189 Personil Polrestabes Surabaya Naik Pangkat: Momen Syukur, Tanggung Jawab, dan Komitmen Melayani

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Dalam suasana penuh khidmat, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi Sulistiawan memimpin langsung upacara kenaikan pangkat personel Polrestabes Surabaya yang digelar di lapangan A Mapolrestabes Surabaya.

 

Acara ini menjadi momen penting bagi 189 personel yang menerima kenaikan pangkat sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi, loyalitas, dan integritas yang telah mereka tunjukkan selama ini.

 

“Pertama-tama marilah kita panjatkan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala bahwa pada kesempatan yang berbahagia ini kita diberikan kesempatan untuk bersama merayakan atau melaksanakan upacara laporan personil prestasi Surabaya periode 1 Juli 2025,” ujar Kapolrestabes, pada Senin (30/06).

 

Kapolrestabes menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar hadiah administratif, melainkan amanah besar yang harus diiringi dengan peningkatan kinerja, sikap profesional, dan tanggung jawab moral kepada masyarakat.

 

“Kenaikan pangkat tentu juga bukan hadiah semata, tetapi ini adalah pengakuan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan integritas yang telah ditunjukkan oleh rekan-rekan sekalian. Oleh karena itu, momen ini harus dimaknai bukan hanya sebagai peningkatan status administratif tetapi juga peningkatan tanggung jawab moral dan profesional,” lanjutnya.

 

Kapolrestabes menyampaikan bahwa tantangan kepolisian ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap anggota dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi teknis dan memperkuat kesiapan mental.

 

Dalam upacara tersebut, sebanyak 189 personel Polrestabes Surabaya menerima kenaikan pangkat. Rinciannya mencakup satu perwira dan 186 Bintara yang hadir bersama keluarganya, menunjukkan betapa pentingnya dukungan keluarga dalam perjalanan karier setiap personel Polri.

 

“Dengan pangkat baru ini harapannya bisa memberikan manfaat, keberkahan, dan juga perbaikan untuk pelayanan publik dan layanan kepada seluruh masyarakat,” ungkap Kapolrestabes.

 

Beliau juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan kenaikan pangkat ini sebagai motivasi dalam meningkatkan dedikasi dalam melayani masyarakat.

 

“Tunjukkan bahwa pangkat yang melintang di pundak benar-benar mencerminkan kualitas pribadi dan kemampuan yang patut dibanggakan baik oleh institusi, rekan kerja maupun masyarakat.” katanya.

 

Kapolrestabes Surabaya juga memberikan apresiasi kepada keluarga para personel, terutama pasangan dan orang tua yang menjadi pilar utama dalam keberhasilan tugas-tugas kepolisian.

 

“Tanpa doa, pengertian, dan dukungan keluarga, maka keberhasilan yang sudah diraih tidak akan tercapai seperti hari ini. Restu orang tua adalah kunci keberhasilan rekan-rekan dalam pelaksanaan tugas dan pencapaian sampai dengan hari ini,” tuturnya.

 

Beliau menutup sambutan dengan doa dan harapan agar para anggota yang mendapat kenaikan pangkat menjadi teladan dan inspirasi bagi satuan, serta terus menjaga amanah yang diberikan institusi dan masyarakat.

 

Kenaikan pangkat ini bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga profesionalisme, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Dengan bekal semangat, integritas, dan dukungan keluarga, Polrestabes Surabaya diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di Kota Pahlawan.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

HUT ke-79 Polri, Komisi III DPR Dorong Penguatan Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis

Jakarta, Cakrawalajatim.news – Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan sejumlah catatan terhadap perjalanan Polri menyambut hari Bhayangkara ke-79. Cucun mengatakan berbagai transformasi internal yang dilakukan Polri harus terus diperkuat agar semakin sesuai dengan kebutuhan zaman dan harapan publik.

 

Menurut Cucun, penguatan sumber daya manusia (SDM) di tubuh Polri menjadi pondasi penting untuk memperkuat profesionalisme dan integritas institusi.

 

“Di usia ke-79 ini, saya melihat Polri terus menunjukkan upaya memperkuat sumber daya manusianya. Penguatan SDM menjadi pondasi penting agar Polri semakin profesional dan responsif terhadap harapan masyarakat,” kata Cucun Ahmad Syamsurijal, Senin (30/6/2026).

