Zaibi Susanto: Wartawan Harus Jadi Penjaga Informasi yang Akurat dan Berimbang

Malang, Cakrawalajatim.news – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026, Pimpinan Redaksi PT Brata Pos Media, Dr. Zaibi Susanto, S.H., M.H., bersama jajaran redaksi dan keluarga besar Bratapos menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada masyarakat Indonesia.

Zaibi mengatakan, momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat penting bagi seluruh rakyat Indonesia agar terus menjaga semangat persatuan, kerja keras, dan kepedulian sosial sebagaimana dicontohkan para pejuang bangsa terdahulu.

“Semangat kebangkitan bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi bagaimana generasi saat ini mampu melanjutkan perjuangan dengan karya, inovasi, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Zaibi kepada media Liputan Indonesia, Selasa (20/05/2026).

Ia menilai generasi muda memiliki peran besar dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, anak muda diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi secara positif demi kemajuan Indonesia.

Selain menyampaikan pesan kebangsaan, Zaibi juga memberikan perhatian khusus kepada insan pers di seluruh Indonesia. Menurutnya, wartawan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi di tengah maraknya arus berita digital yang berkembang sangat cepat.

“Pers harus tetap menjadi sumber informasi yang terpercaya. Wartawan wajib menjaga profesionalisme, independensi, dan mengedepankan fakta agar masyarakat tidak terjebak informasi yang menyesatkan,” tegasnya.

Sebagai media yang tidak hanya fokus pada pemberitaan, PT Brata Pos Media juga terus menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat selama tahun 2025 hingga 2026.

Salah satu program rutin yang dijalankan adalah Bratapos Peduli Kasih melalui kegiatan Jumat Berkah yang menyasar masyarakat kurang mampu, lansia, hingga warga terdampak ekonomi di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Selain itu, Bratapos juga aktif mengadakan pelatihan literasi media dan jurnalisme warga bagi pelajar, mahasiswa, serta komunitas masyarakat guna meningkatkan kemampuan memahami informasi secara bijak.

Tak hanya itu, media ini turut mengawal berbagai isu pelayanan publik, transparansi sosial, serta memberikan ruang promosi gratis kepada pelaku UMKM dan komunitas kreatif lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan.

Zaibi menegaskan bahwa kehadiran media harus mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menyampaikan berita.

“Media harus hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi, kepedulian, dan menjadi bagian dari perubahan sosial yang positif,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lingkungan Bratapos sendiri diisi dengan doa bersama, diskusi internal redaksi mengenai tantangan pers di era digital, serta kegiatan sosial berbagi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polsek Kenjeran Bergerak Cepat Tangani ODGJ di Suramadu

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Di area samping Pos Polisi Jembatan Suramadu, seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan kedapatan membakar tumpukan sampah di sekitar lokasi, Minggu (17/5/2026).

Mengetahui kejadian tersebut, anggota kepolisian dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama jajaran Polsek Kenjeran bergerak cepat melakukan pengecekan serta penanganan di lokasi guna mencegah api membesar dan membahayakan lingkungan sekitar.

Setelah situasi berhasil diamankan, pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan tersebut kemudian dibawa dan diantarkan ke wilayah Bangkalan oleh jajaran Polsek Kenjeran untuk penanganan lebih lanjut.

Aksi tersebut pertama kali diketahui oleh petugas jaga pos yang kemudian langsung melakukan upaya pengamanan. Petugas juga telah menghubungi layanan darurat 112, namun hingga saat itu petugas terkait masih belum tiba di lokasi.

Warga di sekitar lokasi pun menyayangkan lambatnya respons layanan darurat. “Percuma menghubungi 112, sampai sekarang masih belum ada tanggapan,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Berkat kesigapan anggota di lapangan, situasi akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai menimbulkan kebakaran yang lebih luas maupun mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Jembatan Suramadu.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa demi menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat

Jember, Cakrawalajatim.news – Viral video anggota DPRD Jember yang diduga bermain game sambil merokok saat rapat resmi menuai kecaman dari berbagai pihak. Rapat tersebut diketahui membahas persoalan pelayanan kesehatan dan penanganan stunting di Kabupaten Jember.

Sorotan publik semakin meluas setelah video itu beredar di media sosial dan memunculkan kritik terhadap sikap wakil rakyat yang dianggap tidak mencerminkan etika dan tanggung jawab sebagai pejabat publik.

Menanggapi polemik tersebut, Aliansi Madura Indonesia (AMI) menyampaikan sikap tegas. Ketua AMI, Baihaki Akbar, SE., SH., meminta Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, segera mengambil tindakan terhadap oknum anggota DPRD Jember tersebut.

“Perilaku seperti itu sangat memalukan dan mencederai kepercayaan masyarakat. Apalagi rapat yang dibahas menyangkut kesehatan dan stunting. Ini tidak pantas dilakukan oleh seorang wakil rakyat,” ujar Baihaki Akbar dalam keterangannya.

