Cakrawala Jatim News

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Tanamkan Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

TANJUNG PERAK, Cakrawalajatjatim.news – Suasana Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak mendadak lebih riuh dan ceria dari biasanya, Kamis (30/10). Pagi itu, markas polisi di kawasan pelabuhan tersebut didatangi oleh 120 siswa-siswi dari TK AL KHAIRIYAH.

Ratusan anak usia dini itu hadir dengan antusias untuk mengikuti kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) yang digelar oleh jajaran Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji, melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengatakan, kegiatan ini untuk mengenalkan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini.

“Kami ingin menanamkan pondasi disiplin berlalu lintas sejak mereka masih kecil. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan di jalan raya,” ujar Iptu Suroto.

Dalam kegiatan itu, suasana berlangsung sangat edukatif namun tetap ceria. Dipandu oleh anggota Satlantas, anak-anak diajak bermain sambil belajar. Mereka tampak antusias saat dikenalkan dengan berbagai rambu-rambu lalu lintas dasar.

Tak hanya itu, para siswa TK ini juga mendapat materi praktik. “Mereka kami ajari cara menyeberang jalan yang aman, dan kami kenalkan apa saja tugas-tugas bapak-ibu polisi lalu lintas di lapangan,” tambah Suroto.

Dalam kesempatan tersebut, polisi tidak hanya fokus pada anak-anak. Para guru dan orang tua siswa yang turut mendampingi juga mendapat penekanan khusus.

Iptu Suroto menegaskan, peran keluarga sangat vital dalam membentuk karakter anak. “Kami tekankan kepada para guru dan orang tua pentingnya peran keluarga dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas. Ini adalah tanggung jawab bersama demi mewujudkan keselamatan bersama di jalan raya,” tegasnya.

Kegiatan ini pun menjadi momen positif untuk memupuk kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa. “Harapannya, anak-anak tidak lagi takut pada polisi, melainkan memandang polisi sebagai sahabat mereka,” pungkasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Aksi Pencurian Kabel Telkom Beraksi di Jalan Panglima Sudirman, Polres Nganjuk Jadi Sorotan

Nganjuk, Cakrawalajatim.news – Aksi pencurian kabel Telkom kembali marak terjadi di wilayah Jawa Timur. Kali ini, komplotan pelaku melakukan aksinya di jalan Panglima Sudirman Kabupaten Nganjuk, saat sekelompok pekerja yang diduga melakukan pencurian kabel meraka hampir mengelabuhi awak wartawan dan juga LSM dengan mengaku sebagai petugas resmi dari sebuah perusahaan rekanan Telkom.

Peristiwa bermula ketika seorang wartawan dan LSM berasal dari Surabaya mendatangi lokasi aktivitas mencurigakan berupa penggalian kabel dipinggir jalan. Saat ditanya, para pekerja kompak menyebut bahwa mereka berasal dari PT Putri Ratu Mandiri (PRM) dan mengklaim pekerjaan tersebut merupakan proyek resmi milik Telkom.

Dilokasi juga tampak seorang mengenakan seragam Telkom, membuat wartawan semakin percaya bahwa kegiatan itu legal.

Saat mandor kemudian mengajak wartawan tersebut untuk mengajak ngopi, tapi anehnya ketika awak wartawan menelpon anak dari pemilik PT PRM (putri ratu mandiri) mandornya pun tidak bisa berbuat apa-apa ketika pihak dari PT PRM menyebutkan “gak ada pekerjaan kita disana Mas dan saya pastikan itu tidak resmi, “ucap Ayubi putra dari pemilik PT PRM.

Salah satu yang mengaku sebagai mandor makin bingung saat di tanya soal Nodin, Simlok dan perijinan dari dinas PU, lebih anehnya lagi aksi pencurian tersebut tidak terdeteksi oleh Aparat Penegak hukum (APH) Polres Nganjuk walaupun aksi pencurian tersebut beraksi di jalan utama.

Hal ini memunculkan sorotan terhadap lemahnya pengawasan aparat di wilayah hukum Polres Nganjuk, bahkan muncul dugaan adanya oknum aparat yang menerima jatah dari hasil pencurian tersebut, meski kebenarannya masih perlu dibuktikan.

