Datacyber.id Genap Berusia Satu Tahun, Perkuat Peran Media untuk Kepentingan Publik

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news  – Peringatan satu tahun berdirinya media online Datacyber.id berlangsung penuh kehangatan dan nilai kemanusiaan. Momen ulang tahun perdana ini dimaknai melalui kegiatan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu, yang digelar di kediaman Kepala Perwakilan Wilayah Jawa Timur, Mohammad Yasir, di Jalan Gempol Gunting, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (14/01/2026) sore.

Tidak sekadar perayaan seremonial, HUT pertama Datacyber.id menjadi wujud nyata kepedulian sosial. Kebahagiaan terpancar dari wajah anak-anak yatim dan piatu yang menerima santunan secara langsung dari Pimpinan Redaksi sekaligus Pimpinan Perusahaan Datacyber.id, Eko Andhika Saputra.

Dalam suasana sederhana namun penuh makna, Eko Andhika Saputra menyampaikan bahwa usia satu tahun merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus meneguhkan komitmen Datacyber.id dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui karya jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.

“Ulang tahun pertama ini menjadi titik awal bagi Datacyber.id untuk meningkatkan pengabdian kepada publik. Media ini lahir bukan untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu, melainkan sebagai sarana informasi yang menyajikan berita secara akurat, tajam, dan komprehensif,” ungkap Eko.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah insan pers dari berbagai media, seperti Informasi-Realita.Net, Beritawarga.net, dan Delikjatim.com. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi atas kiprah Datacyber.id yang terus berupaya menjaga marwah jurnalistik.

Lebih lanjut, Eko menegaskan bahwa Datacyber.id akan terus melakukan pembenahan internal, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sistem redaksi, demi meningkatkan kualitas pemberitaan.

“Kami berkomitmen menjadikan Datacyber.id sebagai media yang kredibel, berimbang, dan senantiasa berpegang pada kode etik jurnalistik,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara media dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, TNI, dan Polri, guna menciptakan iklim informasi yang sehat dan konstruktif.

“Sinergi antara media dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat bersifat edukatif dan membangun,” ujarnya.

Eko juga menyampaikan harapan kepada para Kapolres yang baru menjabat di wilayah Polda Jawa Timur agar senantiasa mengedepankan pelayanan publik serta menjaga integritas institusi.

“Kami berharap para Kapolres dapat mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan, serta tetap menjaga nilai-nilai luhur institusi,” tuturnya.

Melalui peringatan HUT pertamanya ini, Datacyber.id diharapkan terus tumbuh sebagai media yang independen, profesional, dan konsisten menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta dapat dipercaya.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Datacyber.id menegaskan eksistensinya sebagai media yang tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga hadir memberi dampak positif bagi masyarakat luas.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

HUT ke-1 Kodim 0830, Aksi Bersih Sungai Sentong Libatkan Warga Medokan Ayu

Surabaya, Cakrawalajatim.news — Dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodim 0830/Surabaya, Koramil 0830/11 Rungkut menggelar kegiatan karya bakti berupa pembersihan Sungai Sentong di Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai dan dipimpin langsung oleh Danramil 0830/11 Rungkut Mayor Inf Sumarji, bersama anggota Koramil serta unsur tiga pilar. Aksi bersih sungai ini merupakan upaya bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem sungai.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Camat Rungkut Masckur SH, MH, serta perwakilan Kapolsek Rungkut, Lurah Medokan Ayu, Ketua LPMK, Ketua Kwartir Pramuka beserta anggota, Ketua DLH Rungkut, ketua RT/RW, KSH Medokan Ayu, anggota Koramil, anggota Polsek, dan masyarakat setempat.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bagian dari peringatan HUT Kodim 0830, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Mayor Inf Sumarji di sela kegiatan.

