SURABAYA, Cakrawalajatim.news β Belasan wartawan dari berbagai media massa terlihat masih bertahan di lingkungan Bidang Humas Polda Jawa Timur pada Selasa malam usai mengikuti konferensi pers terkait pemaparan hasil pengungkapan ratusan kasus kriminal selama periode Mei 2026 yang disampaikan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Nanang Avianto. Selasa (2/6/2026).
Sejak sekitar pukul 17.00 WIB, para jurnalis menunggu informasi lanjutan dan atensi yang dijanjikan setelah kegiatan konferensi pers berakhir. Namun hingga mendekati pukul 19.00 WIB, sejumlah wartawan mengaku masih belum memperoleh kepastian terkait informasi yang ditunggu.
Penantian yang berlangsung cukup lama tersebut tidak hanya berdampak pada aktivitas peliputan para wartawan, tetapi juga keluarga mereka di rumah. Beberapa jurnalis mengaku telah menerima telepon dan pesan dari istri maupun anggota keluarga yang menanyakan kapan mereka pulang, mengingat jam kerja seharusnya telah berakhir.
“Di rumah keluarga sudah menunggu. Ada yang harus menjemput anak, ada yang sudah ditunggu untuk makan malam bersama keluarga. Namun karena masih menunggu kepastian atensi, kami tetap bertahan di lokasi,” ungkap salah seorang wartawan yang enggan disebutkan namanya.
Meski demikian, para awak media tetap menunjukkan sikap profesional dengan menunggu secara tertib. Mereka berharap komunikasi dan koordinasi terkait agenda pasca-konferensi pers dapat lebih efektif sehingga tidak menimbulkan ketidakpastian bagi para jurnalis yang memiliki tanggung jawab pekerjaan sekaligus kewajiban terhadap keluarga.
Menurut sejumlah wartawan, hubungan baik antara institusi kepolisian dan media selama ini telah terjalin dengan baik. Karena itu, mereka berharap ke depan setiap agenda yang melibatkan media dapat disertai informasi yang jelas terkait jadwal maupun mekanisme penyampaian materi pendukung, sehingga waktu para jurnalis dapat lebih dihargai.
Dalam konferensi pers sebelumnya, Kapolda Jatim menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan berbagai tindak kriminal tidak lepas dari partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Semangat kolaborasi tersebut, menurut wartawan, juga perlu diwujudkan dalam hubungan kemitraan yang saling menghormati antara kepolisian dan insan pers.
Hingga berita ini ditulis, belasan wartawan masih menunggu kepastian terkait atensi yang dijanjikan setelah konferensi pers selesai. Sementara itu, di rumah masing-masing, keluarga mereka juga masih menanti kepulangan para jurnalis yang sejak sore menjalankan tugas peliputan demi menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Penulis, Tim / Editor, Redaksi














