Ketua DPD GRIB Jaya Jatim Kasmu Apresiasi Berdirinya Kantor LPH dan HAM di Gresik

Gresik, Cakrawalajatim.news – Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB Jaya) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Gresik meresmikan kantor Lembaga Pembela Hukum dan Hak Asasi Manusia (LPH dan HAM) pada Rabu (21/10/2026). Peresmian yang berlangsung di Perum Bhumi Cermai Apsari, Blok 11, Kabupaten Gresik, tersebut menjadi langkah organisasi dalam memperluas pelayanan dan pendampingan hukum bagi masyarakat.

Acara peresmian dikemas dalam kegiatan tasyakuran yang dihadiri Ketua DPD GRIB Jaya Jawa Timur, Kasmu, beserta jajaran pengurus, Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Gresik H. Muhammad Romadhon, Sekretaris DPC GRIB Jaya Kabupaten Gresik Dani, Ketua DPC GRIB Jaya Cerme Krisna, Sekretaris DPD Jawa Timur Ibnu Sulaiman, Kepala Divisi Hukum sekaligus bagian legal Agung Teguh Karya, S.H., serta Kepala Divisi Hukum Abdul Hafidz, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus dan tamu undangan.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan para pengurus, doa tasyakuran, penyerahan Surat Keputusan (SK) dari DPD kepada DPC, serta prosesi pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya kantor Lembaga Pembela Hukum dan HAM GRIB Jaya DPC Kabupaten Gresik.

Ketua DPD GRIB Jaya Jawa Timur Berharap Kantor Hukum Memberikan Manfaat bagi Masyarakat

Ketua DPD GRIB Jaya Jawa Timur, Kasmu, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas berdirinya kantor Lembaga Pembela Hukum dan HAM di Kabupaten Gresik.

Ia berharap keberadaan lembaga tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan informasi, konsultasi, dan pendampingan dalam menghadapi persoalan hukum.

Kasmu juga berharap peresmian kantor di Gresik dapat menjadi langkah awal bagi DPC GRIB Jaya lainnya di Jawa Timur untuk mengembangkan layanan serupa.

Menurutnya, soliditas, kebersamaan, dan kerja sama seluruh jajaran organisasi menjadi modal penting untuk membangun GRIB Jaya yang semakin maju serta mampu menjalankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasmu menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Gresik H. Muhammad Romadhon beserta seluruh pihak yang telah bekerja sama mewujudkan berdirinya kantor pelayanan hukum tersebut.

Ia berharap lembaga ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

H. Muhammad Romadhon: Kami Ingin Membantu Masyarakat yang Membutuhkan Pendampingan Hukum

Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Gresik, H. Muhammad Romadhon, menegaskan bahwa pendirian Lembaga Pembela Hukum dan HAM merupakan salah satu upaya menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses pelayanan hukum.

Dalam sambutannya, Romadhon menyampaikan bahwa pembentukan kantor tersebut dapat diwujudkan dalam waktu kurang dari satu bulan berkat kerja sama dan dukungan tim yang menangani bidang hukum.

Ia mengajak seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GRIB Jaya untuk menyosialisasikan keberadaan lembaga tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
Menurutnya, masyarakat yang memiliki persoalan hukum dapat menghubungi tim hukum untuk mendapatkan informasi mengenai konsultasi dan pendampingan yang tersedia.

Romadhon juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mengupayakan bantuan bagi masyarakat kurang mampu sesuai dengan kemampuan dan ketentuan layanan yang berlaku.

“Yang kami utamakan adalah membantu warga atau masyarakat yang membutuhkan. Kalau memang ada saudara atau masyarakat yang memerlukan bantuan hukum, silakan berkoordinasi dengan tim hukum kami,” demikian inti pesan yang disampaikan Romadhon dalam sambutannya.

Selain mengembangkan layanan hukum, DPC GRIB Jaya Kabupaten Gresik juga berencana memperkuat kegiatan sosial dan berbagai program organisasi lainnya agar keberadaan organisasi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ketua DPC GRIB Jaya Cerme Dukung Penguatan Solidaritas Organisasi

Ketua DPC GRIB Jaya Cerme, Krisna, turut menyampaikan apresiasi atas peresmian kantor Lembaga Pembela Hukum dan HAM DPC Kabupaten Gresik.

Ia berharap peresmian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kekompakan, serta solidaritas keluarga besar GRIB Jaya.

Krisna juga berharap keberadaan kantor pelayanan hukum ini dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan memperkuat kerja sama antarpengurus di lingkungan organisasi.