Antusiasme terlihat dari keterlibatan berbagai unsur, termasuk warga yang turut membantu membersihkan sampah serta sedimentasi yang menumpuk di aliran sungai. Melalui karya bakti ini diharapkan aliran Sungai Sentong kembali lancar dan terhindar dari risiko banjir saat musim hujan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Masyarakat turut menyambut baik upaya tersebut sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Rungkut.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Penyidikan Kasus Dugaan Malpraktik di Bangkalan Dihentikan, Propam Polda Jatim Turun Tangan

Bangkalan, Cakrawalajatim.news — Propam Polda Jawa Timur menindaklanjuti laporan LSM Laskar Pemberdayaan dan Peduli Rakyat (Lasbandra) atas penghentian penyidikan kasus dugaan malpraktik persalinan yang menyebabkan kepala bayi terputus dan tertinggal di rahim ibu di Puskesmas Kedungdung, Kecamatan Modung, Bangkalan.

Kasus ini dilaporkan Sulaiman melalui laporan polisi Nomor LB/B.31/III/2024/SPKT/Polres Bangkalan tertanggal 4 Maret 2024. Penyidikan sempat naik tahap pada 10 Juni 2024 sesuai SP2HP Nomor B/128.a/VI/RES.1.24/2024, namun berhenti hampir satu tahun.

Sekjen Lasbandra Achmad Rifai menilai penghentian perkara penuh kejanggalan.

“Kasus ini menyangkut nyawa manusia. Ada dugaan penyelesaian di luar hukum sehingga kami laporkan ke Propam Polda Jatim agar ditangani transparan dan profesional,” tegas Rifai, Rabu (14/01/2026)

Lasbandra juga mengungkap dugaan bahwa Nur Cahyo, Kanit Pidum Polres Bangkalan, melobi korban agar perkara diselesaikan kekeluargaan dengan tawaran uang puluhan juta rupiah, namun ditolak.

Tak lama kemudian, penyidik menerbitkan SP2HP penghentian perkara dengan alasan tidak memenuhi unsur pidana.

“Penanganan sudah sesuai prosedur dan hasil gelar perkara serta alat bukti. Penyidik menyimpulkan perkara tidak memenuhi unsur pidana. Semua keputusan sesuai hukum dan mekanisme,” ungkap Nur Cahyo.

Pada 5 Mei 2025 Polres Bangkalan kembali menerbitkan Surat Perintah Penyidikan yang diterima pelapor 11 Mei 2025, namun pada 11 September 2025 penyidikan kembali dihentikan.

Menindaklanjuti laporan Lasbandra tertanggal 7 Juli 2025, Paminal Propam Polres Bangkalan melakukan klarifikasi kepada korban. Penyidik Paminal Rifandi menyampaikan surat dari Polda Jatim turun 5 Januari 2026.

“Kami telah klarifikasi Sulaiman dan Mukarromah selaku orang tua bayi korban,” jelasnya.

Hal itu dibenarkan kuasa hukum korban, Lukman Hakim.

“Kami dimintai keterangan di Propam Mapolres Bangkalan terkait penghentian laporan,” ujar Lukman, Selasa (13/01/2026).

SP3 tertanggal 7 Januari 2026 baru diserahkan kepada Sulaiman pada 13 Januari 2026.
Kasus ini terus menjadi perhatian publik karena menyangkut keselamatan ibu dan bayi, dugaan malpraktik medis, serta integritas penegakan hukum di Bangkalan.

 

Penulis, Tim / Editor, Redaksi

Diduga Data Pribadi Disalahgunakan, Warga Tuban Jadi Korban Pinjaman Fiktif di Sidoarjo–Surabaya

Sidoarjo, Cakrawalajatim.news – Nasib nahas dialami Wulan Safitri, warga Dusun Ngampel, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Data pribadi miliknya diduga disalahgunakan oleh mantan suaminya, Khoirul Amri, bersama sejumlah pihak untuk mengajukan pinjaman ke beberapa lembaga keuangan di wilayah Sidoarjo dan Surabaya.

Menurut keterangan keluarga korban, dugaan penyalahgunaan data tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan Wulan Safitri. Modus yang digunakan diduga dengan memalsukan KTP, Kartu Keluarga (KK), serta tanda tangan korban.

“Modusnya sama, KTP, KK, dan tanda tangan dipalsukan. Ini bukan sekali terjadi,” ujar Yusman, perwakilan keluarga korban, kepada wartawan.

Keluarga menyebut, sebelumnya Khoirul Amri juga diduga pernah melakukan penipuan pada salah satu bank pembiayaan besar di Sidoarjo dengan menggunakan identitas mantan istrinya. Kali ini, dugaan serupa kembali muncul dengan menyasar PNM Mekaar unit Mekaar 1 di kawasan Kemandung Indah, Sidoarjo.

