Hari Bhayangkara ke -79 Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Baksos, Puluhan Pengemudi Bentor dan Kuli Panggul Full Senyum

TANJUNGPERAK, Cakrawalajatim.news – Senyum semringah terpancar dari wajah para anggota paguyuban becak motor (bentor) dan tenaga kuli bongkar muat (TKBM) di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

 

Kebahagiaan tersebut hadir saat mereka menerima bantuan sosial berupa paket sembako dari Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79.

 

Kegiatan bakti sosial (Baksos) yang penuh kehangatan ini digelar di Mako Polres Pelabuhan Tanjungperak pada Rabu, 18 Juni 2025.

 

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP Wahyu Hidayat didampingi Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Ari Bayuaji dan para pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjungperak, Polda Jatim.

 

“Kami ingin mewujudkan kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pekerja harian di lingkungan pelabuhan,” ungkap AKBP Wahyu usai menyerahkan bantuan.

 

Suasana kebersamaan begitu terasa saat para abdi negara membaur dengan para pekerja pelabuhan yang menjadi tulang punggung perekonomian di kawasan tersebut.

 

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Wahyu Hidayat juga menyapa hangat para penerima bantuan.

 

“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79,” ujarnya.

 

AKBP Wahyu berharap bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat dan meringankan beban kebutuhan sehari-hari para pekerja.

 

“Saya juga mendoakan semoga Bapak-bapak sekalian senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam mencari nafkah untuk keluarga,” tutur AKBP Wahyu Hidayat.

 

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005 ini menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan buah dari rezeki yang dikumpulkan oleh seluruh anggota Polres Pelabuhan Tanjungperak.

 

“Bantuan ini merupakan berkah dari sedikit rezeki yang kami sisihkan. Semoga kegiatan ini menjadi ladang pahala dan membawa berkah bagi kita semua,” imbuhnya.

 

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Kapolres kepada perwakilan dari Paguyuban Bentor dan Tenaga Kuli Bongkar Muat.

 

Momen tersebut diabadikan dalam sesi foto bersama yang memperlihatkan kedekatan antara aparat kepolisian dengan masyarakat yang mereka layani.

 

Hal itu sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara untuk terus mengayomi dan melindungi segenap lapisan masyarakat.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Ketua Komisi III DPR Apreasi Respons Cepat Polri terkait Ancaman Bom di Saudi Airlines

Jakarta, Cakrawaljatim.news – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengapresiasi langkah Polri dalam merespons cepat informasi ancaman bom pada pesawat Saudi Airlines yang mengangkut jemaah haji Indonesia. Habiburokhman meminta agar insiden tersebut diusut tuntas.

 

“Itu kan bahaya sekali ya, makanya Bareskrim sudah turun tangan, kita apresiasi kecepatan Polri merespons tersebut dalam konteks emergency-nya. Saya lihat kemarin teman-teman Brimob sangat cekatan langsung dicek semua detail-detail,” ujar Ketua Komisi III DPR, Rabu (18/6/2025).

 

Ia mengatakan pelaku harus segera ditangkap. Dia meminta agar insiden itu tak dianggap remeh.

 

“Walaupun nggak ada bomnya, itu sudah memasuki perbuatan teror. Jadi harus diusut tuntas siapa yang mengirim email dan segala macam harus kita kejar,” ujar Ketua Komisi III DPR.

 

Ketua Komisi III DPR pun mengingatkan jika insiden tersebut berpotensi terulang kembali. Habiburokhman menegaskan peristiwa ancaman bom itu harus segera ditindaklanjuti.

 

“Ya pasti kemungkinan terulang kan sangat besar, gimana coba, apa lagi kan dari luar negeri, yang penting kalau ada peristiwa seperti ini langsung ditindaklanjuti,” tutur Ketua Komisi III DPR.

