Dugaan praktik penyelewengan dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Bangkalan, Jawa Timur

Bangkalan, Cakrawalajatim.news – Dugaan Praktik Penyelewengan dalam program bantuan Stimulan Perumahan Swadaya(BSPS) terus menyeruak ke permukaan. Setelah sebelumnya dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur,

kini DPC Madas Serumpun Pejuang Bangkalan Jawa Timur, akan melayangkan laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ke. Jakarta.

DPC Madas Serumpun Nasiruddin, Wakil ketua Dua menegaskan bahwa langkah pelaporan ke KPK diambil untuk mendorong pengusutan secara menyeluruh atas dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2022 – 2024.

“Kami mencium adanya indikasi kuat manipulasi dan penyalahgunaan kewenangan. Mulai dari pendataan penerima yang tidak transparan, dugaan potongan anggaran terhadap warga penerima BSPS, hingga kualitas bangunan yang jauh dari standar teknis yang dijanjikan, Sehingga Menurut Hemat Kami Negera Mengalami Kerugian yang begitu luarbiasa dari tindakan yang tidak terpuji ini” ungkap Nasiruddin saat dikonfirmasi Awak Media pada malam Sabtu ini (14/11/2025).

Menurutnya, laporan ke KPK dilengkapi dengan bukti dokumentasi lapangan, testimoni (bukti keterangan) dengan warga, serta indikasi keterlibatan oknum DPR RI yang menjadi Aspirator, oknum di tingkat Desa, dan oknum pelaksana teknis baik di Provinsi mau Kabupaten. Nasiruddin menyebut dugaan pelanggaran tersebut tidak terjadi di satu titik saja, namun menyebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bangkalan.

“Ini bukan soal anggaran semata, tapi menyangkut hak masyarakat miskin atas tempat tinggal yang layak. Kami ingin ada proses hukum yang jelas dan tidak tebang pilih,” Ujarnya Nasiruddin M. A

Baharuddin S.P.D menyampaikan bahwa langkahnya melaporkan ke KPK agar kasus BSPS ini tidak saja menjadi atensi oleh Kejati Jatim namun juga kasus ini menjadi perhatian serius oleh KPK dan KPK melakukan langkah supervisi dan bekerjasama dengan Kejati Jatim untuk segera menuntaskan kasus ini sampai ke akar-akarnya dengan segera melakukah langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan serta segera menetepkan siapa dalang dan tersangkanya ujarnya Baharuddin

Lanjut Nasiruddin Setelah melangkah ke KPK, juga akan bersurat ke Kementerian PKP agar menteri PKP tidak hanya fokus terhadap korupsi BSPS di yang lain kami minta kepada KPK di Bangkalan tuntaskan Halini

Program BSPS sendiri merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dengan tujuan meningkatkan kualitas rumah secara swadaya. Namun di berbagai daerah, termasuk Bangkalan, pelaksanaannya kerap menuai kritik karena maraknya dugaan praktik manipulatif dan pungutan liar.

Sebagai bentuk komitmen terhadap akuntabilitas publik, PRI membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa dirugikan dalam program ini dan berjanji akan terus mengawal jalannya proses hukum hingga tuntas.

“Kami tidak akan diam. Ini soal keadilan sosial. Siapa pun yang bermain-main dengan hak rakyat kecil harus bertanggung jawab,” tegas Nasiruddin

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait, baik dari pelaksana program maupun institusi pemerintah daerah. Ungkap

“Dilansir dari Media Wartapers.com”

 

Penulis, Wartapers.com / Editor, Redaksi

Rutan Kelas I Surabaya Dorong Pembinaan Spiritual WBP Lewat Program Pesantren

Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, hadir dan mengikuti secara langsung kegiatan pembinaan kerohanian yang dilaksanakan oleh Pesantren Al-Hidayah di Masjid At-Taubah Rutan Surabaya.

Kehadiran Karutan Surabaya dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Rutan Surabaya dalam mendukung proses pembinaan mental, spiritual, dan karakter bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui pesantren ini, para WBP diberikan bimbingan keagamaan yang terstruktur dan berkesinambungan, dengan harapan mampu memperkuat keimanan sekaligus membentuk perilaku yang lebih positif.

