Soroti Dugaan Masalah Perizinan Tambang, KPK Nusantara Sambangi ESDM Jawa Timur

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Menindaklanjuti temuan mengenai tidak ditemukannya tiga perusahaan tambang komoditas batuan (galian C) dalam sistem Minerba One Data Indonesia (MinerbaOne), Komunitas Pemantau Korupsi (KPK) Nusantara mendatangi Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur, Selasa (30/6).

Kedatangan KPK Nusantara dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal KPK Nusantara, Suhaili, untuk meminta penjelasan terkait status perizinan tiga perusahaan yang disebut telah beroperasi melakukan aktivitas pertambangan di Kabupaten Magetan.

Di Kantor ESDM Provinsi Jawa Timur, diterima oleh petugas ESDM bernama Salsabil. Dalam pertemuan tersebut, KPK Nusantara menyampaikan sejumlah temuan dan mempertanyakan legalitas operasional tiga perusahaan yang sebelumnya tidak ditemukan dalam sistem MinerbaOne.

Suhaili mengatakan pihaknya meminta Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur melakukan verifikasi secara menyeluruh terhadap dokumen perizinan maupun administrasi pertambangan yang dimiliki perusahaan-perusahaan tersebut.

“Kami datang untuk meminta penjelasan resmi mengenai status perizinan tiga perusahaan yang diduga telah melakukan aktivitas pertambangan. Kami berharap Dinas ESDM melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya sehingga persoalan ini menjadi terang,” ujar Suhaili.

Menurut Suhaili, pihak ESDM Jawa Timur menyampaikan bahwa pengaduan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku dengan melakukan penelaahan terhadap data dan dokumen yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan dimaksud.

Selain meminta tindak lanjut dari ESDM, KPK Nusantara juga berencana menyampaikan laporan secara resmi kepada aparat penegak hukum. Laporan tersebut akan ditujukan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Tipidkor) Polda Jawa Timur agar dilakukan pendalaman apabila ditemukan indikasi pelanggaran terhadap ketentuan perizinan pertambangan.

“Kami akan menyampaikan surat resmi kepada pihak yang berwenang agar dilakukan pendalaman sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila memang terdapat dugaan pelanggaran dalam kegiatan pertambangan tersebut,” tegas Suhaili.

Ia menambahkan, KPK Nusantara berkomitmen mengawal proses penanganan persoalan tersebut hingga terdapat kejelasan dari instansi yang berwenang. Menurutnya, keterbukaan informasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya alam.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada keterbukaan kepada publik. Tidak menutup kemungkinan kami juga akan menggelar aksi penyampaian aspirasi di Kantor Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur apabila diperlukan,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, petugas Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Salsabil, menyarankan agar KPK Nusantara menyampaikan pengaduan secara resmi melalui surat yang ditujukan kepada Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, laporan tertulis tersebut diperlukan sebagai dasar administrasi agar dapat diproses dan ditindaklanjuti oleh pimpinan sesuai mekanisme yang berlaku.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal KPK Nusantara, Suhaili, menyatakan akan segera melengkapi seluruh dokumen pendukung dan mengirimkan surat pengaduan resmi kepada Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. Ia berharap laporan tersebut segera ditelaah sehingga status perizinan serta legalitas operasional tiga perusahaan tambang yang dipersoalkan dapat memperoleh kejelasan secara transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sebagai bentuk penerapan asas keberimbangan, akurasi, dan praduga tak bersalah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Jurnalistik.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Mengenang 100 Hari Wafatnya Almarhum, Keluarga dan Warga Gelar Tahlilan Khidmat

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Suasana khidmat dan penuh doa menyelimuti kediaman Nur Hasahanah di Jalan Sultan Iskandar Muda Surabaya. Pihak keluarga menggelar acara Tahlilan dan doa bersama dalam rangka memperingati 100 hari wafatnya, Almarhum Bapak Kholil, pada Senin, (29/6) malam.

Acara ini dihadiri oleh keluarga besar, kerabat, Ustadz, tetangga dan undangan tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Lantunan Surat Yasin, Tahlil dan doa berkumandang khusyuk, dipanjatkan khusus untuk kedamaian almarhum disisinya.

Menutut Nur Hasanah, momen 100 hari ini bukan sekadar ritual peringatan, melainkan juga momen untuk merawat ingatan akan keluhuran budi sang ayah. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang luar biasa sabar dan bersahaja.

