Satresnarkoba Polres Tanjung Perak Ungkap 304 Kasus, Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan

TANJUNG PERAK, Cakrawalajatim.news – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana penyalahgunaan narkotika periode Januari hingga Desember 2025. Kegiatan pemusnahan ini digelar secara terbuka di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (10/12/2025).

Pemusnahan barang bukti ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Anindita Harcahyaningdyah, mewakili Kapolres AKBP Wahyu Hidayat.

Turut hadir menyaksikan prosesi tersebut Kasat Resnarkoba AKP Mochammad Suparlan, Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Raden Heru Kuntodewo, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Penyidik Madya BNN Provinsi Jawa Timur AKBP Eko Hengky Prayitno, Kepala BNN Kota Surabaya, serta perwakilan yayasan rehabilitasi.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara membakar seluruh barang bukti narkotika di dalam sebuah tong seta alat khusus yang telah disiapkan di halaman mapolres.

Dalam keterangannya, Kompol Anindita Harcahyaningdyah mengungkapkan bahwa barang bukti yang dimusnahkan hari ini merupakan hasil ungkap kasus Satresnarkoba selama satu tahun terakhir.

Selama periode Januari hingga Desember 2025, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangani total 304 kasus tindak pidana narkotika. Dari jumlah tersebut, sebanyak 302 kasus diselesaikan melalui mekanisme restorative justice atau RJ.

“Dari 304 kasus yang kami tangani tahun ini, sebanyak 302 kasus diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice. Sisanya, satu kasus dihentikan karena tersangka meninggal dunia, dan satu kasus lainnya merupakan barang temuan,” jelas Kompol Anindita.

Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan dalam kegiatan ini meliputi sabu-sabu seberat 1.034 gram, ganja: 1.038 gram, pil ekstasi sebanyak 8 butir dan serbuk seberat 4,01 gram, pipet kaca 200 buah, alat hisap atau bong 85 buah, serta berbagai alat bukti pendukung lainnya.

Kompol Anindita menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba di wilayah hukum Tanjung Perak tidak lepas dari peran aktif masyarakat. Sinergitas antara kepolisian dan warga yang proaktif memberikan informasi menjadi kunci utama dalam pengungkapan kasus.

“Dukungan dari semua pihak sangat krusial, tidak hanya dalam penindakan, tetapi juga untuk ikut mensosialisasikan bahaya narkoba di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Kita berharap generasi ke depan akan bebas dari narkoba,” tambahnya.

Wakapolres juga menekankan bahwa kegiatan pemusnahan ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral dan hukum kepolisian kepada publik.

“Melalui kegiatan ini, kami menegaskan bahwa proses penegakan hukum dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ini sekaligus memastikan bahwa barang bukti yang disita benar-benar dimusnahkan dan tidak disalahgunakan oleh pihak manapun,” pungkasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Hadapi Masa Libur Akhir Tahun, Satgas Premanisme Polda Jatim Resmi Dikerahkan

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun baru 2026 (Nataru) Polda Jawa Timur (Jatim) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Premanisme.

Pembentukan Satgas Premanisme ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan kondisi aman jelang Operasi Lilin Semeru 2025, pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si mengatakan pembentukan satgas ini dilakukan untuk mencegah peningkatan kejahatan jalanan dan maraknya aksi premanisme yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur.

“Ini komitmen kita dalam merawat Jogo Jatim. Masyarakat tidak boleh hidup dalam bayang-bayang ketakutan akibat ulah segelintir oknum yang memaksakan kehendak,” tegas Irjen Nanang saat memimpin Apel Satgas Premanisme di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (10/12).

Kapolda Jatim mengungkapkan, hasil evaluasi Kamtibmas periode akhir Oktober hingga awal November 2025 menunjukkan tren peningkatan kejahatan sebesar 7,66%.

Yang paling mengkhawatirkan adalah melonjaknya penyalahgunaan senjata tajam dan senjata api hingga 175%.

“Angka-angka ini bukan sekadar statistik, tapi alarm bahwa bibit premanisme dan gangsterisme sedang mencoba mengganggu ketenangan warga,” kata Irjen Nanang.

Kapolda Jatim menginstruksikan Satgas Premanisme harus bergerak cepat, agresif, namun tetap terukur.