Pengerjaan penarikan kabel Telkom disepanjang jalan Panglima Sudirman Kabupaten Nganjuk itu dinilai telah merusak Fasilitas Umum (fasum) dan merugikan masyarakat khususnya kendaraan bermotor dan pejalan kaki.

Sebagai informasi, setiap pengerjaan atau penarikan kabel milik PT Telkom Indonesia wajib dilengkapi dengan sejumlah dokumen resmi, antara lain :

1. Nodin Telkom

2. Surat Perintah Kerja (SPK)

3. Simlok

4. Izin tertulis dari Dinas Pekerjaan Umum (PU)

5. Ijin tertulis dari Pemerintah Kota (Pemkot)

6. Bagi anggota TNI/Polri, wajib menunjukkan surat perintah resmi dari satuannya

Apabila salah satu dokumen tersebut tidak dimiliki, maka kegiatan pengambilan kabel dinyatakan ilegal dan harus segera dilaporkan kepada pihak berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Telkom maupun aparat kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait insiden dugaan pencurian tersebut.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Jalin Keakraban, Samsat Surabaya Utara Undang Pedagang dan Wajib Pajak Sarapan Bersama

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Suasana berbeda tampak di halaman Kantor Bersama (KB) Samsat Surabaya Utara, Jumat (31/10) pagi. Di bawah arahan AKP Suryono, kegiatan Jum’at Berkah digelar penuh keakraban bersama para pedagang kaki lima yang sehari-hari berjualan di depan kantor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ipda Rike, Iptu Edi, Iptu Eko, serta Adpel Fajar dari Dispenda Jawa Timur. Mereka bersama-sama mengundang para penjual bakso, soto ayam, dan gorengan untuk menikmati sarapan bersama para wajib pajak (WP) dan petugas Samsat.

Suasana hangat terasa ketika seluruh peserta duduk lesehan, berbagi makanan, dan bercengkerama. Momen kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Gus Nur, dengan harapan keselamatan, kelancaran tugas, dan keberkahan rezeki bagi semua.

“Ini bentuk kebersamaan dan rasa syukur kami. Samsat bukan hanya tempat pelayanan, tapi juga wadah silaturahmi antara petugas dan masyarakat,” ujar AKP Suryono di sela kegiatan.

Acara berjalan khidmat dan penuh makna. Para pedagang mengaku terharu karena baru kali ini mereka diajak makan dan berdoa bersama petugas kepolisian dan pegawai Dispenda.

Tak hanya mempererat hubungan antar-stakeholder, kegiatan Jum’at Berkah juga menjadi refleksi semangat pelayanan prima, humanis, dan penuh sopan santun yang diusung jajaran Ditlantas Polda Jatim.

Momen kebersamaan itu turut diliput awak media, salah satunya Musthofa, yang hadir langsung meliput di lokasi.

Dengan kegiatan rutin seperti ini, KB Samsat Surabaya Utara kian mempertegas komitmennya untuk menjadi lembaga pelayanan publik yang dekat dengan rakyat dan mengedepankan nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Pelaku Curanmor di Gubeng Nyaris Dibakar Massa, Diselamatkan Polisi dan Dilarikan ke RS Bhayangkara

Surabaya, Cakrawalajatim.news  — Aksi main hakim sendiri nyaris menelan korban jiwa di wilayah hukum Polsek Gubeng. Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial Riki Christianto bin Rouf (26), warga Jl. Pulosari V, Wonokromo, Surabaya, nyaris tewas dibakar massa setelah tertangkap mencuri sepeda motor milik warga.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di Jl. Jojoran III No. 40, Kelurahan Gubeng, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Korban diketahui bernama Dian Rike Purbamasari (37), seorang karyawan swasta yang tinggal di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pelaku masuk ke pekarangan rumah korban dan berusaha membawa kabur sepeda motor Honda Beat warna biru hitam, nopol L-3522-ACG, dengan menggunakan kunci T. Saat motor berhasil dinyalakan, korban yang menyadari hal tersebut langsung berteriak “maling!” hingga mengundang perhatian warga sekitar.

Warga yang berdatangan kemudian berhasil menangkap pelaku dan sempat memukulinya. Situasi semakin memanas ketika sebagian massa menyiramkan bensin ke tubuh pelaku dan mencoba membakarnya. Beruntung, petugas dari Polsek Gubeng bersama anggota Koramil setempat segera datang ke lokasi dan menyelamatkan pelaku dari amukan massa.