 

Sebelumnya, pesawat Saudia Airines SV-5726 rute Jeddah-Jakarta yang membawa Jemaah haji mendarat darurat di Bandara Kualanamu usai menerima ancaman bom. Hasil pemeriksaan pesawat itu dinyatakan steril dari benda bermuatan bom.

 

“Hasil sementara dari pengecekan Jibom, Kodam, dan Paskhas, saat ini posisi pesawat dinyatakan clear, baik dari kabin maupun barang-barang yang diangkut di pesawat, tapi kami masih melakukan pendalaman terhadap barang bawaan dari para jemaah haji,” kata Kapolda Sumut Irjen Wishnu Hermawan Februanto.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Sekretaris MUI Jawa Timur Apresiasi Polda Jatim Layani Kesehatan Gratis di Hari Bhayangkara ke -79

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) gratis yang digelar oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur melalui Biddokkes dan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Surabaya bagi para pengemudi ojek online (Ojol) dan Masyarakat Umum menuai apresiasi luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama.

 

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 16 Juni 2025 tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

 

Tujuan dari kegiatan itu untuk memberikan layanan kesehatan secara cuma-cuma atau gratis kepada kalangan pekerja informal yang rentan dari sisi akses terhadap pelayanan medis.

 

Tokoh Agama yang juga Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim,Dr. KH. Hasan Ubaidillah,M.Si menyampaikan terima kasih atas kepedulian Polda Jatim yang telah memberikan pelayanan kesehatan gratis khususnya kepada pengemudi ojek daring, khitan masal dan pemeriksaan kesehatan lainnya.

 

“Saya sangat mengapresiasi program Polri, khususnya Polda Jatim, yang memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, terutama para pengemudi ojol. Ini sangat bermanfaat,” ujarnya, Rabu (18/6).

 

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan, mengingat manfaatnya yang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil.

 

“Semoga program ini bisa berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar KH. Hasan Ubaidillah.

 

Sekretaris MUI Jawa Timur juga mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke – 79 dan berharap semoga ke depan lebih banyak lagi program-program Polri yang menyentuh langsung masyarakat kecil.

 

“Saya atas nama pribadi dan ulama di Jawa Timur mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke – 79, Polri tetap untuk masyarakat,” pungkasnya.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Kasat Lantas Polres Sampang Gencarkan Sosialisasi Zero ODOL 2026, Tegaskan Bahaya Truk Overdimensi dan Overload

Sampang, Cakrawalajatim.news – Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, S.H., M.M., hadir sebagai narasumber dalam dialog publik yang diselenggarakan oleh RRI SP Sampang di Jalan Imam Bonjol, Rabu (18/6/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia mengangkat topik penting terkait upaya penertiban kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) atau kelebihan muatan dan dimensi.

 

Sosialisasi terkait Zero ODOL ini mulai diberlakukan sejak 1 hingga 30 Juni 2025, sebagai bagian dari langkah menuju target nasional Zero ODOL pada tahun 2026. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Kakorlantas Polri yang bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan RI.

 

“Penertiban ini bukan semata penegakan hukum, tapi upaya menyelamatkan nyawa dan menjaga kualitas jalan. Truk yang melebihi batas dimensi atau kapasitas bukan hanya melanggar aturan, tapi juga berbahaya bagi pengguna jalan lain,” ujar AKP Sigit.

 

Dalam dialog tersebut, AKP Sigit menjelaskan bahwa kendaraan ODOL terbagi menjadi dua kategori, yaitu:

 

1. Over Dimensi: Kendaraan yang mengalami perubahan atau modifikasi fisik dari bentuk aslinya, sehingga masuk kategori pelanggaran berat dengan ancaman pidana atau denda.

 

 

2. Overload: Kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas standar, tanpa mengubah bentuk atau struktur kendaraan, termasuk dalam pelanggaran lalu lintas biasa.