Ada tujuh sasaran utama yang menjadi fokus pembersihan:
1. Pemerasan & pemalakan di pasar, terminal, serta ruang publik.
2. Debt collector ilegal yang menagih dengan intimidasi dan kekerasan.
3. Pungli yang menghambat ekonomi masyarakat.
4. Preman penganiayaan yang beraksi secara individual.
5. Preman pengeroyokan berbasis kelompok.
6. Kekerasan oknum perguruan silat, termasuk fanatisme negatif yang berujung kriminal.
7. Gangster jalanan yang membawa sajam dan memicu tawuran.

“Tindak tegas semua bentuk premanisme. Jangan beri ruang bagi pelaku pemerasan, pungli, pengeroyokan, maupun gangster yang meresahkan warga,” tegas Irjen Nanang.

Ia juga mengarahkan peningkatan patroli intensif pada jam-jam rawan, terutama malam hingga dini hari.

“Kita harus memastikan Jawa Timur bersih dari aksi premanisme sebelum aktivitas masyarakat meningkat di akhir tahun. Ini syarat mutlak agar stabilitas Jatim benar-benar terjaga,” pungkas Irjen Nanang.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Premanisme Meningkat, Kapolda Jatim Bentuk Satgas Khusus Hadapi Ancaman Gangster

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Kapolda Jawa Timur (Jatim), Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si pimpin Apel Satgas Premanisme 2025 yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Jatim, para Pejabat Utama Polda Jatim dan Instansi terkait serta personel Polda Jatim di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (10/12).

Dalam amanatnya, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan hasil evaluasi Kamtibmas periode akhir Oktober hingga awal November 2025 menunjukkan tren peningkatan kejahatan sebesar 7,66%.

Yang paling mengkhawatirkan adalah melonjaknya penyalahgunaan senjata tajam dan senjata api hingga 175%.

Merespons hal tersebut, Polda Jawa Timur membentuk Satgas Permanisme dengan melibatkan instansi di wilayah Jawa Timur.

“Ini komitmen kita dalam merawat Jogo Jatim. Masyarakat tidak boleh hidup dalam bayang-bayang ketakutan akibat ulah segelintir oknum yang memaksakan kehendak,” tegas Irjen Nanang.

Menurut Irjen Nanang, angka tindakan kejahatan kali ini bukan sekadar statistik, tapi alarm bahwa bibit premanisme dan gangsterisme sedang mencoba mengganggu ketenangan warga.

Street crime seperti tawuran, penganiayaan, hingga aksi gangster jalanan juga dilaporkan semakin sering terjadi, terutama pada malam hingga dini hari.

Oleh karenanya, Kapolda Jatim menginstruksikan Satgas Premanisme bergerak cepat, agresif, namun tetap terukur.

“Tindak tegas semua bentuk premanisme. Jangan beri ruang bagi pelaku pemerasan, pungli, pengeroyokan, maupun gangster yang meresahkan warga,” tegas Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga menegaskan agar seluruh Satgas Premanisme dapat memastikan stabilitas keamanan di Jawa Timur.

“Kita harus memastikan Jawa Timur bersih dari aksi premanisme sebelum aktivitas masyarakat meningkat di akhir tahun. Ini syarat mutlak agar stabilitas Jatim benar-benar terjaga,” tegas Irjen Nanang.

Ia juga mengarahkan peningkatan patroli intensif pada jam-jam rawan, terutama malam hingga dini hari.

Di akhir amanatnya, Irjen Pol Nanang menegaskan bahwa seluruh langkah harus dilakukan secara profesional.

“Mari bekerja dengan ikhlas, tegas, dan humanis. Kita pastikan Jawa Timur tetap aman dan nyaman dalam bingkai Jogo Jatim,” tutup Irjen Nanang.

Ada tujuh sasaran utama yang menjadi fokus pembersihan:
1. Pemerasan & pemalakan di pasar, terminal, serta ruang publik.
2. Debt collector ilegal yang menagih dengan intimidasi dan kekerasan.
3. Pungli yang menghambat ekonomi masyarakat.
4. Preman penganiayaan yang beraksi secara individual.
5. Preman pengeroyokan berbasis kelompok.
6. Kekerasan oknum perguruan silat, termasuk fanatisme negatif yang berujung kriminal.
7. Gangster jalanan yang membawa sajam dan memicu tawuran.