 

Setiap tahun, tanggal 1 Juli diperingati sebagai Hari Bhayangkara Polri. Tahun 2025, peringatan HUT Bhayangkara ke-79 mengusung tema ‘Polri untuk Masyarakat’z Puncak acara diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Selasa, 1 Juli 2025.

 

Selain penguatan SDM, Cucun juga mencermati kesiapan Polri dalam beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Ia berpandangan transformasi digital harus segera dilakukan dalam menghadapi tantangan keamanan yang makin kompleks.

 

“Langkah-langkah Polri yang mulai adaptif terhadap perkembangan teknologi juga patut dicatat. Terutama dalam hal integrasi sistem data antara reserse, lalu lintas, dan intelijen itu menunjukkan upaya untuk bekerja lebih presisi dan efisien,” tutur Cucun.

 

Wakil Ketua DPR tersebut menilai, sinergi antar-unit kerja yang didukung sistem data terintegrasi akan berdampak pada efektivitas pengambilan keputusan hingga kualitas pelayanan publik yang diberikan Polri.

 

Lebih jauh, Cucun menekankan pentingnya keberadaan aparat kepolisian di tengah masyarakat. Ia menegaskan kehadiran anggota Polri secara langsung di lapangan adalah wujud perlindungan yang nyata bagi masyarakat.

 

“Anggota Polri harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya bekerja dari balik meja. Karena kehadiran langsung itulah yang menghadirkan rasa aman dalam aktivitas harian rakyat, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun lainnya,” jelasnya.

 

Meski mencatat sejumlah kemajuan, Cucun tetap mendorong Polri untuk membuka ruang evaluasi dan perbaikan di berbagai sektor. Sebab, Polri sebagai sebuah institusi harus senantiasa menjaga keseimbangan antara kinerja operasional dan akuntabilitas publik.

 

“Tentu masih ada ruang perbaikan di beberapa sisi, dan itu hal wajar dalam proses institusional sebesar Polri. Yang penting, semangat untuk terus membenahi diri dan mendekatkan diri kepada rakyat tetap terjaga,” ungkap Cucun.

 

“Dan pastikan selalu menggunakan pendekatan humanis dalam menghadapi rakyat. Karena Polisi harus bisa menjadi pengayom bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Anggota Komisi Penegakan Hukum dan Keamanan DPR itu pun mengucapkan terima kasih kepada setiap anggota Polri atas dedikasinya selama ini. Cucun berharap Polri terus setia bekerja dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Selamat hari jadi Polri yang ke-79. Terima kasih atas setiap peluh yang dikeluarkan anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara,” ucap Legislator dari Dapil Jawa Barat II itu.

 

“Semoga HUT Bhayangkara ke-79 dapat menjadikan Polri semakin profesional dan berintegritas. Apa yang baik terus dipertahankan, dan apa yang kurang harus diperbaiki. Jaya selalu Kepolisian Negara Republik Indonesia,” tutup Cucun.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Peringati Hari Bhayangkara ke-79 Polresta Malang Kota Ajak Masyarakat ‘Uklam Tahes’ Susuri Kayutangan Heritage

KOTA MALANG, Cakrawalajatim.news – Memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Malang Kota Polda Jatim mengadakan kegiatan jalan sehat bertajuk Uklam Tahes.

 

Kegiatan dimulai dari Alun-alun Merdeka, melewati koridor tematik Heritage Kayutangan, dan berakhir di Mapolresta Malang Kota.

 

Kegiatan yang digagas oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono dan diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari berbagai unsur.

 

Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wakil Wali Kota Ali Muthohirin, serta Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita.

 

Peserta terdiri dari anggota Polresta Malang Kota, Bhayangkari, personel Kodim 0833, hingga masyarakat umum.

 

Acara semakin meriah dengan kehadiran puluhan doorprize, termasuk hadiah utama berupa TV, kulkas, sepeda motor listrik, hingga sepeda motor konvensional.

 

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi kegiatan tersebut yang menurutnya menjadi wujud nyata kedekatan antara polisi dan masyarakat.

 

“Terima kasih kepada bapak Kapolresta Malang Kota, Ini bukan sekadar peringatan Hari Bhayangkara, tapi juga sarana untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup sehat,” ujar Wahyu, Minggu (29/6).

 

Ia juga menyebut Uklam Tahes sebagai simbol sinergi antara Pemkot dan Polresta Malang Kota dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

 

“Harapannya, kolaborasi ini terus diperkuat demi menciptakan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Kota Malang,” tambahnya.

