Unit 5 Tipidek Satreskrim Polrestabes Surabaya Pastikan Stok Beras SPHP, Medium dan Premium Aman di Pasaran

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Satgas Pangan Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Satgas Pangan Polda Jawa Timur melakukan inspeksi (sidak) untuk memeriksa ketersediaan stok dan harga beras di Pasar Pucang Anom dan Pasar Genteng, Surabaya, Selasa (8/9/2026).

Sidak dipimpin Unit 5 Tindak Pidana Ekonomi (Tipidek) Satreskrim Polrestabes Surabaya, yakni Kanit 5 Tipidek AKP Tony Hariyanto, S.H., M.H.; Kasubnit Tipidek Iptu Ranggi Putra Perdana, S.H., M.H.; Kasubnit Tipidek Ipda Natanael V., S.Kom. dan Tim Operasional Unit 5 Tipidek.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), medium, dan premium sekaligus mencegah penjualan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP David Manurung, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, kebutuhan beras masyarakat di wilayah Kota Surabaya sejauh ini masih tercukupi.

“Untuk wilayah Surabaya, ketersediaan stok maupun harga beras secara umum masih terpantau aman. Harga beras SPHP dan medium juga masih relatif normal serta sesuai dengan ketentuan HET,” kata AKP Hadi.

Di Pasar Pucang Anom, petugas melakukan pemeriksaan di Toko Mitra Barokah, Toko Anas, dan Toko Sumber Makmur. Berdasarkan hasil pemantauan, beras SPHP dijual pada kisaran Rp58.000 hingga Rp60.000 per kemasan lima kilogram.

Petugas juga memeriksa harga beras medium dan premium. Harga jual beras medium tercatat bervariasi sesuai dengan jenis dan ukuran kemasannya, sedangkan harga beras premium berada pada kisaran yang berbeda berdasarkan merek dan jalur distribusi masing-masing pedagang.

Sementara itu, di Pasar Genteng, pengecekan dilakukan di sejumlah titik penjualan, antara lain TPID, Toko Iskandar, Toko Asat M10, serta Toko Rochman B17–18. Beras SPHP di pasar tersebut dijual pada kisaran Rp59.000 hingga Rp60.000 per kemasan lima kilogram.

Untuk beras premium, harga jual ditemukan bervariasi berdasarkan merek, kualitas, ukuran kemasan, serta harga dari pemasok. Beberapa produk tercatat dijual di atas HET karena pedagang memperoleh barang dari tengkulak atau pemasok dengan harga yang berbeda.

Meski demikian, Satgas Pangan memastikan bahwa secara keseluruhan kondisi stok dan harga beras di dua pasar tersebut masih aman dan terkendali. Petugas juga mengingatkan para pedagang agar tidak mengambil keuntungan secara tidak wajar serta tetap mematuhi ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah.

Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala PD Pasar Genteng Ida dan Kepala PD Pasar Pucang Anom Farah.

AKP Hadi menambahkan, pemantauan stok dan harga bahan pangan dilaksanakan secara rutin setiap hari oleh Satgas Pangan Polrestabes Surabaya atas perintah Kapolrestabes Surabaya melalui Kasat Reskrim. Pelaksanaannya dilakukan oleh Unit 5 Tipidek Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Pengawasan ini bertujuan menjaga ketersediaan stok beras SPHP, medium, dan premium, sekaligus memastikan tidak ada pihak yang menjual beras melampaui batas HET yang ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Rotasi Tiga Pejabat Polres Tanjung Perak, Kapolres AKBP Irwan Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar upacara pelantikan Kasatsamapta sekaligus serah terima jabatan (sertijab) Kepala Bagian Logistik (Kabaglog) dan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim), Jumat (4/9/2026).

Upacara yang berlangsung di lapangan mapolres tersebut dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan.

Dalam mutasi tersebut, posisi Kabaglog yang sebelumnya dijabat Kompol Sudaryanto diserahterimakan kepada AKP Karwati. Sementara jabatan Kasatreskrim yang sebelumnya diemban AKP Mochamad Prasetyo kini dipercayakan kepada AKP Margono Suhendar.

Selain itu, AKP Mochamad Yahya resmi dilantik sebagai Kasatsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Dalam amanatnya, AKBP Irwan Kurniawan mengatakan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang memiliki peran penting dalam pembinaan karier, penyegaran organisasi, sekaligus peningkatan kinerja.

Menurutnya, dinamika tersebut diperlukan untuk menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks, terutama di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang memiliki karakteristik strategis sebagai kawasan pelabuhan, industri, dan permukiman padat.

