Semangat Pemuda Keres Ambruk Tebar Berkah Ramadhan di Jl. Ahmad Yani 317 Surabaya

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Momen yang paling berkah di bulan Ramadhan berbagi Takjil menyisihkan sedikit Rizky,pemuda berjuluk Keres Ambruk menyediahkan 200 bungkus Nasi kotak & Air Mineral. Pada hari Jum’at Tanggal 27/02/2026

Baru perdana pertama kali ini mas berdiri salah satunya teman kami mempunyai ide untuk berbagi Takjil,semoga selalu Istiqomah di tahun-tahun kedepannya Di Bulan penuh berkah,”ucap” Bee

Masyarakat senang dengan adanya pemuda pemudi mempunyai antusias dimomen penuh berkah yang diselenggarakan di bau Jl.Ahmad Yani 317 Surabaya.

Namun di satu sisi ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu untuk menjaga agar masyarakat tetap bisa bertumbuh dengan baik menjadi salah satu indonesia maju,modal utama sebagai prasyarat untuk kita bisa melaksanakan berbagi,

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

19 Tahun Harmoni, Mercure Surabaya Grand Mirama Rayakan “The Symphony of Nineteen” dengan Aksi Sosial dan Kebersamaan

Surabaya, Cakrawalajatim..news – Memasuki usia ke-19 tahun, Mercure Surabaya Grand Mirama merayakan hari jadinya dengan mengusung tema “The Symphony of Nineteen”, sebuah refleksi perjalanan panjang yang dirangkai dalam harmoni dedikasi, kolaborasi, dan kebersamaan selama hampir dua dekade. 26 Februari 2026

Tema ini menggambarkan perjalanan hotel sebagai sebuah simfoni, di mana setiap peran, kontribusi, dan kebersamaan menjadi nada yang menyatu menciptakan harmoni keberhasilan.

1.000 Paket Takjil dan Instalasi 19 Meter

Sebagai pembuka rangkaian perayaan, hotel menggelar aksi sosial berupa pembagian 1.000 paket takjil kepada masyarakat. Uniknya, kegiatan ini menghadirkan instalasi meja sepanjang 19 meter di depan area hotel, melambangkan usia serta perjalanan yang telah ditempuh.

Pembagian takjil yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut disambut antusias masyarakat. Suasana sore menjelang berbuka pun terasa hangat, penuh kebersamaan dan rasa syukur.

Prosesi Potong Tumpeng Penuh Makna

Momentum perayaan dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng pada pukul 17.00 WIB sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian selama 19 tahun perjalanan.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni, melainkan representasi ungkapan terima kasih kepada para tamu setia, dedikasi seluruh Heartist, serta dukungan para mitra yang telah berjalan bersama sejak awal berdiri hingga kini.

“Sembilan belas tahun adalah perjalanan yang dibangun dari kepercayaan dan komitmen. Kami percaya bahwa keberhasilan ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi tentang bagaimana kami dapat terus memberikan nilai bagi masyarakat. The Symphony of Nineteen adalah simbol bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan harmoni yang membuat kami terus melangkah maju,” ujar Yohan Setia, Direktur Utama PT. Mirama Wisata.

Santunan 45 Anak Yatim Piatu

Perayaan anniversary semakin bermakna dengan pemberian santunan kepada 45 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Himmatun. Momen ini mempertegas bahwa semangat “The Symphony of Nineteen” tidak hanya tercermin dalam pelayanan, tetapi juga dalam kepedulian terhadap komunitas sekitar.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama antara pemilik hotel, jajaran manajemen, para Heartist, serta anak-anak panti asuhan. Nuansa kekeluargaan dan kebersamaan menjadi penutup yang selaras dengan makna tema perayaan tahun ini.

“Setiap Heartist adalah nada dalam orkestra pelayanan kami. Selama 19 tahun, kami belajar bahwa harmoni tercipta dari kolaborasi dan konsistensi. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan pengalaman terbaik bagi para tamu, sekaligus memperkuat kontribusi kami kepada masyarakat,” ungkap Sugito Adhi, Cluster General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama dan Grand Mercure Malang Mirama.