 

 

 

“Mulai 1 Juni hingga 30 Juni ini, kami fokus melakukan sosialisasi kepada para pemilik angkutan dan pengusaha truk. Setelah itu, pada 1 hingga 13 Juli dilakukan tahap teguran. Sedangkan tindakan hukum akan kami mulai 14 Juli, bersamaan dengan pelaksanaan Operasi Patuh 2025,” jelasnya.

 

Dalam rangka menyukseskan program ini, Satlantas Polres Sampang akan bersinergi dengan berbagai stakeholder seperti Dinas Perhubungan, pengelola jalan nasional, Jasa Marga, pengelola kawasan industri, pelabuhan, serta Jasa Raharja.

 

AKP Sigit juga mengingatkan bahwa kendaraan yang melebihi kapasitas angkut tidak hanya berisiko mencelakai pengguna jalan lain, tetapi juga menjadi penyebab utama kerusakan jalan dan kemacetan parah.

 

“Kami mengimbau masyarakat dan pengusaha angkutan di Sampang untuk tidak memodifikasi kendaraan secara ilegal atau memaksakan muatan. Ini bukan sekadar pelanggaran, tapi juga bentuk kejahatan lalu lintas yang membahayakan banyak pihak,” tegasnya.

 

Dengan sosialisasi dan penindakan yang terstruktur ini, Satlantas Polres Sampang menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program nasional Zero ODOL 2026, demi terciptanya lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Polres Ngawi Gelar Bakti Religi di Hari Bhayangkara ke -79, Bersih – bersih di Sejumlah Tempat Ibadah

NGAWI, Cakrawalajatim.news – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polres Ngawi Polda Jatim menggelar kegiatan Bakti Religi di sejumlah tempat ibadah.

 

Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan kegiatan bakti religi yang bersentuhan dengan tempat ibadah, sebagai wujud kepedulian Polri dalam hal ini Polres Ngawi Polda Jatim.

 

“Kegiatan ini, menjadi salah satu wujud kepedulian Polres Ngawi terhadap tempat-tempat ibadah,” tutur AKBP Charles P. Tampubolon,Rabu (18/6).

 

Hal ini dilakukan demi menjaga toleransi dan hubungan yang harmonis antara kepolisian dengan masyarakat dari berbagai agama.

 

“Bakti religi ini dilaksanakan demi menjaga toleransi dan hubungan yang harmonis antara Polres Ngawi dan warga sekitar,” lanjut Kapolres Ngawi.

 

Kegiatan bakti religi oleh anggota Polres Ngawi kali ini, dilaksanakan di Masjid Jami At’Taqwa Ketanggi dan Gereja Katolik Santo Yosef Jl. JA. Suprapto.

 

Dengan membersihkan halaman sekitar dan dalam masjid serta gereja, diharapkan masyarakat yang beribadah menjadi nyaman.

 

Kapolres Ngawi juga mengatakan bahwa kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk dalam mempererat hubungan Polri dengan masyarakat

 

“Kegiatan bakti religi ini kami laksanakan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bertepatan menyambut Hari Bhayangkara ke-79,” tutup AKBP Charles Tampubolon.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

HUT ke-98 Persebaya, 2468 Personil Gabungan Polrestabes Surabaya Disiagakan

Surabaya, Cakrawalajatim.news — Dalam semangat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-98 Persebaya, Polrestabes Surabaya menggelar apel pasukan gabungan dengan jumlah 2468 personil.

 

Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan menyambut euforia warga Kota Pahlawan, khususnya para suporter militan Bonek, yang dikenal dengan semangat tinggi dan loyalitas luar biasa terhadap klub kebanggaan mereka.

 

Apel tersebut dihadiri jajaran TNI, perwira kepolisian, serta perwakilan dari instansi pemerintah dan unsur gabungan lainnya. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata dari sinergitas antarlembaga dalam memastikan perayaan berjalan aman dan tertib.

 

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, dalam amanatnya menegaskan pentingnya kesiapsiagaan serta pendekatan yang santun namun tetap tegas terhadap setiap potensi gangguan keamanan.

