Maulid Nabi 1447 H, Garda Banyuates Tegaskan Komitmen Bantu Warga dan Pendidikan Gratis

Sampang, Cakrawalajatim.news – Gerakan Pemuda (Garda) Banyuates menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H tahun 2025 di Café Mad Kucil, Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Minggu (21/09/2025).

Acara tersebut dihadiri perwakilan Polsek Banyuates, Koramil Banyuates, awak media, serta seluruh anggota Garda yang merupakan perwakilan pemuda dari 20 desa di Kecamatan Banyuates.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ustad Romli dari Desa Tapaan, dilanjutkan pembacaan sholawat yang dipimpin Sainul Fatah dari Desa Lar-lar, dan doa penutup oleh Masyudi, anggota Polsek Banyuates.

Usai rangkaian acara Maulid Nabi, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Garda Banyuates Achmad Fauzi dan sesi diskusi bersama mengenai berbagai permasalahan masyarakat di Kecamatan Banyuates.

Dalam sambutannya, Achmad Fauzi menyampaikan harapan agar peringatan Maulid Nabi kali ini menjadi momentum penuh berkah dan memperkuat semangat kebersamaan pemuda Garda untuk terus membantu masyarakat, khususnya dalam pendampingan masalah hukum dan sosial.

“Selain itu, Garda Banyuates juga bekerja sama dengan dua lembaga pondok pesantren melalui program pendidikan. Program ini menggratiskan seluruh biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu, mulai dari tingkat TK hingga sarjana. Untuk program S1, kami sediakan beasiswa di bidang kesehatan, pendidikan, dan bidang lainnya,” ujar Fauzi.

Sesi diskusi juga diwarnai keprihatinan terhadap maraknya kasus warga yang terjerat utang bank keliling, termasuk bank Mekar, dengan bunga tinggi. Ayat Tono, salah satu peserta diskusi, mengapresiasi semangat pemuda Garda Banyuates yang selalu hadir menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Achmad Fauzi menegaskan kesiapan Garda Banyuates untuk membantu korban yang terjerat utang. “Kami siap pasang badan dan akan mengadakan audiensi dengan pihak-pihak terkait, termasuk bank keliling yang selama ini menghantui masyarakat, khususnya di Kecamatan Banyuates,” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan, Garda Banyuates berharap ke depan dapat terus menjadi motor penggerak perubahan positif bagi masyarakat, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun advokasi.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Gundih: Wujud Kebersamaan dan Cinta Rasulullah

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan menyelimuti Lapangan Gundih, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, pada Kamis malam (04/09/2025). Ratusan warga RW 01, khususnya dari RT 02 dan RT 10, berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, sebuah tradisi religius yang sarat makna dan nilai persaudaraan.

Acara dimulai pada pukul 19.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Ustad Fauzan. Kehadiran para tokoh masyarakat seperti Wakil Ketua RW 01 Warno, Ketua RT 02 Supangat, dan Ketua RT 10 Holik turut memberikan dukungan moral sekaligus memperkuat makna kebersamaan yang diusung dalam peringatan tersebut.

Dalam tausiyahnya, Ustad Fauzan mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, khususnya dalam menjalin persaudaraan, membangun kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.

“Semoga dengan memperingati Maulid Nabi ini, kita semua mendapatkan syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat kelak. Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat untuk memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” pesan Ustad Fauzan dalam ceramahnya.

Partisipasi aktif warga menjadi bukti antusiasme yang tinggi. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, hadir dengan semangat kebersamaan. Banyak warga datang bersama keluarga, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban. Tak sedikit pula yang berperan sebagai panitia konsumsi secara sukarela, mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat.

Wakil Ketua RW 01, Warno, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara.

“Alhamdulillah, acara ini berjalan lancar. Semoga kegiatan ini bisa menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan menambah rasa cinta kita kepada Rasulullah SAW, serta menjadi contoh bagi RT lainnya,” ujarnya.

Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang kembali dipimpin oleh Ustad Fauzan. Dalam doanya, beliau memohon keselamatan, kesehatan, dan keberkahan untuk seluruh warga.

“Ya Allah, jadikanlah kampung kami penuh dengan rahmat dan keberkahan-Mu, jauhkan dari segala mara bahaya, dan satukan hati kami dalam kebaikan,” tuturnya penuh harap.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Gundih tahun ini tidak hanya menjadi momen mempererat ikatan spiritual umat Islam, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial dalam masyarakat. Dengan semangat persatuan dan kekompakan warga, tradisi ini diharapkan terus berlanjut sebagai warisan kebudayaan yang menumbuhkan keberkahan dan keharmonisan di masa mendatang.

Penulis, Topan / Editor, Redaksi

Karnaval HUT ke-80 RI di Sidoarjo Jadi Ajang Silaturahmi dan Nasionalisme Warga

Sidoarjo, Cakrawalajatim.news – Semangat kemerdekaan terasa begitu meriah di Perumahan Grand Masangan, Sukodono, Sidoarjo. Warga RT 32 RW 10 kompak menggelar karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Karnaval ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Aneka kreativitas ditampilkan, seperti kostum bertema merah putih, parade budaya, hingga hiasan kendaraan yang unik dan menarik perhatian.

Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Jalan perumahan yang dipadati penonton pun dipenuhi sorak sorai dan tepuk tangan, menambah semarak suasana perayaan.