 

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani, turut menyampaikan harapannya agar momen Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi pemacu semangat Forkopimda untuk hadir lebih dekat dan aktif menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

 

“Semoga Bhayangkara semakin eksis dan terus menjalankan tugasnya dengan penuh integritas,” tandasnya.

Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Polri Untuk Masyarakat,”tandasnya.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Lomba Mewarnai dan Melukis Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79 Diikuti 160 Peserta

Jakarta, Cakrawalajatim.news – Sebanyak 160 peserta lomba mewarnai dan melukis dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79 memperebutkan juara. Acara tersebut diselenggarakan hari ini di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan.

 

Karomultimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Gatot Repli Handoko membuka acara tersebut mewakili Kadivhumas Polri.

 

“Kegiatan ini sebagai wujud Polri Untuk Masyarakat dan wadah aspirasi masyarakat untuk memberikan saran khususnya anak-anak lebih mengenal tugas Polisi,” jelasnya di lokasi, Minggu (29/6/25).

 

Ia merinci, 160 peserta itu terdiri dari 98 peserta lomba mewarnai. Peserta di antaranya 26 jenjang TK, empat murid TK Difabel, 49 murid SD, dan 19 murid SD difabel.

 

Kemudian untuk lomba melukis, yakni terdapat 62 peserta. Jika dirinci, 14 jenjang SMP dan 48 anak difabel.

 

Diketahui, lomba ini mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” dengan Sub Tema Polisi Idolaku, Polisi Sahabat Anak, Polisi adalah Pahlawan. Lomba ini tidak dipungut biaya, bahkan peserta disiapkan perlengkapan mewarnai, seperti Meja lipat, Crayon, sketsa gambar, dan Goody bag untuk kategori mewarnai.

 

Sedangkan untuk lomba melukis, terdapat kategori SMP dan Difabel. Peserta Melukis juga disiapkan perlengkapan melukis seperti kuas, cat akrilik, kanvas UK 80×80 cm, palet lukis, ember air, dan Goody bag.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Pengesahan Warga Baru PSHT Surabaya Dikawal 2.014 Personel Gabungan: Polrestabes Pastikan Aman dan Nyaman

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Ribuan personel dari berbagai unsur gabungan dikerahkan untuk memastikan prosesi pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kota Surabaya berjalan aman, nyaman, dan tertib. Pengamanan dimulai dengan apel kesiapan yang digelar di Parluh 17, Kampus Universitas Dr. Soetomo Surabaya, pada Jumat, 27 Juni 2025.

 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi Sulistiawan memimpin langsung apel tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa agenda tahunan ini tidak hanya harus dikawal dengan baik, namun juga dilakukan dengan pendekatan yang menenangkan suasana.

 

“Ini kegiatan yang harus kita amankan dan kita bikin nyaman,” ujar Kombes Pol Lutfi, pada Jumat (27/06) dalam amanatnya di hadapan ribuan personel pengamanan.

 

Kombes Lutfi juga mengingatkan kepada seluruh petugas, terutama yang berada di lini depan dan bersentuhan langsung dengan massa, untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan tidak memancing gesekan.

 

Namun demikian, apabila terjadi pelanggaran lalu lintas yang mencolok selama rangkaian kegiatan berlangsung, maka tindakan tegas tetap akan diberikan.

 

“Kalau ada pelanggaran lalu lintas, silakan rekan-rekan lalu lintas untuk ditindak,” tegasnya.

 

Kombespol Lutfi menjelaskan bahwa pengamanan kali ini melibatkan 2.014 personel gabungan, terdiri dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta personel Pengamanan Teratai (Pamter).

 

“Nanti akan kita lakukan 10 titik penyekatan 6 titik pengalihan arus diantaranya BUNDARAN WARU/CITO, MERR GUNUNG ANYAR, SP5 ROMOKALISARI, TERMINAL BENOWO, JEMBATAN KARANGPILANG, SP3 MENGANTI LAKARSANTRI, SP4 KEDUNG COWEK, BUNDARAN KARANG POH, SP4 DUPAK DEMAK, JEMBATAN KEDUNG BARUK,” terangnya.

 

Kemudian 6 pengalihan arus TAMAN PELANGI, KEBUN BINATANG, TL POS SIOLA, TAMAN BUNGKUL, DEPAN GEDUNG NEGARA GRAHADI dan POLISI ISTIMEWA.

 

Langkah penyekatan ini dimaksudkan sebagai upaya preventif guna menghindari terjadinya kerumunan massa penggembira yang bergerombol atau melakukan konvoi menjelang atau sesudah pengesahan.