“Serah terima jabatan merupakan hal yang wajar dan penting dalam dinamika organisasi Polri. Hal ini bertujuan untuk pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta peningkatan kinerja guna menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Irwan dalam amanatnya.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama, Kompol Sudaryanto dan AKP Mochamad Prasetyo, atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas.

Ia menilai berbagai capaian, inovasi, dan kontribusi yang telah diberikan keduanya menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Semoga pengalaman tugas yang telah diperoleh dapat menjadi bekal berharga dalam pengabdian selanjutnya. Saya mendoakan agar saudara senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kesuksesan di tempat tugas yang baru,” katanya.

Kepada pejabat baru, yakni AKP Karwati, AKP Margono Suhendar, dan AKP Mochamad Yahya, Kapolres menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan besarnya tanggung jawab yang melekat pada jabatan tersebut.

Irwan meminta para pejabat baru segera beradaptasi dengan lingkungan tugas, memahami karakteristik wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, serta melanjutkan dan menyempurnakan program yang telah berjalan.

“Khususnya dalam pelaksanaan tugas pembinaan wilayah, pengungkapan kasus menonjol, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, hendaknya dilaksanakan secara humanis, responsif, dan berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, seluruh personel diminta menjaga soliditas dan meningkatkan disiplin dalam menjalankan tugas. Kapolres juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi etika serta kode etik profesi Polri.

“Mari kita bersama-sama mendukung para pejabat yang baru dilantik, bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan guna mewujudkan Polri yang presisi, hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Sabu Disisipkan di Kotak Susu, Petugas Rutan Surabaya Berhasil Mengungkap Modus Baru

Sidoarjo, Cakrawalajatim.news – Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang diduga jenis sabu saat layanan kunjungan, Rabu (1/7/2026). Paket diduga sabu tersebut ditemukan tersembunyi di dalam kotak susu kemasan yang dibawa seorang pengunjung perempuan berinisial TS.

Upaya penyelundupan itu terungkap berkat kejelian petugas penggeledah yang mencurigai gelagat TS saat memasuki area pemeriksaan. Pengunjung tersebut tampak gelisah dan sempat menolak menjalani pemeriksaan sesuai prosedur. Sikap tersebut semakin memperkuat kecurigaan petugas hingga dilakukan penggeledahan secara menyeluruh.

Hasilnya, petugas menemukan paket yang diduga berisi sabu disembunyikan dengan rapi di dalam kotak susu kemasan yang dibawa TS.

Dari hasil pemeriksaan awal, TS mengaku membawa barang terlarang tersebut atas permintaan seseorang yang berada di dalam rutan.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, mengatakan TS mengaku diperintahkan oleh salah seorang warga binaan berinisial AA untuk menyelundupkan paket tersebut ke dalam rutan.

“Pengakuannya, yang bersangkutan diperintahkan oleh salah satu warga binaan berinisial AA untuk membawa paket tersebut saat layanan kunjungan,” ujar Tristiantoro.

Ia menegaskan, keberhasilan menggagalkan penyelundupan tersebut merupakan hasil dari ketelitian dan kewaspadaan petugas yang menjalankan prosedur pemeriksaan secara maksimal. Menurutnya, pengawasan ketat terhadap setiap pengunjung menjadi bagian penting dalam mencegah masuknya barang-barang terlarang ke lingkungan rutan.

Usai menemukan barang bukti, pihak Rutan Kelas I Surabaya langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo. TS beserta paket yang diduga berisi sabu telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“Komitmen kami jelas, tidak ada toleransi terhadap segala bentuk penyelundupan narkotika ke dalam rutan. Kami akan terus memperkuat pengawasan dan bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk menjaga keamanan serta mewujudkan Rutan yang bersih dari narkoba,” tegas Tristiantoro.

 

Penulis, Tim / Editor, Redaksi

Tinjau Rutan Kelas I Surabaya, Kusnali Dorong Penguatan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, melakukan peninjauan langsung ke Rutan Kelas I Surabaya pada Senin (22/6). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga serta pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan secara optimal.

Dalam peninjauan tersebut, Kusnali memantau berbagai aspek pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, termasuk kesiapan petugas dalam menjaga keamanan, pelayanan kepada warga binaan, serta pelaksanaan program pembinaan yang berlangsung di dalam rutan.

Selain melakukan monitoring, Kusnali juga memberikan penguatan kepada seluruh jajaran pegawai. Ia menekankan pentingnya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Menurutnya, pelayanan yang prima dan pelaksanaan tugas yang berorientasi pada nilai-nilai pemasyarakatan merupakan kunci dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin maju dan berkualitas. Karena itu, seluruh pegawai diharapkan terus menjaga komitmen, disiplin, dan semangat kerja demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kinerja jajaran Rutan Kelas I Surabaya semakin optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berdaya guna.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

KB Samsat Sidoarjo Kota Perketat Pengawasan, Praktik Calo Terancam Sanksi Hukum.