Melalui perayaan ini, Mercure Surabaya Grand Mirama menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh dalam harmoni—tidak hanya sebagai destinasi perhotelan, tetapi juga sebagai bagian yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Polsek Pakal Gelar Buka Puasa Bersama, 600 Porsi Disajikan untuk Komunitas dan Masyarakat

Surabaya, Cakrawalajatim.news  – Suasana penuh kehangatan dan kepedulian terasa di halaman Polsek Pakal Polrestabes Surabaya pada Kamis, 26 Februari 2026. Melalui program Dapur Berkah Ramadan, jajaran kepolisian menghadirkan momen berbuka puasa bersama dengan Komunitas Wong Bodo dan masyarakat sekitar.

Sebanyak 600 porsi hidangan disajikan secara prasmanan sebagai wujud nyata kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pakal, AKP Mulya Sugiharto, S.I.K., bersama para kanit dan anggota piket fungsi. Kehadiran sekitar 20 anggota komunitas serta puluhan warga menambah hangatnya suasana kebersamaan di bulan suci.

Sejak sore hari, personel Polsek Pakal bersama Komunitas Wong Bodo telah bergotong royong menyiapkan seluruh rangkaian acara. Semangat kebersamaan terlihat saat proses penataan hidangan hingga penyambutan masyarakat yang hadir.

Menjelang waktu berbuka, Kapolsek Pakal AKP Mulya menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial.

Dalam penyampaiannya, ia menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga berbagi kebahagiaan.

Azan Magrib kemudian berkumandang, seluruh peserta menikmati takjil bersama sebelum melaksanakan salat Magrib berjamaah di Mushola Al Hijrah Mapolsek Pakal. Usai beribadah, acara dilanjutkan dengan makan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.

Program Dapur Berkah Ramadan ini tidak sekadar menghadirkan hidangan berbuka, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang hangat antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kehadiran warga yang antusias menunjukkan bahwa kegiatan sosial semacam ini mampu memperkuat kepercayaan publik serta membangun kedekatan emosional.

Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan Polri yang humanis dan selalu hadir di tengah masyarakat.

Kegiatan buka puasa bersama di Mapolsek Pakal menjadi gambaran nyata bagaimana Ramadan menghadirkan nilai kebersamaan tanpa sekat. Polisi, komunitas, dan masyarakat duduk bersama dalam satu meja, menikmati hidangan yang sama, serta memanjatkan doa dalam suasana yang khidmat.

Momentum ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut sebagai budaya kebersamaan yang memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Infrastruktur Memprihatinkan di Gempol Gunting Tanggulangin, Warga Minta Pemkab Sidoarjo Segera Lakukan Perbaikan Total

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Kerusakan jalan dan kurangnya penerangan di Dusun Gempol Gunting, Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, menjadi sorotan warga. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat hujan mengguyur.

Sejumlah titik di ruas jalan itu tampak berlubang dan permukaannya tidak rata. Ketika hujan turun, lubang tertutup air sehingga sulit dikenali pengendara. Situasi semakin riskan karena minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut.

Warga setempat mengungkapkan, kecelakaan lalu lintas kerap terjadi akibat pengendara terjebak lubang atau kehilangan kendali saat berusaha menghindari kerusakan jalan. “Kalau malam hari gelap sekali. Sudah beberapa kali pengendara motor jatuh karena tidak melihat lubang,” ujar seorang warga, Selasa (25/2/2026).

Jalan tersebut diketahui menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, sekolah, hingga distribusi barang. Selain itu, jalur tersebut juga dimanfaatkan sebagai rute alternatif bagi kendaraan dari wilayah sekitar.

Masyarakat menilai perbaikan yang selama ini dilakukan hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh keseluruhan ruas jalan. Akibatnya, kerusakan kembali muncul dalam waktu singkat. Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk segera melakukan pengaspalan ulang secara menyeluruh serta menambah fasilitas penerangan.

Harapan juga disampaikan kepada Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana agar memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Warga meminta langkah konkret sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal.

Selain itu, masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut mengawasi percepatan perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa diharapkan dapat mendorong koordinasi lintas instansi demi keselamatan warga.

Berdasarkan catatan warga, dalam beberapa bulan terakhir telah terjadi sejumlah kecelakaan ringan hingga sedang di lokasi tersebut. Meski belum menimbulkan korban jiwa, beberapa pengendara mengalami luka-luka serta kerusakan kendaraan.