AMI mendesak DPP Gerindra untuk segera mencopot dan memecat kader yang bersangkutan apabila terbukti melakukan pelanggaran etik. Menurut Baihaki, ketegasan partai diperlukan agar marwah dan nama baik Gerindra tetap terjaga di mata publik.

Ia menilai, apabila kasus tersebut dibiarkan tanpa sanksi tegas, maka dapat menimbulkan anggapan bahwa partai tidak serius dalam menjaga disiplin dan etika kadernya.

“Jangan sampai tindakan oknum ini merusak marwah partai dan mempermalukan nama besar Gerindra. Kami meminta Bapak Prabowo Subianto turun tangan dan memberikan sanksi tegas,” tegasnya.

Sementara itu, pihak DPRD Jember dan Partai Gerindra sebelumnya dikabarkan akan memproses kasus tersebut melalui mekanisme etik internal. Oknum anggota DPRD yang videonya viral juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas tindakannya yang dianggap tidak pantas.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Kanit Reskrim Polsek Semampir IPDA H. Mochamad Su’ud Pimpin Patroli Gabungan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, jajaran Polsek Semampir bersama Satpol PP Kecamatan Semampir kembali menggelar patroli kewilayahan pada Kamis dini hari (14/5/2026).

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) IPDA H. Mochamad Su’ud bersama personel piket fungsi serta anggota Satpol PP Kecamatan Semampir. Patroli difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan seperti aksi gengster, tawuran remaja, balap liar, hingga tindak kriminalitas jalanan yang meresahkan masyarakat.

Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan di Mapolsek Semampir. Apel tersebut bertujuan memastikan kesiapan anggota sekaligus memberikan arahan terkait pola tindakan saat pelaksanaan patroli di lapangan.

Usai apel, tim patroli bergerak menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas, mulai dari kawasan Jalan Endrosono, Jalan Bulak Rukem, Jalan Bulaksari, hingga Jalan Tenggumung Wetan. Petugas melakukan pemantauan situasi sekaligus memastikan wilayah tetap aman dari aktivitas yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.

Saat patroli berlangsung di kawasan Jalan Sidotopo III, petugas menerima informasi dari warga terkait adanya dugaan kelompok gengster yang melintas dari arah Jalan Wonokusumo Jaya menuju Jalan Sidotopo. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim patroli langsung bergerak cepat menuju lokasi guna melakukan pengecekan dan penyisiran.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, petugas tidak menemukan adanya kelompok gengster maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah. Situasi di lokasi dipastikan aman dan terkendali.

IPDA H. Mochamad Su’ud mengatakan bahwa patroli rutin akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk gangguan keamanan, khususnya pada jam-jam rawan.

“Kami terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan guna mencegah aksi kriminalitas jalanan, tawuran, balap liar, maupun aktivitas gengster. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Semampir Kompol Herry Iswanto menegaskan bahwa patroli harkamtibmas menjadi salah satu upaya nyata kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah agar tetap kondusif.

“Patroli kewilayahan akan terus kami tingkatkan, terutama pada waktu rawan terjadinya gangguan kamtibmas, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Hingga patroli selesai dilaksanakan, situasi di wilayah hukum Polsek Semampir terpantau aman, tertib, dan tidak ditemukan kejadian menonjol.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

DPRD Jatim Dukung Petisi GERANAT’S untuk Hadirkan UU Transportasi Online Nasional

Surabaya, Cakrawalajatim.news – GERANAT’S Jawa Timur menggelar audiensi bersama Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur di Kantor DPRD Jatim, Senin (11/5/2026). Dalam pertemuan itu, GERANAT’S membahas berbagai persoalan yang dihadapi driver transportasi online di Jawa Timur.

GERANAT’S menyoroti perlindungan hak driver, kepastian hukum, hingga percepatan pembahasan RUU Transportasi Online. Selain itu, organisasi tersebut juga mengangkat kondisi mitra pengemudi roda dua dan roda empat di lapangan.

Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim SH., MH., menerima langsung audiensi tersebut. Turut hadir anggota Komisi D, yakni Diana A.V. Sasa Dra. dan Hj. Khofidah Khusnul Arif, S.Sos.

Selain jajaran DPRD Jatim, perwakilan Dishub Provinsi Jatim Citto, Kominfo Gugi, serta Kasubdit Intelkam AKBP Edi Suhartono juga mengikuti audiensi tersebut. Mereka membahas berbagai solusi untuk mengatasi persoalan transportasi online di Jawa Timur.

Dalam forum itu, GERANAT’S menyampaikan aspirasi terkait perlindungan kerja bagi driver online. Di sisi lain, mereka juga menolak eksploitasi mitra pengemudi di zona merah oleh aplikator.

GERANAT’S kemudian mendorong pemerintah segera menghadirkan regulasi transportasi online yang lebih jelas. Menurut mereka, regulasi tersebut penting untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi para driver.