“Beliau semasa hidupnya mempunyai sifat yang selalu mengalah terhadap siapapun,” ujar Nur Hasanah anak putri kedua penuh takzim.

Sifat mengalah yang melekat pada diri almarhum bukanlah tanda kelemahan, melainkan cerminan dari kelapangan dada dan jiwa yang bijaksana. Dan Almarhum selalu mengutamakan kerukunan, kedamaian dalam berhubungan dengan sesama, sebuah warisan karakter berharga yang kini menjadi teladan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Nur menambahkan, selaku perwakilan keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas panjatan doanya di acara tahlil kepada semua keluarga, Ustadz, tetangga, dan seluruh undangan yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir,” Tambahnya.

Melalui peringatan 100 hari ini, pihak keluarga berharap segala doa yang dipanjatkan dapat menjadi penerang serta pelapang kubur bagi almarhum, dan nilai nilai kebaikan yang telah dicontohkannya dapat terus hidup dalam sanubari keluarga.

Bangun Soliditas Reserse, Aipda Sigit “Hellboy” Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas Jawa Timur

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Menghadapi dinamika tindak kriminal yang semakin kompleks dan kerap melintasi batas wilayah hukum, penguatan sinergi antarsatuan reserse menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas penegakan hukum. Hal tersebut disampaikan Aipda Sigit Dwi Susanto, yang akrab disapa “Hellboy”, selaku Katim Opsnal Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, Senin (29/6/2026).

Aipda Sigit menegaskan bahwa karakter kejahatan saat ini terus berkembang, sehingga membutuhkan pola penanganan yang lebih terintegrasi. Menurutnya, berbagai tindak pidana seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, hingga kejahatan terorganisasi sering melibatkan jaringan lintas kabupaten bahkan lintas provinsi.

“Kejahatan tidak mengenal batas wilayah. Karena itu, seluruh personel opsnal reserse harus memperkuat koordinasi, mempercepat pertukaran informasi, serta mengedepankan kerja sama tanpa ego sektoral agar setiap kasus dapat ditangani secara maksimal,” ujar Aipda Sigit.

Berbekal pengalaman sebagai mantan Panit Opsnal Jatanras Polda Jawa Timur, ia menilai keberhasilan pengungkapan perkara bukan hanya bergantung pada kemampuan individu penyidik, tetapi juga pada kekompakan tim, kecepatan komunikasi, dan kepercayaan antarsatuan dalam berbagi informasi maupun sumber daya.

Ia menambahkan, sinergi antara Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur dengan seluruh Satreskrim Polres di wilayah Jawa Timur harus terus diperkuat, khususnya dalam menangani perkara yang memiliki keterkaitan lintas wilayah hukum. Melalui koordinasi yang solid, proses penyelidikan, pengejaran pelaku, hingga pengumpulan alat bukti dapat berlangsung lebih efektif, cepat, dan tepat sasaran.

Secara khusus, Aipda Sigit juga menyoroti pentingnya koordinasi antara Polres Jember dengan Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Menurutnya, komunikasi yang intensif dan hubungan kerja yang harmonis akan mempermudah pengungkapan kasus-kasus yang melibatkan jaringan antardaerah maupun lintas provinsi, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum.

Selain memperkuat koordinasi, ia mengajak seluruh personel opsnal reserse untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta membangun budaya kerja kolaboratif demi memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ketika seluruh personel memiliki visi yang sama, bekerja secara solid tanpa sekat, maka pemberantasan kejahatan akan semakin efektif. Sinergi yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mewujudkan Jawa Timur yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkas Aipda Sigit “Hellboy”.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

AMI Tolak Wacana Pemekaran Dapil Surabaya, Jangan Jadikan Demokrasi Sebagai Arena Kepentingan Politik

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Madura Indonesia (AMI) secara tegas menyatakan menolak wacana pemekaran daerah pemilihan (dapil) di Kota Surabaya. AMI menilai kebijakan tersebut bukan merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dan berpotensi menimbulkan polemik baru dalam proses demokrasi.

Ketua Umum DPP AMI, Baihaki Akbar, menegaskan bahwa pembahasan mengenai pemekaran dapil seharusnya tidak menjadi prioritas ketika masyarakat masih dihadapkan pada berbagai persoalan, mulai dari lapangan pekerjaan, kemiskinan, pelayanan publik, hingga dugaan penyalahgunaan anggaran yang perlu mendapat perhatian serius.

