Jawara Bersatu Jawa–Madura Kirim 25 Armada Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

Lumajang, Cakrawalajatim.news – Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Ormas Jawara Bersatu Jawa–Madura melalui pengiriman bantuan besar-besaran untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Senin malam, pukul 21.00 WIB, rombongan relawan bergerak dari Surabaya menuju Lumajang membawa logistik untuk masyarakat di Desa Pronojiwo dan Supit Urang, dua wilayah yang mengalami dampak paling serius.

Rombongan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh sejumlah tokoh penting, yaitu Suhaili selaku Ketua Jawara DPC Surabaya, Eko sebagai Ketua Jawara Bersatu DPC Sidoarjo, H. Hasan sebagai Ketua Pembina Jawara Bersatu, serta H. Riborn, Ketua Jawara Community. Keempatnya turut mengawal distribusi bantuan dan memastikan bantuan tiba tepat sasaran.

Total 25 mobil, 1 ambulans, dan 1 truk bermuatan bahan pangan serta kasur lipat diberangkatkan dalam misi ini. Bantuan tersebut berisi sembako, minyak goreng, gula, hingga kebutuhan dasar lain yang sangat dibutuhkan warga di masa tanggap darurat.

Sejak sore hari, area keberangkatan di Jalan Asem Bagus 4 Nomor 1 Surabaya sudah dipadati relawan. Mereka menata logistik, mengamankan perlengkapan, dan memastikan semua kebutuhan tercatat dengan baik. Semangat solidaritas tampak kuat di antara relawan yang merasa terpanggil membantu sesama.

Setibanya di lokasi, para relawan Jawara Bersatu langsung berbaur dengan warga dan tim lokal. Bantuan diserahkan secara langsung kepada para pengungsi yang masih bertahan di tenda-tenda sementara. Suasana hangat dan penuh haru menyertai proses distribusi tersebut.

Ketua Jawara DPC Surabaya, Suhaili, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam merespons cepat kondisi darurat bencana.

“Kami turun bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi memastikan masyarakat benar-benar merasakan dukungan moral. Saudara kita di Semeru membutuhkan uluran tangan, dan kami datang untuk itu,” ujarnya.

Sementara itu, Eko, Ketua Jawara DPC Sidoarjo, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan relawan setempat.

“Kami pastikan bantuan ini menuju titik yang paling terdampak, termasuk Pronojiwo dan Supit Urang. Koordinasi dengan posko lapangan terus kami lakukan,” jelasnya.

Di lokasi bencana, H. Hasan, Ketua Pembina Jawara Bersatu, tampak menyapa warga satu per satu dan memberikan dukungan moral.

“Semoga bencana ini segera mereda, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal. Kami akan terus membantu selama dibutuhkan,” katanya.

Ketua Jawara Community, H. Riborn, juga menegaskan kesiapan penuh organisasinya dalam setiap kondisi darurat.

“Kami datang bukan hanya membawa barang, tapi juga membawa harapan untuk warga Semeru. Ini adalah kewajiban kemanusiaan,” tuturnya.

Kedatangan puluhan kendaraan bantuan ini disambut hangat oleh masyarakat. Warga menyampaikan rasa terima kasih karena logistik seperti kasur lipat dan bahan pangan merupakan kebutuhan mendesak di tengah situasi sulit.

Jawara Bersatu memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak dan siap mengirimkan bantuan lanjutan bila dibutuhkan. Organisasi ini menegaskan bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Jawara Bersatu kembali menegaskan perannya sebagai ormas yang aktif dalam kegiatan sosial dan selalu siap turun tangan membantu masyarakat ketika bencana terjadi.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Respons Cepat Manajemen Ibiza: Sambangi Keluarga Korban dan Jelaskan Penanganan Sesuai SOP

SURABAYA, Cakrawalajatim.news –  Sebagai wujud tanggung jawab moral dan empati mendalam, manajemen diskotek Ibiza mendatangi rumah duka keluarga korban MRY (24), warga Taman, Sidoarjo, yang dinyatakan meninggal dunia di lantai dasar Andika Plaza, kawasan Simpang Dukuh pada Kamis (27/11/2025) dini hari. Kunjungan ke keluarga korban ini dilakukan Manajemen Ibiza pada Sabtu (29/11/2025).

