Polres Blitar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Deteksi Dini Penyakit Degeneratif bagi Anggota Polri dan ASN

Blitar, Cakrawalajatim.news — Dalam rangka menjaga kesehatan dan kesiapan fisik personel, Polres Blitar bekerja sama dengan Laboratorium Prodia Blitar melaksanakan kegiatan Deteksi Dini Penyakit Degeneratif (Diabetes Melitus dan Hipertensi) bagi seluruh anggota Polri dan ASN Polri Polres Blitar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Rikkes Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) semester II tahun 2025, Selasa (04/11/2025).

Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni pada Selasa dan Rabu, tanggal 4–5 November 2025, bertempat di Aula Tantya Sudhirajati Polres Blitar, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Sebanyak 381 personel, baik dari satuan fungsi Polres maupun Polsek jajaran di wilayah Kabupaten Blitar, mengikuti kegiatan pemeriksaan tersebut.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengambilan sampel darah, pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol, serta sejumlah parameter lain yang berkaitan dengan penyakit degeneratif. Sebelum pemeriksaan, peserta telah diarahkan untuk melakukan puasa mulai pukul 22.00 WIB malam hingga pengambilan sampel darah, dengan tetap diperbolehkan mengonsumsi air putih, agar hasil laboratorium lebih akurat dan representatif.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pimpinan terhadap kesehatan personel, sekaligus langkah preventif untuk mendeteksi secara dini potensi penyakit kronis yang dapat memengaruhi kinerja. Melalui pemeriksaan rutin semacam ini, diharapkan personel Polres Blitar dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat, mengatur asupan makanan, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasidokkes Polres Blitar, Aiptu Robig Sulistiyo, A.Md.Kep., S.H., menyampaikan bahwa kegiatan deteksi dini penyakit degeneratif ini bertujuan memastikan seluruh anggota Polri tetap dalam kondisi prima dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Kesehatan adalah modal utama dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan kondisi tubuh yang sehat dan bugar, anggota akan lebih siap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Aiptu Robig Sulistiyo.

Kegiatan deteksi dini penyakit degeneratif ini juga sejalan dengan program pembinaan personel Polri di bidang kesehatan yang secara berkelanjutan dilaksanakan oleh Polres Blitar. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, serta meningkatkan kinerja organisasi kepolisian secara keseluruhan

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Latja Diktuk Bintara Polri 2025 di Polres Gresik 50 Siswa Siap Terjun Layani Masyarakat

GRESIK, Cakrawalajatim.news – Sebanyak 50 siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 SPN Polda Jatim resmi memulai kegiatan Latihan Kerja (Latja) di wilayah hukum Polres Gresik.

Latja ini akan berlangsung selama enam hari, mulai 3 hingga 8 November 2025, dan diawali dengan Apel Penyambutan dan Pembukaan yang digelar di halaman Mapolres Gresik, Senin (3/11/2025).

Apel pembukaan dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, dan dihadiri oleh para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polres Gresik, serta personel pendukung lainnya.

Momen penting apel ditandai dengan penyematan pita latihan kerja kepada perwakilan siswa, sebagai simbol dimulainya tahap akhir pendidikan tersebut.

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa kegiatan Latja merupakan fase penting sebelum para siswa resmi dilantik menjadi anggota Polri.

“Latihan kerja ini adalah bagian dari rangkaian program pendidikan Polri Tahun Anggaran 2025, sekaligus menjadi tahap pembulatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan,” ujar Kapolres Gresik.

Selama kegiatan, para siswa akan memperoleh pengalaman langsung di lapangan pada berbagai fungsi teknis kepolisian seperti Reskrim, Intelkam, Binmas, Samapta, dan Lalu Lintas.

Melalui praktik tersebut, mereka diharapkan semakin siap menjadi anggota Polri yang profesional, humanis, dan berlandaskan semangat PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Kepada para peserta latihan, Kapolres menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta semangat belajar di setiap penugasan.

“Jalani latihan dengan sungguh-sungguh, bersikap kritis, dan selalu patuhi aturan serta SOP yang berlaku,” pesan AKBP Rovan.

Sementara kepada para pendamping dan mentor, ia berpesan agar memberikan bimbingan dan pengawasan maksimal, sekaligus menjadi teladan dalam sikap dan profesionalisme.

Mengakhiri amanatnya, Kapolres Gresik secara resmi membuka kegiatan Latja dengan penuh keyakinan.

“Dengan semangat pengabdian, kegiatan Latihan Kerja Siswa Diktuk Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 di Polres Gresik secara resmi saya nyatakan dibuka,” tegasnya.

Penempatan 50 siswa SPN Polda Jatim di Polres Gresik menjadi bentuk kepercayaan lembaga pendidikan Polri terhadap kemampuan jajaran Polres Gresik dalam membina calon Bhayangkara muda.

