Cakrawala Jatim News

Jadikan Landasan Realisasi PMN Rp427 Miliar PT PAL Indonesia, JPN Kejari Tanjung Perak Serahkan Legal Opini

·Surabaya, Cakrawalajatim.news
Kejaksaan Negeri Tanjung Perak melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung program pembangunan nasional. Pada hari Rabu, 27 Agustus 2025, JPN Kejari Tanjung Perak secara resmi menyerahkan Legal Opini (LO) kepada PT PAL Indonesia.

Penyerahan LO ini menjadi dasar hukum penting yang memberikan kepastian hukum atas langkah strategis PT PAL Indonesia dalam merealisasikan anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun Anggaran 2023 di Tahun 2025 sebesar Rp427 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan, meningkatkan kapasitas produksi, serta mendukung program kemandirian industri pertahanan nasional.

Melalui pendampingan hukum yang bersifat preventif, Kejaksaan hadir memastikan setiap kebijakan BUMN strategis dilaksanakan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan hukum. Dengan adanya LO, potensi permasalahan hukum di kemudian hari dapat diminimalisir, sekaligus menjamin penggunaan keuangan negara yang efektif dan tepat sasaran.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Dr. Ricky Setiawan Anas, S.H.,M.H.,CSSL, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin bersama PT PAL Indonesia.
“Penyusunan dan penyerahan Legal Opini ini merupakan bentuk nyata komitmen Kejaksaan dalam memberikan kepastian hukum kepada mitra BUMN strategis. Kami berharap realisasi anggaran PMN ini mampu memperkuat industri pertahanan nasional sekaligus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan negara,” tegas Dr. Ricky Setiawan Anas, S.H.,M.H.,CSSL.

Dengan penyerahan LO tersebut, Kejari Tanjung Perak menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah, BUMN, maupun instansi lainnya dalam mendukung pengelolaan keuangan negara yang bersih, transparan, dan berdaya guna.

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Gerakan Pangan Murah, Polda Jatim Gandeng Bulog Salurkan 2 Ton Beras Rp 11 ribu

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Tim Satgas Pangan gabungan di Jawa Timur kembali mengkroscek ketersediaan stok hingga harga sembako.

Kali ini, Ditreskrimsus Polda Jatim bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Dinas Pertanian Jatim, serta Perum Bulog Kanwil Jatim, melakukan pengecekan harga dan stok kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah pasar.

Pengecekan dilakukan pada Selasa (26/8/2025) di beberapa titik, di antaranya Pasar tradisional Darmo Trade Center (DTC) Wonokromo, hingga toko modern Papaya dan Indogrosir Surabaya.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Jatim, AKBP Lintar Mahardhono menjelaskan, hasil pengecekan menunjukkan harga beras di pasaran masih relatif tinggi.

Oleh karena itu, Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jatim bersama Bulog bergerak cepat menggelar operasi pasar melalui penyaluran beras SPHP.

“Sore ini kita melakukan Gerakan Pangan Murah di Pasar DTC Wonokromo bersama Bulog dan dinas terkait lainnya,” ungkapnya.

AKBP Lintar Mahardhono mengungkapkan dari hasil pengecekan, harga beras di pasar tradisional maupun modern memang masih tinggi.

“Karena itu, hari ini kita melaksanakan penjualan beras SPHP dengan harga murah,”ujar AKBP Lintar Mahardhono, Rabu (27/8/2025).

Pada kegiatan kali ini, sebanyak 2 ton beras SPHP disalurkan kepada masyarakat.

Program tersebut akan digelar rutin setiap hari selama minimal dua minggu ke depan.

“Targetnya adalah menjaga stabilisasi harga sekaligus memastikan ketersediaan stok beras di masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur,” ujarnya.

Selain pengecekan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang difokuskan pada penjualan beras dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Pantauan di lapangan, warga tampak antusias memadati Pasar DTC Wonokromo.

Mereka rela antre panjang demi mendapatkan beras murah yang dijual Polda Jatim bersama Bulog.

Beras jenis SPHP dilepas dengan harga Rp 11.000 per kilogram atau Rp 55.000 per kemasan isi 5 kilogram, jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran yang saat ini masih berkisar Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu per kilogram.

Trisilowati. (59), warga Wonokromo, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

Menurutnya, selisih harga cukup signifikan dibandingkan harga di pasaran.

“Alhamdulillah saya sangat mendukung sekali karena bisa meringankan belanja rumah tangga,”ungkapnya.

Ibu rumah tangga itu mengaku, bahan pokok serba mahal sekarang, apalagi beras.

“Adanya program seperti ini terasa sekali bagi rakyat kecil, kalau bisa pemerintah sering-sering buat kegiatan seperti ini,” ujar Trisilowati.