 

“Mengawali amanat ini, jangan lupa kita panjatkan syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita masih diberi kesempatan untuk memberikan pengabdian kita hari ini, terutama terkait dengan anniversary Persebaya ke-98 tahun 2025,” tutur Kombespol Lutfi, pada (17/06) Sore.

 

Menurut Kombespol Lutfi, sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan simbol identitas dan kebanggaan warga Surabaya. Oleh karena itu, euforia perayaan ulang tahun Persebaya harus dipastikan tidak keluar dari koridor ketertiban umum.

 

Ia mengingatkan bahwa berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, euforia perayaan sering kali diwarnai insiden seperti kecelakaan, perkelahian antar-suporter, hingga tindakan yang dipicu oleh konsumsi minuman keras.

 

“Saya berterima kasih kepada jajaran yang sudah melakukan razia terhadap minuman keras. Mudah-mudahan ini bisa mereduksi potensi kerawanan yang akan timbul malam ini,” tegasnya.

 

Pengamanan malam perayaan direncanakan dimulai pukul 18.00 WIB dan akan melibatkan kurang lebih 2468 personel yang disebar ke berbagai titik strategis, termasuk di area Tambaksari. Fokus utama pengamanan adalah mencegah berkumpulnya massa dalam jumlah besar demi menghindari potensi kericuhan.

 

Kombespol Lutfi menjelaskan bahwa personel di lapangan tidak hanya bertugas menyekat, tetapi juga mengedukasi masyarakat secara persuasif.

 

“Saya minta lakukan dengan santun, berikan penjelasan alternatif jalur yang mereka lalui sehingga tidak memancing adanya perselisihan,” ujarnya. “Karena kalau semakin besar massa yang berkumpul, tentu akan semakin sulit dalam pengendalian.”

 

Ia juga menekankan bahwa personel harus selalu mengedepankan pendekatan humanis, tidak terpancing emosi, dan mampu memberikan solusi saat ada pengalihan jalur maupun penolakan dari massa.

 

Dalam arahannya, Kombespol Lutfi secara tegas melarang penggunaan senjata api kecuali dalam kondisi yang sangat terpaksa dan membahayakan nyawa petugas. Ia mengingatkan bahwa setiap tindakan aparat saat ini sangat mudah terdokumentasi oleh publik.

 

“Yang kita hadapi ini adalah orang Surabaya juga. Bonek ini juga keluarga kita, saudara kita. Kalau ada pelanggaran, meskipun tidak ada CCTV atau media, video pasti muncul karena setiap orang membawa handphone. Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.

 

Ia mengingatkan bahwa meskipun massa terlihat telah bubar di suatu titik, aparat tidak boleh serta-merta meninggalkan lokasi. Ada kemungkinan massa kembali berkumpul dari titik lain. Oleh karena itu, koordinasi dan komunikasi lintas sektor menjadi kunci dalam pengendalian situasi.

 

Semangat Profesionalisme dan Humanisme di Tengah Euforia

 

Menutup amanatnya, Kapolrestabes meminta seluruh personel tetap semangat dan menjunjung tinggi profesionalisme. Ia berharap bahwa perayaan ulang tahun Persebaya tahun ini dapat berjalan meriah namun aman, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang klub dan semangat sportivitas warga Surabaya.

 

“Meskipun kegiatan ini dimulai sore atau malam hari, saya minta semuanya tetap semangat, junjung tinggi profesionalisme, dan bertekad untuk senantiasa menjadi lebih baik dari hari ke hari,” pungkasnya.

 

Dengan pendekatan preventif, edukatif, dan humanis, diharapkan bahwa momen bersejarah ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi bagi suporter, tetapi juga menjadi bukti kedewasaan masyarakat Surabaya dalam merayakan kecintaan terhadap klub sepak bolanya dengan cara yang tertib dan beradab.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.