Warga mendesak agar pemerintah segera melakukan survei lapangan, mengalokasikan anggaran, serta memasang rambu peringatan dan penerangan sementara sebagai langkah antisipasi. Mereka berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan berkualitas agar tidak kembali rusak dalam waktu dekat.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terkait jadwal perbaikan jalan di wilayah tersebut. Warga pun menunggu respons nyata demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama.

Dilansir dari Media Datacyber.id

 

Penulis, Datacyber.id / Editor, Redaksi

Nomor Wartawan Diblokir, Pengamat Hukum Nilai Jadi Pemicu Polemik LRPPN-BI Surabaya

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Polemik dualisme pemberitaan Lembaga Rehabilitasi Narkoba LRPPN – BI Surabaya, ditanggapi serius oleh salah satu pengamat hukum asal Surabaya, Herman Hidajat, S.H., M.H. Dimana, salah satu media online Surabaya memberitakan tentang dugaan tidak dilakukannya SOP dalam melakukan rehabilitasi, sedangkan media lain menyajikan klarifikasinya.

Pengacara 61 tahun tersebut sangat menyayangkan polemik pemberitaan ini. Seharusnya hal semacam ini tidak perlu terjadi jika sama – sama menyikapinya secara dewasa. Sebagai pengamat hukum, ia menilai dari 2 belah pihak.

“Yang pertama, sekarang sudah eranya digitalisasi. Wartawan sekarang tidak seperti wartawan jaman dahulu yang harus datang langsung untuk melakukan wawancara ataupun konfirmasi. Perjuangan wartawan dahulu lebih berat dari pada wartawan saat ini. Tetapi tuntutan menyajikan pemberitaan secara cepat lebih berat wartawan saat ini,” terangnya.

“Kalau saya lihat dari dualisme pemberitaan, sudah ada upaya konfirmasi meskipun melalui aplikasi Whatsaap. Namun sayangnya, Whatsapp wartawan diblokir oleh kepala LRPPN – BI Surabaya. Kenapa nomor wartawan diblokir. Inilah awal atau pemicu dari polemik dualisme pemberitaan,” lanjutnya.

Masih kata Herman, wartawan bisa melakukan berbagai macam cara untuk melakukan konfirmasi. Bisa datang langsung, bersurat atau melalui alat komunikasi lainnya.

“Konfirmasi wartawan ini sangat penting untuk menyajikan pemberitaan yang berimbang. Kalau wahtasapp diblokir, ini sama saja menghalangi kinerja wartawan. Seharusnya jangan risih terhadap konfirmasi wartawan. Karena wartawan diera digitalisasi ini, dituntut menyajikan pemberitaan dengan cepat,” ulasnya.

Yang kedua, Herman menjelaskan tentang hak jawab. Dimana, ia menilai seharusnya hak jawab dilakukan kepada media yang sama. Bisa melalui datang ke kantor redaksinya, bersurat maupun melalui alat komunikasi lainnya.

“Kalau hak jawab atau klarifikasi melalui media lain, ditakutkan dapat menimbulkan pemikiran yang berbeda. Mungkin ada yang berpikir ini salah satu cara mengadu domba antar wartawan atau antar media. Seandainya tidak diblokir, kan bisa langsung memberikan statmennya,” paparnya.

Yang ketiga, Terkait ancaman akan melakukan laporan ke pihak kepolisian menggunakan UU ITE terhadap wartawan. Ini dampaknya akan semakin serius dan panjang. Karena, selain menimbulkan sengketa pemberitaan, juga akan menimbulkan dugaan kriminalisasi terhadap wartawan.

“Jika tidak terima dengan suatu pemberitaan, bisa melakukan laporan terhadap dewan pers. Dewan pers akan menilai, pemberitaan tersebut masuk dalam karya jurnalistik atau tidak. Pasti ini akan panjang. Karena polemik ini terjadinya berawal karena konfirmasi yang terhalangi oleh pemblokiran terhadap whatsapp wartawan. Kalau bisa, menurut saya lebih baik duduk bersama dan saling memberi kritikan yang membangun. Jangan sampai masyarakat disajikan dualisme pemberitaan semacam ini. Masyarakat pasti kebingungan,” pungkasnya.

