Mobil Warga Digembok, Parkir di Bahu Jalan dan Trotoar Sekitar Hotel-Restoran Turut Disoroti

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Seorang wartawan di Kota Surabaya mengaku mengalami kejadian tidak mengenakkan terkait penegakan aturan parkir yang dilakukan oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Ia mempertanyakan konsistensi penindakan setelah mobil miliknya yang terparkir di bahu jalan digembok petugas raya Kedung Baruk arah SPBU Panjang jiwo sementara sejumlah kendaraan lain di sekitar lokasi disebut tidak mendapatkan tindakan serupa.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin (21/9), ketika salah seorang tetangga sedang menggelar hajatan kampung pada Minggu (20/9), Kondisi tersebut menyebabkan akses untuk memarkirkan kendaraan di rumahnya menjadi terbatas pada malam hari.

Dengan pertimbangan hanya untuk sementara, wartawan tersebut mengaku memarkirkan mobilnya di bahu jalan. Namun, saat hendak berangkat ke kantor redaksi 16.40 WIB ia mendapati kendaraannya telah dipasangi gembok oleh petugas Dishub Surabaya.

Kejadian itu kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai penerapan aturan parkir di lapangan. Menurut pengakuannya, terdapat sejumlah kendaraan lain yang terparkir di depan maupun belakang mobilnya, yang juga disebut milik orang sekitar dan sedang istrahat dan berhenti, tetapi tidak dikenai tindakan serupa.

Kondisi tersebut mendorongnya untuk mempertanyakan apakah penegakan aturan telah dilakukan secara konsisten terhadap seluruh kendaraan yang melanggar ketentuan parkir.

Upaya konfirmasi dilakukan awak media kepada Priyo, yang disebut berkaitan dengan bidang parkir di Dishub Surabaya, pada Senin (21/9). Konfirmasi tersebut dimaksudkan untuk memperoleh penjelasan mengenai dasar penindakan, prosedur penggembokan kendaraan, serta alasan adanya perbedaan tindakan terhadap kendaraan yang berada di sekitar lokasi.

Namun, hingga berita ini disusun, pesan singkat melalui WhatsApp yang dikirim kepada Priyo belum mendapatkan tanggapan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang disampaikan, petugas lapangan yang melakukan penggembokan kendaraan disebut bernama Bagus.

Sebagai warga Surabaya, wartawan tersebut meminta perhatian Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar pelaksanaan penegakan aturan parkir dilakukan secara profesional, konsisten, dan tidak diskriminatif.

Ia juga membandingkan kondisi tersebut dengan dugaan penggunaan trotoar dan bahu jalan oleh kendaraan di sejumlah kawasan, termasuk sekitar Manyar dan Kusuma Bangsa. Menurutnya, apabila terdapat pelanggaran parkir di lokasi lain, penindakan juga perlu dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertanyaan yang disampaikan bukan semata-mata mengenai penggembokan satu kendaraan, melainkan menyangkut konsistensi penerapan aturan terhadap seluruh pengguna jalan. Kendaraan di sekitar hotel dan restoran yang diduga menggunakan bahu jalan atau trotoar.

Warga berharap petugas Dishub Surabaya dapat menjalankan tugas secara objektif, transparan, dan tidak pandang bulu dalam melakukan penertiban parkir di berbagai wilayah Kota Surabaya.

Penegakan peraturan daerah seharusnya tidak berhenti pada tindakan menggembok kendaraan warga, tetapi juga harus mencerminkan keadilan, konsistensi, dan profesionalitas di lapangan. Jika benar terdapat kendaraan lain yang menggunakan bahu jalan maupun trotoar namun luput dari penindakan, maka hal tersebut patut dipertanyakan dan dievaluasi secara terbuka.

Warga Surabaya berhak mendapatkan kepastian bahwa aturan berlaku bagi semua pihak, tanpa memandang siapa pemilik kendaraan maupun di mana lokasi pelanggaran terjadi. Dishub Surabaya perlu memberikan penjelasan atas dugaan ketidakkonsistenan tersebut, sekaligus memastikan penertiban tidak hanya tegas terhadap warga kecil, tetapi juga berlaku terhadap area parkir di sekitar hotel, restoran, dan tempat usaha lainnya.