 

Pembentukan Satgas Premanisme merupakan langkah strategis untuk menciptakan kondisi aman jelang Operasi Lilin Semeru 2025, pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Kita harus memastikan Jawa Timur bersih dari aksi premanisme sebelum aktivitas masyarakat meningkat di akhir tahun. Ini syarat mutlak agar stabilitas Jatim benar-benar terjaga,” ujar Nanang.

Ia juga mengarahkan peningkatan patroli intensif pada jam-jam rawan, terutama malam hingga dini hari.

Di akhir amanatnya, Nanang menegaskan bahwa seluruh langkah harus dilakukan secara profesional.

“Mari bekerja dengan ikhlas, tegas, dan humanis. Kita pastikan Jawa Timur tetap aman dan nyaman dalam bingkai Jogo Jatim,” tutup Nanang.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Ormas Jawara Bersatu Jawa–Madura Gelar Aksi Kemanusiaan di Sidoarjo untuk Korban Banjir Sumatera

Sidoarjo, Cakrawalajatim.news – Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Ormas Jawara Bersatu Jawa–Madura dengan menggelar donasi penggalangan dana di Pertigaan Kletek, Taman, Sidoarjo, pada Rabu (10/12/2025). Dukungan masyarakat terhadap musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera terus mengalir melalui kegiatan tersebut.

Kegiatan penggalangan dana dipimpin langsung oleh Ketua Jawara Bersatu DPC Sidoarjo, Eko, bersama jajaran anggota DPC Sidoarjo yang turun langsung ke jalan raya guna mengetuk hati para pengguna jalan.

Ketua Pembina Jawara Bersatu, H. Hasan, bersama Ketua Jawara Bersatu DPC Surabaya, Suhaili, serta Ketua Jawara Bersatu DPC Sidoarjo, Eko, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusias serta kepedulian warga Sidoarjo.

“Alhamdulillah, kegiatan donasi atau bantuan ini akan disalurkan kepada korban banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kami ucapkan terima kasih kepada warga Sidoarjo atas kepercayaannya,” ujar H. Hasan.

Ketua Jawara Bersatu DPC Surabaya, Suhaili, turut mengapresiasi jajaran DPC Sidoarjo atas kolaborasi yang dinilai sangat solid dan membuahkan hasil memuaskan. Selain donasi uang, warga juga memberikan berbagai bantuan untuk korban banjir di Sumatera. Ia mengaku bangga melihat kekompakan para relawan dan tingginya rasa solidaritas masyarakat.

“Melihat banyak orang rela berhenti saat berkendara hanya untuk berdonasi menunjukkan bahwa rasa kepedulian sosial masyarakat kita sangat tinggi,” ungkapnya.

Salah seorang pengguna jalan bahkan mengaku terharu melihat kesungguhan para relawan dari Jawara Bersatu, serta tingginya partisipasi warga yang kembali mendatangi pos relawan untuk menambah bantuan.

Seluruh bantuan yang terkumpul saat ini dihimpun melalui Posko Bantuan Bencana sebelum nantinya dikirimkan ke wilayah-wilayah terdampak banjir. Aksi penggalangan dana disebut masih berpotensi untuk dilanjutkan apabila masyarakat masih membutuhkan uluran tangan.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Pimpin Latihan Dalmas, Tunjukkan Empati pada Anggota

TANJUNG PERAK, Cakrawalajatim.news – Pemandangan tak biasa tersaji di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (8/12) siang. Di tengah terik matahari, barisan Pasukan Pengendalian Massa (Dalmas) yang biasanya didominasi bintara remaja Satuan Samapta, kali ini kedatangan tamu istimewa di dalam barisan mereka.

Tanpa canggung, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, bersama Wakapolres dan seluruh Pejabat Utama (PJU) tampak mengenakan seragam taktis pasukan anti huru hara (PHH) lengkap.

Bukan sekadar peninjauan, AKBP Wahyu Hidayat ikut membaur, mengangkat tameng, dan melakukan simulasi formasi pengamanan massa.

