DPD Kongres Advokat Indonesia Gelar Diskusi Nasional Di Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya.

Surabaya, Cakrawalajatim.news — Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Jawa Timur menyelenggarakan Diskusi Nasional bertema “Implikasi dan Solusi Kewenangan Advokat Berdasarkan RUU KUHAP”, Sabtu (5/7), di Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 17 tahun Kongres Advokat Indonesia.

Diskusi nasional ini menghadirkan para pemikir hukum terkemuka, antara lain:

Adv. Dr. KP. H. Heru S. Notonegoro, S.H., M.H., CIL., CRA., Ketua Presidium DPP KAI

Prof. Dr. Sadjijono, S.H., M.Hum., Guru Besar Ilmu Hukum

Prof. Dr. Hufron, S.H., M.H., Dosen Pascasarjana Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sekaligus praktisi hukum

Sementara itu, diskusi dipandu oleh Adv. Pheo Marojahan Hutabarat, S.H., yang juga merupakan anggota Presidium DPP KAI.

Fokus pada Perubahan Paradigma Hukum Acara Pidana, Dalam pemaparannya, para narasumber menyoroti perubahan substansial dalam Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP), khususnya dalam konteks kewenangan advokat dalam mendampingi klien pada tahap penyidikan hingga persidangan.

Adv. Dr. Heru S. Notonegoro menegaskan bahwa peran advokat dalam proses peradilan pidana harus tetap dijamin sebagai bagian dari prinsip due process of law. Ia menambahkan bahwa pelemahan peran advokat dalam RUU KUHAP dapat berdampak pada ketimpangan dalam sistem hukum.

Senada dengan itu, Prof. Sadjijono menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dalam pembentukan hukum acara pidana yang akomodatif terhadap hak-hak tersangka maupun terdakwa, termasuk jaminan atas pendampingan hukum yang memadai.

Sementara itu, Prof. Hufron menyoroti aspek praktik di lapangan yang kerap kali menyulitkan advokat dalam menjalankan tugasnya, terutama saat menghadapi hambatan birokratis dalam proses penyidikan.

Moderator diskusi, Adv. Pheo Marojahan Hutabarat, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong keterlibatan aktif advokat dalam proses legislasi yang menyangkut langsung profesi mereka. “Diskusi ini bukan hanya ruang ilmiah, tapi juga wujud komitmen KAI dalam memperjuangkan kepastian hukum dan profesionalisme advokat,” ujarnya.

Acara ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah, khususnya para advokat anggota KAI, dengan partisipasi tanpa biaya (gratis) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para advokat terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Diskusi berlangsung dinamis dan menghasilkan sejumlah catatan strategis sehingga dapat didengar pembentuk undang-undang sebagai masukan kritis dari kalangan praktisi.

Joyosemoyo Community, Jawara Community dan Jawara Bersatu Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di Momen 10 Muharram 1447 H

Sidoarjo, Cakrawalajatim.news – Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan, komunitas Joyosemoyo Community bersama Jawara Community serta Jawara Bersatu menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kebaikan untuk Anak Yatim” pada Minggu sore (6/7). Acara ini berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Jawara Bersatu DPC Sidoarjo, Ruko Bumi Papan Salaras, Tanggul Wetan, Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 H dan momentum Hari Asyura (10 Muharram), yang memiliki makna istimewa dalam tradisi Islam sebagai waktu yang penuh keberkahan untuk berbagi, khususnya kepada anak-anak yatim.

Puluhan anak yatim dari wilayah sekitar hadir dalam acara ini dan menerima santunan, bingkisan, serta doa bersama. Selain pemberian bantuan, suasana kekeluargaan pun tercipta lewat berbagai kegiatan seperti tausiyah, doa bersama, dan ramah tamah.

Muhdor Ali selaku Sekjen Joyosemoyo Community sekaligus Sekjen Ormas Jawara Bersatu dalam sambutannya, menyampaikan bahwa acara ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam berbagi rezeki kepada yang membutuhkan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Muhdor Ali.

H.Hasan selaku Ketua Joyosemoyo Community sekaligus Ketua Pembina Ormas Jawara Bersatu menyampaikan terhadap semua anggota yang hadir agar selalu menjaga kekompakan serta selalu meneruskan kegiatan sosial yang sudah berjalan selama 9 tahun selama ini.

Antusiasme dan senyum bahagia terpancar dari wajah anak-anak yang hadir, menjadi bukti nyata bahwa kebaikan sekecil apapun dapat memberikan dampak besar.