Pelaku yang mengalami luka bakar di sekujur tubuh langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk mendapatkan perawatan medis serta dilakukan visum et repertum.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Ipda Duwi Santoso, SH, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Gubeng. Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara,” ujar Ipda Duwi.

Sementara itu, Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto, S.Sos., melalui Kanit Reskrim menambahkan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa:

1 unit sepeda motor Honda Beat warna biru hitam nopol L-3522-ACG milik korban, 1 buah kunci T, 1 buah anak kunci, dan 1 buah kunci duplikat palsu.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Humanis dan Responsif, Samsat Surabaya Utara Jadi Contoh Pelayanan Publik yang Patut Ditiru

SURABAYA, Cakrawalajatim.news  – Di tengah suasana pagi yang hangat, jajaran Samsat Surabaya Utara terus menggencarkan kegiatan “Polantas Menyapa”, sesuai dengan arahan Dirlantas Polda Jawa Timur. Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian petugas dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat.

Dalam kegiatan kali ini, petugas Samsat Surabaya Utara mendapati seorang warga lanjut usia yang tampak kebingungan saat hendak mengurus mutasi kendaraan keluar daerah. Dengan sigap, anggota Samsat segera menghampiri dan membantu proses administrasi agar berjalan lancar.

Paur Samsat Surabaya Utara melalui anggotanya, Iptu Eko, Gandhi, dan David, menegaskan komitmen mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat wajib pajak.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat dapat mengurus administrasi kendaraan dengan cepat, mudah, dan nyaman,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihak Samsat berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang telah disediakan dengan baik, demi terwujudnya sistem administrasi kendaraan bermotor yang tertib, aman, dan transparan.

“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian bagi wajib pajak,” pungkasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

BRAVO” AKP Tri Arda Meidiansyah, S.TR.K, Sik : Dengan Program Coaching clinic SIM, Pemohon Terbimbing dan Lolos Saat Uji Praktek

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Program Coaching clinic SIM merupakan program Pelatihan yang dibuat oleh Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) kepolisian untuk membantu calon pemohon SIM agar lebih siap menghadapi ujian praktik dan teori pembuatan SIM.

Program ini memberikan bimbingan langsung, kisi-kisi soal, dan simulasi untuk meningkatkan kemampuan peserta, sehingga diharapkan mereka dapat lulus ujian dengan lebih percaya diri.

Menurut keterangan Kanit Regidet Satpas SIM Colombo – Polrestabes Surabaya yakni AKP Tri Arda Meidiansyah, S.TR.K, Sik, dan di dampingi Kasubnit Iptu Hariyo serta Ipda Dani mengatakan, Sabtu (25/10/2025) mengatakan, tujuan program Coaching clinic SIM ini agar pemohon mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemohon SIM.

“Serta mempersiapkan peserta untuk menghadapi ujian teori dan praktik SIM, dan meningkatkan tingkat kelulusan ujian SIM.
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas,” Ucap Tri Arda Meidiansyah.

Masih kata Kanit Regidet Satpas SIM Colombo, manfaat program Coaching clinic SIM bagi pemohon, bisa memberikan gambaran yang jelas tentang ujian SIM, dan Peserta mendapatkan panduan dan tips dari petugas kepolisian.

“Memberikan bimbingan dan pelatihan secara langsung sebelum ujian sebenarnya dan Membantu pemohon yang sebelumnya gagal ujian praktik,” ujarnya.

Perlu untuk diketahui, masih lanjut kata AKP Tri Arda Meidiansyah, S.TR.K, Sik, program Coaching clinic SIM yang di adakan oleh Satpas Colombo ini khusus bagi pemohon yang gagal saat menjalakan uji praktek.

“Program ini diadakan khusus hari Sabtu pukul 15.00 hingga 17.00 WIB (sore), dan Peserta akan didampingi oleh petugas TIM petugas polisi Kelopok Kerja Uji Praktek (pokja praktek) yang memberikan penjelasan teknis, latihan, dan simulasi ujian,” tutup Kanit Regidet Satpas SIM Colombo.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.