Menurutnya, kebersamaan dan semangat gotong royong merupakan hal penting dalam menjalankan program organisasi agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Agung Teguh Karya: Masyarakat Bisa Mengakses Konsultasi dan Pendampingan Hukum

Kepala Divisi Hukum sekaligus bagian legal GRIB Jaya DPC Kabupaten Gresik, Agung Teguh Karya, S.H., menjelaskan bahwa pendirian kantor tersebut bertujuan menyediakan akses konsultasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat.
Ia mengajak warga yang menghadapi persoalan hukum, baik secara pribadi maupun yang berkaitan dengan keluarga dan kerabat, untuk mencari informasi melalui tim hukum yang bertugas.

Agung juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kedudukan hukum dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, persoalan hukum harus diupayakan penyelesaiannya melalui mekanisme yang tepat, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta menghindari intimidasi maupun tindakan yang bertentangan dengan hukum.

“Tujuan kami membuka kantor ini adalah memberikan manfaat kepada masyarakat. Apabila ada kerabat, saudara, atau teman yang mempunyai permasalahan hukum dan membutuhkan pendampingan, silakan berkoordinasi dengan tim kami,” ujarnya dalam sambutan.

Ia berharap kantor tersebut dapat menjadi tempat bagi masyarakat untuk memperoleh informasi hukum sekaligus sarana koordinasi bagi jajaran GRIB Jaya dalam menangani persoalan yang muncul di wilayah masing-masing.

Abdul Hafidz, S.H., M.H.: Pelayanan Hukum Harus Profesional dan Berintegritas

Sementara itu, Kepala Divisi Hukum GRIB Jaya DPC Kabupaten Gresik, Abdul Hafidz, S.H., M.H., menyampaikan bahwa berdirinya kantor Lembaga Pembela Hukum dan HAM bukan sekadar menghadirkan fasilitas fisik bagi organisasi.

Lebih dari itu, menurutnya, kantor tersebut merupakan wujud komitmen dan dedikasi dalam memberikan perlindungan hukum serta mendorong terciptanya rasa keadilan bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pelayanan hukum harus mengedepankan penyelesaian masalah secara efektif, profesional, dan berintegritas, dengan tetap berpedoman pada kode etik serta ketentuan organisasi dan peraturan perundang-undangan.

Abdul Hafidz juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan peresmian tersebut.

Ia berharap lembaga yang baru diresmikan ini dapat menjalankan fungsinya secara optimal dan menjadi sarana pelayanan hukum yang dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penyerahan SK dan Pemotongan Pita Tandai Peresmian Kantor

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Ketua DPD GRIB Jaya Jawa Timur, Kasmu, kepada Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Gresik, H. Muhammad Romadhon.

Prosesi dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh jajaran pengurus sebagai simbol resmi dibukanya kantor Lembaga Pembela Hukum dan HAM GRIB Jaya DPC Kabupaten Gresik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan kantor, pengenalan layanan hukum, foto bersama, serta ramah tamah dan jamuan makan siang.

Suasana kebersamaan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan yang menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk memperkuat koordinasi dan komitmen dalam menjalankan program organisasi.

Berkomitmen Memperluas Akses Pelayanan Hukum

Dengan diresmikannya kantor Lembaga Pembela Hukum dan HAM di Perum Bhumi Cermai Apsari, Blok 11, Kabupaten Gresik, GRIB Jaya DPC Kabupaten Gresik berharap dapat memperluas akses informasi hukum, konsultasi, dan pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Keberadaan kantor tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat koordinasi internal organisasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban hukum.

Melalui pelayanan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, GRIB Jaya DPC Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan yang bermanfaat serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dari Putat Jaya hingga Simomulyo Baru, 55 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Digelar Polrestabes Surabaya

Surabaya, Cakrawalajatim.news — Penyidik memperagakan 55 adegan dalam rekonstruksi perkara dugaan pembunuhan terhadap S.N. (51) di Surabaya. Sebanyak 44 adegan diperagakan di rumah kontrakan korban di kawasan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan. Sebelas adegan lainnya berlangsung di lokasi yang disebut sebagai tempat pembuangan barang bukti di kawasan Simomulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal.

Perkara ini berawal dari laporan polisi tertanggal 25 Juni 2026. Dalam keterangan yang disampaikan melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 24 Juni 2026, sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WIB.

MenurutKoapolrestabes Surabaya Kombes pol Luthfi Sulistiawan melalui Kasi Humas AKP Hadi Ismanto, tersangka berinisial M.K.A. datang ke kontrakan korban untuk menagih utang sebesar Rp1 juta. Tersangka disebut membutuhkan uang tersebut sebagai modal untuk berangkat ke Malaysia.