Rombongan yang diwakili oleh Wakil Humas Ibiza, Furqon Hudana (akrab disapa Gepeng), dan Legal Ibiza, Dwi Heri Mustika, S.H.,M.H., disambut hangat oleh ayah korban, Yusuf, ibu kandung, serta kakak dan adik kandung korban.

“Kami menyampaikan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian korban MRY,” ucap Gepeng dan Dwi.

Di tengah suasana duka, Bapak Yusuf dan Ibu Kandung korban menunjukkan sikap ikhlas atas takdir yang menimpa putranya. Pertemuan ini juga dimanfaatkan manajemen untuk menyampaikan klarifikasi resmi dan detail kronologi kejadian.

Wakil Humas Ibiza, Gepeng, menegaskan bahwa insiden yang merenggut nyawa korban berawal dari keributan internal, bukan perkelahian antar pengunjung yang tidak saling kenal.

“Awal kejadian memang di area Ibiza. Keributannya bukan antar pengunjung, tetapi sesama teman satu meja,” jelas Gepeng.

Menurut rekaman CCTV, kelompok korban awalnya tampak bercanda, namun suasana berubah menjadi cekcok kecil akibat miskomunikasi. “Dari situ mereka saling dorong dan salah satu terjatuh. Diduga kepalanya terbentur meja atau pembatas sofa,” ungkapnya.

Manajemen Ibiza menjelaskan bahwa mereka telah berupaya maksimal dalam penanganan awal sesuai SOP yang berlaku. Karyawan bersama rekan korban segera memberikan pertolongan dan berupaya mencari bantuan medis. Manajemen Ibiza saat kejadian juga langsung menghubungi Polsek Genteng untuk pelaporan untuk minta bantuan guna penanganan lebih lanjut.

Di rumah duka, Wakil Humas Gepeng menjelaskan semua kejadian dengan rinci dan gamblang, memastikan bahwa manajemen telah berusaha semaksimal mungkin dan berdasarkan SOP, termasuk segera menghubungi pihak Polsek Genteng.

Keluarga korban sangat menyayangkan kejadian yang menimpa anak kandungnya dan menaruh harapan besar kepada aparat penegak hukum.

“Saya sudah ikhlas atas kepergian anak saya. Tapi yang ngganjel dihati saya, kok tega pelaku sampai begitu ke anak saya. Padahal pelaku dan anak saya (korban) status teman baik. Sebenarnya salah anak saya apa? Kok sampai anak saya dipukul sampai parah dan meninggal dunia,” ucap Ibu korban dengan menahan duka.

Keluarga korban berharap penuh kepada pihak berwajib. “Kami berharap polisi bisa segera menangkap pelaku. Semua kami percayakan sepenuhnya perkara ini kepada pihak kepolisian,” jelas Yusuf.

Menanggapi hal tersebut, Gepeng menyatakan optimismenya bahwa pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku. Ia menegaskan bahwa pihak Ibiza tetap percaya dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian. Pihak manajemen Ibiza juga berkomitmen untuk selalu kooperatif membantu agar penanganan perkara ini secepatnya tuntas dengan tertangkapnya pelaku.

 

Penulis, Ibad Editor, Redaksi

Tingkatkan Keamanan, Ibiza Club Siapkan Ambulans Siaga untuk Penanganan Darurat Pengunjung

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Pascakejadian meninggalnya seorang pengunjung di Ibiza Club usai diduga dianiaya oleh rekannya sendiri pada Kamis (27/5/2025) pagi, menyisakan keprihatinan mendalam di benak manajemen club.

Bagaimana tidak, korban berinisial MRY (24) warga Taman Sidoarjo itu sempat diberikan pertolongan pertama oleh karyawan dan sekuriti Ibiza Club.

Pertolongan pertama itu yakni mengamankan korban dari peristiwa yang diduga pengeroyokan dan membawanya hingga ke lantai 1 gedung untuk segera mendapat bantuan medis.