Wanita pensiunan PNS ini menambahkan, selisih harga yang mencapai Rp20 ribu per sak sangat membantu kebutuhan sehari-hari.

“Kalau di toko-toko kan sampai Rp 17 ribu per kilo, di sini cuma Rp 11 ribu. Selisihnya lumayan, bisa untuk kebutuhan yang lain, apalagi kalau anak banyak kan sehari bisa habis satu kilo,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah (Wapimwil) Bulog Jatim Sugeng Hardono mengapresiasi atas sinergi dengan Polda Jatim karena mendapat mendukung stabilisasi harga pangan.

“Kami dari Bulog Kanwil Jatim berterima kasih atas dukungan penuh dari Polri, khususnya Polda Jatim. Program ini memberi kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan beras dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, hingga 25 Agustus 2025 Bulog bersama Polda Jatim telah menyalurkan 4.500 ton beras SPHP melalui GPM di berbagai wilayah Jawa Timur.

Adapun target penyaluran hingga akhir Desember 2025 mencapai 173 ribu ton.

“Kami optimistis target ini bisa tercapai. Selain GPM, kami juga memperluas jaringan penjualan beras SPHP melalui kios-kios di pasar agar masyarakat lebih mudah mendapatkannya,”kata Sugeng.

Ia juga mengatakan semakin banyak saluran distribusi, akan semakin besar pula manfaat yang dirasakan masyarakat.

Sebagai bentuk pengawasan dan pelayanan, Satgas Pangan Polda Jatim juga membuka Posko Satgas Pangan di Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim lantai 2.

Masyarakat dapat langsung melapor atau menghubungi Hotline 081959719597 apabila menemukan indikasi kecurangan atau permasalahan terkait distribusi dan harga pangan.

Program Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu menekan laju kenaikan harga beras di pasaran sekaligus menjamin keterjangkauan serta ketersediaan pangan bagi masyarakat Jatim.

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Polri Ungkap Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, Sita Rp16,4 Miliar dan Bekukan 76 Rekening

Jakarta, Cakrawalajatim.news – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap sindikat judi online berskala nasional dan internasional yang beroperasi melalui tiga website besar, yakni Slot Bola 88, Raja Spin 88, dan Inibet 77. Dalam operasi ini, penyidik menangkap tiga tersangka, menyita uang tunai senilai Rp16,4 miliar, serta memblokir 76 rekening dengan nilai transaksi mencapai Rp63,7 miliar.

Pengungkapan ini disampaikan dalam Konferensi Pers Dittipidsiber Bareskrim Polri di Gedung Awaloedin Djamin, Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Hadir sebagai narasumber Dir Tipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Himawan Bayu Aji, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK Danang Tri Hartono, Asisten Deputi Koordinasi Pelindungan Data Kemenkopolkam Syaiful Garyadi, dan Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika Kemenkominfo Sofyan Kurniawan.

Dir Tipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Himawan Bayu Aji, menjelaskan pengungkapan ini merupakan hasil kolaborasi dengan PPATK, Kemenko Polhukam, dan Kemenkominfo sebagai bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan perjudian online.

“Kami menindaklanjuti laporan hasil analisis PPATK dan berhasil membongkar jaringan judi online pada website Slot Bola 88, Raja Spin 88, dan Inibet 77. Dalam proses penyidikan, kami menyita uang senilai Rp16,4 miliar dari 36 rekening dan memblokir 76 rekening lainnya dengan nilai Rp63,7 miliar,” jelas Brigjen Himawan.

Menurut Himawan, sejak Mei hingga 26 Agustus 2025, Polri berhasil menangani 235 kasus judi online dengan 259 tersangka. Dari jumlah tersebut, 200 di antaranya merupakan pemain, sementara sisanya berperan sebagai penyelenggara, admin, operator, hingga endorser.

Penyidik menangkap tiga tersangka berinisial MR, BI, dan AF pada 19 Agustus 2025 di sebuah apartemen di Jakarta Utara. Mereka berperan sebagai pengendali transaksi deposit dan penarikan pada tiga website judi online tersebut.

Dari penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk:

– Uang tunai Rp87,8 juta
– Pecahan uang Rp300 juta
– USD 30.000 (setara Rp488 juta)
– 350.000 Peso Filipina (setara Rp99,7 juta)
– 3 laptop, 9 handphone, 1 modem WiFi
– 9 kartu ATM dan 4 buku rekening bank

Selain itu, penyidik menetapkan satu DPO berinisial AL yang berperan merekrut dan melatih para admin situs judi online.

Deputi PPATK, Danang Tri Hartono, memaparkan bahwa praktik judi online erat kaitannya dengan transaksi keuangan ilegal. Hasil analisis PPATK menunjukkan banyak rekening yang digunakan berasal dari praktik jual beli dan pinjam rekening.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyerahkan, meminjamkan, atau menjual rekening bank kepada pihak lain. Berdasarkan analisis kami, nilai deposit judi online pada 2024 mencapai Rp51 triliun, sementara pada semester I 2025 turun menjadi Rp17 triliun. Ini menandakan efek nyata kolaborasi kita,” ungkap Danang.