Ketegasan tanpa keadilan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan publik. Penegakan aturan harus hadir bukan sekadar menggembok kendaraan, melainkan memastikan ketertiban dan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat.

Satukan Keluarga dan Warga, Samsul Arifin Rutin Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Surabaya

Surabaya, Cakrawalajatim.news – Keluarga besar Samsul Arifin bersama warga sekitar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediamannya, Simolawang II Barat 88G, Surabaya, Minggu malam (20/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengajak jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Acara dimulai sekitar pukul 19.00 WIB atau setelah salat Isya. Sejak sore, sanak saudara Samsul Arifin bersama kerabat dari pihak istrinya mulai berdatangan ke kediaman tersebut.

Para tetangga kemudian datang setelah salat Magrib untuk membantu mempersiapkan kegiatan. Samsul juga mengundang sejumlah rekan seprofesinya, di antaranya Ali Saputra dari media Informasirealita.net, Seiri dari media Beritawarga.net, serta Moch Fuad dari Radartempo.id dan Achmad Bunadiono Al-Aqshor, S.H., atau yang akrab disapa Habib Gila, selaku Pimpinan Umum media Targetnews.id.

Rangkaian Maulid Nabi diawali dengan pembacaan salawat yang dipandu Ustadz Arif selaku tokoh agama setempat. Kegiatan dilanjutkan dengan zikir bersama yang diikuti para jamaah dengan khidmat dalam suasana penuh kebersamaan.

Samsul Arifin selaku Pimpinan Redaksi media online Sindoraya.com mengatakan, peringatan Maulid Nabi merupakan agenda tahunan yang rutin digelar keluarganya. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan keluarga dan menjaga kerukunan dengan warga sekitar.

“Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi kami untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan, baik dengan keluarga maupun tetangga. Di tengah kesibukan masing-masing, kesempatan untuk berkumpul seperti ini tentu sangat berarti,” tutur Samsul saat ditanya Ali Saputra.

Selain mempererat silaturahmi, Samsul berharap peringatan Maulid Nabi dapat menjadi pengingat bagi seluruh hadirin untuk mengambil teladan dari akhlak Nabi Muhammad SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Selain berkumpul, kita juga perlu mengambil teladan dari akhlak Rasulullah SAW dengan menjaga kerukunan, saling menyayangi, serta membiasakan diri untuk jujur dan amanah dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkas Samsul.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin secara berjamaah. Para jamaah memanjatkan doa untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi keluarga besar, warga Kampung Simolawang, hingga keselamatan bangsa.

Peringatan Maulid Nabi ditutup dengan ramah tamah dan makan malam bersama. Keluarga besar Samsul Arifin menjamu kerabat dan warga yang hadir hingga rangkaian kegiatan malam itu berakhir dalam suasana kekeluargaan.

Unit Reskrim Polsek Gununganyar Amankan Wanita Diduga Gelapkan Motor Rental

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Wanita inisial CR (39) asal Jalan Raya Letnan Abdullah  Kel. Tanjung Jati Kec. Kamal Kab. Bangkalan ditangkap Reskrim Polsek Gununganyar Surabaya setelah diketahui melarikan unit kendaraan roda dua.

Pelaku ini bermodus menyewa harian ke korban inisial AESY di Gununganyar dengan biaya sewa 100 ribu perharinya. Sekali dua kali pembayaran lancar, namun setelah itu pelaku menghilang berikut kendaraan yang disewanya.

Kasus tersebut kemudian oleh korban dilaporkan ke Polsek Gununganyar yang langsung ditindaklanjuti.

Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menyatakan, korban menyewakan motor awalnya pada. Sabtu 16 Juni 2026 sekira pukul 12.00 WIB. Pelaku menyewa kendaraan sepeda motor Honda NoPol L 4481 LT.

CR ini awalnya menyewa selama 3 hari mulai tanggal 16 Juni 2026 sampai tanggal 19 Juni 2026 dengan biaya sewa per hari sebesar Rp. 100.000.

“Kemudian CR melakukan perpanjangan sewa setiap harian, hingga mengalami tunggakan pembayaran selama 25 hari dan tidak ada pembayaran,” kata AKP Hadi, Jumat (18/9/2026).