“Kami menolak wacana pemekaran dapil apabila hanya didasarkan pada kepentingan politik tertentu. Demokrasi harus dibangun untuk memperkuat representasi rakyat, bukan menjadi instrumen yang justru membuka ruang kepentingan segelintir pihak,” tegas Baihaki.

Menurutnya, perubahan konfigurasi dapil harus memiliki dasar yang kuat, transparan, serta benar-benar bertujuan meningkatkan kualitas keterwakilan masyarakat, bukan sekadar mengubah peta politik menjelang kontestasi pemilu.

AMI juga mengingatkan agar penyelenggara pemilu tetap menjaga independensi dan tidak mengambil kebijakan yang dapat memunculkan persepsi publik bahwa perubahan dapil dilakukan untuk menguntungkan pihak atau kelompok politik tertentu.

“Jangan sampai energi bangsa dihabiskan untuk membahas perubahan dapil, sementara persoalan yang langsung dirasakan masyarakat belum terselesaikan rakyat membutuhkan solusi konkret, bukan manuver politik yang berpotensi menambah beban demokrasi,” lanjutnya.

AMI mendesak seluruh pihak agar lebih mengedepankan kepentingan masyarakat luas daripada kepentingan elektoral.

Menurut organisasi tersebut, apabila memang akan dilakukan perubahan dapil, prosesnya harus melalui kajian akademis yang komprehensif, melibatkan partisipasi publik secara luas, serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral.

“AMI akan mengawal setiap kebijakan yang berkaitan dengan demokrasi agar tetap berpihak kepada rakyat, bukan kepada kepentingan politik sesaat. Demokrasi adalah milik rakyat, sehingga setiap perubahan sistem harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan kecurigaan dan perpecahan,” tutup Baihaki.

Dekapan Hangat di Hari Asyura, Pimpinan Redaksi Sindoraya.com Santuni Anak Yatim

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Keluarga Besar Samsul Arifin menggelar santunan bagi anak yatim piatu dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah atau Idul Yatama. Kegiatan berlangsung di Darul Aitam Sidogiri (DAS), Jalan Banowati I No. 25–29, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Jumat (26/6/2026).

Peringatan 10 Muharram di Indonesia identik dengan tradisi menyantuni anak yatim piatu. Selain itu, masyarakat juga mengisi momen tersebut dengan membahagiakan dan mengusap kepala anak yatim sebagai wujud kasih sayang serta kepedulian sosial.

Dalam kegiatan tersebut, Samsul Arifin hadir bersama istrinya, Nurhayati, serta ibundanya. Muhdi, salah satu pengasuh santri di Darul Aitam Sidogiri (DAS), menyambut kedatangan mereka di Gedung Darul Khidmah Sidogiri, Jalan Bolodewo No. 26, Surabaya. Selanjutnya, rombongan mengikuti rangkaian kegiatan bersama anak-anak yatim.

Darul Aitam Sidogiri merupakan lembaga pendidikan khusus anak yatim berbasis pesantren. LAZ Sidogiri bersama pengelola setempat membina lembaga tersebut sekaligus menyediakan santunan dan pendidikan gratis bagi anak-anak yatim.

Samsul Arifin, Pimpinan Redaksi Sindoraya.com, mengatakan peringatan 10 Muharram menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial. Ia mengusung tema “Menebar Cinta, Mengukir Senyum Anak Yatim”. Melalui tema tersebut, ia berharap kegiatan ini membawa kebahagiaan sekaligus bantuan nyata bagi anak-anak yatim.

“Hari ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan pengingat bagi kita semua untuk memuliakan anak yatim. Kami ingin mereka merasakan kehangatan keluarga dan dukungan penuh dari lingkungan sekitar,” ujar Samsul.

Setelah berbincang bersama para pengurus dan pengasuh, seluruh peserta melanjutkan rangkaian kegiatan dengan doa bersama. Para ustaz memimpin doa tersebut, sedangkan puluhan anak yatim mengikutinya. Suasana berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur.

Usai doa bersama, Samsul Arifin bersama istri dan ibundanya menyerahkan santunan kepada setiap anak yatim. Selanjutnya, mereka mengusap kepala dan dahi anak-anak satu per satu sebagai simbol kasih sayang dan perhatian. Tradisi itu menjadi doa agar mereka tumbuh saleh, mandiri, dan berakhlak mulia.

