Soliditas Putra Madura! Pelantikan MADAS DPC Sampang Siap Jadi Ajang Konsolidasi Besar Se-Jawa Timur

SAMPANG, Cakrawalajatim.news – Gaung Resepsi Pelantikan ORMAS MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Sampang semakin menggema. Panitia memastikan acara akbar yang digelar pada *Hari Ahad, 18 Oktober 2026 di Gedung Arab Wing Banyuates, Sampang* ini *akan dihadiri oleh anggota MADAS se-Jawa Timur.*

Acara bertajuk “MENUJU RESEPSI PELANTIKAN MADAS” ini akan menjadi ajang konsolidasi terbesar MADAS di Jawa Timur dengan semangat *”SALAM SITTUNG DHERE”.*

Empat tokoh DPC Sampang yang akan dikukuhkan diantaranya *SAMSUDIN (Pembina DPAC ), MOH. WIJDAN (Dewan Kehormatan), MAT ALI, dan H. HOSEN, SH.*

Ketua DPAC Banyuates MADAS Madura Asli Anak Serumpun, *Moh. Subir* selaku tuan rumah, menegaskan kesiapannya menyambut ribuan anggota.

_”Kami selaku tuan rumah DPAC Banyuates MADAS Madura Asli Anak Serumpun menyatakan siap 100% menyukseskan acara ini. Alhamdulillah, konfirmasi yang masuk pelantikan ini akan dihadiri anggota MADAS se-Jawa Timur. Dari Surabaya, Malang, Jember, hingga ujung Madura akan hadir di Gedung Arab Wing Banyuates. Kami sudah siapkan tempat terbaik untuk menyambut sedulur MADAS se-Jatim. Ini momentum persatuan kita!”_ tegas *Moh. Subir, Ketua DPAC Banyuates MADAS.*

Dengan dihadiri anggota se-Jawa Timur, pelantikan DPC Sampang ini diprediksi akan menjadi salah satu pelantikan MADAS terbesar dan menjadi bukti solidnya persatuan putra Madura Asli Daerah Anak Serumpun.

Unit Reskrim Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Bermodus Kunci T di Wonocolo, Satu Tersangka dan Satu Buron

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Sidosermo, Surabaya, berujung penangkapan. Unit Reskrim Polsek Wonocolo, Polrestabes Surabaya, mengungkap dugaan pencurian sepeda motor yang dilakukan dengan menggunakan kunci T untuk merusak kunci setang.

Seorang pria berinisial SN (42), warga Desa Burajeh, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, seorang lainnya berinisial MM masih dalam pengejaran petugas, berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam perkara tersebut.

Kapolsek Wonocolo Surabaya, Kompol Haryoko Widhi, mengatakan pencurian itu terjadi di Jalan Sidosermo II Blok I Nomor 22, Surabaya.

Menurut Haryoko, kejadian bermula saat SN bersama MM berangkat dari wilayah Sampang, Madura, menggunakan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi M 6221 NO. Keduanya kemudian berkeliling untuk mencari kendaraan yang bisa dijadikan sasaran.

“Mereka kemudian berkeliling untuk mencari sasaran. Saat melintas di kawasan Sidosermo, mereka diduga melihat sebuah sepeda motor terparkir di samping rumah,” kata Haryoko, Jumat (16/10/2026).

Setelah melihat sepeda motor yang terparkir, MM diduga turun dan merusak kunci setang menggunakan kunci T. Di sisi lain, SN disebut tetap berada di atas motor yang mereka gunakan sambil memantau keadaan sekitar.

Setelah berhasil mengambil sepeda motor Honda Beat tahun 2020 berwarna putih, MM diduga membawa kendaraan tersebut. SN kemudian diminta membantu mendorong motor dari belakang.

Namun, gerak-gerik keduanya diketahui warga sekitar. Teriakan maling pun mengundang perhatian masyarakat dan membuat upaya melarikan diri mereka terhambat.

“Dalam kejadian tersebut, MM berhasil ditangkap warga bersama anggota piket pundi yang berpatroli, sedangkan SN melarikan diri,” ujar Haryoko.

Polisi Amankan Kunci T dan Dua Sepeda Motor, Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pencurian.

Barang bukti itu meliputi satu buah kunci T, satu unit Honda Beat tahun 2020 berwarna putih dengan nomor polisi L 3593 WR yang dilaporkan sebagai kendaraan hasil pencurian, serta satu unit Honda Vario bernomor polisi M 6221 NO yang diduga digunakan sebagai sarana.

Berdasarkan dokumen kendaraan yang disebutkan dalam laporan kepolisian, Honda Beat yang menjadi sasaran pencurian tercatat atas nama Kusnen.

Penyidikan Berlanjut, Perkara tersebut ditangani Polsek Wonocolo sebagai dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 ayat (2) KUHP, sesuai keterangan dalam laporan kepolisian.