Sementara itu, Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika Kemenkominfo Sofyan Kurniawan menjelaskan bahwa praktik judi online di ruang digital sangat masif. Kominfo mencatat telah memblokir 2.503.353 konten judi online sejak Oktober 2024 hingga Agustus 2025.

“Sejak 2017 hingga kini, lebih dari 6,9 juta konten judi online berhasil ditangani. Angka ini menunjukkan betapa seriusnya tantangan kita,” kata Sofyan.

Dari sisi kebijakan, Syaiful Garyadi dari Kemenko Polhukam menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian penuh terhadap pemberantasan judi online. Presiden Prabowo telah memerintahkan pembentukan Desk Pemberantasan Judi Online yang melibatkan seluruh stakeholder.

“Pemerintah menegaskan bahwa judi online adalah musuh bersama. Keberhasilan pengungkapan ini adalah bukti keseriusan pemerintah dan Polri dalam menindak praktik ilegal yang merusak moral bangsa dan mengancam stabilitas negara,” tegas Syaiful.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan:

– UU ITE Nomor 1 Tahun 2024
– UU Tindak Pidana Transfer Dana
– UU Tindak Pidana Pencucian Uang
– Pasal 303 KUHP

Mereka terancam pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda hingga Rp10 miliar.

Editor, Redaksi

2.608 Polisi Amankan Aksi Buruh di Surabaya, Kapolrestabes Tekankan Pendekatan Humanis

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Sebanyak 2.608 personel gabungan dari Polrestabes Surabaya diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa buruh di depan Kantor Gubernur Jawa Timur pada Kamis (28/08/2025). Massa buruh diperkirakan akan menyuarakan sejumlah tuntutan terkait kesejahteraan pekerja, mulai dari penolakan outsourcing hingga kenaikan UMK 2026.

Aksi yang digelar serikat buruh ini membawa berbagai tuntutan strategis yang akan disampaikan langsung di depan Kantor Gubernur Jatim. Beberapa di antaranya: Menghapus sistem outsourcing dan menolak upah murah (HOSTUM).

Kenaikan UMK Jawa Timur tahun 2026 sebesar 8,5%–10,5% dari UMK 2025, Pembentukan Satgas PHK untuk menghentikan pemutusan hubungan kerja sewenang-wenang.

Reformasi pajak perburuhan, termasuk kenaikan PTKP menjadi Rp7,5 juta per bulan serta penghapusan pajak atas pesangon, THR, JHT, dan diskriminasi pajak terhadap perempuan menikah, Pengesahan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law, Pengesahan RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi dan Revisi RUU Pemilu sebagai bagian dari redesign sistem Pemilu 2029.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, dalam apel pasukan menegaskan bahwa pengamanan aksi harus dilakukan dengan profesional, tertib, dan mengedepankan pendekatan humanis.

“Tugas kita adalah melayani dan mengamankan seluruh kegiatan supaya semuanya bisa berlangsung secara aman, kondusif, dan tidak ada hal-hal yang memicu situasi yang tidak diinginkan,” tutur Kombes Luthfi, pada Kamis (28/08).

Beliau juga mengingatkan seluruh personel agar tidak terpancing provokasi selama aksi berlangsung.

“Emosi harus dibuang jauh-jauh. Kalau ada suara-suara atau provokasi, anggap saja angin lalu. Peran kita hari ini adalah menjadi pengayom masyarakat yang menyampaikan aspirasinya jangan mudah terpancing,” tambahnya.

Massa aksi diperkirakan akan berkumpul di beberapa titik, termasuk Bundaran Waru, sebelum bergerak menuju Gedung Grahadi. Polisi akan melakukan pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, sekaligus mengawal jalannya aksi melalui rute yang telah ditentukan, termasuk kawasan Kebun Binatang Surabaya.

Untuk mencegah gangguan keamanan, setiap massa aksi akan melalui pemeriksaan ketat agar tidak ada yang membawa benda berbahaya seperti bensin, ban bekas, atau batu.

“Kita yakinkan bahwa tidak ada kelompok yang menunggangi aksi ini untuk membuat suasana tidak kondusif. Semua harus berlangsung aman dari awal hingga akhir,” tegas Kapolrestabes.

Dalam kesempatan itu, Kapolrestabes juga memastikan bahwa pengamanan dilakukan tanpa senjata api dan mengedepankan pelayanan humanis.

“Kita layani saudara-saudara kita yang ingin menyampaikan aspirasi dengan penuh kesabaran. Tidak ada penggunaan senjata api dan zat berbahaya. Semua anggota harus tetap dalam ikatan regu dan tidak bergerak sendiri-sendiri,” ujarnya.

