Cakrawala Jatim News

19 Tahun Harmoni, Mercure Surabaya Grand Mirama Rayakan “The Symphony of Nineteen” dengan Aksi Sosial dan Kebersamaan

Surabaya, Cakrawalajatim..news – Memasuki usia ke-19 tahun, Mercure Surabaya Grand Mirama merayakan hari jadinya dengan mengusung tema “The Symphony of Nineteen”, sebuah refleksi perjalanan panjang yang dirangkai dalam harmoni dedikasi, kolaborasi, dan kebersamaan selama hampir dua dekade. 26 Februari 2026

Tema ini menggambarkan perjalanan hotel sebagai sebuah simfoni, di mana setiap peran, kontribusi, dan kebersamaan menjadi nada yang menyatu menciptakan harmoni keberhasilan.

1.000 Paket Takjil dan Instalasi 19 Meter

Sebagai pembuka rangkaian perayaan, hotel menggelar aksi sosial berupa pembagian 1.000 paket takjil kepada masyarakat. Uniknya, kegiatan ini menghadirkan instalasi meja sepanjang 19 meter di depan area hotel, melambangkan usia serta perjalanan yang telah ditempuh.

Pembagian takjil yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut disambut antusias masyarakat. Suasana sore menjelang berbuka pun terasa hangat, penuh kebersamaan dan rasa syukur.

Prosesi Potong Tumpeng Penuh Makna

Momentum perayaan dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng pada pukul 17.00 WIB sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian selama 19 tahun perjalanan.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni, melainkan representasi ungkapan terima kasih kepada para tamu setia, dedikasi seluruh Heartist, serta dukungan para mitra yang telah berjalan bersama sejak awal berdiri hingga kini.

“Sembilan belas tahun adalah perjalanan yang dibangun dari kepercayaan dan komitmen. Kami percaya bahwa keberhasilan ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi tentang bagaimana kami dapat terus memberikan nilai bagi masyarakat. The Symphony of Nineteen adalah simbol bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan harmoni yang membuat kami terus melangkah maju,” ujar Yohan Setia, Direktur Utama PT. Mirama Wisata.

Santunan 45 Anak Yatim Piatu

Perayaan anniversary semakin bermakna dengan pemberian santunan kepada 45 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Himmatun. Momen ini mempertegas bahwa semangat “The Symphony of Nineteen” tidak hanya tercermin dalam pelayanan, tetapi juga dalam kepedulian terhadap komunitas sekitar.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama antara pemilik hotel, jajaran manajemen, para Heartist, serta anak-anak panti asuhan. Nuansa kekeluargaan dan kebersamaan menjadi penutup yang selaras dengan makna tema perayaan tahun ini.

“Setiap Heartist adalah nada dalam orkestra pelayanan kami. Selama 19 tahun, kami belajar bahwa harmoni tercipta dari kolaborasi dan konsistensi. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan pengalaman terbaik bagi para tamu, sekaligus memperkuat kontribusi kami kepada masyarakat,” ungkap Sugito Adhi, Cluster General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama dan Grand Mercure Malang Mirama.

Melalui perayaan ini, Mercure Surabaya Grand Mirama menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh dalam harmoni—tidak hanya sebagai destinasi perhotelan, tetapi juga sebagai bagian yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Polsek Pakal Gelar Buka Puasa Bersama, 600 Porsi Disajikan untuk Komunitas dan Masyarakat

Surabaya, Cakrawalajatim.news  – Suasana penuh kehangatan dan kepedulian terasa di halaman Polsek Pakal Polrestabes Surabaya pada Kamis, 26 Februari 2026. Melalui program Dapur Berkah Ramadan, jajaran kepolisian menghadirkan momen berbuka puasa bersama dengan Komunitas Wong Bodo dan masyarakat sekitar.

Sebanyak 600 porsi hidangan disajikan secara prasmanan sebagai wujud nyata kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pakal, AKP Mulya Sugiharto, S.I.K., bersama para kanit dan anggota piket fungsi. Kehadiran sekitar 20 anggota komunitas serta puluhan warga menambah hangatnya suasana kebersamaan di bulan suci.

Sejak sore hari, personel Polsek Pakal bersama Komunitas Wong Bodo telah bergotong royong menyiapkan seluruh rangkaian acara. Semangat kebersamaan terlihat saat proses penataan hidangan hingga penyambutan masyarakat yang hadir.

Menjelang waktu berbuka, Kapolsek Pakal AKP Mulya menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial.