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – KB Samsat Sidoarjo Kota terus memperkuat pengawasan terhadap pelayanan publik guna mencegah praktik percaloan yang dapat merugikan masyarakat. Langkah tersebut diwujudkan melalui pengecekan seluruh area pelayanan oleh Ipda Joko dari Provost Polresta Sidoarjo yang didampingi Aipda Benny selaku Baur Samsat Sidoarjo Kota.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengelilingi seluruh gedung Samsat untuk memastikan pelayanan administrasi kendaraan bermotor berjalan sesuai prosedur dan terbebas dari pihak-pihak yang menawarkan jasa pengurusan secara ilegal. Ipda Joko juga menyapa para wajib pajak (WP) yang sedang mengurus perpanjangan STNK, pengesahan lima tahunan, mutasi masuk, mutasi keluar, hingga Bea Balik Nama (BBN) I wilayah.

Kepada masyarakat, Ipda Joko menegaskan bahwa seluruh proses administrasi kendaraan bermotor sebaiknya dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan tanpa melalui perantara calo. Ia meminta wajib pajak segera melaporkan apabila menemukan oknum yang menawarkan jasa pengurusan dengan imbalan tertentu di luar ketentuan resmi.

“Jika ada pihak yang mengaku bisa mempercepat proses pengurusan dokumen kendaraan dengan meminta biaya tambahan, segera laporkan kepada Polresta Sidoarjo agar dapat ditindaklanjuti,” ujarnya Ipda Joko

Dari sisi hukum, praktik percaloan yang disertai pungutan liar dapat berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan. Apabila terbukti melakukan pungutan tanpa dasar hukum atau menyalahgunakan kewenangan dalam pelayanan publik, pelaku dapat dijerat dengan ketentuan pidana sesuai peraturan yang berlaku, termasuk ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) maupun aturan terkait tindak pidana korupsi apabila melibatkan penyelenggara negara.

Selain itu, praktik percaloan juga bertentangan dengan prinsip pelayanan publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang mengamanatkan pelayanan harus transparan, akuntabel, dan bebas dari pungutan tidak resmi.

Musthofa, jurnalis media online LiputanSurabaya.id yang turut melakukan pemantauan di lokasi, menyampaikan bahwa selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan adanya aktivitas percaloan di lingkungan Samsat Sidoarjo Kota. Menurutnya, para wajib pajak tampak mengurus sendiri dokumen kendaraan mereka melalui loket dan mekanisme yang telah disediakan.

Pengawasan yang dilakukan Provost Polresta Sidoarjo bersama petugas Samsat diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya oknum yang mencoba memanfaatkan kebutuhan warga dalam pengurusan dokumen kendaraan bermotor.

Dengan pengawasan rutin dan keterlibatan aktif masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran, pelayanan di KB Samsat Sidoarjo Kota diharapkan semakin profesional, transparan, serta terbebas dari praktik percaloan dan pungutan liar.

 

Penulis, Ibad Editor, Redaksi

Polres Ngawi Perkuat Jaga Kondusifitas Wilayah dengan Sabuk Kamtibmas

NGAWI, Cakrawalajatim.news – Semangat kebersamaan dan sinergitas lintas elemen terlihat kuat dalam kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas Polres Ngawi yang digelar di Kepatihan Jl. Patiunus Kabupaten Ngawi pada Kamis (30/4/26).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Ngawi.

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., tersebut diikuti sebanyak 1.067 personel yang terdiri dari unsur Polri, relawan, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai paguyuban masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyematan pita Merah Putih serta pembacaan deklarasi Sabuk Kamtibmas sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga persatuan, menangkal provokasi, dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif.

Dalam arahannya, Kapolres Ngawi menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi dinamika kamtibmas yang semakin kompleks.

“Apel Sabuk Kamtibmas ini adalah wujud nyata sinergitas kita semua. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta aktif menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keamanan di wilayah Ngawi,” tegas AKBP Prayoga.

Lebih lanjut, Kapolres Ngawi juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk konflik sosial, kerawanan remaja, hingga penyebaran hoaks di ruang digital.

“Kita harus hadir sebagai cooling system di tengah masyarakat. Kedepankan pendekatan humanis, perkuat komunikasi antar kelompok, dan bersama-sama kita jaga Ngawi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat soliditas antara Polri dengan instansi lintas sektor serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan damai di Kabupaten Ngawi.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.