Diharapkan, kehadiran mereka dapat membawa semangat baru dalam pelayanan masyarakat, serta memperkuat sinergi Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Gresik.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Kapolresta Sidoarjo Cek SPPG, Pastikan MBG Sesuai Standar Gizi

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengecek langsung proses pengolahan menu yang disiapkan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Sidoarjo, di Sentra Porong, Selasa (4/11/2025).

Penyediaan MBG di wilayah Kabupaten Sidoarjo dijamin aman dan memenuhi standar gizi.

Kapolresta Sidoarjo menegaskan semua proses pengolahan menu makanan melalui pengawasan ketat pihaknya, bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Sidoarjo dan tim ahli gizi.

“Pengecekan dan pengawasan terus kami lakukan untuk memastikan MBG benar – benar hieginis,” tegas Kombes Tobing.

Ia mengatakan dalam pengawasab SPPG Polresta Sidoarjo Polda Jatim juga melibatkan ahli gizi.

“Ini untuk memastikan menu yang disiapkan untuk program Makan Bergizi Gratis telah memenuhi standar, steril dan menyehatkan untuk dikonsumsi,”terang Kombes. Pol. Christian Tobing.

Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat di dalam SPPG Polresta Sidoarjo, termasuk dalam penyediaan menu yang bervariasi setiap harinya.

Keberadaan SPPG ini menjadi bagian dari upaya Polresta Sidoarjo Polda Jatim, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak usia sekolah, sekaligus memperkuat peran Polri dalam mensukseskan program-program Pemerintah.

Menurutnya Polresta Sidoarjo Polda Jatim tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan pelaksanaan program MBG tersebut, tetapi juga ikut berkontribusi dalam aspek sosial dan kemanusiaan melalui pengelolaan serta pendampingan kegiatan pemenuhan gizi bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan dan menjamin rasa aman masyarakat, dalam hal ini kegunaan MBG bagi para pelajar benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat,”pungkasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Polrestabes Surabaya Gelar Apel Kesiapsiagaan

Surabaya, Cakrawalajatim.news — Dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap melanda di musim penghujan, Polrestabes Surabaya mengambil langkah proaktif dengan menggelar apel kesiapsiagaan pasukan di halaman Mapolrestabes Surabaya pada Selasa (4/11) pagi.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan personel dari berbagai unsur, baik dari Polri, TNI, maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Surabaya.

Kabag OPS Polrestabes Surabaya AKBP Wibowo, S.I.K., M.H menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dari sinergi lintas instansi dalam menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat.

“Apel ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah langkah koordinasi dan kesiapsiagaan bersama antara Polri, TNI, dan seluruh OPD. Kami ingin memastikan bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar AKBP Wibowo.

AKBP Wibowo menambahkan, kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi tidak hanya menjadi tugas aparat kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

“Antisipasi bencana bukan hanya tanggung jawab Polri saja, melainkan seluruh OPD di Kota Surabaya. Harapannya, ketika terjadi situasi darurat, kita semua sudah siap untuk bergerak cepat dalam menanggulangi dan memitigasi dampaknya,” tuturnya.

Apel gelar pasukan ini melibatkan sekitar 430 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, serta perwakilan dari berbagai OPD Surabaya, seperti BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan, serta Satpol PP.

Keterlibatan lintas sektor ini menjadi bukti kuat bahwa mitigasi bencana memerlukan kolaborasi menyeluruh agar masyarakat dapat terlindungi secara optimal.

Melalui kegiatan ini, Polrestabes Surabaya menegaskan komitmennya dalam membangun sistem tanggap darurat yang tangguh, responsif, dan terintegrasi.

Selain memastikan kesiapan personel, apel ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana yang dapat terjadi di musim penghujan, seperti banjir, tanah longsor, maupun angin kencang.

“Dengan sinergi dan kesiapan semua pihak, kami optimistis penanganan bencana di Surabaya dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efisien,” tutup AKBP Wibowo.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Jaga Kualitas Makanan Bergizi Gratis, Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Uji Food Safety Menu SPPG

TANJUNG PERAK, Cakrawalajatim.news – Satuan Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan pemeriksaan keamanan pangan atau food safety secara menyeluruh terhadap menu yang diproduksi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Senin pagi (3/11/2025).

Pemeriksaan ini dilakukan untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan bergizi gratis (MBG) yang akan didistribusikan kepada ribuan siswa di wilayah tersebut.

Total 1.053 porsi makanan hari ini disiapkan untuk tiga sekolah dasar (SD) penerima manfaat, dengan rincian SDN Perak Utara 1 sebanyak 310 siswa, SDN Perak Utara 3 sebanyak 313 siswa, dan SD Al Istikomah sebanyak 427 siswa. Jenis makanan yang diperiksa meliputi nasi putih, tempe goreng, ayam kecap, tumis wortel, dan buah jeruk.

Pemeriksaan keamanan pangan dilakukan melalui dua tahap utama. Tahap pertama adalah uji Organoleptis, yang mencakup penilaian indera terhadap bentuk, warna, bau, dan rasa. Hasilnya, seluruh item makanan dinyatakan normal dan memenuhi standar.

