Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap Curanmor Amankan Tersangka Residivis Narkoba

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Unit Reaksi Cepat Pemburu Begal Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak meringkus tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di Jalan Ikan Gurami, Surabaya.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo mengatakan, tersangka diketahui merupakan tetangga korban.

“Tersangka berinisial MS (48) ini adalah tetangga korban,”kata AKP Prasetyo, Senin (25/5/26).

MS diamankan beserta barang bukti sepeda motor Yamaha Mio Soul milik korban yang sebelumnya sempat dicuri dan sempat mengganti nomor Polisi kendaraan agar tidak diketahui oleh korban.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur pada tersangka karena dianggap membahayakan petugas saat upaya penangkapan.

“Hasil penyidikan ternyata tersangka ini merupakan seorang residivis kasus narkoba dan sudah menjalani masa hukuman,”terang AKP Prasetyo.

Ia menegaskan Polres Pelabuhan Tanjungperak tetap komitmen, tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan.

“Kami tidak akan ragu-ragu melakukan tindakan tegas terukur pada pelaku begal maupun kejahatan jalanan lainnya,” tegasnya.

Hal itu lanjut AKP Prasetyo demi untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat, untuk segera melaporkan ke Polisi jika melihat ataupun mengalami tindak kejahatan.

“Segera laporkan ke Polisi jika melihat ataupun mengalami tindak kejahatan, bisa dengan datang ke kantor atau lewat layanan call center 24 jam bebas pulsa 110, kami akan segera tindaklanjuti,” pungkasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Jelang Idul Adha, Gojek Lounge Bungurasih Optimalkan Pelayanan Transportasi Online

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas masyarakat di kawasan Terminal Purabaya Bungurasih mulai mengalami peningkatan. Lonjakan penumpang yang diperkirakan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan membuat layanan transportasi online di kawasan tersebut ikut bersiap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Salah satu titik pelayanan yang menjadi perhatian adalah T-Hub Gojek Lounge Bungurasih. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran mobilitas penumpang, baik yang datang dari luar kota maupun masyarakat yang hendak melanjutkan perjalanan menuju berbagai wilayah di Surabaya dan sekitarnya.

Humas Oraski, Piki Wahyudi, menjelaskan bahwa kebutuhan layanan transportasi online di kawasan Bungurasih saat ini mengalami peningkatan cukup signifikan menjelang momentum Hari Raya Idul Adha. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Menjelang Hari Raya Idul Adha, kebutuhan layanan transportasi online di T-Hub Gojek Lounge Bungurasih meningkat. Karena itu pelayanan terus dioptimalkan agar masyarakat tetap nyaman saat menggunakan jasa transportasi online khususnya Gojek,” ujarnya.

Ia mengatakan, peningkatan aktivitas penumpang di terminal merupakan hal yang lazim terjadi menjelang hari besar keagamaan. Banyak masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, kunjungan keluarga, maupun aktivitas lainnya sehingga kebutuhan transportasi penunjang ikut meningkat.

Menurutnya, optimalisasi pelayanan dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari pengaturan area penjemputan dan pengantaran penumpang, peningkatan koordinasi antar driver online, hingga memastikan pelayanan tetap berjalan tertib dan aman serta suplai kendaraan roda dua maupun roda empat (25/5).

Selain itu, keberadaan Gojek Lounge juga menjadi sarana pendukung bagi para pengemudi online untuk beristirahat dan melakukan koordinasi di tengah tingginya aktivitas pelayanan penumpang di lapangan.

“Keberadaan Gojek Lounge ini bukan hanya tempat singgah bagi driver, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan pelayanan transportasi yang lebih tertib dan terorganisir di kawasan terminal,” katanya.

Piki menambahkan, pihaknya berharap seluruh pengemudi transportasi online tetap mengedepankan pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat, terutama pada momen meningkatnya mobilitas menjelang Idul Adha.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti aturan penjemputan yang telah ditentukan demi menghindari kepadatan dan menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar terminal.

Dengan meningkatnya kebutuhan layanan transportasi online tersebut, koordinasi antara pengelola terminal, komunitas driver online, dan pihak terkait dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan penumpang.

Di sisi lain, suasana di kawasan Bungurasih mulai terlihat lebih ramai dibanding hari biasa. Aktivitas penumpang yang keluar masuk terminal meningkat, begitu pula dengan permintaan layanan transportasi online yang terus bergerak naik, terutama pada jam-jam sibuk.