 

Dalam kesempatan tersebut, Tristiantoro Adi Wibowo menjelaskan bahwa kegiatan pesantren bukan hanya sarana belajar agama, tetapi juga merupakan wadah untuk memberikan kesempatan kedua bagi WBP agar dapat meningkatkan kualitas diri.

“Pesantren Al-Hidayah menjadi ruang pembinaan yang bertujuan membantu WBP menemukan jati diri, memperbaiki akhlak, dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ungkap Karutan.

Pembinaan kerohanian ini merupakan bagian penting dari program pemasyarakatan yang menekankan pada perubahan perilaku melalui pendekatan keagamaan, sehingga WBP dapat menjalani masa pidana dengan lebih produktif dan penuh harapan.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Kapolres Blitar Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jimbe, Wujud Dukungan Polri terhadap Generasi Sehat di Kabupaten Blitar

Blitar, Cakrawalajatim.news – Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, memimpin langsung kegiatan Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polres Blitar yang berlokasi di Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar, pejabat utama Polres Blitar, perwakilan Dinas Kesehatan, tokoh masyarakat, serta para tenaga pendidik dan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Blitar. Kamis (13/11/25).

Dalam sambutannya, Kapolres Blitar menyampaikan bahwa pembentukan SPPG merupakan langkah nyata Polres Blitar dalam mendukung program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis, guna memastikan anak-anak di Kabupaten Blitar memperoleh asupan gizi yang cukup dan seimbang.

“SPPG ini dibentuk untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah di Kabupaten Blitar, agar mereka dapat tumbuh sehat, kuat, dan mampu belajar dengan optimal. Kami ingin memastikan tidak ada anak yang kekurangan gizi, karena mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujar Kapolres Blitar.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dalam memastikan program ini berjalan efektif dan sesuai standar kesehatan. Ia juga mengajak masyarakat, pendidik, serta para pengelola lembaga pendidikan untuk turut berpartisipasi aktif dalam pengawasan dan pelaksanaan program ini.

“Kami berharap dukungan penuh dari Dinas Kesehatan dalam hal edukasi dan pemantauan gizi, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak,” tambahnya.

SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari ini bekerja sama dengan pihak swasta PT. Kampung Coklat yang merupakan mitra Polres Blitar ,Peluncuran SPPG Polres Blitar menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Blitar yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

Dengan adanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ini, Polres Blitar berkomitmen untuk terus berperan aktif tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, terutama generasi muda di Kabupaten Blitar.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Polresta Malang Kota dan Serdik Sespimma Gelar Donor Darah di Hari Kesehatan Nasional 2025

KOTA MALANG, Cakrawala.news  – Ada sekitar 85 rumah sakit di Malang yang membutuhkan suplai darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dengan kebutuhan darah per hari mencapai 130 hingga 200 kantong.

Membaca kebutuhan tersebut, pada momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 Polresta Malang Kota Polda Jatim bersama Peserta Didik (Serdik) Sespimma Lemdiklat Polri Angkatan 74 Tahun Anggaran 2025 menggelar donor darah dan bakti sosial bertajuk “Serdik Sespimma Peduli” di Ballroom Sanika Satyawada, Polresta Malang Kota.

Kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Praktek Kerja Profesi (PKP) peserta Sespimma Lemdiklat Polri yang saat ini tengah menempuh pendidikan kepemimpinan tingkat menengah.

PKP ini bertujuan untuk membekali peserta didik agar mampu menjadi manajer dan pimpinan tingkat pertama yang profesional

Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Sonny Irawan SIK, MH menuturkan bahwa pelaksanaan PKP di wilayah hukum Polresta Malang Kota Polda Jatim ini memiliki tujuan penting dalam proses pendidikan peserta Sespimma.

“Serdik diharapkan memiliki kemampuan manajerial, bersikap prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan, serta mampu membangun tim dan memecahkan permasalahan kepolisian di tingkat Polres,” jelas Brigjen Sonny, Rabu, (12/11/2025).

