Cegah 3C dan Balap Liar, Tim Jogoboyo 97 Amankan Titik Rawan Kejahatan

 Surabaya, Cakrawalajatim.news – Suasana malam Minggu di Kota Surabaya pada Sabtu, 19 Juli 2025, dilaporkan dalam kondisi aman, lancar, dan kondusif. Kondisi ini merupakan buah dari kehadiran dan kerja nyata Tim Jogoboyo 97 Polrestabes Surabaya, yang aktif menyisir berbagai titik rawan kejahatan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfi Sulistiawan melalui Kasatsamapta AKBP Erika Purwana Putra mengungkapkan bahwa personel gabungan dikerahkan secara strategis guna mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga balap liar dan aksi tawuran.

“Alhamdulillah, patroli antisipasi 3C (curat, curas, curanmor), balap liar, tawuran, dan gangster, dilaporkan nihil kejadian. Situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya pada Minggu, 20 Juli 2025.

Pernyataan ini menegaskan bahwa sinergi kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan kota berjalan efektif dan berdampak nyata di lapangan.

Tim Jogoboyo 97 secara rutin melakukan penyisiran di titik-titik yang rawan dijadikan tempat nongkrong pelaku kejahatan atau arena balap liar. Tindakan ini tidak hanya menciptakan efek gentar bagi para pelaku kejahatan, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Kehadiran aparat di malam akhir pekan menjadi angin segar bagi warga kota. Banyak masyarakat merasa lebih aman ketika beraktivitas malam, baik untuk sekadar bersantai, menikmati kuliner, atau berkumpul bersama keluarga.

AKBP Erika menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat patroli dan pengawasan, terutama di akhir pekan atau hari-hari libur yang rawan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jalanan.

“Kami berkomitmen untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami ingin supaya warga Surabaya bisa menikmati malam akhir pekan mereka dengan tenang, tanpa bayang-bayang kekhawatiran akan aksi kejahatan,” tuntas Erika.

Langkah ini membuktikan bahwa keamanan publik bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi hasil dari kerja kolektif—termasuk partisipasi warga dalam menjaga lingkungannya.

Dengan strategi patroli yang presisi, Tim Jogoboyo 97 berhasil menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bisa memberi dampak nyata: ketenangan, kepercayaan, dan kenyamanan.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Aiptu Irma Andahwati Harumkan Nama Polresta Malang Kota di Ajang Menembak Kapolda Cup

KOTA MALANG, Cakrawalajatim.new – Anggota Polisi Wanita (Polwan) Polresta Malang Kota meraih Juara 2 Lomba menembak Kapolda Cup 2025 dalam rangka Polda Jatim memperingati Hari Bhayangkara ke-79, di Lapangan Tembak Katjoeng Permadi dan Kresna Jl Ahmad Yani Gayungan Kota Surabaya, Kamis, (17/07).

Ia adalah Aiptu Irma Andahwati yang juga menjabat Kasium Polsek Lowokwaru Polresta Malang Kota.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menunjukkan eksistensi dan kapabilitas Polwan dalam membangun profesionalisme dan presisi di tubuh Polri.

Wakapolresta Malang Kota AKBP Oskar Syamsuddin, SIK, MT saat dikonfirmasi menyampaikan apresiasi atas raihan prestasi yang diraih personelnya.

“Prestasi Aiptu Irma Andahwati, menjadi bukti bahwa pembinaan kemampuan personel, khususnya Polwan jajaran Polresta Malang Kota, berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Menurut AKBP Oskar, lomba menembak ini bukan hanya soal lomba, tapi juga sebagai bentuk kesiapan anggota dalam mendukung tugas operasional yang presisi dan profesional.

Sementara itu, Aiptu Irma Andahwati mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan Kapolresta Malang Kota dan Wakapolresta Malang Kota serta Kapolsek Lowokwaru yang sudah mendelegasikan untuk mengikuti Lomba Menembak Kapolda Jatim Cup 2025.

“Pencapaian juara 2 ini justru, menjadi cambuk agar terus mengasah kemampuan menembak, semoga ini juga bisa memotivasi rekan-rekan Polwan lainnya untuk berprestasi khususnya di olahraga menembak” tutur Aiptu Irma.

Diketahui, masih dalam rangka Hari Bhayangkara ke -79, Polda Jatim menggelar lomba menembak memperebutkan Piala Kapolda Cup 2025.

Lomba Menembak Kapolda Cup 2025 secara resmi dibuka Direktur Intelkam Polda Jatim Kombes Pol Nanang Juni Mawanto, SIK yang juga dihadiri para PJU Polda Jatim serta peserta lomba dari berbagai Satuan Wilayah Jajaran Polda Jatim.

Lomba menembak jajaran Polda Jatim ini ada beberapa kelas, mulai Perorangan Polki, Perorangan Polwan dan Kelas Tim.

Kompetisi ini bertujuan untuk mengasah keterampilan dasar anggota Polri, meningkatkan ketangkasan selama bertugas, serta mempererat soliditas antarsatuan wilayah jajaran Polda Jatim.

