Polri Peduli : Polres Bondowoso Salurkan Bantuan dan Kunjungi Panti Jompo

BONDOWOSO, Cakrawalajatim.news – Di balik seragam dan tugas pengamanan, Polri terus membuktikan bahwa pengabdian sejati lahir dari empati dan kepedulian.

Bukan sekedar hadir menjaga ketertiban, Polri hadir untuk menyentuh hati, merangkul sesama, dan menyalakan harapan bagi mereka yang kerap terlupakan.

Komitmen tersebut diwujudkan oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo dengan turun langsung bersama pejabat utama Polres Bondowoso Polda Jatim mengunjungi Panti Jompo UPT Tresna Werdha di Kecamatan Sekarputih, Kabupaten Bondowoso Jumat (6/2/26) pekan lalu.

Kunjungan tersebut bukan sekedar agenda silaturahmi, melainkan bentuk nyata kepedulian dan reformasi Polri yang benar benar dirasakan masyarakat.

Dalam kegiatan penuh kehangatan itu, Kapolres Bondowoso menyerahkan 100 bingkisan kepada para lansia penghuni panti sebagai wujud kasih sayang dan perhatian negara kepada para orang tua yang telah mengabdikan hidupnya bagi keluarga dan lingkungan.

Lebih dari itu, kegiatan sosial ini merupakan amanah langsung Kapolres Bondowoso kepada Aiptu Ahmad Abadi, Bhabinkamtibmas yang dikenal luas dengan sapaan Mas Bhabin.

Amanah tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi lansia di panti jompo, tetapi juga akan didistribusikan kepada masyarakat desa yang kurang mampu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Aiptu Ahmad Abadi selama ini dikenal sebagai sosok Polisi yang dekat dengan rakyat, konsisten bergerak dalam kegiatan sosial, dan tak pernah lelah membantu warga yang membutuhkan.

Peran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung Polri dengan masyarakat pun kembali terbukti nyata.

Suasana haru menyelimuti panti jompo. Raut bahagia terpancar dari wajah para lansia yang menerima bingkisan dan perhatian langsung dari pimpinan Polres Bondowoso.

Ucapan terima kasih serta doa tulus terus terucap, mengalir dari hati yang penuh rasa syukur.

“Terima kasih Bapak Kapolres Bondowoso. Kami doakan sehat, murah rejeki, kelak menjadi seorang jenderal, dan semoga Polri semakin jaya,” ungkap salah satu penghuni panti.

Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa Polri khususnya Polres Bondowoso di bawah kepemimpinan AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo benar – benar menjalankan reformasi institusi, menghadirkan wajah Polri yang humanis, peduli, dan berpihak pada kemanusiaan.

Bhabinkamtibmas pun semakin ditegaskan sebagai ujung tombak pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa kehadirannya di panti jompo bukanlah seremonial semata.

“Saya ingin melihat langsung kondisi para lansia, memberikan semangat, sekaligus mendorong para Bhabinkamtibmas seperti Mas Bhabin agar terus berbuat kebaikan, melayani masyarakat dengan hati,” tegasnya.

Melalui langkah sederhana namun penuh makna ini, Polres Bondowoso Polda Jatim kembali menegaskan bahwa Polri adalah milik rakyat.

Hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk menjaga kemanusiaan. Sebuah teladan kepemimpinan yang menunjukkan bahwa reformasi Polri bukan sekedar slogan, melainkan nyata dalam aksi dan kepedulian.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Operasi Keselamatan Semeru, Polres Situbondo Sampaikan Pesan Kamseltibcarlantas di CFD

SITUBONDO, Cakrawalajatim.news – Suasana Minggu pagi di area Car Free Day (CFD) Situbondo tampak berbeda dari biasanya.

Di tengah keriuhan warga yang berolahraga dan bersantai, sejumlah personel kepolisian dari Satlantas dan Samapta Polres Situbondo hadir menyapa masyarakat dengan cara yang humanis, Minggu (8/2/2026).

Kehadiran anggota Kepolisian ini bukan tanpa alasan. Mereka tengah gencar mensosialisasikan Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Sambil Patroli di sepanjang jalur CFD, Polisi membagikan brosur yang berisi tips keselamatan berkendara dan informasi mengenai aturan lalu lintas terbaru kepada para pengunjung.

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie melalui Kasat Lantas AKP Nanang Hendra Irawan menyampaikan bahwa momen CFD dipilih karena suasananya yang santai, sehingga pesan edukasi lebih mudah diterima oleh masyarakat.

Langkah ini juga menjadi persiapan awal menciptakan kondisi yang aman menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026 mendatang.