“Karyawan sedikit panik dengan insiden itu, melihat korban juga banyak darah dikeujur tubuh. Sebagian mengevakuasi ke lantai satu dengan kursi roda, sementara lagi mencoba menelpon PMI dan mencarikan ambulance di sekitar Siola. Namun tidak ada yang standby,” ucap Wahyu, Humas Ibiza Club.

Belajar dari hal itu, Ibiza Club bekerjasama dengan Pemuda Pancasila kemudian berinisiatif untuk menyediakan ambulance sendiri untuk mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari.

Wahyu menyebut, pihak manajemen berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu atau customernya.

“Prinsipnya kami sebagai pengelola usaha hiburan telah melakukan upaya-upaya maksimal yang dapat kami lakukan untuk pelayanan kepada pengunjung. Bahkan tidak sedikit insiden kecil dapat kami kendalikan beberapa kali. Untuk kejadian yang kemarin memang kami sudah berusaha maksimal, namun takdir berkata lain,” lanjutnya.

Selain ditujukan untuk korban insiden yang tidak diinginkan, ambulance itu nantinya juga akan digunakan membawa pengunjung yang dalam kondisi mabuk berat.

“Nanti kami antar pengunjung sampai rumahnya ketika memang tidak dapat berkendara dengan baik dalam kondisi mabuk berat,” tandasnya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Manajemen Diskotik Ibiza Klarifikasi Kasus Tewasnya Pengunjung Berlumuran Darah

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Manajemen Diskotik Ibiza buka suara terkait kasus tewasnya pengunjung pria dengan kondisi berlumuran darah, setelah terlibat cekcok di VIP 2, Kamis (27/11/2025).

Humas Diskotik Ibiza, Wahyu Tri Hartanto SH, MH, memberi penjelasan sekaligus mengklarifikasi penyebab luka korban yang sebelumnya diberitakan akibat benda tajam. “Kami klarifikasi itu bukan akibat benda tajam atau senjata tajam lain,” jelasnya, Kamis (27/11/2025) sore.

Menurutnya berdasar rekaman cctv, keributan yang terjadi bukan antara pengunjung. Tapi justru sesama teman satu meja. “Terlihat di cctv mereka awalnya bercanda. Lalu ada cekcok kecil berujung salah paham. Akhirnya mereka saling dorong dan ada salah satu yang terjatuh. Mungkin kepalanya terbentur meja atau pembatas sofa. Melihat itu rekan-rekan security dan staff langsung melerai Dan mencarikan pertolongan,” papar Lawyer yang juga sukses mengantar Muaythai Surabaya berprestasi di kancah nasional ini.

Terkait dugaan korban mengalami robek di kepala dan punggung sehingga mengeluarkan banyak darah, Wahyu menambahkan kemungkinan kepala korban’ terbentuk ujung sofa atau relingnya. “Sementara kurang lebih seperti itu Mas” sambungnya.

Wahyu juga mengungkap pihak Diskotik Ibiza juga kooperatif dengan Kepolisian terkait kasus ini. “Tim keamanan kami membantu proses penyelidikan polisi untuk menghadirkan 4 saksi. 3 pria dan 1 perempuan yang tahu betul kejadian tersebut,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pengunjung pria tanpa identitas dengan nama panggilan Kento, tewas akibat kasus penganiayaan di dalam Diskotik Ibiza Kompleks Ruko Andika Plasa Jl Simpang Dukuh, Kamis (27/11/2025) dinihari tadi.

Korban yang mengalami luka parah dengan wajah dan badan berlumuran darah dibawa keluar waiter Diskotik Ibiza menggunakan kursi roda. Sesampai di area Ruko Kompleks Andika Plasa, korban akhirnya tewas sebelum ambulance datang.