Penyidik masih melakukan serangkaian proses hukum, di antaranya memeriksa saksi dan tersangka, melengkapi administrasi penyidikan, serta memproses barang bukti untuk kepentingan penanganan perkara.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, terutama di lingkungan rumah. Penggunaan kunci pengaman tambahan dan pemilihan lokasi parkir yang aman dapat menjadi langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko pencurian kendaraan bermotor.

Dua Mobil Tangki Air Disiapkan, 14 Kecamatan Disisir: Yayasan Ruang Sejahtera Jadi Penopang Air Bersih Warga Sampang

SAMPANG DelikJatim – Di tengah krisis air bersih yang masih melanda Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Yayasan Ruang Sejahtera Indonesia tampil sebagai garda terdepan kemanusiaan.

Lembaga non-profit yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan ini kini mengoperasikan *2 unit mobil tangki air* milik sendiri untuk membantu masyarakat. Tercatat, hampir setiap hari kegiatan sosial dilakukan dengan menyisir 14 kecamatan yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih.

Pantauan di lapangan, dua armada tangki tersebut terus hilir mudik menyalurkan jutaan liter air bersih ke pelosok desa yang sumur-sumurnya mengering, salah satunya di wilayah Tragih, Kecamatan Robatal.

“Alhamdulillah, kami saat ini sudah memiliki 2 mobil tangki air yang kami siapkan dan beroperasi setiap hari untuk membantu masyarakat Sampang yang kekurangan air bersih di 14 kecamatan. Ini komitmen kami, karena air adalah kebutuhan dasar,” ungkap perwakilan Yayasan Ruang Sejahtera saat ditemui di lokasi penyaluran, Jumat (16/10/2026).

Selain fokus pada krisis air bersih, Yayasan Ruang Sejahtera juga menjalankan empat program utama lainnya.

Pertama, melalui program *BERBAGI RASA*, pihaknya menyalurkan bantuan pangan berupa sembako dan bantuan tunai bagi masyarakat kurang mampu, seperti yang terlihat di kawasan Tragih Robatal.

Kedua dan ketiga adalah dukungan akses *Pendidikan & Kesehatan* bagi warga kurang mampu.

Keempat, melalui program *MERAKYAT (Mabeccek Usahanah Rakyat)*, yayasan ini fokus pada renovasi rumah tidak layak huni dan perbaikan infrastruktur fisik bangunan keluarga penerima manfaat.

“Kegiatan sosial hampir setiap hari kami lakukan. Dari Tragih Robatal hingga pelosok Sampang lainnya. Kami ingin kehadiran Yayasan Ruang Sejahtera benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.

Warga pun menyambut positif kehadiran yayasan tersebut. Di tengah minimnya bantuan saat musim kemarau, distribusi air bersih dengan tangki dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari warga untuk memasak, mandi, dan mencuci.

Dengan konsistensi dan 2 armada tangki air yang telah disiapkan, Yayasan Ruang Sejahtera kini menjadi salah satu lembaga kemanusiaan yang paling aktif dan dirasakan dampaknya secara langsung oleh masyarakat Kabupaten Sampang.

Didampingi dr. Cica Herlina, H. Moh Widjan Santuni 1.500 Anak Yatim di Markas Besar Prabu Sakti*

SAMPANG, Cakrawalajatim.news – Kepedulian terhadap anak yatim kembali ditunjukkan oleh H. Moh Widjan, Ketua PKDI Madura Raya yang dikenal sebagai sosok peduli anak yatim dan kaum kurang mampu.

Kali ini, H. Moh Widjan menggelar santunan akbar untuk 1.500 anak yatim yang tersebar di 14 kecamatan khusus wilayah Pantura Sampang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Markas Besar Prabu Sakti yang terletak di Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, pada Jumat Manis (Legi), 16 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Jumat Manis (Legi).

Dalam kegiatan sosial tersebut, H. Moh Widjan didampingi langsung oleh istrinya, dr. Cica Herlina.

H. Moh Widjan mengatakan, santunan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab moral untuk memperhatikan generasi yatim di wilayah Pantura Sampang.

“Anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Kami fokuskan untuk wilayah Pantura Sampang dulu, ada 1.500 anak yatim dari 14 kecamatan yang kami santuni hari ini. Ini agenda rutin kami setiap Jumat Manis (Legi). Mereka adalah anak-anak kita yang harus kita bahagiakan,” ujar H. Moh Widjan.

Menurutnya, kegiatan ini akan terus dijaga sebagai wujud kepedulian dan rasa syukur.

“Terima kasih kepada istri saya dr. Cica Herlina yang selalu setia mendampingi. Semoga kegiatan rutin Jumat Manis (Legi) di Markas Prabu Sakti ini membawa keberkahan untuk seluruh warga Pantura dan Kabupaten Sampang,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, setiap anak yatim menerima santunan berupa uang tunai. Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.