Dalam penyampaiannya, ia menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga berbagi kebahagiaan.

Azan Magrib kemudian berkumandang, seluruh peserta menikmati takjil bersama sebelum melaksanakan salat Magrib berjamaah di Mushola Al Hijrah Mapolsek Pakal. Usai beribadah, acara dilanjutkan dengan makan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.

Program Dapur Berkah Ramadan ini tidak sekadar menghadirkan hidangan berbuka, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang hangat antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kehadiran warga yang antusias menunjukkan bahwa kegiatan sosial semacam ini mampu memperkuat kepercayaan publik serta membangun kedekatan emosional.

Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan Polri yang humanis dan selalu hadir di tengah masyarakat.

Kegiatan buka puasa bersama di Mapolsek Pakal menjadi gambaran nyata bagaimana Ramadan menghadirkan nilai kebersamaan tanpa sekat. Polisi, komunitas, dan masyarakat duduk bersama dalam satu meja, menikmati hidangan yang sama, serta memanjatkan doa dalam suasana yang khidmat.

Momentum ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut sebagai budaya kebersamaan yang memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Polrestabes Surabaya Intensifkan Pengawasan Pasar Modern

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Surabaya, Satgas Pangan Polrestabes Surabaya Unit Tipidek bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan rutin pengecekan dan monitoring harga pangan di sejumlah titik distribusi dan pasar modern dan distributor bapokting surabaya, pada hari Jumat 27 Februari 2026.

Polrestabes Surabaya Unit Tpidek melalui Satgas Pangan bersinergi dengan dinas terkait melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan stok komoditas strategis seperti beras, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, gula pasir, serta bahan pokok penting lainnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan harga jual, kesesuaian dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), serta memastikan ketersediaan stok bahan pokok di lapangan.

Selain itu, dilakukan dialog langsung dengan pedagang dan pengelola untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar.

Berdasarkan hasil monitoring dan pengecekan di seluruh lokasi tersebut, tidak ditemukan harga yang melebihi HET Harga komodit.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Infrastruktur Memprihatinkan di Gempol Gunting Tanggulangin, Warga Minta Pemkab Sidoarjo Segera Lakukan Perbaikan Total

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Kerusakan jalan dan kurangnya penerangan di Dusun Gempol Gunting, Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, menjadi sorotan warga. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat hujan mengguyur.

Sejumlah titik di ruas jalan itu tampak berlubang dan permukaannya tidak rata. Ketika hujan turun, lubang tertutup air sehingga sulit dikenali pengendara. Situasi semakin riskan karena minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut.

Warga setempat mengungkapkan, kecelakaan lalu lintas kerap terjadi akibat pengendara terjebak lubang atau kehilangan kendali saat berusaha menghindari kerusakan jalan. “Kalau malam hari gelap sekali. Sudah beberapa kali pengendara motor jatuh karena tidak melihat lubang,” ujar seorang warga, Selasa (25/2/2026).

Jalan tersebut diketahui menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, sekolah, hingga distribusi barang. Selain itu, jalur tersebut juga dimanfaatkan sebagai rute alternatif bagi kendaraan dari wilayah sekitar.

Masyarakat menilai perbaikan yang selama ini dilakukan hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh keseluruhan ruas jalan. Akibatnya, kerusakan kembali muncul dalam waktu singkat. Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk segera melakukan pengaspalan ulang secara menyeluruh serta menambah fasilitas penerangan.

Harapan juga disampaikan kepada Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana agar memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Warga meminta langkah konkret sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal.

Selain itu, masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut mengawasi percepatan perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa diharapkan dapat mendorong koordinasi lintas instansi demi keselamatan warga.

Berdasarkan catatan warga, dalam beberapa bulan terakhir telah terjadi sejumlah kecelakaan ringan hingga sedang di lokasi tersebut. Meski belum menimbulkan korban jiwa, beberapa pengendara mengalami luka-luka serta kerusakan kendaraan.

Warga mendesak agar pemerintah segera melakukan survei lapangan, mengalokasikan anggaran, serta memasang rambu peringatan dan penerangan sementara sebagai langkah antisipasi. Mereka berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan berkualitas agar tidak kembali rusak dalam waktu dekat.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terkait jadwal perbaikan jalan di wilayah tersebut. Warga pun menunggu respons nyata demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama.

