Sinergi TNI–Polri dan Masyarakat dalam Peringatan Maulid Nabi di Polsek Banyuates

Sampang, Cakrawalajatim.news – Polsek Banyuates menggelar acara kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H tahun 2025 dengan meriah, Kegiatan ini digelar Mapolsek Banyuates, Selasa (16/09/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Personil polsek banyuates , anggota Danramil Banyuates, Camat Banyuates Fajar sidiq, tokoh agama KH. Tajul ali, KH. Muktasim billah dan masyarakat sekitar,

Acara dimulai dengan pembukaan, Sambutan dari kapolsek banyuates dan pembacaan Sholawat Nabi,
Yang di pimpin oleh Kh.Tajul Ali Serta di iringi dengan music hadroh yang berasal dari Pondok Pesantren AL – Jauhariyah sembung banyuates.

Dalam sambutannya Kapolsek Siswanto, S.H menyampaikan, Melalui momentum Maulid Nabi ini saya berharap dan berdoa mudah – mudahan selama saya menjabat menjadi kapolsek, Kamtibmas aman dan kondusif khususnya di kecamatan banyuates.

Dan tidak lupa kami menyampaikan Terima kasih kepada seluruh tamu yang meluangkan waktu untuk menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H tahun 2025 di mapolsek banyuates,
“Tutup Kapolsek”.

Acara ditutup dengan doa yang di pimpin oleh
Kh. Muktasim Billah, selanjutnya ramah tamah dan di meriahkan oleh lantunan music merdu dari personil Hadroh dari sembung.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ungkap Tawuran Remaja di Kalilom Lor Surabaya, 4 Tersangka Diamankan

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengungkap kasus tawuran brutal dua kelompok remaja di Jalan Kalilom Lor, Surabaya. Dari hasil penyelidikan, empat remaja ditetapkan sebagai tersangka, dua di antaranya masih di bawah umur. Dua tersangka dewasa diketahui membawa dan melempar bom molotov saat kejadian.

Keempat tersangka tersebut masing-masing adalah MFM (19), warga Jalan Sukodono, Surabaya; MIA (18), warga Jalan Indrapura Jaya, Surabaya; serta dua Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yakni MRW (14), warga Tuban; dan AS (16), warga Pabean Cantikan, Surabaya.

“Dua tersangka dewasa terbukti membawa molotov saat tawuran. Sementara dua ABH diduga membawa sajam saat itu. Mereka merupakan bagian dari kelompok geng Allstar,” ujar Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, Selasa (16/9).

Peristiwa tawuran yang terjadi pada Senin (8/9/2025) malam itu sempat terekam ponsel warga. Rekaman memperlihatkan dua kelompok remaja saling serang menggunakan senjata tajam dan bom molotov, sehingga membuat warga sekitar panik.

Unit Jatanras bergerak cepat melakukan penyelidikan. MRW dan AS lebih dulu diamankan di rumah masing-masing dengan barang bukti celurit. “Keduanya ABH dan saat kejadian terekam membawa sajam,” terang Suroto.

Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada MFM dan MIA. Keduanya terbukti melemparkan bom molotov di lokasi tawuran, tepatnya di Jalan Kalilom Lor III, Surabaya. Pecahan botol molotov turut diamankan sebagai barang bukti.

“Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain,” tegas Suroto.

Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Pasal 187 ayat (1) KUHP, dan/atau Pasal 187 bis ayat (1) KUHP, serta Pasal 187 ter KUHP, dengan ancaman hukuman berat sesuai perannya masing-masing.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

 

Berbekal Rekaman CCTV, Korban Lacak dan Hadang Pelaku Saat Hendak Naik Bus Lagi

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Sebuah sinyal hotspot yang tiba-tiba mati menjadi awal terungkapnya aksi pencurian di dalam Suroboyo Bus. Berkat kecepatan berpikir dan kecerdikan seorang helper, pelaku pencurian ponsel berhasil diringkus hanya dalam waktu kurang dari tiga jam setelah beraksi pada Selasa (9/9/2025).