Korban menyampaikan belum dapat membayar. Tersangka kemudian menawarkan agar korban menggadaikan ponsel atau emasnya. Saat korban tidak menuruti permintaan itu, tersangka diduga mengambil pisau yang berada di belakang lemari dan menggunakannya untuk mengancam korban.

Hadi menyebut terjadi dorong-mendorong ketika tersangka berusaha mengambil ponsel korban. Pisau yang dibawa tersangka kemudian mengenai dada kiri korban. Setelah korban berteriak meminta pertolongan, tersangka diduga menusuk korban berkali-kali hingga korban meninggal dunia.

“Jumlah penusukan diperkirakan sekitar 14 kali. Rincian adegan dan tindakan yang diperagakan dalam rekonstruksi menjadi bagian dari proses penyidikan untuk menguji kesesuaian keterangan dengan hasil pemeriksaan dan barang bukti,” tutur AKP Hadi, pada Rabu (21/10).

Hadi menyatakan tersangka diduga meninggalkan Indonesia melalui Pelabuhan Dumai menuju Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia. Informasi tersebut dicocokkan dengan keterangan saksi yang merupakan adik korban dan data perlintasan imigrasi.

“Tim Jatanras Polrestabes Surabaya kemudian berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri, yang meneruskan koordinasi kepada Kepolisian Diraja Malaysia. Tersangka selanjutnya diamankan di Selangor dan diserahkan ke Jakarta untuk dibawa ke Polrestabes Surabaya,” katanya.

Dalam perkara itu, Hadi mencatat sejumlah barang bukti, antara lain hasil visum, rekaman CCTV, ponsel OPPO, kain selimut, keset yang terdapat bercak darah, gayung, serta bungkus rokok yang ditemukan di lokasi kejadian.

Tersangka disangkakan melanggar Pasal 458 subsider Pasal 468 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pasal tersebut masih merupakan sangkaan dalam proses hukum; penentuan kesalahan dan pertanggungjawaban pidana menjadi kewenangan pengadilan.

Langkah Baru Pengabdian, Pegawai Lapas Narkotika Langkat Resmi Dilantik dan Naik Pangkat

LANGKAT, Cakrawalajatim.news – Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme aparatur pemasyarakatan terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat. Hal tersebut diwujudkan melalui pelantikan jabatan fungsional, pengambilan sumpah jabatan, serta penyematan tanda kenaikan pangkat bagi sejumlah pegawai, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di Lapangan Apel Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat. Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Robinson Perangin Angin, jajaran pejabat eselon IV dan V, staf, peserta magang, peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta rohaniawan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Suasana tersebut mencerminkan semangat nasionalisme, kebersamaan, serta komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

Memasuki acara inti, sejumlah pegawai mengikuti prosesi pelantikan jabatan fungsional dan pengambilan sumpah jabatan. Pada kesempatan yang sama, tanda kenaikan pangkat juga disematkan kepada pegawai yang memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Pelantikan dan kenaikan pangkat tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan karier pegawai. Amanah jabatan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk kepercayaan organisasi, tetapi juga menuntut peningkatan kualitas kinerja, kedisiplinan, integritas, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan.

Usai prosesi, kegiatan dilanjutkan dengan amanat pembina upacara yang berisi arahan dan motivasi bagi seluruh pegawai agar senantiasa menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas. Seluruh jajaran diharapkan terus memperkuat sinergi, mematuhi aturan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai bentuk dokumentasi momentum pelantikan dan kenaikan pangkat tersebut.

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat diharapkan semakin memperkuat budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pelaksanaan tugas pemasyarakatan dapat berjalan semakin optimal serta memberikan kontribusi positif bagi organisasi dan masyarakat.

Polres Gresik Ungkap Jaringan Sabu di Menganti, Tersangka Pengedar dan 31,811 Gram Sabu Diamankan

GRESIK, Cakrawalajatim.news – Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Dari operasi tersebut, Polisi mengamankan 12 orang dan menyita puluhan paket sabu dengan total berat bersih mencapai 31,811 gram.

Jaringan ini terungkap berkat laporan masyarakat yang masuk melalui “Cak Rama”, sebuah layanan pengaduan resmi milik Polres Gresik.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menyatakan bahwa informasi dari warga menjadi pintu masuk utama bagi petugas untuk melakukan penyelidikan mendalam.