Suhaili selaku Ketua Jawara Community sekaligus Ketua Ormas Jawara Bersatu DPC Surabaya juga menyampaikan Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah acara yang sudah kita rencanakan bersama bisa terselenggara dengan lancar, saya ucapkan banyak terimakasih kepada setiap relawan yang telah bersedia menyisipkan rezekinya kepada anak yatim yangvkita kumpulkan pada sore hari ini,” ujar Suhaili.

Tak hanya itu, dirinya juga berharap agar kegiatan positif ini bisa tersambung setiap tahunnya tanpa ada putus dan tak pernah lelah dalam berbagi antara bersama.

“Semoga tetap istiqomah setiap tahun menjalankan kegiatan positif ini dan semoga Allah SWT membalas kebaikan daripada semua relawan yang ikut berkontribusi baik secara moril dan materil,” inginnya.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Polisi Hadir untuk Anak Negeri: Outbound Ceria Polrestabes Surabaya Warnai Hari Bhayangkara ke-7

Surabaya, Cakrawalajatom.news — Dalam semangat memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polrestabes Surabaya kembali menunjukkan wujud nyata kedekatan dengan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Bertempat di depan Taman Bungkul Surabaya, Minggu pagi (6/7), jajaran kepolisian menggelar kegiatan outbound dan permainan edukatif secara gratis yang disambut meriah oleh warga.

Kegiatan yang dikemas atraktif ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Lutfi Sulistiawan, yang turut hadir bersama jajaran sebagai bentuk dukungan penuh terhadap tumbuh kembang anak melalui pendekatan yang menyenangkan dan bermanfaat.

“Hari ini kita diawali oleh penyelenggaraan kegiatan yang memang kita desain untuk anak-anak di depan Taman Bungkul Surabaya. Programnya adalah outbound dan juga start untuk anak secara gratis. Mudah-mudahan nanti kalau animo masyarakat memang positif, kita akan melaksanakan lagi di minggu depan. Mudah-mudahan ini memberikan berarti Polri pada masyarakat, salah satunya adalah kepada anak-anak kita calon penerus generasi bangsa,” tutur Kombes Lutfi.

Dalam kegiatan ini, anak-anak tidak hanya diajak bermain, tetapi juga diajak mengenal lebih dekat tugas dan peran Polri melalui pengalaman langsung yang interaktif. Seperti permainan flying fox, pengenalan anjing pelacak K-9 dalam simulasi deteksi bom, hingga berinteraksi dengan Unit Satwa dan Tim Dalmas Polrestabes Surabaya.

Anak-anak terlihat antusias saat mencoba permainan dan menyapa para personel polisi yang ramah. Selain membangun keberanian, kegiatan ini juga menjadi media edukasi untuk membentuk mental dan karakter anak-anak dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pada peran sosial dan edukatif di tengah masyarakat.

“Harapannya tentu selain melatih anak-anak itu untuk memilih keberanian dan juga melatih mental untuk menata masa depannya, juga mereka lebih dekat dengan Polri,” tambah Kombes Lutfi.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, kegiatan ini rencananya akan kembali digelar rutin setiap akhir pekan sebagai sarana membangun kedekatan Polri dengan keluarga dan anak-anak.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Kapolda Jatim Ikut Turun Cari Korban KMP Tunu Pratama yang Tenggelam di Selat Bali

BANYUWANGI, Cakrawalajatim.news – . Polda Jatim menyatakan duka mendalam atas tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Rabu (2/7/2025) malam.

Hingga Jumat (4/7/2025), upaya pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur gabungan.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto turun langsung ke lapangan untuk memantau rute perjalanan yang dilintasi KMP Tunu Pratama Jaya dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali melalui Line Port Center (LPC).

Dengan didampingi Dirpolair Polda Jatim Kombes Arman Asmara Syarifuddin, Kapolda Jatim berada di ruangan LPC sekitar 10 menit untuk mendapatkan gambaran area pencarian dan analisis kebutuhan penyelamatan dan keamanan perjalanan kendaraan yang melakukan pelayanan komersil dan kapal-kapal yang melakukan upaya pencarian.

Selanjutnya, Kapolda Jatim mendatangi pusat informasi krisis center di ruang tunggu ASDP Ketapang dan menggelar rakor bersama sejumlah instansi terkait diantaranya Basarnas, TNI, KSOP, ASDP, BPTD dan BMKG.