“Kami ingin keselamatan itu menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Melalui pendekatan langsung di CFD ini, kami mengajak warga untuk selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya,” ujar AKP Nanang.

Edukasi yang diberikan mencakup berbagai hal, mulai dari pentingnya mengecek kondisi kendaraan hingga imbauan untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

Imbauan tersebut demi terwujudnya keamanan, keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Respons warga pun cukup positif; banyak dari mereka yang menyempatkan diri berdialog dan bertanya langsung kepada petugas mengenai aturan lalu lintas.

“Harapannya kesadaran masyarakat dalam berkendara semakin meningkat, sehingga angka pelanggaran lalu lintas menurun dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas” pungkas AKP Nanang.

 

Penulis, Suhaili / Editor, Redaksi

Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Intensif Awasi Pasokan Bahan Pokok Jelang Imlek dan Ramadhan

Tanjung Perak, Cakrawaljatim.news – Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek serta datangnya Bulan Suci Ramadhan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui Satgas Pangan meningkatkan pengawasan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok penting (Bapokting) di wilayah hukumnya.

Pengawasan dilakukan dengan cara turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi pasar tradisional, distributor, hingga gudang penyimpanan. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran monitoring adalah Pasar Tradisional Pabean di Jalan Songoyudan, Surabaya, pada Rabu (5/2/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian guna memastikan distribusi bahan kebutuhan pokok berjalan lancar serta masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar menjelang hari besar keagamaan.

Pengecekan dipimpin oleh Kanit VI Tipidek Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama anggota Satgas Pangan. Dalam kegiatan tersebut, petugas memantau langsung ketersediaan sejumlah komoditas utama, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung, telur, daging, dan kebutuhan pokok lainnya.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menyampaikan bahwa selain memeriksa stok, petugas juga melakukan pemantauan harga di tingkat pedagang dan distributor. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kenaikan harga yang tidak sesuai dengan mekanisme pasar.

“Dari hasil pengecekan, stok bahan pokok di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak terpantau aman dan mencukupi. Harga juga relatif stabil dan masih dalam batas kewajaran menjelang Imlek dan Ramadhan,” ujar Iptu Suroto, Senin (9/02).

Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan barang, kelangkaan bahan pokok, maupun praktik perdagangan yang melanggar ketentuan hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Satgas Pangan juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tetap menjalankan usaha secara jujur dan tidak melakukan penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk pelanggaran, termasuk manipulasi harga dan distribusi bahan pokok yang tidak sesuai aturan.

Ke depan, pengawasan terhadap Bapokting akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan, harga, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menyambut perayaan Imlek dan menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan dengan aman dan nyaman.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Polsek Wonocolo Pasang Alarm Motor Gratis, Warga Antusias Berburu Bonus Durian

SURABAYA, Cakrawalajatim.news – Guna meningkatkan keamanan dan menekan angka pencurian kendaraan bermotor, Polsek Wonocolo Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur kembali menghadirkan inovasi pelayanan langsung kepada masyarakat.

Melalui program pemasangan alarm kendaraan bermotor secara gratis, Polsek Wonocolo membuka layanan bagi warga yang ingin menambah sistem pengamanan pada kendaraannya. Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan pada Senin (2/2/2026) di halaman Mapolsek Wonocolo, Jalan Margorejo Indah XIX Nomor 1 Surabaya.

Sejak pagi hari, masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan. Program ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam memberikan rasa aman serta bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Kapolsek Wonocolo Surabaya, Kompol Haryoko Widhi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, dalam upaya pencegahan dini terhadap tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor.

“Pemasangan alarm ini diharapkan dapat menjadi perlindungan tambahan bagi kendaraan warga. Prinsipnya, lebih baik mencegah sebelum terjadi,” ujar Kompol Haryoko saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, Polsek Wonocolo telah menyiapkan sebanyak 100 unit alarm kendaraan yang dipasang langsung oleh personel kepolisian secara gratis kepada masyarakat.

Tak hanya menghadirkan layanan pengamanan, kegiatan tersebut juga dikemas secara humanis dan penuh keakraban. Sebagai bentuk apresiasi, sepuluh pendaftar pertama mendapatkan bonus buah durian gratis.

Menurut Kompol Haryoko, pemberian durian tersebut menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat serta upaya membangun komunikasi yang lebih hangat dan bersahabat.

“Ini bukan sekadar bonus, tapi bagian dari upaya mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan jumlah pendaftar yang terus bertambah hingga siang hari. Hal ini menunjukkan kesadaran warga yang semakin meningkat akan pentingnya menjaga keamanan kendaraan pribadi.