“Informasi tersebut langsung kami tindak lanjuti dengan penyelidikan di lapangan hingga berhasil mengungkap seluruh jaringan ini,” kata AKBP Ramadhan, Senin (19/10/2026).

Operasi senyap ini bermula pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB. Petugas menggerebek rumah milik MAR (24) di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan 10 paket sabu serta mendapati enam orang yang diduga sedang membeli atau menggunakan barang haram tersebut.

Tak berselang lama, sekitar pukul 17.00 WIB, petugas meringkus AI (23) yang baru saja tiba di rumah MAR. Saat digeledah, polisi menemukan 13 plastik klip berisi sabu yang disembunyikan di saku jaketnya.

Pengembangan kasus terus berlanjut hingga malam hari. Pada pukul 21.30 WIB, petugas menangkap seorang sopir truk ekspedisi berinisial AFR (29) di rumah kosnya di Desa Setro dengan barang bukti dua paket sabu.

Satu jam kemudian, sekitar pukul 22.30 WIB, polisi menciduk MAG (37) di Desa Sidojangkung yang diduga kuat berperan sebagai pemasok sabu kepada MAR. Dari tangan MAG, disita dua paket sabu.

Rangkaian penangkapan malam itu ditutup dengan ringkusnya RA (39) di Desa Gempolkurung yang juga kedapatan menguasai dua paket sabu.

“Dari rangkaian pengungkapan ini, kami berhasil memutus mata rantai jaringan peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang melibatkan sejumlah desa di Kecamatan Menganti,” jelas AKBP Ramadhan.

Dari total 12 orang yang diamankan, 7 orang di antaranya diajukan untuk menjalani asesmen rehabilitasi di BNNK Gresik karena dikategorikan sebagai pengguna. Sementara 5 orang lainnya resmi ditetapkan sebagai tersangka pengedar dan kini ditahan di Rutan Polres Gresik untuk penyidikan lebih lanjut.

Selain menyita 30 plastik klip sabu seberat 31,811 gram, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain. Di antaranya berupa enam timbangan elektrik, 10 potong sedotan plastik, tiga bungkus plastik klip kosong, empat unit handphone, dua alat hisap (bong), uang tunai Rp1,45 juta, serta satu unit sepeda motor Yamaha Mio.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara yang berat.

Di akhir penjelasannya, Kapolres Gresik mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Warga dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 atau langsung menghubungi layanan Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006.

Perkuat Penanganan Karhutla, Polda Jatim Terjunkan Pasukan BKO Selama Sepekan

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin Apel Gelar Pasukan Bantuan Kendali Operasi (BKO) penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (21/10/2026).

Pengerahan pasukan BKO tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya penanganan dan pemadaman karhutla sekaligus mencegah meluasnya kebakaran di wilayah Jawa Timur.

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur. Meski jumlah titik kebakaran mengalami penurunan dan sebagian berada dalam skala relatif kecil, langkah antisipasi tetap diperkuat untuk mencegah munculnya kebakaran susulan.

Kapolda Jatim menegaskan, operasi pasukan BKO tidak hanya difokuskan pada upaya pemadaman di lapangan. Personel juga diinstruksikan melakukan langkah-langkah preventif serta mendukung penegakan hukum terhadap setiap dugaan pembakaran hutan maupun lahan yang memenuhi unsur pidana.

“Berdasarkan perkembangan situasi, masih terdapat beberapa titik api yang harus kita padamkan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memperkuat penanganan secara cepat dan tepat sasaran,” ujar Irjen Pol Dekananto.

Kapolda Jatim juga meminta seluruh jajaran melakukan pemetaan lokasi kebakaran secara akurat serta memperkuat koordinasi lintas sektor bersama BPBD, TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya.

Menurut Irjen Pol Dekananto, penurunan jumlah titik kebakaran tidak boleh membuat jajaran mengendurkan kesiapsiagaan. Potensi munculnya kebakaran baru tetap perlu diantisipasi seiring kondisi cuaca dan musim kemarau.

“Sesuai arahan Bapak Presiden dan penekanan Bapak Kapolri, penanggulangan karhutla di Jawa Timur harus maksimal. Walau titik api berkurang, kita tidak boleh lengah karena potensi kebakaran baru masih sangat mungkin terjadi selama kemarau,” tegas Irjen Pol Dekananto.

Selain penanganan karhutla, Kapolda Jatim memberikan penekanan khusus terhadap keselamatan dan kesehatan personel yang bertugas di lapangan.