Dilansir dari Media Datacyber.id

 

Penulis, Datacyber.id / Editor, Redaksi

Kapolres Gresik : Kami Tidak Akan Memberi Ruang Bagi Pelaku Narkoba

GRESIK, Cakrawalajatim.news – Komitmen tegas jajaran Polres Gresik Polda Jatim dalam memberantas peredaran narkotika tak akan pernah surut.

Selain memburu pelaku narkoba, pemeriksaan di internal Polres Gresik Polda Jatim juga kerap dilakukan melalui test urine bagi anggota secara mendadak.

Hal itu seperti ditegaskan oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution di Mapolres Gresik, Selasa (24/2/26).

AKBP Ramadhan Nasution mengatakan Polres Gresik Polda Jatim juga berupaya maksimal dalam pencegahan peredaran narkoba melalui sosialisasi bahaya narkoba ke masyarakat termasuk pelajar.

“Sosialisasi bahaya narkoba melalui pendekatan kepada masyarakat termasuk pelajar juga kita gencarkan, penindakan tegas terhadap pelaku narkoba juga kita lakukan tanpa kompromi,” ujarnya.

AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, baru – baru ini Polres Gresik Polda Jatim juga mengamankan seorang residivis kasus narkoba berinisial AS (35).

Tersangka AS berhasil diringkus Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim saat hendak mengedarkan sabu sistem ranjau di wilayah Kabupaten Gresik.

“Penangkapan ini merupakan bukti keseriusan kami dalam menindak tegas pelaku peredaran narkoba yang meresahkan masyarakat,” ungkapnya.

Kapolres Gresik mengatakan, AS adalah residivis kasus Narkoba dan sudah ketiga kalinya ia ditangkap Polisi.

Kali ini AS ditangkap di depan kamar kosnya di Jalan Raya Meduran Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Senin (9/2/2026) pekan lalu.

Dari penggeledahan di lokasi, Polisi menemukan 15 plastik klip sabu di dalam tas selempang warna merah hati yang dikenakan tersangka.

Tak berhenti di situ, penggeledahan dilanjutkan ke kamar kos pelaku dan ditemukan 9 plastik klip sabu yang disimpan dalam tas selempang Eiger warna abu-abu.

“Total ada 24 paket sabu siap edar dengan berat keseluruhan kurang lebih 51,11 gram kami amankan,” kata Kapolres Gresik.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara serta denda maksimal Rp2 miliar ditambah sepertiga.

Ia juga dijerat Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP junto UU Nomor 1 Tahun 2026.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkoba di Gresik,” tegas AKBP Ramadhan.

Sebagai bentuk komitmen, Polres Gresik Polda Jatim mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan tindak pidana di wilayah Kabupaten Gresik melalui Hotline Call Center 110 atau WhatsApp Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006 yang terhubung langsung dengan Kapolres Gresik.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Polres Ngawi Respon Cepat Laporan 110 Amankan Pemuda Ngamuk Bawa Sajam

NGAWI, Cakrawalajatim.news – Polres Ngawi Polda Jawa Timur bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110, terkait seorang warga yang mengamuk sambil membawa senjata tajam di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi,Senin (23/2/26).

Pamapta Polres Ngawi, Ipda Erlanda bersama piket fungsi dan personel Sat Samapta yang dipimpin Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Kapolsek Geneng AKP Haris Sunarto

Saat tiba di tempat kejadian, petugas mendapati seorang pemuda yang depresi tersebut berada di dalam rumah sambil berteriak dan mengancam warga sekitar menggunakan dua bilah senjata tajam.

Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif guna menenangkan situasi.

Namun, karena yang bersangkutan membawa senjata tajam dan berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain, petugas mengambil tindakan terukur dengan menggunakan taser gun (senjata kejut).

Taser gun (senjata kejut) mengeluarkan aliran listrik bertegangan rendah untuk melumpuhkan sementara, sehingga anggota Polres Ngawi dapat mengendalikan pelaku tanpa menimbulkan luka serius.

Penggunaan alat tersebut dilakukan secara profesional dan proporsional demi menjamin keselamatan semua pihak.

Berkat kesigapan dan profesionalisme aparat gabungan, proses evakuasi berhasil dilakukan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Dua bilah senjata tajam berupa parang dan belati turut diamankan sebagai barang bukti.

Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke RSUD Ngawi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan bahwa layanan Call Center 110 merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Setiap laporan masyarakat melalui call center 110, akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional,” ujar AKBP Prayoga.

Polres Ngawi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian serupa atau situasi yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.