Peristiwa ini bermula ketika NA (24), seorang helper Suroboyo Bus, sedang bertugas seperti biasa. Sekitar pukul 15.30 WIB, ia mengisi daya ponsel ViVO Y 30 miliknya di salah satu sudut bus.

Namun, saat bus melintas di Jalan Dharmawangsa, tepatnya di halte area Universitas Airlangga (Unair), intuisinya merasakan ada yang janggal.
“Korban menyadari ada yang tidak beres ketika koneksi hotspot dari ponselnya tiba-tiba terputus,” jelas Kapolsek Genteng, Kompol Grandika Indera Waspada, S.I.K., M.I.K.

Seketika, NA memeriksa tempat ponselnya diletakkan dan mendapatinya telah raib.

Tanpa panik, ia segera bertindak cerdas. NA langsung menghubungi operator pusat Suroboyo Bus untuk meminta akses rekaman kamera CCTV di dalam armadanya.

Dari rekaman tersebut, terlihat jelas seorang penumpang wanita berinisial SHP (35), warga Jalan WR Supratman, Surabaya, dengan lihai mengambil ponselnya saat penumpang lain turun.

Berbekal ciri-ciri pelaku, NA menyebar informasi kepada jaringan sesama operator bus.

Upayanya membuahkan hasil. Sebuah informasi masuk bahwa pelaku terlihat dan diperkirakan akan menaiki kembali Suroboyo Bus dari halte Panglima Sudirman sekitar pukul 18.00 WIB.

“Korban bersama saksi kemudian bergerak menuju halte tersebut.

Dengan keberanian, mereka mengamankan terduga pelaku saat hendak naik bus dan langsung membawanya ke Mapolsek Genteng untuk diproses,” terang Kompol Grandika.

Dari hasil interogasi, terungkap fakta baru. “Dalam jeda waktu tiga jam itu, pelaku SHP sempat mampir ke WTC untuk me-reset ponsel curian tersebut dan membuang kartu SIM milik korban, berusaha menghilangkan jejak,” tambah Kapolsek.

Kini, SHP harus menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Genteng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Akibat kejadian ini, korban NA mengalami kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp1.500.000.

Kapolsek Grandika turut mengapresiasi aksi sigap korban dan rekan-rekannya. “Tindakan korban yang memanfaatkan teknologi CCTV dan koordinasi yang baik tanpa main hakim sendiri patut diapresiasi.

Ini menunjukkan betapa vitalnya fasilitas keamanan dalam mengungkap kejahatan di ruang publik,” pungkasnya.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Polres Tanjung Perak Amankan Remaja Kelompok Gangster SSTB dan All Star yang Terlibat Bentrokan di Kalilom Lor Surabaya.

TANJUNGPERAK, Cakrawalajatim.news , – Video viral di media sosial aksi kelompok gangster saling menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan bom molotov langsung ditindaklanjuti Polsek Kenjeran bersama Unit Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Peristiwa itu terjadi pada Senin, (8/9) sekitar pukul 01.00 Wib di Jalan Kalilom Lor Gang 3, Surabaya. Dari lokasi kejadian, polisi menemukan tiga bilah senjata tajam, satu busur panah, dan dua pecahan botol bekas molotov.

Kompol Yuyus Andriastanto, Kapolsek Kenjeran Surabaya melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto menegaskan, setelah adanya kejadian tersebut anggota langsung turun untuk melakukan penyelidikan terkait video viral kelompok gangster yang menyerang di Jalan Kalilom Lor Gang 3 Surabaya.

“Dari dasil penyelidikan mengungkap adanya dua kelompok yang terlibat, yakni gangster SSTB sebagai pihak yang diserang, dan gangster All Star serta gabungan kelompok lain sebagai penyerang,” tutur Iptu Suroto, kepada wartawan, pada Rabu (10/09/2025).

Iptu Suroto menjelaskan dari hasil penyelidikan anggota berhasil mengamankan sembilan remaja, lima di antaranya dari kelompok SSTB dan empat dari All Star. Identitas mereka tercatat mulai dari usia 14 hingga 21 tahun.