Komisi D DPRD Jatim pun menerima seluruh aspirasi yang disampaikan dalam audiensi tersebut. Selanjutnya, DPRD Jatim menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti berbagai masukan dari para driver online.

Dalam berita acara hasil audiensi, Komisi D DPRD Jatim mendukung petisi GERANAT’S terkait kebutuhan payung hukum transportasi online. Bahkan, DPRD Jatim juga mendorong percepatan pembahasan RUU Transportasi Online yang masuk Prolegnas 2026 DPR RI.

“Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur mendukung petisi terhadap perjuangan hadirnya Undang-Undang Transportasi Online yang disampaikan oleh GERANAT’S Jawa Timur,” demikian isi salah satu poin hasil audiensi.

Ketua Komisi D DPRD Jatim, Abdul Halim, mengatakan pihaknya akan membantu mengawal aspirasi driver online agar mendapat perhatian pemerintah pusat. Selain itu, Komisi D juga mendukung keterlibatan aktif GERANAT’S Jawa Timur dalam pembahasan regulasi transportasi online.

Komisi D DPRD Jatim juga membuka peluang pembahasan lanjutan bersama pihak terkait. Dengan demikian, DPRD Jatim berharap langkah tersebut mampu memperkuat perlindungan bagi para mitra pengemudi.

Sementara itu, PJ GERANAT’S Jatim, Puji Waluyo, menegaskan perjuangan driver online tidak hanya berkaitan dengan tarif. Menurutnya, para mitra pengemudi membutuhkan perlindungan kerja, kesejahteraan, serta kepastian hukum yang jelas. Karena itu, ia meminta sanksi tegas bagi aplikator yang melanggar agar hubungan antara aplikator dan driver berjalan lebih adil dan seimbang di masa mendatang.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

‎Di Duga Korban MBG 200 Siswa Dari 12 Sekolah Tingkat TK, SD, dan SMP Kawasan Tembok Dukuh Keracunan MBG

SURABAYA, Cakrawalajatim.news  – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tembok Dukuh Surabaya menarik semua Makanan Bergizi Gratis (MBG), usai 200 siswa di kawasan tersebut mengalami gejala keracunan, Senin (11/5/2026) siang tadi.

‎Menurut keterangan drg. Tiyas Pranadani Kepala Puskesmas Tembok Dukuh mengatakan, sudah berkoordinasi dengan SPPG terkait, pascalaporan siswa dilarikan ke puskesmas atas dugaan keracunan MBG. Tindaklanjutnya, SPPG langsung menarik semua makanan yang terdistribusi,” ucapnya.

‎Lanjut kata drg. Tiyas, SPPG tadi itu menarik semua makanan, jadi makanan-makanan yang belum dikonsumsi semua ditarik, ditarik semua, SPPG komitmen membiayai seluruh pengobatan siswa yang keracunan tersebut. Kemudian MBG pihak SPPG juga berkomitmen untuk membiayai seluruh pengobatan dari siswa.

‎”Dan tentu akan kami lakukan investigasi ya terkait makanan ini melalui BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan),” ujanya di lobby RS IBI Jalan Dupak.

‎Masih kata lanjut drg. Tiyas, sebanyak 200 siswa dari 12 sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di kawasan Tembok Dukuh, Kota Surabaya, mengalami gejala keracunan yang diduga akibat mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin siang.

‎”Dari jumlah itu, sebagian dirawat di RS Ibu dan Anak Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Surabaya, dugaan keracunan mengarah pada makanan MBG karena seluruh siswa terdampak menerima distribusi makanan dari satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama di wilayah Tembok Dukuh,” ulasnya.

‎Hampir jam 9-an, lanjut drg. Tiyas, Saya dapat laporan dari sekolah kalau ada siswa yang dibawa ke puskesmas, yang klaim kalau keracunan MBG, jumlah korban masih bersifat sementara karena pendataan terus dilakukan.

‎“Karena memang datanya masih belum fix ya, masih ada laporan, ada yang masih kita hitung ulang, mayoritas siswa mengalami gejala ringan seperti mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi MBG dari SPPB tersebut, hingga Senin siang ini, belum ada laporan siswa yang harus menjalani rawat inap. Sebagian besar siswa hanya menjalani pemeriksaan dan penanganan ringan,” terangnya.

‎drg. Tiyas Pranadani Kepala Puskesmas Tembok Dukuh menambahkan, ada yang dibawa ke Rumah Sakit IBI ini mungkin kurang lebih 100-an, datanya masih kami update lagi.

‎Selain mendatangi sekolah-sekolah terdampak, pihak puskesmas juga menerima sejumlah siswa yang datang langsung untuk mendapatkan penanganan, dan Alhamdulillah semuanya gejalanya masih ringan, kemungkinan Puskesmas Tembok Dukuh Kota Surabaya menduga penyebab keracunan 200 siswa di wilayahnya, disebabkan menu daging di Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi hari ini,” tutupnya.

 

Penulis, Topan / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.