Kegiatan pemasangan alarm kendaraan bermotor gratis tersebut masih terus berlangsung di halaman Polsek Wonocolo.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Polres Gresik Pastikan Beri Pendampingan Psikologis Korban Rudapaksa Anak Dibawah Umur

GRESIK, Cakrawalajatim.news – Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya melalui Kasi Humas Ipda Hepi Muslih Riza mengatakan tersangka pelaku sudah diamankan oleh tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik.

“Kasus ini terungkap setelah orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian,” ujar IPDA HEPI, Senin (2/2/26).

Ia menerangkan, selain penegakan hukum, Polres Gresik Polda Jatim juga mengedepankan pendekatan humanis terhadap korban.

“Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan, baik secara psikologis maupun hukum. Perlindungan terhadap anak menjadi prioritas kami,” ujar IPDA Hepi Muslih Riza.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.

Warga bisa melapor menghubungi call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa persetubuhan itu terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, di sebuah pos kamling di wilayah Kecamatan Kebomas.

Korban merupakan anak perempuan berusia 12 tahun, saat kejadian, korban berada seorang diri di pos kamling.

Berdasarkan laporan Polisi, pelaku berinisial L (58) diduga melakukan perbuatan cabul dengan menyentuh bagian tubuh korban secara berulang kali.

Setelah melakukan perbuatan cabul, pelaku langsung meninggalkan lokasi.

Korban yang mengalami trauma kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Tidak terima dengan peristiwa itu, pihak keluarga langsung melaporkan ke Polres Gresik.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 415 huruf b KUHP Tahun 2023 tentang perbuatan cabul terhadap anak, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Efek Jera, Anggota DPR RI Maruli Siahaan Dukung Pemindahan Napi Korupsi Pakai Hp ke Nusakambangan

MEDAN, Cakrawalajatim.news – Anggota DPR RI Kombes Pol (Purn) DR. Maruli Siahaan SH, MH turut menyikapi pemindahan narapida kasus korupsi yang kedapatan memliliki dan menggunakan alat komunikasi di dalam Rutan Kelas 1 Medan.

Melalui keterangan tertulisnya kepada awak media, Maruli Siahaan mengatakan bahwa menggunakan alaf komunikasi di dalam lembaga pemasyarakatan maupun rumah tahanan adalah hal yg sangat dilarang.

“Penggunaan handphone secara ilegal dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu tindak kejahatan lanjutan dari balik jeruji, seperti penipuan daring, pengendalian narkoba, hingga pemerasan.”, ujar Maruli Minggu (2/26).

Lebih lanjut pensiunan Polri yang sudah lama malang melintang bertugas di Sumatera Utara ini mengatakan bahwa hal ini harus ditindak tegas.

“Jika terjadi dan terus dibiarkan, ini bukan lagi soal pelanggaran prosedur, tapi bisa jadi pembiaran sistemik. Lapas dan rutan seharusnya menjadi tempat pembinaan, bukan malah menjadi tempat nyaman bagi narapidana yang ingin tetap bebas berkomunikasi”, tutur Maruli.

Menurut Anggota DPR RI Komisi XIII itu, keputusan pemindahan ke Nusakambangan merupakan bentuk peringatan tegas sekaligus langkah pembinaan agar napi yang bersangkutan menyadari kesalahannya. Ia berharap kebijakan tersebut dapat menjadi efek jera bagi narapidana lain.

Is memakai hp dan video call dengan bebas tidak menghiraukan aturan2 yg berlaku di dalam rutan sehingga menjadi sorotan publik. Dengan tindakan tegas Bapak Menteri Imipas Agus Andrianto kita harus mendukung sepenuhnya.

“Saya sebagai Anggota DPR RI Komisi XIII mitra dari Kementerian Imipas tetap melaksanakan pengawasan terhadap para warga binaan yang berada di Lapas dan Rutan sesuai dapil saya yaitu dapil Sumut 1”, tegas Maruli.

“Semoga jadi efek jera bagi narapidana lain”, tutup Maruli.

Sebelumnya ramai diberitakan Menteri Imipas Agus Andrianto merespons tegas temuan penggunaan handphone oleh napi korupsi berinisial IS di Rumah Tahanan Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara. Ia memastikan hak-hak tertentu napi tersebut akan dicabut dan yang bersangkutan segera dipindahkan ke Nusakambangan.

Agus menilai terungkapnya kasus ini menunjukkan pentingnya peran serta masyarakat dalam mengawasi kinerja pemasyarakatan. Ia menyampaikan apresiasi atas laporan publik dan memastikan evaluasi internal dilakukan secara transparan.

 

Penulis, Ibad / Editor, Redaksi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.