Ia menambahkan bahwa kegiatan kemanusiaan yang dilakukan juga menjadi bagian integral dari pembentukan karakter kepemimpinan yang empatik dan berorientasi pelayanan masyarakat.

Bakti sosial HKN tahun 2025 yang Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” yang berbarengan dengan peringatan HUT PNS Polri ke-54 tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 63 kantung darah dengan 132 pendonor yang telah melewati skrining medis.

Pendonor tersebut berasal dari Polwan, Polki dan PNS Polresta Malang Kota termasuk 16 peserta Serdik Sespimma.

Selain donor darah, Baksos tersebut disi dengan penyaluran 129 paket sembako kepada yatim piatu di Yayasan Anak Bangsa, lansia dan dhuafa.

Sementara itu Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, MSi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi sinergis antara jajaran Polresta Malang Kota dengan peserta PKP Serdik Sespimma Lemdiklat Polri Angkatan 74 TA 2025.

“Kegiatan donor darah dan bakti sosial ini menjadi bentuk kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat,” ujar Kombes Nanang.

Selain memperingati Hari Kesehatan Nasional, lanjut Kombes Nanang kegiatan ini juga menanamkan semangat empati, soliditas, dan kemanusiaan di kalangan anggota Polri.

Kombes Nanang menegaskan, kegiatan sosial tidak hanya berdampak positif bagi masyarakat penerima manfaat, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian di lingkungan internal Polri dalam membangun masyarakat yang sehat dan harmonis.

“Kegiatan sosial dan donor darah untuk kemanusiaan Ini merupakan wujud implementasi nilai-nilai Presisi dalam membangun hubungan yang humanis dengan masyarakat,” tegas Kombes Nanang.

Kantong darah yang berhasil dikumpulkan pada Baksos selama kurang dari 3 jam itu langsung diserahkan kepada PMI untuk dikelola dan didistribusikan.

Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.

Selain itu, Polresta Malang Kota membuktikan bahwa pelayanan dan pengabdian Polri bukan hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga bentuk nyata cinta kasih dan tanggung jawab sosial terhadap sesama.

“Generasi sehat adalah kunci masa depan bangsa yang kuat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kita tanamkan nilai kemanusiaan yang menjadi pondasi kepemimpinan dan pengabdian Polri kepada masyarakat,” pungkas Kombes Nanang.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Kapolrestabes Surabaya Luncurkan Patroli Houfbereau Bersinar dan Tegaskan Pelayanan 24 Jam

Surabaya, Cakrawalajatim.news — Upaya memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan rasa aman warga Kota Surabaya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan memimpin apel pasukan mentari pagi pelayanan masyarakat dan Houfbereau bersinar yang diikuti seluruh jajaran Polsek di bawah naungan Polrestabes Surabaya, Rabu (12/11/2025).

Apel tersebut menjadi simbol komitmen Polrestabes Surabaya dalam menghadirkan pelayanan prima yang humanis dan responsif di setiap waktu, baik siang maupun malam hari.

Dalam arahannya, Kombes Pol Luthfi menegaskan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat. Ia mengimbau seluruh personel untuk bekerja dengan ketulusan dan empati, serta selalu sigap melayani warga di berbagai situasi.

“Kami ingin masyarakat Surabaya merasakan kehadiran polisi di setiap titik rawan. Polisi bukan hanya sekadar penjaga keamanan, tetapi juga pelayan masyarakat yang siap membantu kapan pun dibutuhkan,” ujar Kombes Pol Luthfi dengan tegas.

Ia menambahkan, Polrestabes Surabaya siap memberikan pelayanan 24 jam penuh sebagai wujud dedikasi terhadap keamanan dan kenyamanan kota. “Saya yakin seluruh anggota kami akan senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi warga Surabaya, tanpa mengenal waktu,” lanjutnya.

Seiring terbitnya mentari pagi, personel Polrestabes Surabaya sudah bersiaga di berbagai ruas jalan untuk mengatur lalu lintas dan memastikan kelancaran aktivitas masyarakat.

Kehadiran mereka di lapangan bukan hanya soal tugas, tetapi juga bentuk nyata pengabdian dalam menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.