“Pemeriksaan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa makanan bergizi yang disalurkan benar-benar aman dan higienis,” ujar Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto.

Tahap kedua adalah pemeriksaan Chemis atau kimiawi. Pengujian itu dilakukan untuk memastikan makanan bebas dari zat-zat berbahaya yang kerap disalahgunakan. Hasilnya menunjukkan seluruh sampel makanan dinyatakan negatif dari kandungan arsenik, sianida, nitrit, dan formalin.

Dengan hasil pemeriksaan yang lengkap, baik secara Organoleptis maupun Chemis, Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyimpulkan bahwa makanan dan minuman yang disajikan seluruhnya layak saji dan aman untuk dikonsumsi oleh para siswa.

Iptu Suroto menegaskan bahwa kegiatan pemeriksaan food safety ini merupakan langkah preventif rutin yang akan terus dilakukan untuk mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) agar dapat berjalan dengan aman dan memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan anak-anak.

“Kami sangat mendukung penuh program MBG ini. Pemeriksaan rutin food safety oleh Sidokkes adalah langkah konkret untuk menjamin bahwa makanan yang sampai kepada anak anak penerima manfaat tidak hanya bergizi, tetapi juga betul-betul aman dari zat-zat berbahaya,” pungkasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Razia Halloween di Surabaya: Polrestabes Surabaya Temukan Pengemudi Mabuk Usai Pesta Kostum Seram

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Kepolisian Polrestabes Surabaya menggelar razia di kawasan Jalan Gubernur Suryo pada Sabtu (1/11/2025) dini hari. Operasi ini bukan hanya memeriksa kelengkapan surat kendaraan seperti SIM dan STNK, tetapi juga menyoroti kadar alkohol para pengemudi yang baru saja pulang dari pesta kostum seram.

Pantauan di lokasi menunjukkan petugas dari Satlantas Polrestabes Surabaya fokus menghentikan kendaraan roda empat yang melintas. Sejumlah pengemudi bahkan masih mengenakan atribut pesta Halloween lengkap dengan riasan wajah menyeramkan yang mulai luntur, tanda baru saja usai berpesta.

Razia berlangsung sejak pukul 00.55 hingga 02.00 WIB dan menghasilkan temuan mengejutkan. Polisi mendapati berbagai jenis minuman keras, mulai dari bir hingga arak, di beberapa kendaraan. Tak sedikit pula pengemudi yang terindikasi berada di bawah pengaruh alkohol.

Wakasatlantas Polrestabes Surabaya, Kompol Su’ud, menegaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh alkohol.

“Beberapa waktu lalu, ada kecelakaan tunggal yang ternyata pengemudinya dalam pengaruh alkohol. Makanya, malam ini kita gelar razia khusus mobil untuk tes kandungan alkohol,” ujar Kompol Su’ud.

Puluhan pengemudi menjalani pemeriksaan menggunakan alat breathalyzer. Dari sekitar 40 hingga 45 pengemudi yang diperiksa, mayoritas menunjukkan kadar alkohol 0,0. “Ada 40 sampai 45 pengemudi yang kita periksa. 90% menunjukkan 0,0 alkohol,” jelas Su’ud.

Namun, sekitar 10 persen pengemudi terdeteksi mengonsumsi alkohol meski dengan kadar rendah. Kepolisian memberikan teguran simpatik kepada mereka sebagai bentuk edukasi.

Di antara para pengemudi tersebut, satu orang dinyatakan positif dengan kadar alkohol 0,08. Polisi menilai kondisi tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan berkendara.

“Kita dapati satu pengemudi dengan kandungan alkohol 0,08. Ini sangat membahayakan! Kita langsung tilang dan antar pulang ke rumah. Kita pastikan sampai rumah dengan selamat, baru kita tilang berdasarkan Pasal 283,” ungkap Su’ud.

Selain menilang pengemudi tersebut, petugas juga menemukan sejumlah minuman keras di beberapa kendaraan. Barang bukti itu tidak seluruhnya disita karena sebagian merupakan bawaan kerja. “Tadi rekan-rekan juga memeriksa barang bawaan. Ada yang membawa bir karena profesinya di restoran. Ada juga arak yang kita tahan karena belum diminum,” tambahnya.

Kompol Su’ud menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah pre-emptive Polrestabes Surabaya untuk memberikan efek jera kepada masyarakat. Menurutnya, pesta boleh dilakukan, namun keselamatan di jalan raya harus tetap menjadi prioritas utama.

“Razia ini langkah awal untuk mengingatkan masyarakat. Kita juga akan berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk memberikan penyuluhan di tempat-tempat hiburan malam. Boleh pesta, tapi keselamatan harus diperhatikan!” pungkasnya.

Razia pengemudi mabuk pasca Halloween di Surabaya menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Tindakan tegas dan humanis dari kepolisian menunjukkan komitmen dalam menjaga keselamatan pengguna jalan, khususnya di momen-momen perayaan malam seperti Halloween.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.