Momentum Idul Adha sendiri diperkirakan akan kembali menjadi salah satu periode dengan tingginya mobilitas masyarakat. Karena itu, kesiapan layanan transportasi menjadi perhatian utama agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

“Harapannya pelayanan tetap berjalan lancar, masyarakat merasa nyaman, dan situasi di kawasan Bungurasih tetap kondusif selama momentum Hari Raya Idul Adha,” pungkasnya.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Diduga Sunat Anggara Dana Reses Tahun 2025, Oknum Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Dari Fraksi PKB Akan Dilaporkan AMI ke Kejaksaan

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Aliansi Madura Indonesia mengecam keras dugaan pengemplangan dana reses yang diduga dilakukan anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKB, dengan inisial ASA pada tahun 2025.

Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya rincian anggaran kegiatan reses yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian nominal dana di lapangan. Sebelumnya, seperti yang diketahui bahwasanya aturan Reses anggota DPRD Kota Surabaya tiap titik mencapai sekitar Rp22 juta.

Namun berdasarkan informasi yang diterima AMI, dana yang direalisasikan di Jl. Ikan Gurami diduga hanya sekitar Rp5,5 juta. Kondisi itu memicu sorotan tajam dari masyarakat karena dinilai tidak sesuai dengan nominal anggaran yang telah diumumkan.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia, Baihaki Akbar, menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan karena menyangkut uang negara dan hak masyarakat.

“Kalau benar anggaran reses per titik sebesar Rp22 juta namun yang turun hanya Rp5,5 juta, maka patut diduga ada pengurangan anggaran yang harus diusut tuntas. Ini uang rakyat, bukan uang pribadi,” tegas Baihaki Akbar.

Menurutnya, beredarnya rincian biaya kegiatan menjadi bukti awal yang harus ditindaklanjuti aparat penegak hukum. Ia meminta Kejaksaan Negeri Surabaya segera turun tangan melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan tersebut.

AMI juga mendesak Sekretariat DPRD Kota Surabaya untuk membuka secara transparan mekanisme pencairan dan penggunaan dana reses agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.

“Kami akan melaporkan persoalan ini secara resmi ke Kejaksaan Negeri Surabaya agar semua terang-benderang. Jika memang ada dugaan penyunatan dana reses, maka siapapun yang terlibat harus diproses hukum,” lanjutnya.

AMI menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut hingga ada kejelasan hukum demi menjaga integritas lembaga legislatif dan memastikan anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

 

Penulis, Tim / Editor, Redaksi

Berkas Penuntutan Sebut Zainal Arifin Terlibat, Namun Keluarga Mengaku Tak Pernah Diberi Pemberitahuan

PAMEKASAN, Cakrawalajatim.news — Penanganan perkara narkotika di Kabupaten Pamekasan kembali dihantui tanda tanya besar yang mengganggu akal sehat dan rasa keadilan publik. Sebuah kejanggalan serius terungkap: nama Zainal Arifin secara tertulis tercantum dan disebut terlibat dalam berkas penuntutan perkara Hasan Muayyed, namun hingga detik ini, keluarganya sama sekali tidak pernah menerima satu pun dokumen resmi, surat pemberitahuan, maupun berkas perkara terkait status hukum dirinya.

Fakta ini menorehkan luka baru bagi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Pertanyaan mendasar pun menggema kian keras: bagaimana mungkin seseorang secara hukum disebut terlibat, namun hak konstitusional keluarganya untuk mendapatkan informasi dan administrasi hukum seolah diabaikan begitu saja?

Berdasarkan dokumen yang diterima media, Kejaksaan Negeri Pamekasan menerbitkan Surat Perintah Penahanan tingkat penuntutan Nomor PRINT-948/M.5.18/Enz.2/05/2026 tertanggal 11 Mei 2026 atas nama Hasan Muayyed Bin Affan. Di dalam dokumen resmi negara itu, nama Zainal Arifin tertulis jelas. Ia disebut bersama Hasan mengambil barang bukti narkotika jenis sabu dari seseorang yang berstatus DPO di wilayah Omben, Sampang. Lebih jauh lagi, nama Zainal telah dimasukkan ke dalam konstruksi pasal pelanggaran, yakni Pasal 114 juncto Pasal 132 Undang-Undang Narkotika.