Sementara pada malam hari, Polrestabes Surabaya menjalankan program Houfbereau bersinar, sebuah inisiatif patroli keliling dengan lampu biru menyala di titik-titik rawan kejahatan. Program ini diharapkan mampu mencegah tindak kriminalitas seperti penjambretan, perampasan, dan gangguan keamanan lainnya.

“Kami ingin warga Surabaya tidur dengan tenang. Houfbereau bersinar bukan sekadar simbol patroli, tapi tanda bahwa polisi hadir dan siap menjaga mereka setiap malam,” tegas Kapolrestabes.

Setelah apel patroli Kapolrestabes Surabaya bersama pejabat Polrestabes Surabaya memantau langsung pelaksanaannya di lapangan dengan menggunakan sepeda motor. Ini sebagai bentuk komitmen beliau bhw polisi selalu hadir bersama masyarakat.

Langkah strategis ini menjadi bukti nyata bahwa Polrestabes Surabaya tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan aspek pelayanan dan kepercayaan publik.

Dengan sinergi antara Polrestabes dan jajaran Polsek, keamanan kota Pahlawan diharapkan semakin terjaga, baik di jalan raya, kawasan pemukiman, hingga pusat keramaian.

Masyarakat pun diimbau untuk ikut berperan aktif dengan memberikan informasi jika melihat potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Satresnarkoba Polres Jember Bongkar Jaringan Narkotika Antar Pulau, 885 Gram Sabu dan 300 Butir Ekstasi Disita

JEMBER, Cakrawalajatim.news — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jember Polda Jatim kembali mewujudkan komitmen dalam memutus rantai peredaran narkoba.

Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra mengatakan Polres Jember Polda Jatim berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas pulau.

Dari pengungkapan itu Polres Jember Polda Jatim mengamankan tersangka utama berinisial WR (45) bersama barang bukti 885,93 gram sabu dan 300 butir ekstasi.

Menurut Kapolres Jember pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan Dua pelaku sebelumnya, yakni AB dan SBR, yang diamankan di Pakusari, Jember.

“Dari keduanya, kami menemukan bahwa sabu tersebut didapat dari WR melalui sistem ranjau,” ujar AKBP Bobby di Mapolres Jember, Selasa (11/11).

Dari situlah tim Satresnarkoba Polres Jember Polda Jatim bergerak cepat hingga akhirnya menangkap WR di salah satu hotel kawasan Kebonsari Kabupaten Jember.

Dari hasil penggeledahan, Polisi menemukan 88 plastik klip berisi sabu seberat total 885,93 gram di dalam tas ransel hitam milik WR.

Tak berhenti di situ, petugas juga menelusuri isi ponsel tersangka dan menemukan bukti transaksi ekstasi yang dikirim melalui paket pos.

Keesokan harinya, tepatnya hari Selasa, 14 Oktober 2025, WR digiring ke kantor pos untuk mengambil paket sesuai nomor resi.

“Hasilnya, kami mendapatkan 10 bungkus berisi total 300 butir ekstasi berlogo RR yang disamarkan dalam kemasan makanan ringan,”terang AKBP Bobby.

Sementata itu Kasatresnarkoba Polres Jember, Iptu Noval Muttaqin menambahkan, WR menjalankan bisnis haram ini dengan modus “ranjau” dan pengiriman antar pulau, termasuk ke Pulau Bali.

“Pengirimannya menggunakan jasa ekspedisi dan perantara,” kata Iptu Noval.

Untuk mempertanggung jawabkan perbiatannya, WR dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya bisa mencapai pidana seumur hidup hingga hukuman mati, serta denda maksimal Rp10 miliar,” tegas Iptu Noval.

Selain sabu dan ekstasi, barang bukti lain yang disita antara lain ; 2 timbangan digital, 2 unit ponsel (Tecno Spark dan Samsung), 1 tas ransel hitam, dan 1 kartu ATM BCA.

Polisi juga telah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi dan tersangka, serta mengirim sampel barang bukti ke Labfor Polda Jawa Timur untuk memastikan kadar dan jenis narkotika.

Kasatresnarkoba Polres Jember Polda Jatim itu menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini untuk menelusuri jaringan yang lebih luas.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan,” pungkasnya.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.