Kemudian, rombongan Kapolda Jatim melakukan pantauan melalui udara menggunakan helikopter menyisir lokasi tenggelamnya kapal.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengatakan Polda Jatim telah mengerahkan kekuatan maksimal untuk mendukung operasi SAR di wilayah perairan Ketapang-Gilimanuk.

“Jadi dapat saya sampaikan, tentunya pertama-tama kami mewakili Bapak Kapolda Jatim mengucapkan turut berduka cita dan prihatin atas musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya,” ujar Kombes Abast, Jumat (4/7/2025).

Ia menambahkan, saat ini dari jajaran kepolisian, khususnya Polda Jawa Timur, telah bekerja sama dengan instansi terkait melakukan kegiatan pencarian, pertolongan, serta evakuasi korban terhadap musibah tenggelamnya kapal yang terjadi diperkirakan tadi malam sekitar pukul 23.20 WIB.

Dalam upaya pencarian, Polda Jatim telah menurunkan Enam kapal patroli yang menyisir sepanjang perairan Ketapang-Gilimanuk.

Selain itu, satu unit helikopter Polri dikerahkan untuk membantu pemantauan dari udara.

Sementara itu, proses evakuasi korban dilakukan bersama Basarnas Surabaya, Lanal Banyuwangi, TNI, serta relawan dan instansi terkait lainnya.

“Hingga saat ini korban yang berhasil ditemukan mencapai 35 orang, yang terdiri dari 29 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia,” ujar Kombes Abast di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Menurut Kombes Abast, seluruh korban ditemukan di wilayah perairan Bali dan ditangani Polres Jembrana Polda Bali.

“Korban yang meninggal dunia sebelumnya telah diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Bali di Posko Gilimanuk Bali, dan setelah selesai proses identifikasi kemudian berkoordinasi dengan Tim DVI Polda Jatim yang ada di Posko Ketapang Banyuwangi untuk menerima ke 6 jenasah di Posko Ketapang Banyuwangi,” terang Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim menambahkan,6 jenazah korban yang meninggal dunia telah diserahkan oleh Menteri Perhubungan dengan didampingi Kapolda Jatim ke pihak keluarga di pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Kamis (3/7) malam.

Pencarian dan evakuasi korban KMP Tunu Pratama Jaya dipastikan akan terus dilakukan hingga seluruh penumpang ditemukan, dengan koordinasi penuh bersama Basarnas, TNI, ASDP, dan pemerintah daerah setempat.

Proses pencarian itu dimulai sejak informasi pertama diterima pada Rabu (2/7) malam.

Polda Jatim segera berkoordinasi dengan pihak ASDP, Perhubungan, dan Basarnas untuk melakukan upaya penyisiran.

Hingga kini, 35 personel dari Ditpolairud Polda Jatim dan sejumlah personel dari Baharkam Polri serta Polresta Banyuwangi telah diterjunkan membantu operasi pencarian bersama instansi terkait.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Kapok Tak Kapok, Residivis Curanmor Kembali Diciduk Tim Jatanras Surabaya

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Jatanras Satreskrim Polestabes Surabaya menindak tegas terukur dengan tembakan terhadap dua pelaku Pencurian motor (Curanmor) yang salah satu lokasi mencuri di Karang Gayam Gg. 2 Surabaya.

Kedua pelaku inisial GW (24) asal Jalan Kedungmangu Sidotopo Wetan Surabaya yang berperan membobol atau merusak rumah kunci menggunakan kunci T.

Tersangka YI (22) asal Jalan Kedungmangu Sidotopo Wetan yang berperan sebagai Joki.

Mereka melakukan pencurian diantaranya, pada Rabu 14 Mei 2025 pukul 20.30 WIB di Jalan Kertajaya 2A (depan warung tempe penyet) Surabaya. Pada Selasa 24 Maret 2025 pukul 22.35 WIB di Jalan Karanggayam Gg. 2 no. 3 Surabaya.

Ketiga pada Selasa, 4 Februari 2025 pukul 04.39 WIB, di warkop DLV Jalan Tambaksari No. 2 Surabaya.

Ketika mereka beraksi di Kertajaya, Rabu 14 Mei 2025 sekira pukul 20.30 wib mencuri Honda Beat 110 warna hitam nopol L5192ABX atas nama V.A yang terparkir di depan warung jualan tempe penyet.

Posisi motor terkunci stir dan sewaktu ditinggal oleh korban melayani pembeli nasi tempe penyet, setelah kembali melihat motor tersebut sudah tidak ada.

