Samsat Surabaya Utara melalui anggotanya, Iptu Eko, Gandhi, dan David, menegaskan komitmen mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat wajib pajak.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat dapat mengurus administrasi kendaraan dengan cepat, mudah, dan nyaman,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihak Samsat berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang telah disediakan dengan baik, demi terwujudnya sistem administrasi kendaraan bermotor yang tertib, aman, dan transparan.

“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian bagi wajib pajak,” pungkasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

BRAVO” AKP Tri Arda Meidiansyah, S.TR.K, Sik : Dengan Program Coaching clinic SIM, Pemohon Terbimbing dan Lolos Saat Uji Praktek

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Program Coaching clinic SIM merupakan program Pelatihan yang dibuat oleh Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) kepolisian untuk membantu calon pemohon SIM agar lebih siap menghadapi ujian praktik dan teori pembuatan SIM.

Program ini memberikan bimbingan langsung, kisi-kisi soal, dan simulasi untuk meningkatkan kemampuan peserta, sehingga diharapkan mereka dapat lulus ujian dengan lebih percaya diri.

Menurut keterangan Kanit Regidet Satpas SIM Colombo – Polrestabes Surabaya yakni AKP Tri Arda Meidiansyah, S.TR.K, Sik, dan di dampingi Kasubnit Iptu Hariyo serta Ipda Dani mengatakan, Sabtu (25/10/2025) mengatakan, tujuan program Coaching clinic SIM ini agar pemohon mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemohon SIM.

“Serta mempersiapkan peserta untuk menghadapi ujian teori dan praktik SIM, dan meningkatkan tingkat kelulusan ujian SIM.
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas,” Ucap Tri Arda Meidiansyah.

Masih kata Kanit Regidet Satpas SIM Colombo, manfaat program Coaching clinic SIM bagi pemohon, bisa memberikan gambaran yang jelas tentang ujian SIM, dan Peserta mendapatkan panduan dan tips dari petugas kepolisian.

“Memberikan bimbingan dan pelatihan secara langsung sebelum ujian sebenarnya dan Membantu pemohon yang sebelumnya gagal ujian praktik,” ujarnya.

Perlu untuk diketahui, masih lanjut kata AKP Tri Arda Meidiansyah, S.TR.K, Sik, program Coaching clinic SIM yang di adakan oleh Satpas Colombo ini khusus bagi pemohon yang gagal saat menjalakan uji praktek.

“Program ini diadakan khusus hari Sabtu pukul 15.00 hingga 17.00 WIB (sore), dan Peserta akan didampingi oleh petugas TIM petugas polisi Kelopok Kerja Uji Praktek (pokja praktek) yang memberikan penjelasan teknis, latihan, dan simulasi ujian,” tutup Kanit Regidet Satpas SIM Colombo.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Inovasi Layanan Publik: “Polantas Menyapa” Disambut Antusias oleh Wajib Pajak Samsat Surabaya Utar

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Samsat Surabaya Utara terus berinovasi melalui program “Polantas Menyapa” sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempererat hubungan dengan masyarakat wajib pajak.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran petugas yang sigap dan ramah dinilai sangat membantu para wajib pajak dalam proses administrasi kendaraan bermotor, mulai dari perpanjangan pajak tahunan, pajak lima tahunan, hingga proses mutasi kendaraan.

Salah satu wajib pajak yang enggan disebut namanya mengungkapkan rasa puasnya terhadap pelayanan di Samsat Surabaya Utara.

“Saya sangat bangga dengan pelayanan di Samsat Utara. Petugasnya ramah dan membantu saya hingga proses selesai. Saat mengurus pajak lima tahunan, prosesnya cepat sekali,” ujarnya.

Sementara itu, Paur Samsat Surabaya Utara menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik yang profesional, cepat, dan humanis.

“Kami berharap seluruh anggota selalu aktif menyapa dan membantu masyarakat yang mungkin belum memahami prosedur atau kelengkapan berkas. Sapaan kecil bisa memberikan kenyamanan besar bagi wajib pajak,” tuturnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu untuk bertanya langsung kepada petugas jika menemui kesulitan selama proses pengurusan administrasi.