Beliau menutup arahannya dengan harapan agar tugas pengamanan hari ini menjadi amal ibadah seluruh personel. “Mudah-mudahan apa yang rekan-rekan darma baktikan hari ini untuk negara menjadi amal ibadah,” pungkasnya

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Kapolres Blitar Audiensi dengan Petani Jagung dari Empat Daerah

Blitar, Cakrawalajatim.news – Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman menggelar audiensi bersama CV. Lang Buana dan perwakilan petani jagung dari Kabupaten Nganjuk, Kediri, Ponorogo, dan Blitar. Pertemuan yang berlangsung di Aula Gajah Mada Mapolres Blitar ini bertujuan untuk menjalin komunikasi sekaligus mendengarkan langsung aspirasi para petani terkait permasalahan distribusi dan harga jagung di wilayah Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Blitar menegaskan bahwa Polres Blitar siap menjadi wadah diskusi sekaligus jembatan komunikasi antara petani dengan pihak terkait, sehingga persoalan yang dihadapi petani dapat menemukan jalan keluar yang tepat. Rabu (27/08/25).

“Kami membuka ruang dialog agar aspirasi bapak-ibu petani bisa tersampaikan dengan baik. Polres Blitar siap mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas distribusi hasil pertanian, khususnya jagung, sehingga tidak merugikan petani,” ujar AKBP Arif Fazlurrahman.

Perwakilan petani dari empat daerah menyampaikan sejumlah keluhan dan harapan, mulai dari persoalan harga jual yang kerap anjlok saat panen raya, biaya distribusi, hingga mekanisme perizinan yang dianggap masih berbelit. Para petani berharap adanya perlindungan harga serta kebijakan yang lebih berpihak agar kesejahteraan mereka tetap terjaga.

Audiensi berlangsung secara terbuka dan dialogis. Kapolres Blitar menegaskan bahwa hasil pembahasan bersama petani akan segera dikoordinasikan dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya, sehingga dapat ditindaklanjuti secara nyata di lapangan.

Melalui pertemuan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara aparat kepolisian, pemerintah, dan petani dalam menjaga ketersediaan serta stabilitas harga jagung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Dukung Ketahanan Pangan Nasional: Polresta Malang Kota dan Gapoktan Panen 2,5 Ton Jagung

KOTA MALANG, Cakrawalajatim.news – Komitmen Polresta Malang Kota Polda Jatim gandeng petani lokal perkuat ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan dengan panen 2,5 Ton Jagung kering di Dua lahan pertanian pada hari Senin (25/08) yang lalu.

Sebelumnya Polresta Malang Kota Polda Jatim melalui jajaran Polsek Kedungkandang bersama 45 anggota Gapoktan Tani Rejo melakukan penanaman jagung di 2 lokasi.

Lokasi pertama di lahan seluas 4.800 meter persegi. Dari lahan ini dihasilkan panen jagung sebanyak 1,3 ton.

Sementara jagung yang ditanam di lahan seluas 4000 meter persegi di Jl Mayjend Sungkono (depan GOR Ken Arok Arjowinangun) menghasilkan 1,2 ton.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol, Nanang Haryono SH, SIK, MSi sebagai penanggung jawab Ketahanan Pangan dari unsur Polri mengatakan, bahwa panen di Dua Lokasi ini salah satu wujud dari komitmen kepolisian dalam mendukung program pemerintah.

“Ini wujud komitmen kami untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat, sekaligus memastikan hasil panen dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kesejahteraan warga,”ujar Kombes Nanang, Rabu (26/8).

Kapolresta Malang Kota menjelaskan bibit jagung yang digunakan adalah jenis Syng’enta dan Afanta, hasil kerja sama Polresta Malang Kota Polda Jatim dengan Dispangtan Kota Malang.

“Bibit tersebut ditanam pada 21 Mei 2025 dan menghasilkan panen melimpah, hasil panen selanjutnya akan didistribusikan ke PT Sangpenabur di Kabupaten Malang dan PT Sang Penabur Jl Atletik Tasikmadu Lowokwaru,” jelas Kombes Nanang.

Polresta Malang Kota Polda Jatim juga menegaskan akan terus mengawal proses pendistribusian hasil panen agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan pribadi.

“Mulai penanaman awal, perawatan, pemupukan hingga panen, kami dibantu dan memberdayakan kelompok tani yang rumahnya dekat dengan lokasi lahan penanaman jagung.”pungkas Kombes Pol Nanang.

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam hal dukungan ketahanan pangan, Polresta Malang Kota Polda Jatim menjadi motor penggerak program swasembada pangan dan sudah menggandeng Kelompok Tani maupun Lingkungan Pondok Pesantren. (*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.