Ketua RT 32, Bapak Sukatno, menyampaikan apresiasinya atas kekompakan warga.

“Alhamdulillah kegiatan karnaval tahun ini berlangsung sukses dan meriah. Antusiasme warga sangat luar biasa sebagai bentuk rasa syukur atas 80 tahun kemerdekaan RI,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah untuk peserta paling kreatif dan unik. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai tradisi tahunan yang memperkuat persatuan dan kebersamaan warga Grand Masangan.

 

Aktivis 98 Kecam Keras Perlakuan Para Profokator Yang Membuat Kegaduhan di Kota Surabaya

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Viral di media sosial terkait aksi mahasiswa yang membuat pihak kepolisian daerah Jawa Timur khususnya kota surabaya tak berkutik.

Pasalnya, “aksi pada tanggal 30 kemaren diwarnai dengan aksi anarkis, banyak kantor institusi yang terbakar seperti polsek tegal sari polrestabes surabaya, karna ulah anak anak yang tak bertanggungjawab dalam aksi tersebut.

Aktivis 98 mbaong sapaan akrabnya, mengecam keras terhadap para adik adik mahasiswa agar tidak melakukan aksi seperti hari sabtu kemaren, dengan membakar kantor kepolisian polsek tegal sari.

Saya sebagai aktivis 98 sangat miris sekali, ketika melihat adik adik kami mahasiswa yang di tunggangi oleh orang yang menjadi profokator baik dari STM maupun dari pemuda pemudi kota surabaya sendiri.

Semoga semuanya yang menjadi profokator bisa di tangkap sesuai proses hukum yang berlaku,”tutur mbaong.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

MasAksi Anarkis, Oknum Anggota Gagak Hitam Bakar Pos Polisi Ditangkap

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Rusuhnya unjuk rasa di pelosok Indonesia, ada saja penunggang gelap dalam aksi tersebut.

Salah satunya aksi Unjuk Rasa di kota Surabaya, ditunggangi oleh oknum ormas Gagak Hitam, dengan sengaja membakar pos Polisi Kertajaya, namun aksi tersebut ditangkap oleh Polisi. Sabtu, (30/8/2025).

Diketahui oknum ormas Gagak Hitam tersebut bernama Danny Firmansyah Titiahy, dengan jelas melakukan aksi anarkis membakar pos Polisi di Kertajaya, tak berselang lama ditangkap polisi.

Saat dikonfirmasi wartawan, salah satu anggota polisi yang tidak diketahui namnya mengatakan, “Iya mas benar, kami mengamankan Oknum Gagak Hitam bernama Danny Firmansyah Titiahy,” ujarnya.

Sementara Jauh berbeda dengan Perintah A. Shidiq selaku ketua Ormas Gagak Hitam mengintruksikan agar menjaga kondusifitas khususnya di Surabaya.

Shidiq mengatakan, “Saya selaku ketua Ormas Gagak Hitam tidak mendukung tindakan arogan, anarkis saat unjuk rasa, kami juga menjaga keamanan di wilayah Grand City Plaza dan Hotel Coklat di daerah Gubeng dari penjarahan serta amukan massa, saya mengerahkan ratusan pasukan dari Gagak Hitam untuk menyebar agar bisa menghalau dari perbuatan anarkis,” katanya.

Lanjut Shiddiq, “Jika ada anggota kami melakukan tindakan anarkis, kami tidak mentolelir, silahkan di proses hukum,” jelasnya saat dikonfirmasi di BaseCamp Ormas Gagak Hitam.

Penulis, Ali / Editor, Redaksi

Tanpa Izin Resmi, Kabel FO My Republik di Surabaya Dihentikan Satpol PP Bubutan

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Maraknya penarikan kabel internet fiber optik (FO) di Kota Surabaya semakin membuat tata kota terlihat semrawut, terutama di depan Kecamatan Bubutan. Salah satu yang menjadi sorotan publik saat ini adalah pemasangan kabel dan tiang internet milik provider My Republik di wilayah Kecamatan Bubutan, Kelurahan Bubutan. Pekerjaan tersebut diduga dilakukan tanpa mengantongi izin resmi dari instansi terkait.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Bubutan bersama Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) langsung melakukan pemeriksaan di lokasi. Saat dimintai keterangan, para pekerja tidak dapat menunjukkan dokumen maupun surat izin resmi.

Kasat Trantib Kecamatan Bubutan, Prie, mengatakan pihaknya langsung menghentikan aktivitas pemasangan dan memerintahkan agar kabel yang sudah terpasang ditarik kembali. Penertiban ini berlangsung di depan Kantor Kecamatan Bubutan, Jalan Koblen Tengah No. 22, Surabaya, pada Senin (25/8/2025) sekitar pukul 17.22 WIB.

“Kami mengucapkan terima kasih atas informasi dari masyarakat terkait adanya pemasangan tiang wi-fi yang tidak mengantongi izin. Kami menghimbau kepada pihak pelaksana pekerjaan agar menunjukkan surat-surat resmi dari dinas terkait. Jika seluruh dokumen perizinan lengkap, maka pekerjaan bisa dilanjutkan kembali,” ujarnya.

Dengan adanya penertiban ini, Satpol PP Kecamatan Bubutan berharap setiap pihak yang melakukan kegiatan pembangunan maupun pemasangan fasilitas publik di wilayah Bubutan dapat melengkapi izin terlebih dahulu agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.