“Apabila masyarakat kurang paham terkait pengurusan dokumen, silakan langsung tanyakan kepada petugas kami yang berjaga di depan,” pungkasnya.

Dengan inovasi “Polantas Menyapa” ini, Samsat Surabaya Utara berkomitmen menjadi lembaga pelayanan publik yang responsif, dekat dengan masyarakat, dan terus berbenah menuju pelayanan prima.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Pelaku Curanmor Bermodus Pedagang Pentol Ditangkap Polsek Rungkut, Sudah 19 Kali Beraksi

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Surabaya kembali diungkap oleh jajaran Polsek Rungkut. Seorang pria berinisial HSA (55) yang berprofesi sebagai pedagang pentol keliling, ditangkap setelah diketahui telah mencuri 19 unit sepeda motor di berbagai lokasi.

Kapolsek Rungkut, AKP Agus Santoso, menjelaskan bahwa pelaku menjalankan aksinya seorang diri dengan menyasar kendaraan yang terparkir tanpa pengawasan ketat.

“Pelaku sudah beraksi di 19 lokasi berbeda, termasuk di wilayah Rungkut. Saat kami amankan di rumahnya, ditemukan tiga unit sepeda motor hasil curian,” terang AKP Agus, Sabtu (25/10/2025).

Modus pelaku terbilang unik. Sambil berjualan pentol keliling, HSA mengamati lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sasaran, mulai dari warung kopi, area bazar, hingga tempat umum lainnya. Ketika menemukan motor yang ditinggalkan pemiliknya, ia langsung beraksi.

“Pelaku cenderung menyasar motor-motor lawas, karena bisa dinyalakan tanpa harus membobol dengan kunci T,” tambah Agus.

Selain HSA, polisi juga mengamankan sepasang kekasih yang diduga ikut terlibat dalam penjualan hasil curian tersebut. Dari tangan mereka, polisi menyita uang tunai sekitar Rp1 juta hasil transaksi motor curian.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku menjual motor curian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Buat kebutuhan, hasil jualan pentol kurang,” ujar Syamsul, ketika dimintai keterangan oleh petugas.

Kapolsek Rungkut menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga kendaraannya.

“Kami mengimbau warga untuk selalu menggunakan kunci ganda dan parkir di tempat aman. Kami juga berkomitmen memberantas tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat,” tegas AKP Agus.

Dengan penangkapan ini, Polsek Rungkut kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga Surabaya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Pisah Sambut Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M. Akhyar Resmi Gantikan Kompol Zainur Rofik

Surabaya, Cakrawalajatim.news — Jajaran Polsek Sukomanunggal menggelar acara tasyakuran pisah sambut Kapolsek dari pejabat lama Kompol Zainur Rofik, S.H., kepada pejabat baru Kompol M. Akhyar, S.H., M.H. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolsek Sukomanunggal, Surabaya, Sabtu (26/10/2025).

Acara berlangsung sederhana namun penuh suasana kekeluargaan, dihadiri oleh Forkopimcam Sukomanunggal, tokoh masyarakat, serta tokoh agama. Momen perpisahan dan penyambutan tersebut menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarinstansi dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kompol Zainur Rofik menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama masa kepemimpinannya di Polsek Sukomanunggal.

“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak. Selama menjabat, saya banyak belajar dari masyarakat Sukomanunggal yang sangat kompak dan peduli terhadap keamanan lingkungannya. Semoga tali silaturahmi ini tetap terjaga,” ujar Kompol Zainur dengan nada haru.

Sementara itu, Kompol M. Akhyar yang kini dipercaya memimpin Polsek Sukomanunggal, berkomitmen untuk melanjutkan program kerja yang telah berjalan baik di bawah kepemimpinan sebelumnya.

“Kami akan melanjutkan upaya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, memperkuat sinergi dengan unsur pemerintahan dan masyarakat, serta meningkatkan pelayanan publik yang humanis,” tutur Kompol Akhyar.