Langkah ini diambil AKBP Wahyu sebagai bentuk empatinya terhadap personel di lapangan. Ia ingin memastikan bahwa jajaran pimpinan tidak hanya bisa memberi perintah, tetapi juga memahami beratnya beban fisik dan mental yang ditanggung anggota saat menghadapi demonstrasi.

“Ini sebagai bentuk agar kita merasakan apa yang dirasakan anggota Dalmas saat bertugas ketika melaksanakan pengamanan,” tutur AKBP Wahyu.

Dengan mengenakan rompi pelindung tubuh atau body protector dan helm taktis yang cukup berat, Alumni Akpol 2005 Tathya Dharaka ini berharap para PJU dapat merefleksikan kembali semangat korps Bhayangkara.

Menurutnya, seragam PHH ini bukan sekadar atribut pelindung, melainkan simbol tanggung jawab menjaga ketertiban.

“Diharapkan para PJU merefleksikan kembali tidak hanya mengenakan seragamnya saja, melainkan juga semangatnya saat bertugas. Kita juga bisa kembali berlatih gerakan-gerakan Dalmas ketika melaksanakan pengamanan demo atau kegiatan lain,” terangnya.

Latihan gabungan antara pimpinan dan anggota ini merupakan bagian dari strategi Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan kamtibmas, khususnya unjuk rasa.

Wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang meliputi kawasan industri dan objek vital nasional menuntut kesiapan personel yang prima setiap saat.

“Kita harus siap sebagai Bhayangkara yang handal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Sat Samapta Polrestabes Surabaya Gagalkan Aksi Balap Liar, 20 Kendaraan Diamankan

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Aksi tegas dan responsif kembali ditunjukkan oleh kepolisian Polrestabes Surabaya. Melalui patroli perintis presisi yang digelar pada dini hari, Tim Respon Cepat Jogo Boyo 97 Sat Samapta berhasil menggagalkan kegiatan yang mengancam ketertiban dan keselamatan jalan raya.

Patroli yang dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali, Ipda Doni Nugroho Dwi Putra, S.H., pada Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 00.30 WIB, berhasil mengidentifikasi sekelompok pemuda dengan kendaraan bermotor (R2) yang tidak memenuhi standar kelayakan. Diduga kuat, kendaraan-kendaraan tersebut telah dimodifikasi dan dipersiapkan untuk kegiatan balap liar.

Dalam operasi yang menyasar sejumlah titik rawan seperti kawasan Bambu Runcing, Dharmahusada, hingga Darmo, tim berhasil mengamankan total 20 unit kendaraan bermotor beserta para pengendaranya. Komposisi pelaku menunjukkan variasi usia, mulai dari remaja hingga dewasa, dengan detail 20 pengemudi yang tercatat.

Kapala Satuan Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra, S.I.K., M.H., dalam pemaparannya menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya pre-emptif.

“Patroli kami fokus pada pencegahan. Saat menemukan kendaraan yang tidak memenuhi standar operasional dan indikasi kuat akan digunakan untuk balap liar, kami harus mengambil tindakan tegas untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang lebih serius dan membahayakan publik,” jelas AKBP Erika, pada Minggu (7/12).

Setelah diamankan di lokasi, seluruh kendaraan beserta pengendaranya segera dibawa ke Mako Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Langkah koordinasi telah dilakukan dengan unit terkait.

Kendaraan akan menghadapi proses tilang yang ditangani oleh petugas Gakkum Satlantas. Sementara itu, untuk pendataan lebih mendalam terkait kendaraan dan pelaku, proses dilanjutkan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Barang bukti yang diamankan mencakup 20 unit kendaraan bermotor berbagai merek, dengan beberapa di antaranya terbukti tidak dilengkapi pelat nomor, serta dokumen berupa KTP, SIM, dan STNK.

Sementara itu Kasi Humas AKP Rina Shanty menambahkan komitmen Polrestabes Surabaya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Tindakan ini tidak sekadar represif, tetapi lebih pada upaya preventif dan edukatif untuk menyadarkan masyarakat, khususnya kaum muda, tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan di jalan.

Dengan diamankan puluhan pelaku dan kendaraannya, diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus peringatan keras bahwa balap liar dan modifikasi kendaraan di luar standar tidak akan mendapat tempat di Kota Surabaya. Masyarakat pun diimbau untuk terus mendukung upaya polisi dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.