 

“Jika ada yang bergerombol dan konvoi akan kita himbau untuk kembali,” tambah Kombes Lutfi.

 

Pengamanan melibatkan berbagai elemen dan satuan tugas, mulai dari unit intelijen, reskrim, lalu lintas, humas, hingga tim medis dan unit K-9. Beberapa polsek di wilayah Surabaya juga turut ambil bagian, termasuk Polsek Bubutan, Tambaksari, Genteng, hingga Rungkut dan Lakarsantri.

 

Seluruh elemen ini bekerja secara terstruktur dan berjenjang dalam menjalankan pengamanan demi suksesnya kegiatan pengesahan warga baru PSHT yang sakral dan penuh makna bagi para pesertanya.

 

Pengamanan pengesahan warga baru PSHT di Surabaya bukan sekadar tugas rutin, melainkan bentuk penghormatan terhadap tradisi budaya dan organisasi yang telah mengakar dalam masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis dan terukur, aparat memastikan agenda ini tetap berlangsung dalam suasana damai.

 

Kombes Pol Lutfi menegaskan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci. Dengan kolaborasi yang kuat dan koordinasi yang matang, suasana aman dan kondusif akan terus terjaga, tidak hanya selama acara berlangsung tetapi juga sesudahnya.

 

Dengan total 2.014 personel gabungan yang dikerahkan, pengamanan pengesahan warga baru PSHT di Kampus Universitas Dr. Soetomo menjadi cermin kesiapan Polrestabes Surabaya dalam menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat.

 

Pendekatan persuasif, tegas namun ramah, menjadi senjata utama dalam menciptakan pengamanan yang bukan hanya efektif, namun juga menenangkan bagi seluruh elemen masyarakat.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Polres Blitar Libatkan PSHT dan Tokoh Masyarakat dalam Rapat Keamanan Suran Agung

BLITAR, Cakrawalajatim.news – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang peringatan Satu Suro dan Suran Agung, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman memimpin langsung rapat koordinasi pengamanan yang digelar di Mapolres Blitar pada Senin (23/06/2025).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat, termasuk Kapolres Blitar Kota, Dandim 0808/Blitar, perwakilan Batalyon 511, Ketua IPSI Kabupaten Blitar, para Muspika, serta Ketua Ranting Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) se-Kabupaten Blitar.

 

Rapat koordinasi ini bertujuan menyatukan langkah dan strategi pengamanan seluruh rangkaian kegiatan Satu Suro dan Suran Agung agar dapat berjalan dengan tertib, aman, dan penuh khidmat. Dalam arahannya, AKBP Arif Fazlurrahman menekankan pentingnya sinergitas antar lembaga dan elemen masyarakat dalam mencegah potensi gangguan keamanan.

 

“Kita harus memastikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar, tanpa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Maka dari itu, koordinasi dan komunikasi antar pihak menjadi kunci utama,” tegasnya.

 

 

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PSHT Kabupaten Blitar juga membacakan Maklumat Perjanjian Pengesahan Warga Baru PSHT, yang berisi imbauan dan aturan penting, antara lain:

 

Aturan Keberangkatan dan Kepulangan: Peserta wajib mematuhi jadwal, rute, dan menggunakan kendaraan roda empat atau enam (bus/mobil bak tertutup) dengan pengawalan aparat. Dilarang menggunakan kendaraan roda dua secara konvoi dan membawa benda terlarang seperti sajam, tongkat, atau kembang api.

 

Tanggung Jawab Pengurus dan Panitia: Pengurus, panitia, dan pamter bertanggung jawab atas ketertiban, penindakan pelanggaran, serta bekerja sama dengan aparat keamanan.

 

Etika dan Larangan: Peserta wajib menjaga sikap, menghormati pengguna jalan lain, tidak menyebarkan berita bohong, serta dilarang mengonsumsi atau menjual miras dan narkoba.

 

Peserta Pengesahan: Hanya calon warga yang akan disahkan dan pengurus yang tergabung dalam kepanitiaan yang diperkenankan hadir.

 

 

Maklumat ini merupakan bentuk komitmen PSHT untuk mendukung terciptanya suasana damai selama kegiatan berlangsung.

 

Rapat koordinasi ini menjadi bukti komitmen bersama antara unsur keamanan, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan untuk menjadikan peringatan Satu Suro dan Suran Agung sebagai momentum spiritual yang bermartabat dan bebas dari ekses negatif.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.