Saat pihak keluarga mencoba mendatangi kantor PNM Mekaar 1 untuk meminta klarifikasi dan menemui penanggung jawab, mereka mengaku belum berhasil bertemu pihak berwenang. Keluarga hanya diterima oleh staf administrasi.

“Penanggung jawabnya bu Adel belum bisa ditemui. Kami hanya diterima admin bernama Sabrina,” kata Yusman.

Atas kejadian tersebut Wulan Safitri mengaku dirugikan secara moral dan hukum. Ia menegaskan tidak pernah mengajukan pinjaman maupun menerima dana dari lembaga keuangan dimaksud.

“Data diri saya disalahgunakan untuk kepentingan pribadi yang bukan saya terima,” tegas Wulan Safitri.

Diketahui, Wulan Safitri dan Khoirul Amri telah resmi bercerai pada 3 Maret 2025. Saat ini, Wulan menyatakan tengah mempersiapkan laporan resmi ke pihak kepolisian agar kasus dugaan pemalsuan dan penyalahgunaan identitas tersebut dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dugaan perbuatan yang dilakukan pelaku berpotensi melanggar Pasal 263 dan 378 KUHP tentang pemalsuan surat dan penipuan, serta dapat dikaitkan dengan UU Perbankan dan UU Administrasi Kependudukan, apabila terbukti adanya penggunaan dokumen palsu dan kelalaian verifikasi dalam proses pengajuan pinjaman.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun manajemen PNM Mekaar terkait dugaan tersebut.

 

Penulis, Tim / Editor, Redaksi

Bakso Pak San, Makanan Legendaris yang Menggugah Selera dan Bertahan Puluhan Tahun

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern dan maraknya gerai makanan cepat saji, sebuah warung bakso sederhana di kawasan Bubutan, Surabaya, justru tetap bertahan dan semakin dikenal lintas generasi. Bakso Pak San, yang berlokasi di Jalan Bubutan No.121, tepat di sebelah SMPK Stella Maris, menjadi saksi hidup bagaimana konsistensi rasa dan kualitas mampu mengalahkan tren zaman.

Warung bakso ini bukan sekadar tempat makan, melainkan telah menjadi bagian dari memori kolektif warga sekitar. Sejak siang hari, antrean pelanggan kerap terlihat mengular. Mulai dari pelajar, pekerja, hingga warga lanjut usia, semua larut menikmati semangkuk bakso yang telah melegenda selama puluhan tahun.

Kunci utama kelezatan Bakso Pak San terletak pada komitmen terhadap bahan baku. Pak San menegaskan bahwa seluruh bakso yang disajikan dibuat dari daging sapi segar berkualitas tinggi. Tidak ada kompromi terhadap kualitas. Daging yang digunakan bukan daging beku, melainkan daging segar yang diolah langsung agar menghasilkan tekstur dan rasa daging yang utuh.

“Kalau daging beku rasanya pasti beda. Kami dari dulu pakai daging segar, itu yang bikin rasa bakso tetap sama dari dulu sampai sekarang,” ujar Pak San saat ditemui di warungnya.

Selain menjamin kesegaran bahan, Bakso Pak San juga memastikan keaslian daging sapi yang digunakan. Seluruh bakso dipastikan berbahan 100 persen daging sapi asli. Jaminan ini membuat warung bakso tersebut dipercaya oleh berbagai kalangan, termasuk pelanggan tetap dari luar daerah dan komunitas tertentu. Letaknya yang berada di kawasan sekolah turut menjadikan Bakso Pak San sebagai langganan siswa dan warga sekitar.

Usaha Bakso Pak San sendiri telah dirintis sejak tahun 1975. Kala itu, Pak San masih berstatus bujang dan memulai usaha berjualan bakso secara sederhana. Awalnya, ia berjualan di depan gerbang SMPK Stella Maris sisi selatan, tepatnya di Jalan Tembaan. Seiring berjalannya waktu dan penataan kawasan, lokasi berjualan bergeser ke sisi timur pintu gerbang sekolah. Meski berpindah tempat, cita rasa dan kualitas bakso tetap dijaga tanpa perubahan.