Melalui kegiatan tersebut, pihak Darul Aitam Sidogiri berharap santunan itu membantu memenuhi kebutuhan harian sekaligus menunjang biaya pendidikan anak-anak yatim. Mereka juga mengapresiasi kepedulian Samsul Arifin beserta keluarganya. Selain itu, mereka berharap kegiatan berbagi seperti ini terus berlanjut pada masa mendatang.

Seusai penyerahan santunan, Muhdi, salah satu pengasuh santri di Darul Aitam Sidogiri (DAS), mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam menyantuni anak yatim pada Hari Asyura atau 10 Muharram. Menurutnya, orang yang memelihara dan memperhatikan anak yatim akan dekat dengan Rasulullah SAW, sebagaimana dekatnya jari telunjuk dan jari tengah.

“Semoga dengan apa yang kalian lakukan di malam ini akan mendapatkan keberkahan dalam hidup, serta diberikan keselamatan dari dunia hingga ke akhirat,” ucap Muhdi. Samsul Arifin beserta keluarganya kemudian mengaminkan doa tersebut.

 

Penulis, Ibad Editor, Redaksi

Kontingen Merah Putih Catat Prestasi Membanggakan di IFMA Senior World Championships 2025

MALAYSIA, Cakrawalajatim.news – Kontingen Muaythai Indonesia mencatatkan hasil membanggakan pada ajang IFMA Senior World Championships 2025 yang berlangsung di Malaysia pada 16–26 Juni 2026.

Kejuaraan dunia yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara tersebut menjadi panggung bagi Indonesia untuk kembali menunjukkan kualitas dan daya saing di level internasional.

Pada kejuaraan kali ini, Indonesia berhasil meraih total tiga medali perak dan empat medali perunggu. Tidak ada medali emas yang diraih kontingen Merah Putih pada ajang tersebut.

Tiga medali perak dipersembahkan oleh Aldento pada nomor Waikru Male Elite, Gina dan Kalya pada nomor Mai Muay Senior U-24, serta Elijah pada kategori School U-16.

Sementara empat medali perunggu diraih oleh Dzakiah pada nomor Waikru Elite, Zahra pada nomor Waikru Senior U-24, Redho Rocky pada nomor Male Elite 51 kilogram, dan Fausta pada nomor Female U-24 48 kilogram.

Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.

“Capaian ini patut kita syukuri dan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Para atlet telah menunjukkan dedikasi, disiplin, semangat juang, dan mental bertanding yang luar biasa di tengah persaingan para atlet terbaik dunia. Mereka telah membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan negara-negara kuat Muaythai internasional,” ujar LaNyalla.

Menurutnya, hasil yang diraih merupakan buah dari kerja keras dan proses pembinaan yang terus dilakukan PBMI bersama seluruh pengurus provinsi, pelatih, dan stakeholder olahraga nasional.

“Kejuaraan dunia ini bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang membangun tradisi prestasi, memperkuat pengalaman internasional atlet, dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet nasional. Kami akan terus memperkuat pembinaan agar Indonesia semakin kompetitif di level dunia dan mampu meraih hasil yang lebih besar pada kejuaraan-kejuaraan mendatang,” tegas LaNyalla.

Sekretaris Jenderal PBMI, Azwan Karim, menilai capaian ini menjadi bukti bahwa program pembinaan Muaythai Indonesia berjalan ke arah yang tepat.

“Hasil ini sangat berharga karena diraih di level persaingan dunia yang sangat ketat. Selain menghasilkan medali, kejuaraan ini memberikan pengalaman penting bagi atlet untuk terus berkembang. Kami akan terus memperkuat pembinaan dan dukungan agar prestasi Muaythai Indonesia semakin meningkat,” ujar Azwan Karim.

LaNyalla juga memberikan apresiasi kepada International Federation of Muaythai Associations (IFMA) atas penyelenggaraan kejuaraan yang berlangsung dengan baik dan menjunjung tinggi nilai persahabatan serta persatuan antarbangsa.

Hasil yang diraih di IFMA Senior World Championships 2025 menjadi modal berharga bagi Muaythai Indonesia dalam menatap agenda internasional berikutnya, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan yang terus berkembang dalam peta persaingan Muaythai dunia.(*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.