Hampir sebulan tak lakukan konfirmasi terkait sewa menyewa dan korban juga sudah melakukan komunikasi dengan CR melalui Whatshap dan memberikan surat somasi agar segera membayar serta mengembalikan kendaraan.

Karena tidak ada kesepakatan, kemudian pada 9 September 2026 sekira pukul 13.00 WIB korban bersama dengan team rental motor mencari CR dan sore harinya  pelaku datang ke kantor Rental dan tidak bisa mengembalikan unit sepeda motor yang telah dipinjam.

“Tidak adanya pembayaran serta kendaraan juga tidak kembali, Korban kemudian melaporkan ke Polsek Gununganyar Surabaya untuk guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” imbuh AKP Hadi.

Polsek Gununganyar kemudian bergerak cepat usai adanya laporan korban dan pelaku dapat diamankan. Saat ini terhadap pelaku sudah dilakukan penahanan.

Polisi akan menjerat wanita tersebut dengan pasal 492 dan atau 486 KUHP UU No. 1 Tahun 2023. Ancamannya penjara hingga 5 tahun.

Barang bukti yang ikut diamankan, BPKB, STNK nopol L 4481 LT, 1 lembar Form order Rental Leandra Group dan surat somasi.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Kepergok Curi Motor di Jalan Rembang Surabaya, Pelaku Nyaris Jadi Amukan Massa

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Nyawa seorang pelaku pencurian motor (curanmor) selamat setelah anggota Polsek Bubutan datang mengamankan pelaku yang sempat dihajar warga ketika kepergok membawa motor korban.

Aksi curanmor itu sendiri terjadi pada, Sabtu 12 September 2026 sekitar pukul 12.30 WIB, di jalan Rembang Surabaya. Tersangkanya, inisial RAKH (24) asal Jalan Gili 4, Kel. Nyamplungan Surabaya.

Korbannya AW (pelapor), saat kejadian sedang melakukan scanning paket Shopee. Tiba-tiba AN temannya berteriak, “Maling! Maling!” Setelah mendengar teriakan tersebut, AW mengetahui bahwa sepeda motor miliknya dibawa seseorang.

Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Putra membenarkan jika anggota mengamankan terduga pelaku curanmor yang tertangkap warga dan sempat dihajar massa.

Anggota bergegas menuju lokasi kejadian setelah mendapat informasi dari warga mengenai adanya pelaku pencurian sepeda motor yang telah diamankan.

“Anggota menyelamatkan pelaku dari amukan warga dan dibawa ke Mako Polsek beserta barang bukti guna untuk dilakukan proses lebih lanjut,” jelas Kompol Sandi, Kamis (17/9/2026).

Kapolsek melanjutkan, motor korban yang sempat hendak dicuri, pada Sabu, 12 September 2026 dipinjam pakaikan ke pemilik setelah adanya permohonan pinjam pakai yang dibuat oleh korban.

Sepeda Beat hitam NoPol L 3975 DBF tersebut tidak boleh hilang maupun dipindah tangankan kepada pihak lain.

“Akibat kejadian itu, potensial kerugian yang dialami korban sebanyak Rp. 22.000.000, sementara pelaku saat ini sudah dilakukan penahanan, ” pungkas Kapolsek Bubutan.

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Wanita Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap Polrestabes Surabaya, Residivis Tahun 2017

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Kamar kos didaerah Jalan Simo Sidomulyo Surabaya digrebek SatResnarkoba Polrestabes Surabaya. Satu pelaku ditangkap.

Penangkapan terhadap terduga pengedar narkotika tersebut dilakukan, setelah anggota mendapatkan informasi dari masyarakat.

Tersangka yang diamankan seorang wanita inisial RA (34), asal Dusun Pajaran Kec. Peterongan Jombang.

Residivis kasus serupa yang bebas pada tahun 2017 tersebut jauh-jauh merantau dari Jombang ke Surabaya untuk Mengedarkan sabu dan extacy agar tidak diketahui oleh keluarganya.

Kasat Resnarkoba AKBP Dodi Pratama mewakili Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi menjelaskan, penangkapan terhadap RA dilakukan pada Selasa, 18 Agustus 2025 sekira pukul 21.00 WIB.