“Pelaku YI merupakan residivis tahun 2021 dan 2022 perkara pencurian pemberatan atau 363 KUHP. Anggota terpaksa melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku yang viral dimedia sosial ketika mencuri di Karang Gayam 2 dan mencoba melawan saat penangkapan,” jelas AKBP Edy Herdiawan, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Jumat (4/7/2025).

Tersangka GW dan Yi ini juga mencuri motor pada, Selasa 24 Maret 2025 sekira pukul 22.35 wib jenis Honda Beat tahun 2018 warna biru putih dengan nopol L6398BN dan viral setelah terekam kamera CCTV di Jalan Karang Gayam Gg. 2 Surabaya.

Kemudian pada Selasa, 4 Februari 2025 sekira pukul 04.39 wib, di warkop DLV Jalan Tambaksari No. 2 Surabaya. Keduanya mengambil kunci sepeda motor dari saku celana sebelah kiri ketika korban yang sedang tertidur saat menjaga warkop.

Setelah pelaku mengambil kunci dari saku korban, selanjutnya pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor merk Honda Beat dengan nopol L4596AAD.

Berdasarkan keterangan para saksi dan juga keterangan korban serta rekaman kamera CCTV, Unit Jatanras Polrestabes Surabaya berhasil membekuk kedua tersangka. Mereka dihadiahi timah panas karena melakukan perlawanan dan juga mencoba kabur.

Dari pelaku yang melanggar tindak pidana pencurian dengan pemberatan Pasal 363 KUHP tersebut diamankan juga barang bukti, 2 alat kunci T, 2 alat mata kunci T, pakaian pelaku pada saat kejadian, 1 alat pembuka rumah magnet kunci.

Penulis, Suhaili

Editor, Redaksi

Peringati HUT KAI dan HANI, Advokat Beri Layanan Hukum Gratis di Rutan Surabaya

Sidoarjo, Cakrawalajatim.news — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-17 Kongres Advokat Indonesia (KAI) dan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KAI Jawa Timur menggelar kegiatan penyuluhan hukum dan konsultasi hukum gratis di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya pada Selasa, 1 Juli 2025.

 

Mengusung tema “Stop Narkotika Mulai dari Sekarang,” kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi hukum dan meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika serta pentingnya peran hukum dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial.

 

Acara dibuka dengan khidmat melalui menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Bapak Tomi Elyus, Amd.I.P., S.Sos., SH., M.Si., yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Bapak Muhammad Ridla Gorjie, Amd.IP., SH.

 

“Kegiatan seperti ini sangat berdampak bagi warga binaan kami. Mereka tidak hanya mendapatkan edukasi hukum, tetapi juga merasa diperhatikan secara manusiawi. Ini sangat penting bagi proses pembinaan mereka,” ujar Gorjie.

 

 

Presidium Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI, Dr. Rizal Haliman, SH., MH., turut hadir dan memberikan sambutan. Ia menegaskan pentingnya peran advokat dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti warga binaan, sebagai bentuk nyata komitmen profesi dalam membangun kesadaran hukum yang merata.

 

Sebagai simbol sinergitas, dilakukan penyerahan vandel dari DPD KAI Jawa Timur kepada pihak Rutan Kelas I Surabaya, yang kemudian diabadikan dalam sesi foto bersama.

 

Sesi penyuluhan hukum disampaikan oleh dua narasumber utama: Adv. Dr. Fajar Rachmad Dwi Miarsa, SH., MH., dan Adv. Moch Cholik Al Muchlis, SHI. Keduanya memaparkan secara mendalam tentang dampak hukum dan sosial dari penyalahgunaan narkotika, serta peran penting hukum dalam membantu proses pemulihan dan kehidupan pasca-penahanan.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan layanan konsultasi hukum gratis oleh tim advokat dari DPD KAI Jawa Timur. Ratusan warga binaan memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi langsung mengenai berbagai persoalan hukum yang mereka hadapi, dengan pendekatan yang personal dan humanis.

 

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Adv. Abdul Rahman Misbakhun Nafi’, SH., diiringi harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan di berbagai lembaga pemasyarakatan lainnya.

 

Melalui kegiatan ini, KAI kembali menegaskan eksistensinya sebagai organisasi advokat yang tidak hanya berkiprah di ruang pengadilan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mencerdaskan kehidupan hukum bangsa dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Penulis, Ibad

Editor, Redaksi

 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.