Lebih dari lima dekade berjualan, nama “Pak San” bukan lagi sekadar penjual bakso, melainkan simbol kepercayaan. Banyak pelanggan mengaku telah mengenal Bakso Pak San sejak masa sekolah dan kini tetap setia berkunjung hingga membawa anak-anak mereka.

Tak hanya mengandalkan rasa, suasana di warung Bakso Pak San juga menjadi daya tarik tersendiri. Pelayanan yang ramah, cepat, dan penuh kehangatan membuat pelanggan merasa nyaman. Interaksi sederhana antara penjual dan pembeli menciptakan suasana kekeluargaan yang sulit ditemukan di tempat makan modern.

“Baksonya enak, dagingnya terasa banget, porsinya besar. Setiap ke sini rasanya selalu sama. Itu yang bikin saya terus balik,” ungkap salah satu pelanggan setia.

Dari sisi harga, Bakso Pak San tetap menjaga keterjangkauan tanpa mengorbankan kualitas. Satu porsi bakso campur dibanderol Rp20.000, sementara menu bakso jumbo seharga Rp30.000 dikenal dengan ukuran besar dan rasa daging yang padat. Bahkan, sebagian pelanggan menyebut sensasi menyantap bakso jumbo ini menyerupai menikmati steak dalam bentuk bakso.

Menu yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari bakso campur, bakso jumbo, tetelan, iga, hingga menu istimewa dengan paduan bakso jumbo dan iga. Sementara itu, pilihan minuman seperti es teh, es jeruk, dan es belewa menjadi pelengkap yang pas untuk menikmati sajian bakso hangat.

Bakso Pak San buka setiap hari mulai pukul 11.00 siang hingga pukul 20.00 malam. Dalam rentang waktu tersebut, warung ini hampir tak pernah sepi pengunjung.

Di tengah persaingan kuliner yang semakin ketat, Bakso Pak San membuktikan bahwa konsistensi, kejujuran dalam bahan, serta menjaga cita rasa adalah kunci bertahan. Lebih dari sekadar kuliner, Bakso Pak San telah menjelma menjadi ikon bakso legendaris Surabaya yang terus hidup dari generasi ke generasi.

 

Penulis, Topan / Editor, Redaksi

‎Kalangan Masyarakat Dan Ulama’ Meminta Agar Iptu Sujiyono Tetap Menjadi Menjadi Kapolsek Sokobenah

Sampang, Cakrawalajatim.news – Sesepuh dan tokoh masyarakat sokobenah meminta agar Kapolsek Sokobanah iptu Sujiyono Tidak di mutasi dari jabatan

‎Hal ini  dalam surat yang di layangkan 002/perkasa/SP/I/2026 ke mapolda jatim Jumat  02 Januari 2026

‎Ke berada’an Kapolsek Sokobanah Iptu Sujiyono kini meminimalisir kondusifitas kriminalitas dan juga menjaga kenyamanan untuk masyarakat kecamatan sokobenah

‎Langkah ini di ambil oleh masyarakat  sebagai respon spontan atas munculnya kabar pergantian kepemimpinan di wilayah kecamatan sokobenah



‎ keberatan ini bukan tanpa alasan masyarakat menilai kinerja Kapolsek Sokobenah yang memiliki kinerja yang sangat baik dalam menjaga  ketertiban Kamtibmas dan juga menjaga kondusifitas selama masa jabatannya

‎Tak.hanya itu tokoh masyarakat kecamatan sokobenah menekankan bahwa kehadiran Iptu Sujiyono sangat membawa nama baik Sokobanah di karnakan sosialisasi yang sangat kuat dan pendekatan langsung terhadap masyarakat untuk selalu memberikan himbauan dan juga menjaga ke amanan di setiap kampung masing-masing

‎Semoga dengan adanya surat yang sudah di layangkan ke mapolda jatim dan kepada Kapolri tentang pergantian kepemimpinan di wilayah hukum Polsek sokobeha bisa di pertimbangkan terlebih dahulu agar masyarakat bisa merasakan pemimpin yang peduli dengan sosialisasi terhadap masyarakat dan juga bisa membawa nama polri lebih baik di kalangan masyarakat “Pungkasnya

Penulis, Topan / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.