Anggota yang mendapat informasi adanya peredaran narkotika langsung menuju lokasi kejadian dan penangkapan serta penggeledahan di Kost daerah Simo Sidomulyo Kota Surabaya.

“Dalam penggeledahan ditemukan 13 kantong plastik berisi Kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis Sabu dengan berat netto keseluruhan 9,640 gram,” kata AKBP Dodi, Sabtu (18/9/2026).

Lanjut AKBP Dodi, selain sabu pelaku RA juga mengedarkan ekstasi. Anggota mendapatkan 30 tablet berisi extacy dengan berat netto keseluruhan 12,381 gram.

“Sabu dan Ekstasi tersebut didapatkan RA dari dua orang berbeda yang kini sedang dilakukan pengejaran,” tambah AKBP Dodi.

Tersangka RA mendapatkan barang bukti sabu dari DN alias Boyo (DPO), sedangkan untuk jenis extacy dari NR (DPO).

Dari DN, RA sudah tiga kali transaksi sabu dengan cara membeli. Sementara untuk narkotika jenis extacy dari NR sebanyak 6 kali.

Dua jenis narkotika tersebut olehnya akan diedarkan diwilayah Surabaya untuk mendapatkan keuntungan serta dapat menggunakan sabu secara gratis.

“RA ini mendapatkan keuntungan dari penjualan sabu sekitar Rp 250.000, hingga Rp 400.000,-dan untuk Extacy keuntungan sebesar Rp. 150.000,” imbuh Dodi.

Barang bukti yang disita selain sabu dan ekstasi, anggota juga mengamankan 1 bendel plastik klip, 2 buah skrop dari sedotan, dompet warna hitam, 1 pouch warna hitam, Timbangan Elektrik, uang hasil penjualan Rp 5.800.000 serta HP Samsung dan iPhone.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Launching Perdana Banjari Al Mustofa UPTD Blega 1 Semarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW

BANGKALAN, Cakrawalajatim.news — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan UPTD Blega 1 tahun ini berlangsung dengan suasana religius dan penuh kebersamaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang launching perdana Banjari Al Mustofa, yang melibatkan guru, siswa, serta masyarakat sekitar.

Lantunan shalawat yang dibawakan Banjari Al Mustofa menjadi bagian utama dalam kegiatan tersebut. Penampilan perdana ini mendapat perhatian dari para peserta yang hadir dan menjadi langkah awal bagi Banjari Al Mustofa untuk terus mengembangkan kegiatan seni Islami di lingkungan pendidikan.

Kegiatan Maulid Nabi tersebut bukan sekadar seremoni keagamaan. Momentum ini juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada para siswa, khususnya dalam membangun karakter, akhlak, kedisiplinan, kepedulian, dan semangat kebersamaan.

Pesan tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Ahzab ayat 21:

“Laqad kana lakum fi rasulillahi uswatun hasanah.”

Artinya, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.”

Nilai keteladanan Rasulullah SAW tersebut menjadi salah satu pesan penting dalam peringatan Maulid Nabi di UPTD Blega 1. Para guru dan siswa diharapkan tidak hanya mengenal sejarah kehidupan Rasulullah, tetapi juga mampu menerapkan akhlak dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut turut memperkuat suasana kebersamaan. Hubungan antara sekolah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan positif yang memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Launching perdana Banjari Al Mustofa juga menjadi bukti bahwa kegiatan seni Islami dapat menjadi media pendidikan karakter bagi siswa. Melalui shalawat dan musik banjari, para siswa diberikan kesempatan untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Dengan adanya Banjari Al Mustofa, diharapkan kegiatan keagamaan di UPTD Blega 1 dapat terus berkembang dan menjadi wadah positif bagi guru maupun siswa. Dukungan masyarakat juga diharapkan semakin memperkuat keberadaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari kebersamaan dalam membangun generasi yang berakhlak dan berkarakter.

Launching perdana Banjari Al Mustofa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum kebersamaan guru, siswa, dan masyarakat untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW serta menjadikan akhlak beliau sebagai teladan dalam kehidupan.

Penulis, Tim Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.