Camat Sukomanunggal yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada Kompol Zainur Rofik atas dedikasinya, sekaligus menyambut kehadiran Kompol M. Akhyar dengan harapan sinergi antarinstansi semakin kuat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Kompol Zainur atas pengabdiannya dan selamat datang kepada Bapak Kompol Akhyar. Semoga kerja sama antara kepolisian dan pemerintah kecamatan semakin solid,” ucapnya.

Acara tasyakuran ditutup dengan doa bersama, penyerahan cenderamata, serta ramah tamah antara pejabat lama, pejabat baru, dan seluruh tamu undangan.

Dengan pergantian kepemimpinan ini, diharapkan Polsek Sukomanunggal semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Komplotan Pencuri Kabel Beraksi di Depan Mapolsek Sukodono, Klaim Diri Sebagai Tim Resmi

Sidoarjo, Cakrawalajatim.news – Aksi pencurian kabel Telkom kembali marak di wilayah Sidoarjo. Kali ini, komplotan pelaku nekat melakukan aksinya di Jalan Sukodono, tepat di depan Mapolsek Sukodono Sidoarjo. Ironisnya, aksi tersebut berlangsung selama dua malam berturut-turut, yakni pada Sabtu (17/10/2025) dan Minggu (18/10/2025).

Yang lebih mengejutkan, para pelaku mengaku sebagai tim resmi dan sempat berkoordinasi dengan warga serta tokoh masyarakat untuk meyakinkan bahwa kegiatan mereka legal. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut dilakukan secara ilegal dan tanpa izin resmi dari pihak terkait.

Kapolsek Sukodono, AKP Sa’adun, saat dikonfirmasi oleh Cakrawala Jatim News, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya benar mas, tapi kasusnya yang menangani Polresta Sidoarjo. Maaf, saya sedang sibuk,” ujarnya singkat, Sabtu (25/10/2025).

Meski berada tepat di depan kantor kepolisian, aksi pencurian itu tidak segera terdeteksi. Hal ini memunculkan sorotan terhadap lemahnya pengawasan aparat di wilayah hukum Polsek Sukodono. Bahkan muncul dugaan adanya oknum aparat yang menerima jatah dari hasil pencurian tersebut, meski kebenarannya masih perlu dibuktikan.

Pengerjaan penarikan kabel primer Telkom di sepanjang Jalan Sukodono itu dinilai telah merusak fasilitas umum (fasum) dan merugikan masyarakat. Sementara, salah satu nama yang disebut terlibat, Agus Salim alias Didon, hingga kini belum dapat dikonfirmasi oleh awak media.

Salah satu pekerja di lokasi mengaku hanya menjalankan perintah dari atasan.

“Kalau soal perizinan ke Dinas PU mungkin atasan kami yang urus. Kami cuma pelaksana, disuruh ya kami kerjakan,” ujarnya.

Sumber internal PT Telkom Indonesia yang enggan disebut namanya mengatakan, hingga kini belum ada informasi resmi terkait tender atau izin pengambilan kabel tembaga tersebut.

“Banyak yang mengaku sebagai pemenang tender, membawa surat-surat, tapi dari kantor pusat tidak ada informasi mengenai tender itu. Nanti akan kami cek kebenarannya,” jelasnya.

Sebagai informasi, setiap pengerjaan atau penarikan kabel milik PT Telkom Indonesia wajib dilengkapi dengan sejumlah dokumen resmi, antara lain:

1. Nodin Telkom

2. Surat Perintah Kerja (SPK)

3. SIMLOCK

4. Izin tertulis dari Dinas Pekerjaan Umum (PU)

5. Izin tertulis dari Pemerintah Kota (Pemkot)

6. Bagi anggota TNI/Polri, wajib menunjukkan surat perintah resmi dari satuannya

Apabila salah satu dokumen tersebut tidak dimiliki, maka kegiatan pengambilan kabel dinyatakan ilegal dan harus segera dilaporkan kepada pihak berwenang.

Bersambung

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.