Dilansir dari Media Liputankasus.com

 

Penulis, Tim / Editor, Redaksi

SURYA AKI KEDIRI (LAYANAN ACCU) 24 JAM, Penjual Aki Termurah di Kediri dengan Kualitas Terjamin dan Garansi Resmi

KEDIRI KOTA, Cakrawalajatim.news – Kebutuhan aki kendaraan yang mendesak di tengah aktivitas masyarakat kini dapat teratasi dengan cepat melalui layanan dari SURYA AKI KEDIRI (LAYANAN ACCU) 24 JAM. Berlokasi di Jl. KH Wachid Hasyim No.24a, Bandar Lor, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur 64114, usaha milik Purwanto ini dikenal sebagai salah satu penjual aki termurah di Kediri dengan kualitas produk yang tetap terjamin.

Mengusung konsep pelayanan cepat, hemat, dan profesional, SURYA AKI KEDIRI menyediakan berbagai jenis aki mobil dan sepeda motor, mulai dari aki kering hingga aki basah, yang cocok untuk berbagai merek dan tipe kendaraan. Ketersediaan produk yang lengkap membuat pelanggan tidak perlu khawatir kesulitan mencari tipe aki yang sesuai.

Layanan 24 Jam Siap Antar ke Lokasi

Salah satu keunggulan utama toko ini adalah layanan 24 jam penuh. Ketika kendaraan mogok akibat aki soak, bahkan di tengah malam sekalipun, pelanggan cukup menghubungi nomor 0858-5735-2007 dan tim teknisi akan segera datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta penggantian aki di tempat.

Layanan antar dan pasang langsung ini menjadi solusi praktis, terutama dalam kondisi darurat. Dengan respons cepat dan tenaga berpengalaman, proses pemasangan dilakukan secara aman dan efisien tanpa pelanggan harus datang ke toko.

Tukar Tambah dengan Harga Bersahabat

Tak hanya menjual aki baru, SURYA AKI KEDIRI juga melayani tukar tambah aki lama dengan penawaran harga yang menguntungkan. Program ini memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mendapatkan aki baru dengan biaya lebih hemat.

Purwanto selaku pemilik usaha menegaskan bahwa meskipun dikenal sebagai penjual aki dengan harga termurah di Kediri, kualitas tetap menjadi prioritas utama. Setiap produk telah melalui pengecekan standar kelayakan sehingga pelanggan mendapatkan aki yang awet dan tahan lama.

Garansi Jelas dan Menguntungkan

Sebagai bentuk komitmen terhadap kepuasan pelanggan, SURYA AKI KEDIRI memberikan garansi resmi dengan ketentuan:

* Garansi aki mobil: mulai dari 5 hingga 12 bulan (tergantung tipe dan merek aki).
* Garansi aki sepeda motor: mulai dari 3 hingga 5 bulan.

Adanya garansi ini memberikan rasa aman dan kepercayaan lebih bagi pelanggan dalam setiap pembelian.

Testimoni Pelanggan: Murah, Cepat, dan Ramah

Sejumlah pelanggan mengaku sangat puas dengan pelayanan yang diberikan. Selain harga yang lebih terjangkau dibandingkan tempat lain, keramahan dan kecepatan layanan menjadi nilai tambah yang membuat mereka kembali berlangganan.

“Sangat membantu saat aki mobil saya mati tengah malam. Responnya cepat, harganya juga lebih murah dari yang saya kira, dan dapat garansi panjang,” ujar salah satu pelanggan.

Pelanggan lain juga menyebutkan bahwa proses tukar tambah berlangsung transparan tanpa biaya tersembunyi, sehingga memberikan rasa nyaman saat bertransaksi.

Pilihan Tepat untuk Warga Kediri

Dengan kombinasi harga kompetitif, kualitas terjamin, layanan 24 jam, fasilitas antar pasang, serta garansi hingga 12 bulan untuk mobil, SURYA AKI KEDIRI (LAYANAN ACCU) 24 JAM semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu toko aki terpercaya di Kota Kediri.

Bagi masyarakat yang membutuhkan aki baru, layanan tukar tambah, atau bantuan darurat kapan saja, SURYA AKI KEDIRI hubungi siap menjadi solusi cepat, hemat, dan profesional.

 

Penulis, Topan / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.