Polsek Genteng dibackup Sat Reskrim Polrestabes Surabaya yang melakukan penyelidikan dan memantau otopsi melihat punggung dan kepala korban mengalahkan luka akibat benda tajam. “Masih belum pasti apakah senjata tajam atau pecahan botol. Kasus ini masih kami selidiki,” ujar Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Bau Menyengat dan Akses Jalan Terganggu, DLH Surabaya Diminta Ambil Keputusan Relokasi TPS

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Pengurus Pasar atau Pengguyuban Pasar Baru Tradisional Simomulyo Surabaya pada tanggal 7 November 2025 telah mengirimkan Surat Nomor 02/P38S/X1/2025 dengan lampiran 2 berkas kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya mengenai Permohonan Relokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Namun hingga saat ini, surat tersebut belum mendapatkan jawaban ataupun respon dari pihak Dinas Lingkungan Hidup.

Ketua Pengguyuban Pasar Baru Tradisional Simomulyo Surabaya, Saiful Rizal, S.E., menyampaikan bahwa permohonan ini merupakan tindak lanjut dari hasil musyawarah antara para pedagang pasar serta warga sekitar. Dalam musyawarah tersebut disampaikan keluhan terkait kondisi Tempat Penampungan Sampah (TPS) yang berada di area Pasar Baru Simomulyo Surabaya. Kondisi TPS dinilai semakin memprihatinkan dan telah menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Adapun keluhan warga dan pedagang yang diterima pihak pengelola aset Pemerintah Kota Surabaya antara lain:

1. Bau menyengat yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

2. Banyak warga yang mengalami gangguan kesehatan.

3. Akses jalan utama menuju Perumahan Simomulyo terganggu.

4. Sampah sering berserakan di sepanjang jalan sekitar pasar.

5. Akses jalan menuju Perumahan Simomulyo menjadi semakin sempit dan terhambat

6. Para pedagang pasar merasa terganggu khususnya warung makan

 

 

Mengingat kondisi cuaca yang telah memasuki musim penghujan, keberadaan TPS tersebut semakin dikhawatirkan dapat memperburuk situasi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, Pengguyuban Pasar Baru Tradisional Simomulyo sangat berharap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya dapat segera memberikan solusi berupa relokasi TPS dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Hingga saat naskah ini dibuat, Dinas Lingkungan Hidup belum memberikan respon terhadap surat permohonan yang telah diajukan. Sementara itu, warga, RT setempat, dan para pedagang telah menyatakan kesepakatan untuk tidak lagi menerima keberadaan TPS di dekat area pasar. Sebagai bentuk keseriusan, lebih dari 200 warga dan pedagang telah menandatangani pernyataan penolakan tersebut.

Para pedagang dan warga merasa sangat terganggu dengan keberadaan TPS saat ini dan berharap pemerintah segera memberikan tindakan nyata demi kenyamanan, kesehatan, serta kelancaran aktivitas masyarakat di lingkungan Pasar Baru Tradisional Simomulyo Surabaya.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Program Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Publik Satlantas Sidoarjo di Samsat Kota

SIDOARJO, Cakrawalajatim.news – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo terus menghadirkan inovasi dalam peningkatan pelayanan publik melalui program “Polantas Menyapa”. Program ini menjadi sarana bagi petugas kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, serta menjawab berbagai pertanyaan seputar layanan dan pajak kendaraan bermotor.

Kegiatan tersebut digelar di Kantor Bersama (KB) Samsat Sidoarjo Kota dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Petugas Satlantas dengan ramah memberikan penjelasan mengenai tata cara pembayaran pajak, proses perpanjangan STNK lima tahunan, hingga informasi terkait program pemutihan pajak kendaraan yang sedang berlangsung.

Salah satu personel yang bertugas di layanan Samsat Sidoarjo Kota menyampaikan bahwa program Polantas Menyapa merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan transparan kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasa lebih dekat dengan Polantas. Tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga hadir sebagai mitra dan sahabat masyarakat dalam pelayanan publik,” ujar salah satu petugas Satlantas, Senin (25/11/25).

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polresta Sidoarjo berharap masyarakat semakin memahami pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor serta mendukung peningkatan pendapatan daerah melalui pembayaran pajak tepat waktu.

Program Polantas Menyapa juga menjadi bagian dari transformasi Satlantas Polresta Sidoarjo menuju pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan terpercaya.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.