Para komandan lapangan diminta memastikan kesiapan personel serta melakukan pemeriksaan terhadap seluruh perlengkapan keselamatan sebelum memasuki area kebakaran. Langkah tersebut penting untuk meminimalkan risiko selama pelaksanaan tugas penanganan karhutla.

Perkembangan situasi di masing-masing lokasi juga diminta untuk dilaporkan secara berkala sebagai bahan evaluasi dan penentuan langkah penanganan selanjutnya.

Penugasan pasukan BKO dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari hingga 27 Oktober 2026. Setelah masa penugasan tersebut, Polda Jatim akan melakukan evaluasi terhadap perkembangan situasi untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pergeseran personel maupun penambahan kekuatan apabila diperlukan.

“Sebagaimana yang selalu saya ingatkan, polisi harus lebih merakyat, bersahabat, dan bermanfaat. Hari ini rekan-rekan melaksanakan tugas yang bermanfaat bagi masyarakat. Saya mengucapkan selamat bertugas, semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan keselamatan kepada kita semua,” pungkas Irjen Pol Dekananto.

Bripka Hendra Layani Warga dengan Ramah, Samsat Surabaya Utara Perkuat Kepercayaan Publik

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Pelayanan publik yang cepat, ramah, dan transparan menjadi salah satu kunci membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Komitmen tersebut terlihat dalam pelayanan administrasi kendaraan bermotor di Samsat Surabaya Utara, Jalan Kedung Cowek Nomor 373, Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

Petugas Samsat Surabaya Utara, Bripka Hendra, terlihat memberikan pelayanan secara humanis kepada masyarakat yang mengurus dokumen kendaraan bermotor. Sikap ramah, responsif, serta penyampaian informasi yang jelas menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana pelayanan yang tertib dan nyaman.

Pelayanan yang diberikan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga yang mengurus perpanjangan pajak kendaraan roda empat mengaku terbantu dengan proses administrasi yang dinilai cepat dan petugas yang komunikatif.

“Pelayanannya cukup baik, cepat, dan tertib. Petugasnya juga ramah. Saya yang baru saja memperpanjang pajak kendaraan roda empat merasa terbantu. Semoga pelayanan seperti ini terus dipertahankan,” ungkap salah seorang warga.

Apresiasi masyarakat tersebut menjadi dorongan bagi Samsat Surabaya Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.

Pamin STNK Samsat Surabaya Utara, Iptu Arif Iskandar, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan serta apresiasi yang diberikan masyarakat. Menurutnya, penilaian positif dari warga menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi masyarakat. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, dan transparan. Kami ingin masyarakat merasa nyaman, mendapatkan informasi yang jelas, serta terbantu dalam setiap proses pengurusan administrasi kendaraan,” ujar Iptu Arif Iskandar, Rabu (21/10/2026).

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan menjadi komitmen bersama seluruh petugas Samsat Surabaya Utara, baik pada pelayanan di kantor induk maupun melalui layanan Samsat Keliling (Samling), sehingga masyarakat memiliki alternatif akses untuk memenuhi kewajiban administrasi kendaraannya.

SEJALAN DENGAN SEMANGAT PROGRAM KAPOLRI

Pelayanan humanis yang mengutamakan kepentingan masyarakat tersebut sejalan dengan semangat Polri dalam membangun institusi yang profesional, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Prinsip “POLISI BERSAMA MASYARAKAT MELINDUNGI, MENGAYOMI DAN MELAYANI” menjadi pesan penting bahwa kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga diwujudkan melalui pelayanan publik yang tulus, berintegritas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam semangat tersebut, setiap anggota kepolisian diharapkan mampu mengedepankan sikap santun, kepedulian, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Pelayanan yang baik bukan semata-mata tentang kecepatan menyelesaikan administrasi, melainkan juga bagaimana masyarakat merasa dihargai, dipermudah, dan mendapatkan kepastian informasi.

Samsat Surabaya Utara terus berupaya menghadirkan pelayanan yang mengutamakan kecepatan dan ketepatan proses administrasi, keramahan petugas, serta kemudahan akses bagi masyarakat. Pemanfaatan layanan Samsat Keliling dan kanal pembayaran yang tersedia juga dapat membantu masyarakat menyesuaikan kebutuhan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui komitmen tersebut, Samsat Surabaya Utara diharapkan terus menjaga kepercayaan publik dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas.

Polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik dengan hati. Bersama masyarakat, Polri berkomitmen melindungi, mengayomi, dan melayani demi terciptanya pelayanan publik yang humanis, profesional, dan terpercaya.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.