GASI Pertanyakan SP3 Kasus Kepala Bayi Terputus, Polres Bangkalan Beri Penjelasan

Bangkalan, Cakrawalajatim.news – Sejumlah perwakilan Gabungan Aktivis Sosial Indonesia (GASI) menggelar audiensi di Polres Bangkalan untuk mempertanyakan perkembangan penyidikan kasus bayi meninggal yang sebelumnya dilaporkan ke kepolisian.

Ketua GASI, Rifai, mengatakan audiensi dipilih karena masyarakat ingin mendapatkan penjelasan resmi langsung dari kepolisian. “Awalnya teman-teman ingin melakukan aksi, tapi kami memilih audiensi dulu ke Polres. Intinya kami mempertanyakan Surat Perintah pemberhentian penyidikan (SP3) yang belum diterima oleh pelapor atau kluarga korban, pelapor hanya menerima SP2HP,” ujarnya.

Dalam forum itu, Kasat Reskrim Polres Bangkalan menjelaskan dasar penghentian penyidikan. Menurutnya, hasil gelar perkara pada 28 Agustus 2025 menyimpulkan tidak ditemukan unsur peristiwa pidana. Pemberitahuan penghentian disampaikan kepada penuntut umum dan pihak terlapor, serta SP2HP telah diberikan kepada pelapor sebagai laporan perkembangan perkara.

Berdasarkan hasil visum RSUD Bangkalan, bayi diketahui sudah meninggal 8–10 hari sebelum proses kelahiran. Selain itu, rekomendasi Majelis Disiplin Profesi Kedokteran (MDP) menyatakan tindakan tenaga medis telah sesuai standar sehingga tidak dapat dilanjutkan ke proses pidana. Asistensi dari Bareskrim Polda Jatim juga dilakukan sebelum penyidikan dinyatakan selesai.

“Perkara dihentikan karena tidak ada unsur perbuatan melawan hukum. Informasi tersebut telah kami sampaikan melalui SP2HP kepada pelapor,” jelas Kasat Reskrim.

Kapolres Bangkalan menegaskan bahwa pelapor tetap memiliki hak hukum. Jika ada bukti baru, pelapor dapat mengajukan keberatan di tingkat Polres maupun Polda. Selain itu, pelapor juga dapat menempuh mekanisme pra-peradilan atas keputusan penghentian penyidikan.

“Pemberitahuan melalui SP2HP memberi ruang bagi kedua belah pihak untuk menggunakan hak hukumnya sesuai prosedur,” ujarnya

 

Penulis, Tim / Editor, Redaksi

Satlantas Polresta Sidoarjo Ajak Anak TK Al Amin Mengenal Polisi Pelindung dan Penolong Masyarakat

Sidoarjo, Cakrawalajatim.news — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo kembali melaksanakan kegiatan edukatif bagi anak-anak melalui program “Polantas Menyapa Anak”. Kali ini, kegiatan berlangsung di PG–RA–TK Al Amin, pada Selasa (11/11/2025) pukul 08.00 WIB, dengan tema “Mengenal Profesi Polri”.

Sejak pagi, para siswa dan guru tampak antusias menyambut kedatangan personel polisi lalu lintas yang datang membawa berbagai perlengkapan dan kendaraan dinas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polresta Sidoarjo untuk memperkenalkan tugas-tugas kepolisian dengan cara yang menyenangkan dan ramah anak, serta menanamkan nilai disiplin dan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Melalui pendekatan interaktif, anak-anak diajak mengenal profesi Polri, mencoba alat peraga keselamatan, bermain tebak profesi, hingga mengikuti simulasi cara menyeberang jalan yang aman. Keceriaan pun terpancar saat para siswa mencoba mengenakan topi dan rompi polisi lalu lintas sambil berfoto bersama.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, S.I.K., S.H., M.H., M.Si., melalui Kasatlantas Polresta Sidoarjo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri sejak dini.

“Kami ingin anak-anak mengenal Polri sebagai sahabat, pelindung, dan penolong masyarakat. Dengan mengenalkan profesi Polri sejak dini, harapannya tumbuh rasa percaya, kedekatan, serta kesadaran akan pentingnya tertib dan keselamatan,” ujar Kapolresta.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Jodi Indrawan, S.I.K. menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman dasar tentang rambu-rambu lalu lintas dan keselamatan di jalan.

“Selain mengenalkan profesi Polri, kami mengajak anak-anak belajar rambu-rambu, mengenal warna lampu lalu lintas, hingga simulasi cara menyeberang yang benar. Semua dikemas dalam bentuk permainan agar mudah dipahami,” tutur Kompol Jodi.

Salah satu guru PG–RA–TK Al Amin, Ibu Erlina (27 tahun), menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan edukatif dari Satlantas Polresta Sidoarjo.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan anak-anak. Mereka jadi tahu apa tugas polisi dan pentingnya keselamatan di jalan. Terima kasih kepada Polresta Sidoarjo yang telah memberikan pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami,” ujarnya.

Melalui kegiatan “Polantas Menyapa Anak”, Satlantas Polresta Sidoarjo berharap dapat terus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya anak-anak, sekaligus menanamkan nilai disiplin, keberanian, serta kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.