Namun di atas kertas ia ada, di dunia nyata ia seolah tiada jejak administrasi. Keluarga menegaskan, hingga hari ini dokumen yang mereka terima hanyalah, Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Dumas (SP3D) dari Polda Jawa Timur. Tidak ada surat penangkapan, tidak ada surat penahanan, dan tidak ada selembar pun berkas yang menjelaskan posisi hukum Zainal Arifin secara sah.

“Namanya tertulis jelas di berkas penuntutan Hasan Muayyed. Tapi kami sebagai keluarga tidak pernah menerima apa-apa. Kalau memang dia diproses hukum, mana bukti administrasinya? Mana surat yang seharusnya kami terima?” ungkap perwakilan keluarga dengan nada heran yang bercampur kepedihan mendalam.

Kejanggalan ini bukan sekadar kesalahan administrasi, melainkan indikasi nyata ketidaksinkronan dan ketidakpatuhan terhadap aturan main hukum. Sesuai KUHAP, setiap tindakan penegakan hukum wajib disertai dokumen sah dan pemberitahuan kepada keluarga. Mengapa aturan dasar ini seolah dilanggar atau diabaikan? Apakah proses hukum berjalan di atas angin, tanpa pijakan prosedur yang jelas?

Publik kini mulai meragukan kualitas koordinasi antar aparat. Di satu sisi jaksa telah memasukkan nama Zainal ke dalam berkas perkara, namun di sisi lain, aparat penyidik seolah tidak pernah menyampaikan hak informasi kepada keluarga. Apakah ini bukti lemahnya komunikasi, atau ada hal lain yang sengaja ditutup-tutupi?

Lebih menyisakan pertanyaan tajam, publik juga menyoroti nasib dua nama lain yang disebut sebagai sumber barang bukti dalam kasus ini, yaitu “Rony” dan “Aman”. Keduanya disebut berstatus DPO, namun hingga kini belum ada kejelasan apakah mereka sudah diamankan atau justru masih bebas berkeliaran di tengah masyarakat.

Jangan sampai penegakan hukum di wilayah ini hanya berani menyasar pihak tertentu, sementara mereka yang diduga sebagai mata rantai utama dan pemasok, justru dibiarkan lolos dan tak tersentuh hukum. Ketimpangan seperti ini hanya akan melahirkan kesan bahwa hukum berjalan tidak setara.

Kasus ini menjadi peringatan keras dan berpotensi menjadi preseden buruk. Penegakan hukum yang tertutup, berantakan administrasinya, dan mengabaikan hak warga negara, adalah benih yang akan meruntuhkan kepercayaan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi apa pun yang keluar dari mulut Satresnarkoba Polres Pamekasan, Kejaksaan Negeri Pamekasan, maupun Polda Jawa Timur. Diamnya para penegak hukum di tengah fakta yang terang benderang ini semakin menebalkan dugaan adanya sesuatu yang disembunyikan.

Masyarakat berhak menuntut kejelasan. Sebab, ketika urusan kertas dan administrasi saja sudah berantakan dan menimbulkan keraguan, bagaimana mungkin kita percaya bahwa keadilan akan ditegakkan dengan bersih dan benar? Kejujuran aparat sedang diuji di sini

Dilansir dari Media Cekpos

 

Penulis, Tim / Editor, Redaksi

Penuh Khidmat dan Kepedulian Sosial, Ultah ke-29 Istri Pimpinan Redaksi Datacyber.id Dirangkai Launching Kejamrealita.net dan Santunan Anak Yatim

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Suasana penuh khidmat, kebersamaan, dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan pengajian sekaligus perayaan ulang tahun ke-29 Diajeng Putri Fathikul Hikmah, istri dari Pimpinan Redaksi media Datacyber.id, yang digelar di kawasan Tambak Wedi Baru 7, Surabaya, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum rasa syukur atas bertambahnya usia, namun juga dirangkaikan dengan pembukaan media baru Kejamrealita.net yang nantinya akan dipimpin langsung oleh Diajeng Putri Fathikul Hikmah. Acara semakin bermakna dengan adanya santunan kepada puluhan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Warga sekitar menyambut antusias kegiatan tersebut. Kehadiran pengajian dan santunan dinilai membawa manfaat positif bagi lingkungan, khususnya bagi anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari masyarakat.