Selain itu kompetisi menembak Kapolda Jatim Cup 2025 sekaligus membangun korps Bhayangkara lebih profesional, terlatih serta siap menjaga kondusivitas di wilayah tugas masing-masing.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Truk Overload Jadi Sorotan, Polda Jatim Gandeng Komunitas Lewat Dialog ODOL

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur, terus melakukan sosialisasi terkait dengan penerapan Zero over dimensi dan overload (ODOL) di Jawa Timur.

Melalui program “Polisi Menyapa” Ditlantas Polda Jatim memilih cara yang lebih humanis dengan menggandeng berbagai pihak, mulai operator angkutan, paguyuban transportasi, hingga pemerintah daerah.

“Intinya, kita menindaklanjuti program Bapak Kakorlantas, salah satunya melalui Polisi Menyapa,” kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Iwan Saktiadi, Kamis (17/7/2025).

Kombes Pol Iwan Saktiadi menjelaskan, forum dialog ini menjadi wadah untuk mendengar aspirasi para pelaku usaha transportasi, khususnya terkait penerapan Zero ODOL di Jawa Timur.

Menariknya, sejumlah operator mulai bergerak melakukan rekonstruksi truk agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang diizinkan.

“Alhamdulillah, ada masukan-masukan konstruktif. Intinya yang paling penting adalah Korlantas Polri dan Polda Jawa Timur khususnya, akan menindaklanjuti program pemerintah menuju zero ODOL walaupun penerapannya dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

Kombes Iwan juga menyebut perubahan strategi penertiban yang akan dilakukan.

Jika sebelumnya petugas menghentikan kendaraan langsung di jalan, kini pendekatan dilakukan melalui kunjungan ke pool atau komunitas angkutan.

“Satu cara seribu gaya. Penertiban tetap jalan, tapi dengan cara-cara baru yang lebih komunikatif dan tidak menimbulkan gesekan,” kata Kombes Iwan.

Terkait usulan batas bawah tarif angkutan yang muncul dalam pertemuan, Kombes Iwan menyebut itu sebagai masukan bagus namun menjadi ranah pemerintah pusat.

“Kalau usulan itu diterapkan di semua daerah, saya kira akan sangat bagus. Tapi kita menunggu regulasi yang digodok pemerintah pusat,” ucapnya.

Kombes Iwan berharap, strategi Polisi Menyapa yang kini diikuti oleh 39 polres di Jawa Timur mampu mendekatkan pelayanan Polri dengan masyarakat, sekaligus mempercepat terwujudnya Zero ODOL.

“Layanan yang kita berikan bukan hanya administratif, tapi juga keamanan dan penegakan hukum. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat akan mendapat informasi valid dan solusi atas kendala di lapangan,” pungkas Kombes Iwan.

 

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Bukan Sekadar MPLS: Polrestabes Surabaya Bekali Siswa SMK Rajasa dengan Edukasi Anti-Gangster dan Kenakalan Remaja

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan terbebas dari pengaruh negatif, Satuan Samapta Polrestabes Surabaya kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap generasi muda.

Melalui kegiatan sosialisasi yang dikemas secara interaktif dan edukatif, aparat kepolisian menyampaikan pesan penting tentang bahaya kenakalan remaja dan aksi gangster kepada para siswa baru SMK Rajasa dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasatsamapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra, yang menegaskan bahwa masa remaja adalah periode krusial yang menentukan arah hidup seseorang, sehingga sangat penting dibekali dengan pemahaman yang tepat mengenai risiko pergaulan bebas, kekerasan jalanan, hingga aksi geng motor yang kini marak terjadi.

Menanamkan Nilai Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini

AKBP Erika menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jajarannya untuk terus mendampingi pelajar agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja maupun aktivitas gangsterisme.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi adik-adik pelajar agar terhindar dari kenakalan remaja maupun gangster. Sosialisasi ini adalah upaya kami untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masa depan generasi penerus bangsa,” ujar Erika.

Ia menambahkan, melalui edukasi ini diharapkan para siswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan sosialnya.

“Kami dari kepolisian berpesan kepada para pelajar agar menghindari kenakalan remaja. Jangan sampai masa muda rusak karena perbuatan yang melanggar hukum dan merugikan diri sendiri serta orang lain,” tuturnya, pada Rabu 16 Juli 2025.

Sosialisasi ini juga menekankan pentingnya memilih pergaulan yang sehat, menjauhi aktivitas yang mengarah pada pelanggaran hukum, dan mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif.

“Ingat, setiap tindakan ada konsekuensinya. Jadi, bijaklah dalam memilih pergaulan dan kegiatan. Fokus pada hal positif seperti belajar, mengembangkan bakat, dan meraih cita-cita,” sambung AKBP Erika yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Gresik.

Diharapkan, pendekatan seperti ini dapat menanamkan kesadaran kolektif di kalangan pelajar untuk menjauhi aksi kekerasan dan kriminalitas yang tidak hanya membahayakan masa depan mereka sendiri, tetapi juga meresahkan masyarakat.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Operasi Patuh Semeru 2025 Ditlantas Polda Jatim Edukasi Pelajar Tertib Lalu Lintas

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur terus gencar menyasar generasi muda dalam kampanye keselamatan berlalu lintas.