“Bahkan, satu di antaranya masih berstatus anak di bawah umur sehingga dilimpahkan ke Unit PPA Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” tandasnya.

Suroto menambahkan, dari pengakuan salah satu pelaku FFM (18), aksi penyerangan ini dilakukan semata-mata untuk konten media sosial. Kelompoknya sengaja melempar molotov dan menyalakan kembang api ke arah gang tempat lawannya saat berkumpul, lalu meninggalkan lokasi dengan cepat menuju wilayah Tambaksari Surabaya.

Saat ini, delapan remaja diamankan untuk dilakukan pendataan di Mapolsek Kenjeran untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara kepolisian masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya aktor lain di balik aksi tersebut.

Suroto menegaskan akan menindak tegas setiap aksi gangster yang meresahkan masyarakat. Tindakan para pelaku tidak hanya membahayakan orang lain, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan diri mereka sendiri.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Loyalitas Tanpa Batas Ambulans Gratis Polres Gresik Bantu Warga

GRESIK, Cakrawalajatim.news – Polres Gresik Polda Jatim melalui Sidokkes kembali menunjukkan kepeduliannya kepada warga masyarakat melalui layanan mobil ambulans gratis.

Kali ini, layanan kemanusiaan tersebut mengantarkan seorang pasien anak dari Gresik menuju RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk menjalani kontrol kesehatan.

Tim Dokkes Polres Gresik Polda Jatim yang dipimpin Kasi Dokkes Iptu Sugioto bergerak menjemput Amirah Salsabila Al Faruq (8), siswi asal Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Bocah tersebut membutuhkan pendampingan transportasi medis untuk pemeriksaan rutin di rumah sakit rujukan.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa layanan ambulans gratis ini merupakan program berkelanjutan Polres Gresik Polda Jatim untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan.

“Kami akan terus melakukan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui pelayanan ambulans gratis,” tegas AKBP Rovan, Selasa (9/925).

Ia berharap, layanan ini bisa meringankan beban warga sekaligus memberi manfaat besar bagi masyarakat Gresik.

Layanan ambulans gratis yang dijalankan Polres Gresik Polda Jatim menjadi bukti nyata bahwa kepolisian tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelayan dan pengayom masyarakat, khususnya di bidang sosial dan kemanusiaan.

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Kapolda Jatim Beri Pesan Penting di Peringatan Haornas

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Polda Jawa Timur menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 di Mapolda Jatim.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., itu berlangsung khidmat dengan diikuti Wakapolda, pejabat utama, personel Polri, ASN, serta peserta apel lainnya, Selasa (9/9/2025).

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa Haornas tahun ini terasa istimewa karena mengusung tema “Olahraga Satukan Kita.”

Tema tersebut menegaskan olahraga bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan bangsa.

Menurut Kapolda Jatim, olahraga mengajarkan untuk bertanding dengan fair, menghormati lawan, dan menerima hasil dengan lapang dada.

“Nilai-nilai ini harus kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,”tutur Irjen Nanang.

Selain itu, Kapolda Jatim menekankan pentingnya olahraga bagi anggota Polri.

Menurutnya, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan gerakan kebangsaan yang menumbuhkan disiplin, solidaritas, dan daya juang yang sejalan dengan tugas kepolisian menjaga keamanan serta ketertiban.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jatim juga memberikan penghargaan khusus berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Brigpol Jauharul Luthfi Hakim.

Anggota Sat Brimob Polda Jatim itu dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi saat pengamanan unjuk rasa di Jawa Timur.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kinerja yang melampaui panggilan tugas. Bapak Presiden dan Kapolri memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi,”ungkap Irjen Nanang.

Menutup amanatnya, Kapolda Jatim mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai budaya hidup.

Ia menekankan, kemenangan terbesar bukan hanya ketika meraih piala, melainkan saat mampu menghargai perbedaan sebagai kekuatan untuk bersatu.

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.