Acara pengajian dipimpin oleh Majelis Pengajian Nurul Iman dari warga Tambak Wedi Baru 7. Lantunan doa dan tausiyah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menambah suasana haru dan penuh keberkahan. Para jamaah yang hadir turut mendoakan agar Diajeng Putri Fathikul Hikmah senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kelancaran rezeki, serta kemudahan dalam menjalankan aktivitasnya di dunia media dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam kesempatan itu, sejumlah warga juga memberikan apresiasi atas berdirinya media Kejamrealita.net. Mereka berharap media tersebut dapat berkembang menjadi sarana informasi yang bermanfaat, menyuarakan aspirasi masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Semoga media Kejamrealita.net berjalan lancar, sukses, dan mampu menjadi media yang memberikan informasi positif serta membantu masyarakat,” ujar salah satu warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Momentum ulang tahun yang dipadukan dengan kegiatan keagamaan dan aksi sosial ini menjadi contoh bahwa perayaan tidak harus bersifat mewah, namun dapat diisi dengan kegiatan yang membawa manfaat bagi sesama. Kehadiran santunan anak yatim juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang diharapkan mampu meringankan beban keluarga penerima.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara warga, tokoh masyarakat, dan insan media yang hadir. Kebersamaan yang terjalin memperlihatkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat Tambak Wedi Baru 7.

Doa dan harapan pun terus mengalir untuk Diajeng Putri Fathikul Hikmah agar di usia yang ke-29 tahun dapat terus menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, serta dunia jurnalistik. Begitu pula dengan hadirnya Kejamrealita.net yang diharapkan mampu berkembang dan menjadi media terpercaya dalam menyampaikan informasi kepada publik.

 

Penulis, Tim / Editor, Redaksi

Zaibi Susanto: Wartawan Harus Jadi Penjaga Informasi yang Akurat dan Berimbang

Malang, Cakrawalajatim.news – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026, Pimpinan Redaksi PT Brata Pos Media, Dr. Zaibi Susanto, S.H., M.H., bersama jajaran redaksi dan keluarga besar Bratapos menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada masyarakat Indonesia.

Zaibi mengatakan, momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat penting bagi seluruh rakyat Indonesia agar terus menjaga semangat persatuan, kerja keras, dan kepedulian sosial sebagaimana dicontohkan para pejuang bangsa terdahulu.

“Semangat kebangkitan bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi bagaimana generasi saat ini mampu melanjutkan perjuangan dengan karya, inovasi, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Zaibi kepada media Liputan Indonesia, Selasa (20/05/2026).

Ia menilai generasi muda memiliki peran besar dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, anak muda diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi secara positif demi kemajuan Indonesia.

Selain menyampaikan pesan kebangsaan, Zaibi juga memberikan perhatian khusus kepada insan pers di seluruh Indonesia. Menurutnya, wartawan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi di tengah maraknya arus berita digital yang berkembang sangat cepat.

“Pers harus tetap menjadi sumber informasi yang terpercaya. Wartawan wajib menjaga profesionalisme, independensi, dan mengedepankan fakta agar masyarakat tidak terjebak informasi yang menyesatkan,” tegasnya.

Sebagai media yang tidak hanya fokus pada pemberitaan, PT Brata Pos Media juga terus menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat selama tahun 2025 hingga 2026.

Salah satu program rutin yang dijalankan adalah Bratapos Peduli Kasih melalui kegiatan Jumat Berkah yang menyasar masyarakat kurang mampu, lansia, hingga warga terdampak ekonomi di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Selain itu, Bratapos juga aktif mengadakan pelatihan literasi media dan jurnalisme warga bagi pelajar, mahasiswa, serta komunitas masyarakat guna meningkatkan kemampuan memahami informasi secara bijak.

Tak hanya itu, media ini turut mengawal berbagai isu pelayanan publik, transparansi sosial, serta memberikan ruang promosi gratis kepada pelaku UMKM dan komunitas kreatif lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan.

Zaibi menegaskan bahwa kehadiran media harus mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menyampaikan berita.

“Media harus hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi, kepedulian, dan menjadi bagian dari perubahan sosial yang positif,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lingkungan Bratapos sendiri diisi dengan doa bersama, diskusi internal redaksi mengenai tantangan pers di era digital, serta kegiatan sosial berbagi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.