Kali ini, Subdit Kamsel menyambangi SMP Al-Falah Assalam di Waru, Sidoarjo, untuk menggelar penyuluhan tentang Kramanan Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel AKBP Edith Yuswo Widodo, S.I.K., bersama tim penyuluh dari Ditlantas Polda Jatim.

Edukasi seputar pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas disampaikan kepada para siswa-siswi saat masa MPLS, termasuk larangan berkendara memakai kendaraan bermotor pada usia dibawah umur.

Selain itu para pelajar juga diberikan materi pengenalan rambu lalu lintas, serta ajakan untuk disiplin saat menyeberang jalan maupun berada di lingkungan sekolah.

“Mereka adalah generasi penerus yang perlu kita jaga sejak awal. Pendidikan tentang keselamatan lalu lintas harus dimulai dari usia sekolah,” ujar AKBP Edith, Selasa (15/7).

Para pelajar juga diimbau agar tidak tergoda untuk menggunakan kendaraan bermotor sebelum memiliki SIM.

“Mentaati aturan lalu lintas adalah sebagai bentuk tanggung jawab sosial,” tegas AKBP Edith.

Penyuluhan ini merupakan bagian dari pendekatan preemtif Polri dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini di Operasi Patuh Semeru 2025.

“Kegiatan serupa akan terus digelar di berbagai sekolah di Jawa Timur,” pungkas AKBP Edith.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Disiplin Berlalu Lintas, Kunci Menuju Indonesia Emas: Polrestabes Surabaya Gelar Operasi Patuh Semeru 2025

Surabaya, Cakrawalajatim.news — Dalam suasana yang khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Wakapolrestabes Surabaya memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2025 di Lapangan B Mapolrestabes Surabaya, pada Senin (14/7/2025) pagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat utama Polrestabes Surabaya, Kasatpol PP Kota Surabaya, para Kapolsek jajaran Polrestabes, serta personel gabungan TNI, Pemkot Surabaya, dan stakeholder lainnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfi Sulistiawan melalui Wakapolres AKBP Muhamad Ridwan mengawali amanatnya dengan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang selama ini telah bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Surabaya.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang didukung oleh TNI, Pemerintah Kota Surabaya, dan seluruh stakeholder lainnya. Semoga pengabdian kita menjadi ladang amal ibadah di hadapan Allah SWT,” ungkap Wakapolres dalam pidatonya.

AKBP Ridwan menekankan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan barang. Namun hal ini juga berdampak pada meningkatnya potensi kecelakaan lalu lintas.

Meskipun data kecelakaan periode Januari–Juni 2025 menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, ironisnya angka pelanggaran lalu lintas justru mengalami kenaikan.

“Hal tersebut disebabkan oleh masih rendahnya kesadaran para pengguna jalan serta meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya di tempat-tempat wisata dan hiburan,” ujarnya.

Operasi Patuh Semeru 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025. Tema besar yang diusung adalah “Tertib Lalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”. Operasi ini menitikberatkan pada pembentukan budaya tertib lalu lintas melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis.

Komposisi kegiatan dibagi menjadi 25% preemtif, 25% preventif, dan 50% represif. Penegakan hukum dilakukan baik secara langsung di lapangan maupun berbasis teknologi elektronik seperti ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dan mobile.

Operasi ini juga bertepatan dengan momen penting, yakni dimulainya tahun ajaran baru yang akan meningkatkan aktivitas di lingkungan pendidikan. Hal ini menjadikan operasi kali ini memiliki urgensi lebih dalam mengantisipasi potensi pelanggaran dan kemacetan.

Adapun sasaran utama operasi meliputi pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan seperti:

Berboncengan lebih dari satu orang

Melebihi batas kecepatan

Mengemudi di bawah umur

Tidak memakai helm standar (roda dua)

Tidak memakai sabuk pengaman (roda empat)

Menggunakan ponsel saat berkendara

Berkendara dalam pengaruh alkohol

Melawan arus lalu lintas.

Menutup amanatnya, AKBP Ridwan memberikan penekanan khusus kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi. Beliau mengingatkan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, serta menghindari tindakan kontra produktif.

“Hindari tindakan transaksional kepada pengguna jalan. Jaga marwah Polantas dan institusi Kepolisian Republik Indonesia yang kita cintai. Laksanakan tugas dengan tanggung jawab dan niatkan sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa,” tegasnya.

Beliau juga menegaskan bahwa pimpinan di semua lini harus turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan memberikan motivasi kepada anggota.

“Kita tidak hanya menuntut masyarakat taat hukum, tetapi kita juga harus menjadi teladan,” pesannya menutup amanat tersebut.

Dengan digelarnya Operasi Patuh Semeru 2025, Polrestabes Surabaya bertekad membangun budaya berlalu lintas yang tertib, aman, dan beradab.

Semangat ini sejalan dengan cita-cita besar menuju Indonesia Emas yang modern dan berperadaban tinggi. Sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan operasi tersebut.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.